TERPAKSA MENIKAHI BUJANG LAPUK

TERPAKSA MENIKAHI BUJANG LAPUK
Jalan Jalan


__ADS_3

John seakan tak pernah puas untuk mengeksplore seluruh tubuh Istrinya,sepertinya tidak ada satu senti tubuh Nisha luput dari ciuman dan gigitannya,depan belakang,atas bawah semua tak lepas dari jamahannya.Nisha bahkan hampir kewalahan meladeni John yang memang itu seperti pengalaman baru baginya,walaupun John tak munafik Dia juga pernah bercinta dengan beberapa kekasihnya dulu,namun ternyata memiliki kekasih halal lebih indah dan menyenangkan.Dia bebas melakukan apapun yang diinginkannya.Nisha hanya pasrah saja saat tubuhnya dibulak balik bak tempe goreng.hentakan demi hentakakkan terus John lakukan pada Istri seksinya itu,Dua sejoli itu bahkan sudah mandi keringat,padahal ac dinyalakan kencang,namun seolah tak mampu menghalau panasnya gairah dari dua sejoli yang tengah dimabuk cinta itu.


Ternyata bercinta disiang bolong membawa kenikmatan tersendiri bagi sepasang pengantin baru itu,tak menyangka malam pertama Mereka akan terjadi disana.Setelah sekian kali mencapai kenikmatan surgawi,John baru berguling disamping tubuh Istrinya.Dia masih mengatur nafasnya yang terengah engah setelah melenguh panjang dengan menyebutkan nama sang Istri.John menciumi dan memeluk sang Istri yang membelakanginya.Dia Nisha tampak terkulai lemah meladeni nafsunya yang sangat luar biasa.


"Benar benar luar biasa,tubuh Kamu ini bikin Aku kecanduan,kalau tidak melihatmu kelelahan,Aku rasa masih ingin terus mengungkung Kamu Sayang!"


"Kalau ga berhenti,bisa bisa tulang tulangku remuk ga bersisa.Udah dulu ya Pa,Aku mau Istirahat,nanti sore Kita jalan jalan sebentar.


********


John masih bertelanjang dada dengan melilitkan handuk dipinggangnya sehingga dada bidangnya terekspose sempurna,tangannya bergerak lincah mengeringkan rambut Nisha yang basah dengan menggosok gosokkan handuk pada rambutnya.Nisha senang dengan perhatian kecil suaminya itu.Setelah percintaan panas Mereka disiang bolong,Suami Istri itu tampak segar setelah mandi bersama.Kedua tangan Nisha dikalungkan dipinggangnya,mengelus lembut punggung sang suami,kemudian Jari jari tangannya bergerak menyentuh dada sang suami dengan ototnya yang tampak liat dan kekar,Nisha mendongakkan kepalanya kearah John,Mereka tersenyum bersamaan.


"Pegang pegang begini,itu tandanya masih mau,belum puas ya?"Tanya John sembari mengedipkan satu matanya.


"Nggak,Aku cuma pengen pegang aja,memang nggak boleh?"Tanya Nisha.


"Boleh tapi bayar seribu ya,kalau lebih dari itu geratis!"candanya,membuat Nisha tertawa tawa.


"Kita jadikan pulang nanti malam,sore ini Kita jalan jalan aja dulu sembari membeli oleh oleh untuk Bilqis.Dia dari tadi cerewet banget minta dibawain Bandeng presto sama lumpia."


"Iya Sayaang,mau lama disini juga gapapa!"ucap John yang masih sibuk mengeringkan rambut Nisha yang masih basah.

__ADS_1


"Hahh,memangnya boleh?"Tanya polos.


"Boleh boleh aja,paling palingĀ  juga Aku dipecat dari kerjaan Aku,terus diem dehh dirumah jadi Bapak rumah tangga,dan kerjanya cuma buat bikin Kamu puas!"goda John.


"Ihhhhhhh mengerikan!" Ucap Nisha bergidik ngeri,John tergelak melihat reaksi sang Istri.


"Iya kan biar ga ada perempuan yang deketin Aku,jadi nggak usah kerja,dari pada nanti Aku dimusuhin Istri,habis ini dicemburuin lagi,dimarahin.terus kabur ke warung!"Sindir John sambil mengatupkan bibirnya ,yang langsung mendapatkan cubitan manja dari Nisha.


