TERPAKSA MENIKAHI BUJANG LAPUK

TERPAKSA MENIKAHI BUJANG LAPUK
Gelisah


__ADS_3

Pagi hari ini begitu terasa sangat indah,Radit tampak membelai wajah sang Istri yang masih terlelap,Radit memperhatikan wajah cantik sang istri yang agak tembem karena kehamilannya sudah membesar,namun semakin Dia memperhatikannya semakin Dia jatuh cinta pada istrinya itu,Diciumnya kening sang istri dengan lembut,pipi kirinya,pipi kanannya,dagunya,dan bibirnya dia cium sampai gadis itu bergerak,terbangun dari tidurnya.


"Papi....mmmhhh jam berapa ini?"


"Sudah siang Honey,Ayo bangun.Papi sudah siapkan susu untuk Mami,Ayo bangun cepet!"


"Iya sayaang,makasih!"ucapnya sambil bangun dan meminum susu Ibu hamil yang sudah dibuatkan oleh Radit.


"Mami,hari ini Papi ada dinas kekuar kota,Mami jaga diri baik baik ya,Papi ga lama kok sayang,besok sore juga sudah ada disini lagi!"ujar Radit sambil menyeka bibir sang Istri yang sedikit bernoda.


"Aku ikuuuut!"ujar Bilqis manja,sambil memeluk sang suami yang sudah tampak rapi dengan setelah jasnya.


"Jangan Honey,nanti kalau bayi Kita brojol dijalan gimana?Papi gamau membahayakan Mami dan calon bayi Kita,kan cuma sehari ini,ya boleh ya?"


"Sama siapa aja?sama Mpo Dian?tanya Bilqis dengan wajah cemberut.


"Iiiih Kamu ngegemesin banget,masiiih aja cemburu sama Dian,walau kayak gitu juga banyak cewek yang naksir sama Dia Honey,ya mungkin Dia itu kerjanya bagus,lebih cekatan dibanding sekertaris sebelumnya."


"Ihhh sebeeel dipuja puji muluuu,jangan pergi ah,Aku ikut kalau Mas pergi sama Dia!"ujar Bilqis merajuk membuat Bilqis tertawa.


"Aku pergi sendiri Honey,Dian handle kerjaan dikantor,Dennis sibuk dikantor cabang!"ucap Radit yang sudah bersiap untuk berangkat,Kamu baik baik ya sayang,disini ada Bi Yuni,sebentar lagi juga Mama kesini nememin Kamu!"ucapnya sambil mencium kening bilqis.


"Maaf sayang Aku ga anter sampai depan!"


"Gapapa Honey,kamu istirahat lqgi aja,kan kata dokter harus banyak Istirahat,biar ada tenaga nanti untuk melahirkan....bye bye love muaach!"Radit mencium bibirnya dengan mesra.Diapun pergi dari pandangan Bilqis.

__ADS_1


"Honey!"Radit bergegas berlari kearah Bilqis yang masih duduk ditepi ranjang.


"Kok balik lagi sayang?perginya ga jadi ya?"


"Aku lupa belom pamit sama si kecil!"Radit menciumi perut bilqis dan mengelus elusnya perlahan.Bilqisboun mengusap kepala sang suami.


"Sayang jangan lupa telepon Aku ya,Kamu suka kebiasaan kalau sibuk lupa sama Istri!"ucap bilqis.


"Iya Mami..Papi ga akan lupa dong sama Istri Papi yang cantik ini.Udah ya sayaang,jaga diri ya jangan nakal,ya...I Love You,I Love you so much."


"I Love You too Papi,hati hati ya..."ada rasa tidak rela Radit pergi,rasanya Dia ingin mencegah kepergian sang suami,namun hal itu tentu tidqk mungkin bila sudah berkaitan dengan pekerjaannya.


******


Sejak tadi pagi setelah kepergian Suaminya,perasaan Bilqis merasa aneh,Dia merasa tidak nyaman dan sedikit gelisah,paadahal baru beberapa jam saja ditinggalkan.Namun hatinya benar benar merasa tidak tenang.


"Kenapa sayaang,kok dari tadi ngelamun terus?ada apa Qis?"Tanya sang Mama yang melihat menantunya itu terlihat bengong dengan oandangan kosong!"


"Gapapa Ma,Iqis cuma kangen sama Mas Radit!"ucapnya sambil tersipu.


"Ohhh ya ampuun,ini pasti sijabang bayi nihh yang bikin Maminya jadi melow begini.Jangan khawatir Iqis sayang,sebentar lagi juga pasti langsung telepon.Mungkin Radit masih sedikit sibuk!"Ujar sang Mama yang tampak menenangkan Mantu kesayangannya itu.


"Hehehe iya Ma,Iqis cuma agak khawatir aja!"ucapnya sambil memeluk Mamanya.


"Iya sayaang Mama ngerti kok,ya sudah dari pada bengong bengong mending kita makan Siomay,sengaja Mama bawakan Siomay favorit Iqis,katanya pengen Siomay.Mama kok khawatir ya,liat Iqis kok perutnya aja yang besar,mukanya kok kecil begini,jangan sampai nanti mempengaruhi kesehatan Kamu sayang,apalagi sebentar lagi mau mekahirkan!"ucap sang mertua.

__ADS_1


"Ahhh masa si Mah,bukannya Iqis tambah tembem.tapi Ini normal kok mah,yang penting berat badan Iqis naik,Kata dokter mungkin besar keanaknya Ma,jadi makanan yang Iqis makan nutrinya terserap ke dede bayi!"


"Iya iya,ya sudah dimakan siomaynya,keburu dingin ga enak!"ucap Mama sambil menyidorkan sepiring siomay bumbu kacang yang masih hangat dan fresh.


Bilqis memakan Siomay itu dengan agak terpaksa,Dia sama sekali tidak nafsu makan,pikirannya selalu terpaut akan suaminya.Beberapa kali Bilqis mencoba menghubungi sang Suami,namun ponselnya tidak aktif,tentusaja hal itu membuatnya helisah.


Namun Dia tidak ingin menampakkannya pada sang mertua,takut membuatnya khawatir.Hal tersebut membuatnya sangat tidak nyaman.Terpaksalah Dia memakan makanan yang sudah dibawakan mertuanya,demi menghargainya.Namun sudah sore hari belum juga ada kabar dari radit,hal itu membuatnya sangat khawatir.Bilqis kemudian mengambil handphonenya untuk menelepon sang suami karena dari tadi sangat sulit untuk dihubungi.


Baru saja Dia akan menelepon,Ponselnya sudah berdering,namun telepon tidak dikenal,dengan ragu Bilqis mengangkatnya


"Hallo!"


"Maaf Apakah benar ini dengan keluarga Bapak Raditya Raharja!"


"Iya benar,saya Istrinya.ini dengan siapa ya?"Tanya Bilqis saat melihat nomer asing diponselnya.


"Maaf  Kami dari kepolisian ingin memberikan kabar kalau putra ada kecelakaan lalu lintas!"


.


.


.


*******

__ADS_1


__ADS_2