TERPAKSA MENIKAHI BUJANG LAPUK

TERPAKSA MENIKAHI BUJANG LAPUK
Gerebek


__ADS_3

Bilqis gelisah dikamarnya,Dia belum bisa tidur samasekali,padahal sudah larut malam,namun Dia sulit sekali memejamkan matanya,teringat akan rencanya bersama Nisha sang Kakak yang besok pagi ingin menyelidiki Kakak iparnya.Hatinya menjadi was was,Dia sangat takut dengan kondisi rumah tangga Kakaknya yang terlihat sangat harmonis namun kemarin malan mendengar kabar kurang mengenakkan dari Tetehnya sendiri,padahal selama ini Pernikahan sang Kakak tidak pernah terdengar ada masalah,namun kemarin sang Nisha memang terlihat berbeda,kalau Bilqis tipe orang yang ceriwis yang selalu mau cerita apapun kepada sang Kakak,lain halnya dengan Nisha,Dia sangat pandai menutupi masalahnya sendiri.Hal itu membuatnya sangat khawatir dan gelisah,Dia takut terjadi sesuatu dengan pernikahan sang Kakak.Apalagi Nisha begitu sangat mencintai sang Suami,bahkan menolak dijodohkan dengan pria manapun karena mereka sudah menjalin hubungan sejak mereka sama sama duduk dibangku SMA.


"Kenapa sayaang,dari tadi belum gelisah banget,ada apa ?"Tanya Radit dengan wajah heran sekalus khawatir.


"Gapapa Pi,Mami cumaa....!"


"Cuma apa?Tanya Radit penasaran.


"Mami cuma bingung,banyak tugas dikampus,besok mau ngerjain tugas sama temen boleh ga Pi?pulangnya agak telat.!"ucap Bilqis yang terpaksa berbohong.


"Tugas apa sayaang?Barangkali Papi bisa bantu Kamu Honey!"


"I -ini susah Pi,Mami ngerjainnya harus kelompok,Mami gamau ngerpotin Papi,please ya Pi,minta ijin sebentar aja,besok Papi ga usah jemput."


"Sama siapa?"Tanya Radit sambil memeluk sang Istri dengan erat


"Cewek apa cowok?"


"Ya ada cewek ada cowoknya!"jawab Bilqis.


"Ya sudah terserah Kamu saja,jangan sampai larut malam,kasian Rafa."Tegas Radit.


"Ngga sayaaang,Aku janji ga akan sampe malem,sore juga pasti sudah pulang!"


"Yaudah kalau gitu ayoo,katanya mau manjain Aku.Yuk sekarang,dari pada ga bisa tidur,puasin Aku aja Honey sampai pagipun Aku rela!"goda Radit sambil memeluk sang Istri dan mulai membenamkan wajahnya pada ceruk lehernya.


"Jangan sekarang sayaang,Aku lagi ga mood,Aku cape dan lagi banyak pikiran Yaaang,maaf ya sayang,besok aja ya!"ujar Bilqis dengan wajah sendu,pikirannya kini melanglang buana kemana mana,rasa tidak ada gairah sama sekali untuk bercinta dengan sang Suami,pikirannya bercabang kesana kemari memikirkan segala hal yang yang semakin membuat dirinya sangat gelisah.Radit yang mendengar penolakannya,Dia langsung memunggungi sang Istri saking dongkolnya.


Dua kali ditolak membuat Radit benar benar kesal,padahal Dia benar benar sedang sangat bergairah ingin bercinta,dwkat dengan Istrinya yang begitu cantik dan seksi memang aangat sulit bagi Radit untuk menahan diri,namun sepertinya Bilqis sama sekali tidak mengerti keinginannya.


**********


Pagi hari Bilqis merasakan ada rasa geli menggelitik didadanya,saat membuka matanya,Sang suami sedang Asyik mwnggelayut manja didadanya,tangan yanh satunya meremas remasnya,membuat Bilqis mengerang saking enaknya,namun tiba tiba saja Dia mendorong sang Suami.


BRUK


"Awww...Aduuuhh sakit Qisss,Kamu jahat banget dorong Aku,rasanya Kamu sangat sering mendorongku,setiap Aku ajak bercinta!"


"Maaf Pi,Mami sibuk banget pagi ini,nanti aja ya diterusinnya,Mamintekut telat!"Bilqis beelari kekamar mandi,Ternyata audah jam 6,apalagi ada kuliah pagi,sedangkan Dia belum menyiapkan apa apa untuk Rafa,walaupun ada pelayan yang membantunya namin sebisa munglin Bilqis ingin melakukannya sendiri,sebagai seorang Ibu,namun hari ini sepertinya Dia harus meminta bantuan Bi Yuni dan pelayan yang lainnya untuk membantunya.