"Udah ah,jangan bercanda terus.Ayo cepet kita pergi,ga sabar beliin sesuatu buat Iday,Aku udah kangen banget sama Dia."Rengek Nisha sembari mengerucutkan bibirnya.John dengan cepat mencium Nisha bertubi tubi.


"Iya sayang,Aku juga kangen sama Anakku."


"Tapi tumben banget Dia nggak rewel,padahal dulu dulu ditinggal sehari aja udah nangis terus."Ujar Nisha.


"Ih..Papa,jangan bilang gitu dulu.Gimana kalau maaih lama,karena waktu itu Aku pernah origram Anak kedua tapi gagal!"Ucap Nisha dengan wajah sendu.


"Ya nggak Papa sayang,anggaplah itu Doa,Aku juga nggak terlalu mendesak Kamu untuk secepatnya punya Anak.Lagi pula Kita sudah punya Iday,Aku nggak terlalu ngoyo untuk Kamu secepatnya punya Anak,Kita nikmati saja dulu.Aku juga ingin lebih banyak waktu untujk pacaran dulu sama Kamu!"Ujar John sambil mecubit hidung Nisha dengan gemas.


"


******

__ADS_1


Sore itu Nisha dan John berjalan jalan dikota semarang,cuacanya tampak cerah.John mengajak Istri mungilnya itu kesebuah kedai Soto yang lumayan dekat dari hotelnya menginap.Perut keduanya terasa keroncongan setelah tenaganya terkuras oleh percintaan Mereka tadi siang.Bak pasangan ABG yang sedang dimabuk.cinta keduanya terus saling bergandengan tangan,sesekali saling merangkul,dan kini makan bedua ditempat yang lumayan nyanan bagi Mereka,saling memcoba makanan masing masing,oadahal menu makanan yang dipesan sama.John tak segan menyuapo Nisha.Saling melempar senyum dan bercanda tawa.Setelah puas dan kenyang,perjalanan sore itu diteruskan dengan pergi ke pusat kota Semarang,memkai Becak dan juga Delman.Membuat Nisha merasa senang,sudah lama sekali Dia tak pernah naik kendaraan tradisional itu.Nisha dan John benar benar menikmati peejalanan romantis Mereka.


Keduanya kini sudah berada disebuah toko oleh oleh terkenal dikota semarang,Nisha membeli makanan khas Kota tersebut untuk dibagikan pada semua kerabatnya,terutama sang Adik yang sudah memberikan daftar beberapa makanan khas yang diinginkannya.Mereka memutuskan malam itu juga untuj pulang ke Jakarta,rasa rindu oada sang Anak rasanya sudah tak terbendung.John sangat mengerti perasaan Nisha,wqlqupun sebetulnya Dia masih ingin punya waktu berduaan dengan sang Istri.


"Aneke masih disini atau sudah pulang Pa?"Tanya Nisha sambil melihat lihat dan memilih beberapa camilan."


"Nggak tau,Aku nggak nanya,setelah pertemuan tadi Aku nggak nyapa Dia,Aku buru buru pulang!"Ucap John.


"Kalau dipikir pikir kasian juga ya Dia!"Ucap Nisha.


"Kasian kenapa?Dia itu banyak penggemarnya,bahkan dokter dokter ganteng dirumah sakit naksir sama Dia,tapi Dianya aja yang aneh!"Ucap John.Nisha berjinjit untik mengambil beberapa snack yang tapi ternyata yerlalu tinggi,dan John demgan mudahnya mengambil yang Nisha inginkan.


"Ahhh beruntungnya punya suami tinggi gede begini,maacih cayang!"ucap Nisha dengan gaya sok imut dengan mengedip ngedipkan matanya.


"Ga gratis,ntar malam bayar!"Bisik John.Nisha mitar bola matanya dengan malas,membuat John terkekeh.


"Aneh ya padahal banyak penggemar kok malah ngejar ngejar Mas Mas berbulu gondrong ini!"candanya sembari menahan senyum.


"Yaaa tentu saja karena Aku tampan dan seksi.Bulu bulu ini yang membuat istriku klepek klepek,sampai jerit jerit tadi diranjang,iyakan.Hayo ngaku!"bisik John.


"Ssssttt Papa ih,nanti orang orang denger!"nisha menaruh telujuk dibibirnya.John menyingkirkan telunjuknya dan mengecup bibir Nisha sekilas dengan ditutup sebungkus camilan disamping wajah keduanya.

__ADS_1


"Papaaa,Iiiihh!"Ujar Nisha manja.


********


__ADS_2