TERPAKSA MENIKAHI BUJANG LAPUK

TERPAKSA MENIKAHI BUJANG LAPUK
Harus Disayang


__ADS_3

Dia harus disayang sayang,dimanja manja Qis,apapun yang Dia mau harus dituruti,jangan buat Dia sedih,takutnya penyakitnya akan kambuh lagi,dan itu tentu akan sangat membahayakan."


"Kak Denis jangan nakutin Iqis dooong!Iqis kan jadi takut kak.Tapi Mas Radit baik baik aja kan?ga ada cesera atau oenyakit dalam atau efeksamping dari kecelakaannya waktu itu?"


"Ga ada sih,tapi kalau kondisinya seperti ini,stress banyak pikiran,penyakit yang dulu dulu bisa saja terulang dan akan sangat fatal pada Radit!"Ucap John yang terdengar aangat menakutkan bagi Bilqis.


"Lalu Aku harus bagaimana Dok?"Tanya Bilqis cemas.


"Ya sepweti Aku bilang tadi,Dia harus Kamu sayang,Kamu manja,apapun yang Dia mau harus dituruti,kalau Dia berbuat salah harus seceoatnya dimaafkan,kalau ada masalah jangan sampai berlarut larut.takutnya membahayakan kesehatan Dia Qis!"


"oh begitu ya Kak,Tapi Aku takut Dia akan sakit seperti dulu Kak huuuu!"


"Sssssttt sudah Qis jangan nangis ya,kalau Kamu mengikuti saran Aku,Aku yakin Radit akan baik baik aja!"Ucap Dokter john bermaksud untuk memgang bahunya menenangkan Bilqis yang nenangis sedih.


"Euuuuhhh!"


Seketika Bilqis menoleh mendengar suara sang suami seperti tengah kesakitan.


"Mas Radit!"


Pekik Bilqis yang langsung menghambur  memeluk suaminya yang masih terbaring.


"Mas...syukurlah Mas sudah sadar,Mas Radiiiit,sayaangku maafin Aku Maaasss!"


Radit membuka perlahan matanya.


"Sayaang,Mas...Kamu idah sadar,Alhamdulillah,Aku takut Kamu kenapa napa Mass!"Bilqis terus saja memeluk suaminya,menafuh wajahnya didadanya.Sedangkan Radit balas memeluk Bilqis,tangan satunya dikibas kibaskan mengusir John sahabatnya yang masih betah melihat Radit yang sedang berpura pura sakit dihadapan sang Istri.John memutar bola matanya dengan kesal karena Radit mengusirnnya,namun Dia juga menahan tawanya melihat sahabatnya itu oandai berakting dihadapan Istrinya.


"Kak John,Alhamdulillah Mas Radit sudah siuman Kak,apa Kakak tidak memeriksanya?Tanya Bilqis dengan rona wajah begitu bahagia melihat sang suami sudah tersadar.


"Gusah diperiksa lagi Qis,Kakak sidah tau kok,paling nanti Kakak suntik pantat kanan dan kirinya,nanti tolong dibantu pegangi ya Qis,takutnya menolak dan berontak!"Ucap John menakut nakuti yang langsung dibalas pelototan oleh Radit.


"Iya kak,yang penting Mas Radit bisa sembuh!"Ucap Bilqis sambil membelai pipi Radit dwngan sayang.


"Ya sudah Kakak tinggal dulu ya Qis,mau siapi suntik Rabies dulu buat Radit!"ucapnya santai.


"Kok suntik Rabies kak?"Tamyanya polos.


"Iya menurut penelitian itu sangat bagus msngobati penyakit yang ada dalam tubuh Radit."Jawabnya dengan wajah terlihat sangat serius.


"Tapi Mama sama Papa udah tau Kak,kalau Mas Radit mau disuntik Rabies?"


"Sudah tau semua,tinggal minta persetujuan dari Kamu sebagai Istrinya."tukas John lagi,yang langsung dibalas pelototan dari Radit dan mulutnya yang komat kamit.Untunglah iatri polosnya itu tidak melihatnya.


"Kalau Aku sih setuju setuju saja kalau hal itu membuat Mas Radit jadi kemabli sehat seperti sedia kala.Dan ini kok Mas Radit ga diinfuse?"


"Ga harus diinfus kok,cukup disuntik saja,sepwrti yang tadi Aku bicarakan!"


"Oh,ok Dok,tapi apa ada efek sampingnya Sok?"


"Efek sampingnya sih ga ada,paling Dia akan lebih baik sifatnya,mungkin cemburuannya hilang,berganti dwngan sifat lemah lembut,dan mjngkin ini yang akan bikin Kamu sssoh Qis!"


"apa Kak?jangan bikin Was was.


