TERPAKSA MENIKAHI BUJANG LAPUK

TERPAKSA MENIKAHI BUJANG LAPUK
Teleponan


__ADS_3

Malam hari ini Bilqis masih berada dikamar sang Suami dirumah mertuanya,Tak enak hati menolak ajakan sang mertua untuk menginap ditemoat ini,Rasa rindu pada sang Cucu dan juga kepada Bilqis tentunya,membuat mereka memaksa agar Bilqis mau ikut menginap dirumahnya.Apalagi beberapa hari kedepan,Radit tidak akan mampir kerumahnya karena tugasnya keluar Kota,hal itu tentu membuatnya galau dan risau.Ternyata keputusannya untuk meminta berpisah dari sang Suami membuatnya benar benar tersiksa.Hampir setiap saat Dia selalu mengingat Radit,merindukannya.Dan ajakan untuk kerumah mertua ini setidaknya sedikit mengobati rasa rindunya.Tentu hal itu disambut bahagia oleh mertuanya itu.Rafa pun begitu senang,Dia tampak lengket dengan sang Opa,karena Opanya ini begitu memanjakannya.begitu sampai Dia langsung menuju ruangan khusus tempat Dia bermain dengan berbagai mainan yang opa dan omanya itu belikan.sedangkan Bilqis ditarik Mama mertuanya untuk mencoba masakan yang baru dibuatnya.Sepeti sekarang ini Bilqis sedang menikmati pepes ikan Nila yang begitu enak,dicoel kesambel terasi dan juga lalapan segar membuat nafsu makannya meningkat.Padahal Dia sedang tidak nafsu makan sama sekali.apalagi tadi pagi Dia terus saja mengalami mual dan muntah.Dia menduga kalau hal itu disebabkan oleh sakit Maag atau jarena dia stres dan kelelahan,apalagi akhir akhir ini banyak masalah yang dihadapinya,terutama drama rumah tangganya.Bilqis dengan lahap menikmati masakan sang mertua,Mama mertuanya hanya senyam senyum melihat menantu cantiknya itu terlihat suka dengan hasil masakannya.


Mama mertuanya itu begitu hobi memasak,Dia menghabiskan waktu senggang itu untuk membuat berbagai resep yang menututnya menarik dan menggugah selera,dan semua hasil masakannya itu tak oernah gagal dilidah Bilqis,selaku enak dan sedap.


***********


Bilqis merasakan perutnya kembali bergejolak,baru saja Dia mengisinya dengan Nasi dan Pepes ikan masakan sang Mertua,rasa mual yang sudah tak tertahankan menyretnya kembali kekamar mandi.


Tubuhnya benar benar terasa sangat lemas sekaligus tak berdaya.Untuk berdiri saja rasanya sangat sulit.


Terdengar ketukan pintu,Mama mertuanya menghampiri Bilqis.


"Rafa sudah bobo sama Papa,Kamu kenapa kok pucat gitu wajahnya?"Tanya Mama mertuanya dengan mimik wajah cemas melihat Bilqis terlihat letih dan lunglay,apalagi wajahnya terlihat pias.


"Iqis gapapa kok Ma,cuma masuk angin kayaknya Ma,mungkin tadi lupa sarapan"jawab Bilqis sambil tersenyum meringis.


"Dioles kayu putih mau ga?atau Mama buatin teh anget untuk Kamu ya sayang!"Mama khawatir lihat Kamu keliatannya lemes begitu.Tunggu sebentar,biar Mama ambilkan!"


Sang Mama berlalu dari hadapannya.Bilqis merasa aneh sendiri dengan tubuhnya,Tidak biasanya Dia seperti ini.Apalagi Dia kini sangat merindukan kehadiran Radit disisinya.Dia pergi mencaari pakaian Radit yang mungkin masih tertinggal aroma parfum dan aroma tubuhnya.


Dia cari dan beberapa pakaian Radit yang Dia inginkan,pakaian yang ada wangi khas yang selalu tercium dari Lelaki itu.Namun setelah beberapa kali Dia mencarinya,Dia sama sekali tidak mendapatkan yang Dia inginkan.hal itu membuat Bilqis menangis sedih.


"Hiks hiks...Mas Radit,kenapa ga ada,kenapa ga ada satupun baju yang ada wangi Kamu hiks...Mas!"Tangisnya lirih.Dia terkukai lemah duduk dilantai.Anehnya Dia teramat ingin wangi Sang Suami,entah mengapa perasaan aneh ini bisa terjadi.


Sang Mama datang membawakan kayu putih dah teh manis hangat untuk meredakan kondisi sang menantu yang terlihat kurang sehat.Membuatnya cemas,Dia menduga Bilqis terlalu banyak pikiran apalagi permasalahan rumah tangganya sama sekali belum menemukan ujungnya.Entah akan dibawa kemana rumah tangga sang Anak.Karwna Dia lihat keduanya masih saling mencintai.