Sedangkan Radit,moodnya benar benar kacau pagi ini,tidak seperti biasanya Bilqis kini sudah menopaknya berkali kali,membuat Dia benar benar kesal.


"Qis buka...!"Radit menggedor pintunya membuat Bilqis kaget,dengan tergesa Dia membuka pintunya.


"Ada apa Mas?"


"Kamu kenapa sih dari kemarin nolak Aku terus,Kamu udah bosen sama Aku?"Tanya Radit dengan kesal.

__ADS_1


"Bukan begitu sayaang,Aku hari ini ada kuliah pagi,terus ada tugas sama temen,jadinya terburu buru,kok Kamu marah sih!"


"Aku ga marah sayang,cuma mau mandi bareng sma Kamu,tadi belum puas miminya,Aku mau terusin boleh ya!"


"Aduh nanti lagi ya Mas,Aku beneran udah telat,nanti malem deh janji,malem spesial buat suamiku tercinta,ok.Sekarang Aku lanjut lagi mandinya,Mas nanti aja mandinya.Suka lama kalau sama Kamu sayang,bentar yahhh!"


Radit pun kembali duduk dengan sabar walaupun perasaannya benar benar sangat kesal,mencoba mengerti keadaan sang Istri yang terlihat begitu sibuk,apalqgi harus mengurus berbagai macam terutama Rafa dan Kuliahnya.


*********


Menjelang sore,sesuai janjinya dengan sang Kakak Bilqis akan menyusul sang Kakak di Hotel Samantha,Namun sampai sekarang belum ada kabar lagi dari sang Kakak,Bilqi1s sampai gelisah menunggu kabar dari Nisha,padahal mereka sudah berjanji akan berkabar begitu Bilqis selesai kuliah.Namun sampai sekaramg belum ada satu pesanpun dari sang Kakak,benar benar membuatnya gusar.


"Qis,pulang bareng?"Tanya Panca yang tiba tiba saja sudah ada didepan nya dengan mengendarai motor gede kesayangannya.


"Aku nunggu Kakak Aku,Kamu duluan aja Ca!"ujar Bilqis yang memang mengusirnya secafa


"Kalo gitu Aku temenin deh,sampe Kamu dijemput Kakak Kamu!"


Membuat Bilqis bingung untuk menolaknya,jadilah Dia hanya membiarkan Panca duduk dimotor didekatnya,sambil menunggu kabar dari sang Kakak,ditelepon pun ponselnya tidak aktif,membuat Bilqis gelisah,takut Nisha sudah disana,dihotel itu dan berbuat nekat.Kakaknya itu mencurigai Kalo suaminya sedang berada dihotel bersama rekan kerjanya yang seorang wanita,mengingat hal itu membuat Bilqis menjadi geram,Kalo memang terbukti benar bahwa Iparnya itu selingkuh,Bilqis akan membuat perhitungan dengannya.Rasa bencinya kini berkobar dihatinya,terbayang sakit dan kecewanya sang Kakak jika hal itu benar terjadi.


"Kenapa wajah Kamu serem gitu Qis,kayak pemeran jahat di sinetron ikan terbang!"Ucap Panca sambil tergelak melihat mimik wajah Bilqis.


"Diem ah,Aku lagi was was gini,Kamu malah ngeledek!"


""Emang ada apa?Kok sampai was was begitu!"


"Ihhh galak banget siih,tapi Kamu kalo lagi galak malah tambah gemesin,hahahha!"


"Iiiih apaan siiih,ga boleh ngomong gitu,Aku udah bersuami,nanti orang salah faham dengernya!"


"Emang kenapa kalau udah bersuami,kan Kita ga macem macem Qis,kalau Aku cium Kamu,peluk Kamu baru orang boleh salah faham!"


"Isssh Kamu nih!"ucap Bilqis sambil mendelik kesal.


"Yaudah deehh Aku pulang kalau Kamu jutek begitu!"


"Aku duluan Ya Qis...byeee!"Pamitnya kepada Bilqis yang masih saja melihat ponsel yang dan melihat oesan dari sang Kakak masih ceklis 1.


"Tunggu Ca!"


"Ada apa!"Tanya Panca langsing berbalik begitu mendemgar Bilqis memanggilnya.


"Anterin Aku ke Hotel Samantha!"


"Waaah langsung ngajak ke Hotel,dengan senang hati Baby!"