"Efek sampingnya mungkin bisa menyebabkan lemah diranjang!"Ucapnya pelan.Membuat Bilqis yang mendengarnya berbinar.


"Lemah banget atau sedikit lemahnya!"Tanya Bilqis yaang begitu lucu membuat John tak kuasa untuk tisak tertawa,Dia membelakangi Bilqis dan menutup mulutnya agar tawanya tidak meledak.Sedangkan Radit,antara ingin tertawa sekaligus geram sekali,ingin Dia lempar sahabatnya itu dengan batal yang ada didekatnya.Namun hal itu tentu akan membuat drama yang dilakukannya gagal total.


"Ehheeemmm.Ya tergantung,tergantung kondisi tubuh Radit,makanya sekarang auruh jangan dimarah marahi,harus disayang terus,dimanja terus!"


"Ohhh begitu ya Kak!"


"Ya sudah Aku tinggal dulu ya,Nanti beberapa jam lagi datang kesini bawa suntikannya!"


John pun pamit pada mereka berdua.Kini tinggal Bilqis dan Rafot dalam ruangan itu.


"Mas Radit sayang,syukurlah Mas sudah siuman,katanya tadi dikantor pingsan Ya!"tanyanya sambil membelai rambut sang suami dengan penuh kasih sayang,senyum tulus teroancar pada wajah cantiknya membuat Radit yang melihatnya begitu senang,ternyata Istrinya itu tidak marah lagi padanya.


"Istriku sayaang!"Radit merentangkan tangannya.minta dipeluk oleh Iatrinya itu.

__ADS_1


"Mas Radit,Mas tenang aja,Mas baik baik aja,ga ada yang perlu dikhawatirkan Mas hanya perlu tenang,tidak banyak pikiran.


"Apa Istriku yang cantik ini sudah memaafkan Aku?Aku banyak dosa sam Aku yang,Aku jahat sama Kamu.Maafin Aku ya sayaang."Radit memeluknya dengan erat.Radit kemudian bangun dan terdusuk diranjang.


"Sayang sini duduknya deket sama Aku!"


"Apa Kamu sudah maafin Aku?"Tanya Rafit dengan wajah memelas.


"Iya Sayaang,Aku udah maafin Kamu Mas,sekarang Mas ga  usah banyak pikiran ya."Ucap Bilqis memandang sang Suami dengan penuh cinta.


"Aku kangen Kamu yang,Aku pikir Kamu benci sama Aku,sampai Kamu gamau ngomong lagi sama Aku!"Ujar Radit yang kini memandangi sang Istri yang sedang tertunduk karena malu.


"Ya kemarin kemarin memang marah dan kecewa sama Kamu Mas,tapi bsgitu dwnger Kamu sakit Aku jadi takut,Aku takut Kamu kenapa kenapa,mana Aku diemin Kamu,Aku takit Kamu ninggalin Aku Yang.Aku banyak sosa sama Kamu Mas,maafin Aku ya,Mas jangan sakit.Aku takut,Aku takut Kamu ninggalin Aku!"Ucao Bilqis sambil berurai air mata.Melihat hal itu membuat Radit langsung memeliknya lagi.


"Sayaang,Kamu ga punya salah apa apa,justru Akulah yang selama ini selalu nyakitin Kamu yang,Maafin Aku ya,maafin semua kesalahan Aku,maafin semua yang Aku perbuat selama ini sehingga membuat Kamu kecewa."Ujar Radit.


"Iya Mas Kita sama sama saling memaafkan Ya,sekqrang lwbih baik Mas Iatirahat,swbentar lagi Kak John kesini mau ngobatin Mas Radit!"


"Aku udah ga sakit kok sayang,sebentar lagi juga pulang,Aku kangen disayang dan dimanja sama Kamu yaang."


"Iya Mas,nanti Aku manja,Mas udah mama belum?"


"Belum yang,Aku lapar banget Yaang,mau disuapin!"Rengek Bilqis.


"Iya nanti mau siapin,Papi mau makan apa?"


"Terserah apa aja,yang penting disaupin sama Ayang!"


"Iiih Papi niiih manjanya Kumat!"


"Ya udah Papi tunggu disini ya,Mami keluar dulu buat pesenin makanan yang enak buat Papi"


"Ok Sayaang makasih ya,Aku jadi ngerepotin Istriku."


"Gapapa sayaang,yang penting Suamiku mau mamam biar cepet sembuh."ucao Bilqis sambil meremat tangan sang Suami dan menciumnya dengan penuh cinta.


Bilqis pergi meninggalkan Ruangan Radit,untuk memesankan makanan drestaurant dekat rumah sakit,karena Dia tidak suka sama sekali dengan makanan rumah sakit karena menurutnya bau obat dan tidak menggugah selera.Tak sengaja Bilqis melihat Denis dari kejauhan.Namun Dia berbelok kelorong yang lain untuk menuju restaurant.


