TERPAKSA MENIKAHI BUJANG LAPUK

TERPAKSA MENIKAHI BUJANG LAPUK
Mengajak Haidar Bermain


__ADS_3

Radit dan Bilqis juga tak ketinggalan Haidar siponakan gembul telah tiba disebuah Mall dipusat kota,Mereka bertiga terlihat seperti keluarga bahagia,tampak Radit dan bilqis menggandeng tangan sang ponakan,Radit lelaki brewok nan mempesona,sedangkan Bilqis yang tak kalah penampilannya banyak menghipnotis kaum adam saat berpapasan dengannya.mereka langsung menuju tempat arena bermain anak anak.Haidar begitu antusias melihatnya,dengan cepat Dia mengajak Radit untuk segera masuk kedalam,rasanya sudah tidak sabar dia bermain semua permainan yang ada.


"Mas kedalam sama Haidar ya,Aku liat liat dulu kesana ya,nanti Aku kesini lagi"ujar Bilqis pada suaminya yang diikuti anggukan Radit.


Radit dengan senang hati mengajak ponakannya itu menjajal semua permainan yang ada seperti carousell,trampolin dan berbagai macam permainan lainnya tidak luput dari pantauan Haidar,dan dengan sabar Radit mendampinginya bagai seorang sosok Ayah yang mendampingi Anaknya sendiri.


Selesai window shoping dan membeli beberapa barang yang dibutuhkan,Bilqis segera menghampiri suami dan keponakannya itu,namun tiba tiba Dia ditarik lenganya oleh seseorang.


"Bunny.."Ucap Arman yang tiba tiba saja ada dibelakangnya tersenyum lebar dengan mata berbinar melihat wanita pujaannya ada didepan matanya..


"Lho Mas Arman..."Bilqis kaget melihat Dosen yang sekaligus mantan kekasihnya itu ada dihadapannya.


"Sama siapa kesini Mas?"tanya Bilqis lagi


"Sendiri aja sayaang"Ucapnya sambil mencoel hidung Bilqis dengan gemas,membuat Bilqis salah tingkah Dia takut sang suami melihatnya takut Dia salah faham.Dan benar saja dari kejauhan,Radit melihat interaksi antara Bilqis dan sang Dosen itu,membuat dadanya sesak diliputi rasa marah,namun Dia berusaha menenangkan dirinya sendiri.Dia tak mau gegabah seperti kemarin sehingga membuat Dia mejadi rugi sendiri.


"Sayaang ku Bunny I Miss u so much...sehari aja ga liat Kamu Aku kayak orang linglung,untunglah Aku ketemu Kamu disini,dari kemarin Aku telepon Kamu ga diangkat,pesan Aku ga dibales.Jahat Kamu Bunny"Ujar Arman sambil mwnghambur memeluk Bilqis,dan Bilqis tak kuasa menolaknya,ada rasa bersalah dan juga kasian pada lelaki Itu.


"Mas tolong jangan begini,Aku ga enak jadi perhatian orang,entar malah gosip yang engga engga"ucap Bilqis yang langsung melepaskan pelukan Arman.Bilqis takut kalau kalau Radit melihatnya,Dia bisa dapat masalah besar.

__ADS_1


"Besok Kita bicara dikampus Mas,jangan disini.ga enak dolihat orang"ujar Bilqis lagi.


"Siap Bunny sayaang,Aku tunggu diruanganku besok,I love you sayaang"bisiknya,membuat Bilqis meringis entah harus menjawab apa.Dia sendiri bingung dengan perasaannya.


"Mas Aku kesana dulu ya,keluarga Alu udah nunggu"


"sama Siapa Kamu kesini Qis,Sama ponakan Aku sama..."


"Oh ya sudah kalo Kamu lagi spendtime sama keluarga,Aku gamau ganggu"


"Sampe ketemu dikampus ya sayaaang."ucap Arman sambil mwmajukan badannya ingin memeluk Bilqis lagi namun demgam.cepat tangan Bilqis mendoromg


"Iy sayaaang,sampe ketemu dikampus ya bye bye Bunny"


"Bye..."Bilqis segera berlari ke tempat Arena permainan dimana Radit dan Haidar berada.Namun tak mendapati Suami dan ponakannya.Bilqis celingukan mencari mereka.berlari kesana kemari dan juga mengedarkan padangannya namun tak didapatinya mereka berdua.


"kemana ya mereka"Bilqis bertanya sambil mengambil Ponsel dan menelepon Suaminya.


"Qis tiba tiba Radit ada dibelakangnya,samansepertinArman tadi membuat Bilqis kaget.

__ADS_1


"Mas darimana,dari tadi Aku cariin kok menghilang sih,bikin was was aja"


"bukannya Kamu yang mwnghilang,Aku liat tadi Kamu ngobrol sama Cowok,siapa Dia?"tanya Radit dengan tajam dan ketus,sifatnya yang dingin kini balik lqgi membuat Bilqis ketakutan


"Ohhh i-itu tad Dia...Dia saudara Aku mas,ucap Bilqis ngarang,Karena Dia belum siap untuk menjelaskannya sekaramg,Dia takut Radit akan salah faham dan marah kepadanya.


"saudara..?"ucap Radit tak percaya,masa bisa semesra itu.


"Kamu jangan pernah bohongin Aku Qis,Aku ga suka"tegasnya lagi,terlihat wajahnya kelehan habis menemani Haidar kemudian bocah lelaki itu tertidur lelap dibahunya,Radit menggendong bocah kecil itu yang juga sama kelelahan habis bermain.


"Be-bener mas Dia saudara Aku,Kita makan dulu mas,sambil duduk duduk dulu disana ucap Bilqis bermaksud mengaihkan pembicaraan,agar Radit tak menanyainya terus,karena Dia yak kuasa membohongi suaminya itu terus menerus.


"Engga...Kita pulang sekarang Aku cape"Ucap Radit sambil berlalu pergi dengan raut wajah menahan amarah.


.


.


*****

__ADS_1


__ADS_2