"Jangan manggil kayak gitu,Aku tuh nganggep Kamu teman kecil,sahabat baik.Jangan salah faham Ca,minta tolong anter kesana nemuin Kakak Aku!"

__ADS_1


"Iya iya sorry dehh,dengan senang hati,Aku mau anter Kamu Qis,walau keujung dunia sekalipun!"


"Husssh!simpan gombalan Kamu itu buat pasangan Kamu nanti,kalau Aku cukup suamiku yang gombalin Aku!"


"Iya Bilqis baweeel,duuuh setianya sama Suami,Aku jadi iri!"


"Nih pake dulu helmnya!"Terpaksa Bilqis pun menerimanya,walau sebenarnya ingin pergi dengan taksi online,tapi Dia sudah tidak sabar menunggu,sudah dari tadi Dia menanti kabar dari Nisha,tapi sampai sekarang tidak ada kabar,jadilah terpaksa Bilqis minta tolong Panca,yang dianggap sebagai teman kecilnya.


**********


Bilqis kini sudah berada di Hotel samantha,Dia bergegas mencari Kamar yang kemarin telah diberitahu Kakaknya kalau dia akan menggerebek kamar itu,kamar 205 yang merupakan tempat Kakak iparnya menginap,Bilqis yakin Nisha sudah ada disana,membuat hati Bilqis makin panas,Dia sudah tidak sabar ingin melabrak Kakak iparnya yang menurutnya sangat tidak tau diri.


"Qis,Kamu yakin disini Kakak ipar Kamu selingkuh!"


"Iya,tolong bantu Aku buat ngehajar Dia ya Ca,udah ga kuat Nih tangan!"


"Tenang Qis,Kamu mungkin salah faham,bisa aja itu cuma kabar burung,hoax!"


"Ahhh Kamu diem aja kalau ga mau bantu!"


Bilqis hampir saja meminta Panca untuk mendobrak pintu hotel itu karena tidak kunjung dibuka,namun ternyata orang yang ada didalam sana.


"TETEH!"


"Iqis...hehehe maaf ya hp Teteh mati,soalnya pengen cepet cepet kesini,jadi Teteh pergi sendiri.gataunya siabang ngerjain Teteh Qis,dasar nyebelin.Dia neror pake nomer ga dikenal biar Teteh datang kehotel ini,gataunya Dia bikin kejutan buat Teteh,sekali sekali katanya nginep berdua dihotel,mengenang masa lalu saat penganten baru,hehehe....oh iya Qis ide dari Kamu kemarin mau Teteh praktekin sekarang,makasih ya adikku,semoga aja langsung tokcer,dah sana pulang,jangan ganggu lagi ya,Teteh mau Honey moon yang ke sekian kalinyaaah hahay!"Nisha mendorong Bilqis keluar dan menutup pintunya dengan cepat,sedangkan Bilqis masih terbengong bengong ria mendengar penjelasan sang Kakak,dan Dia kini mengusirnya dengan wajah tanpa dosa.Sedangkan Panca yang ikut menemaninya dari tadi tertawa terbahak bahak melihat Bilqis dikerjai Kakaknya sendiri.


"Ahahahhaha,kocak banget Kakak Kamu Qis,hampir aja tadi mau didobrak,gataunya lagi bulan madu yang kesekian wkwkwkwk!"


"Dasar Si Teteh nyebelinnya minta ampuun,Aku dari tadi was was,gataunya malah enak enakkan disini,mana ga ada kabar lagi..uuuhhh ampuuun bikin kesel aja,untung Kakak sendiri,kalau orang lain dah Aku bejek tadi!"Ucap Bilqis emosi.


"Udahlaaah Qis,harisnya Kamu seneng,aoa yang Kamu sangka ga terjadi sama Kakak Kamu,coba kalau beneran,kan ngeri banget!"


"Iya juga ya,walaupun kesel Aku lega ternyata Kakak ipar Aku orangnya romantis walaupun bikin kejutannya bener bener ekstrim.Ya udah deh yuk pulang aja,makasih Ca dah nganterin sampe sini,Aku jadi ngerepotin Kamu."


"Santai aja Qis,apapun akan Aku lakuin buat Kamu!"


Ujar Panca dengan senyum tulus tersungging diwajahnya,merekapun pulang dan berjalan beriringan,namun tidak sadar disana ada sepasang mata yang memperhatikan mereka.


Tangannya mengepal dengan erat dan wajahnya memerah menahan marah.


.


.


.


**********

__ADS_1


__ADS_2