Bilqis memesan beberapa makanan favorit sang Suami,karena ternyata tidak ada pantangan apapun dalam makanan.Jadilah Dia memwsan Steik favorit sang suami dan juga american salad.serta mix fruite jus untuk minumannya.Dia tampak tersenyum sendiri mengingat kejadian yang dilaluinya akhir akhir ini,Dia lega akhirnya bisa kembali berbaikan,Diapun sangat tersiksa jauh dari Sang Suami dan syukurlah sakitnya sang Suami bisa membuatnya kembali berdamai,Bilqis berharap Radit bisa berubah,tidak cemburuan dan beringas seperti kemarin yang Dia lakukan kepadanya.


"Aaahhhh ternyata kebetulan sekali Aku bisa berpapasan dengan Istri kecil dari Bosku sendiri,sungguh kebetulan yang sangat tidak menyenangkan!"Ujar wanita yang akhir akhir ini membuat Bilqis muak melihatnya.


"Tepat sekali,kebetulan yang sangat buruk!"jawab Bilqis tajam dan menghunus.Dia mengangkat dagunya seolah menantang wanita yang ada dihadapannya.


"Hah,lihat wanita miskin dihadapanku ini sungguh sombong,merasa dirimu ini hebat hah?"Ucap Wanda sambil tersenyum sinis kepadanya.


"Oh ya...sayangnya Aku sekarang wanita kaya dan bsrsuami kaya,sebenarnya Aku malas berkata sombong kepada orang miskin yang dulunya peenah kaya,namun apa mau dikata,swpwetinya wanita tua ini sangat sombong dan menyebalkan,aura nwgatifnya bahkan masih menempel padaku,swpertinya Aku hafus menghempasnya dan ceoat oergi dari sini.Aku takut tertular!"Ucao Bilqis sambil tersenyum mengejek kearah wanda membuat Wanda murka.


"Apa Kamu tidak percaya diri Bilqis,sampai meminta Suamimu untuk memindahlan Aku,Kamu takut kalau Aku akan mengambil Radit dari Kamu!"ucap Wanda penuh percaya diri.


"kepedean juga Anda,tapi Aku senang,ternyata Suamiku mendwngar Apa yang Akubpinta,masih untung Anda tidak dipecat.sudah ya,saya malas meladeni ocehan Anda yang gak berguna!"


"Tunggu sebentar,Apa Anda tau kalai suami Anda ssdang pura pura sakit gara gara ingin membodohi Anda Nyonya Bos?"ucapnya Sinis.


"Kasian sekali,Suami Anda sendiri bahkan pura pura sakit hanya untuk mendapat simpati dari wanita yang tidak menarik,hanya mengandalkan tubuhnya."


"Jaga mulut Anda Tante,Saya sebenarnya malas meladeni ocehan Anda,tapi harusnya Anda bercermin,lihat sensiri oenampilan Anda,sudah tua tapi gaya seperti Anak ABG hahahah kasian."


"Sudah ya pemisi!"Ucap Bilqis dengan hati yang sangat panas dan sesak.Apalagi mendengar kalau tsrnyata Radit pura pura sakit hanya agar Dia memaafkannya,benar benar membuatnya sakit hati.


"Sebodoh inikah Aku,sampai suamiku sndiri menipuku seperti ini."


Bilqis mempercepat langkahnya agar bisa secepatnya sampai diruangan sang Suami.Saat sudah didepan pintu Dia mendengar suara Radit dan Denis juga John sang dokter sekaligus sahabatnya.


"Thank you ya sahabat sahabat baikku yang dengan senang hati mau membantuku menaklukan hati Istriku sendiri,kalian memang sohib sohibku yang the best.Thanku ya brooo!"ujar Radit tertawa lebar,wajahnya terlihat sangat berseri seri.Dia behitu bahagia,Istri cantiknya kembali kepelukannya."


Mereka tidak tau kalau hal otu membuat Bilqis benar benar sakit hati dan merasa dibodohi.


Bilqis membuka pintu itu dengan sangat kesal wajahnya sudah memerah menahan amarah,mebuat ketiga orang itu benar benar kaget.

__ADS_1


"Ohhh jadi ternyata kalian membodohi Aku!"


"Honey,jangan marah Aku bisa jelaskan semuanya.


"Jangan sentuh Aku!"


"Kamu memang jahat,Aku memang perempuan bodoh yang midah dibodohi swmua orang,kalian mengaggap Aku lelucon,dan teetawa dibelakang Aku,Kamu gatau Mas betapa takut dan paniknya Aku denger Kamu sakit,dan ternyata ini cuma lelucon Kamu."