Walaupun sudah terucap kata pisah dari Bilqis,namun Radit tentu tak mau menceraikan istri yang teramat dicintainya itu.Apalagi Lelaki itu sepetinya berharap Bilqis memberikan kesempatan padanya.kesempatan untuk memperbaiki dirinya yang membuat Bilqis tidak suka.


Sang Mama kaget melihat menantunya sedang terdusuk lemas sambil menangis dibawah lantai walk in closet sambil memegangi kemeja milik Radit.


"Sayang Kamu kenapa Nak?"Tanyanya sambil terduduk mendekati Bilqis dan meraih pundak Bilqis.


"Maa...hikss kok disini ga ada satupun baju yang wangi Mas Radit,Aku mau cium wanginyaaa Maaa hiks hiks!"ucap Bilqis menangis seperti anak kecil.Hal itu mengingatkannya saat Bilqis hamil Rafa,yang menginginkan kemeja bau keringat Radit.


"Apa mungkin menantunya ini sedang hamil?tanya nya dalam hati!"


"Sayaang jangan duduk disini,nanti Iqis malah tambah sakit,yuk bangun nak,Iqiskan lagi kurang enak badan,nanti biar Mama cariin kemeja yang ada bau keringatnya Radit!"ucap Mamanya tertaawa.Atau Kamu mau telepon Radit mungkin mau tau keadaannya disana!"


"eng-engga Ma jangan jangan!"ucaonya gengsi,walaupun dalam hati Dia sangat menginginkannya.


"Oh ya sudah kalau begitu!"ucap Mama pura pira,padahal Dia tau kalau Bilqis sangat merindukan Anaknya.


Sebenarnya Dia ingin sekali mendengar kabar sang Suami,apa Dia lakukan disana,apa Dia sudah makan,apa Dia sedang tidur,apa Dia sibuk kerja,semua pertanyaan itu berkeliaran dipikirannya.Lagipula untuk meneleponnya langsung tidak mungkin Dia lakukan,mengingat Dia sedang menghukum sang Suami.

__ADS_1


*******


"Iya hallo Ma!"ucap Radit yang masih berkutat dengan laptopnya,menyelesaikan beberapa laporan yang dikirim Denis kepadanya.


"Dit,Kamu sibuk banget ya?"


"Biasa aja Ma,memang kenapa?"Tanya Radit.


"Kalo ga sibuk ya Kamu telepon Istri Kamu,kasih perhatian,bukannya Kamu ingin Dia kembali sama Kamu?jangan terlalu cuek dong Dit.Harus banyak usaha agar rumah tangga kalian kembali utuh."ucap Mama menasehati.


"Iya Ma,Radit memang sibuk sebenernya,dan ini juga lagi periksa laporan kerja dari Denis,sebenernya Radit segan Ma,takut kalau Bilqis nolak Radit,Radit hanya ingin memberikan waktu untuk Dia!"ucao Radit.


"Kalau Kamu ga ada aksi,keburu ada laki laki lain yang deketin Dia,kalau Mama ya terserqh Kamu,kalau Kamu jdah ga sayang Dia bilang aja Dit,gausah banyak alasan.telepon Istri sendiri aja harus Mama suruh.Bener bener aneh!"


"Bukan begitu Ma,Radit cuma!"


"Udah jangan banyak alasan,Mulai sekarang Kamu harus lebih perhatian,sekarang telepon Istrimu,kasian Dia lagi sakit.Dari tadi nangis terus!"


"Yang bener Ma,memqng Istriku sakit apa?"tanya Rafit panik.


"Tuuuh kaaan paniiik,makanya cepet telepon sana,tanya aja sendiri.Udah ya,Mama mau lihat Rafa dulu."!ujar Sang Mama hang langsung menutup telepon dari Radit.


Tak berapa lama,ponsel Bilqis berdering.Membuat Bilqis yang masih menangis menahan rindu dengan malas Dia ambil ponselnya.Hatinya langsung terlonjak bahagia begitu yang dilihat panggilan vidio call dari Radit.Lelaki yang teramat dirindukannya.


"Hallo..!"ucap Bilqis sambil memandangi layar ponselnya,matanya berbinar bahagia begitu melihat wajah Radit yang teramat dirindukannya.


"Honey belum bobo?"Tanya Radit dengan suara yang lembut dan manis.


"I-iya belum Mas,ada apa Mas?"Tanya Bilqis pura pura datar dan biasa saja.Dia tidak ingin Radit menyadari bahwa Dia sangat rindu.


"Engga ada apa apa,cuma mau tanya aja kabar Maminya Rafa!"ucap Radit sambil tersenyum manis.Melihat hal itu,membuat Bilqis senyum senyum bahagia,rasanya Dia ingin memeluk lalaki itu dan menciumi wajahnya,senyumnya begitu manis membuat Bilqis gemas,tak sadar Dia tersenyum ceria.