"cukup sampai disini Mas!"


"Cukup Kamu nyakitin hati dan perasaan Aku!"


"Aku mau Kita Pisah!"


.


.


**********


Bilqis meninggalkan ruangan sang Suami dengan hati yang sangat marah,Dia berjalan ketempat yang Dia swnsiri tidak tau kemana tujuannya,Dia hanya ingin pergi sejauh mungkin dari hadapan suaminya,Dia benar benar merasa muak.Merasa sangat bodoh.


Begitu mudahnya sang suami membohonginya.Apakah Radit tidak tahu bahwa hatinya sangat hancur,perasaannya sangat was was saat mendengar kabar kalau sang Suami jatuh sakit,berbagai bayangan buruk berkelebat dipikirannya,namun ternyata hal itu sebuah kebohongan belaka,Radit ternyata bersandiwara,benar benar membuatnya sakit hati


Bilqis tampak berdiri menunggu taksi yang datang,tekadnya sudah bulat,Dia ingin oergi dari hidup.Radit.baginya percuma meneruskan rumah tangga dengan lelaki yang hanya terobsesi pada tubuhnya.


Baginya Radit sama sekali tidak mencintainya,Lelaki yang benar benad tulus tentu tidak akan menyakiti hatinya,tidak akan menyakiti perasaanya.


"Sayangku,Istriku,tolong beri Aku kesemoatan Aku akan menjelaskan semuanya sayang,pleaseee!"Radit tiba tiba saja sudah berada didekatnya,namun Bilqis sam sekali tidak menanggapinya.


"Sayang tolong ikut Aku sebentar,Aku akan jelaskan sama Kamu semuanya yaang,ini tidak seperti yang Kamu pikirkan."ujar Radit yang terus saja memaksa agar Bilqis mau mensengar oenjelasannya.apalagi Raditbmemarkir mobilnya dengan sembarangan membuat para pengendara lain kesal.Jadilah Bilqis terpaksa menaiki mobilnya.


"Antar Aku kerumah saja Aku gamau mendengar penjelasan apapun!"


"Sayang Aku mohon,Aku..!"


"Stop Mas,tolong.Untuk saat ini Aku ga butuh penjelasan apa apa!"


"Aku hanya ingin membawa Rafa ikut bersamaku,Aku ingin Kita berpisah secara baik baik saja.Aku pikir Kita sudah tidak ada kecocokan."ucap Bilqis mantap,walau hatinya sangat sakit saat mengungkapkan hal itu bagai teetancao sembilu,namun Dia benar benar sudah lelah dengan semua sifat dan keegoisan Radit.


Perasaaannya benar benar sakit rasanya lelah sekali harua setiao saat menangis menyebabkan matanya terasa perih dan hidungnya tersumbat.


Sedangkan Radit merasa percuma menjelaskan keoada sang Istri yang sekarang terlihat keras kepala dan mantap dengan kata katanya.


Tak pernah Dia melihat sang Istri bersikao seperti itu.Dia lebih senang bila Bilqis memukulnya atau menamparnya saja,dibandingkan meminta oerpisahan darinya.


Begitu sampai dirumahnya Bilqis bergegas menemui Rafa,Anaknya ternyata sedang bermain dengan Bi Yuni,melihat hal itu dengan cepat Bilqos menghambur memeluknsang Anak dan menciuminya,sedangkan Rafit berdiri mematung melihat kebersamaan mereka,dua orang hang sangat Dia cintai.


Bilqis bergegas membereskan baju baju rafa,dan Dia tak mengambil barangnya sedikitpun.


"Mas golong anterkan Aku kerumah orang tuaku!"ucap Bilqis tenang bamun begitu menghujam dihati Radit saat mendengarnya.


"Sayaang,apa tidak ada kesempatan sesikit saja untuk Aku menjelaskan semuanya sama Kamu!"


"Maaf Mas,kali ini keputisanku sudah bulat,Akuningin Kita sampai disini saja,Rafa ikut Aku.Toh Kamu juga jarang ada waktu bersama Dia!'Ucap Bilqis.


"Qis Aku mohon sayaamg,apa perlu Aku berlutut dihadapan Kamu,Aku mohon jangan ginggalin Aku Qis,Aku ga bisa hidup tanpa Kamu,tanpa kalian"!


"Kalau Mas tidak mau mengantarku dan Rafa,biar Aku naik taksi saja."ucap Bilqis tenang.


Bilqis berjalan meninggalkan rumah megah itu sambil memangku sang Anak yang bertambah gembul itu.


Melihat sang Istri terlihat kelelahan,Radit tak tega melihatnya.Dia mengambil tas berisi baju Rafa dari tangan Bilqis,dan menaruhnya dimobil.


.


.


*********

__ADS_1


__ADS_2