"Maminya Rafa kenapa senyum senyum begitu,kangen ya?"ucap Radit menggoda sambil kembali tertawa lucu sambil tiduran diranjangnya dan menopang kepalanya.


"Iiih siapa yang kangen Ge er!"ujar Bilqis ketus sambil memanyunkan bibirnya.


"Iiiih kok marah sih,kangen juga gapapa kok,soalnya Aku juga kangen,kangen banget malah!"ucap Radit mantap.Mendengar hal itu membuat Bilqis mengatupkan bibirnya menahan senyum,mendengar pengakuan Radit,hatinya ikut bersorak bahagia.Diapun rasanya ingin berteriak kalau perlu pake toa masjid kalau Diapun sangat merindukan laki laki menyebalkan itu.Namun tentu saja hal itu tidak mungkin Dia lakukan.


"Gausah gombal malem malem begini,Papinya Rafa memangnya ga sibuk,kira kira pulangnya kapan?"Tanya Bilqis,namun beberapa detik kemudian Dia menyesal karena bertanya seperti itu.


"Tuuuh kan bener,ternyata ada yang kangen.Nanyain kapan pulang,kalau Maminya Rafa mau.malem ini juga bisa Aku usahain pulang sayang!"lagi lagi Radit menggodanya sambil teetawa tawa,membuat Bilqis sebal namun juga senang secara bersamaan.


"Aku nanya karena Rafa dari tadi tanyain Papinya terus,jadi jangan berfikiran macem macem!"tukas Bilqis ketus.

__ADS_1


"Masyaaa Syiiih,Ayo ngaku Maminya Rafa kangen juga kan.kalau kangen, Aku pulang sekarang sayaang,biar bisa peluk Kamu sayaang,tau ga kalau tiap detik,tiap menit Aku selalu mikirin Kamu."Ucap Radit sungguh sungguh.


"Papinya Rafa gombal terus dari tadi!"


"Cuma sama Kamu yaaang Aku begini!"Ujar Radit dengan tatapan memuja.Mendengar kata kata Radit mengingatkan Dia saat Dia dan Radit selesai bercinta,lelaki itu akan memeluknya dalam keadaan polos dan mengucapkan kata kata gomblanya,yang hal itu benar benar Dia suka,membuat Dia bahagia.


"Sayaaang,kok melamun.Kamu udah mama belum yang?"Tanya Radit mesra.


"udah!"ucap Bilqis singkat


"Kamu kayak kurang sehat Honey,apa Kamu sakit?"Tanya Radit kawatir.


"Cuma maauk Angin!"jawqb Bilqis lagi.


"Jangan sakit dong sayang,nanti Aku kepikiran Kamu disini,mungkin baru pulang lusa.kedokter yang,dianter Mama besok ya,Aku khawatir Liat Kamu keliatannya kurang sehat begitu.wajah Kamu pucat Yang,badan Kamu juga kurusan sekarang!"


"Ahh engga kok Mas,biasa aja.Aku baik.baik aja.Kamu jaga kesehatan juga disana,ya!"


"Iya Istriku sayaang,Nanti pulang dari sini apa Kamu mau maafin Aku,Aku ga kuat jauh dari Kamu Yaang!"Tanya Radit dengan wajah memelas.Bilqis hanya diam,walaupun dalam hati Dia begitu merindukan Suaminya,tapi Dia juga belum siap menerima Radit kembali.Hatinya masih mengganjal,masih ada keraguan.Memang setiap orang tidak ada yang sempurna,namun Dia meeasa Radit tidak benar benar sayang kepadanya.


"Maaf Mas,Aku ngantuk.Aku tidur dulu ya,bye!"


"Tunggu tunggu sayaang,jangan ditutup dulu.Maaf kalau Aku terlalu memaksa sama Kamu,tapi Aku harap Kamu mau ngasih Aku kesempatan.Kesempatan untuk hubungan Kita!"Ucap Radit.


"Aku gatau kedepannya gimna Mas,ya kalau mungkin Kita ditakdirkan masih berjodoh,ya paati rumah tangga Kita akan kembali utuh.Namun kalau tidak ya Kita harus ikhlas dengan kebahagiaan Kita masing masing."Ucap Bilqis.


"Tapi Aku yakin takdir Aku selalu bersama dengan Kamu Honey,Aku akan tunjukkan kalau Aku bener bener cinta dan sayang sama Kamu."Ucap Radit yakin.


"Ya sudah Mas Istrihat sana,besok kan pasti sibuk banget!"ucap Bilqis.


"Aku belum mau Istirahat,Aku belum ngantuk,Aku ga bisa tidur."


"Paksain Mas!"


"Aku udah ngantuk,udah dulu ya!"


"Ya sudah,selamat tidur saayang,mimpiin Aku ya!"ucap Radit sambilntersenyum manis.


"Mimpiin Aku lagi peluk dan cium Kamu,Aku cinta dan Aku selalu sayang sama Kamu.ingat Itu ya sayaang.bye bye Maminya Rafa!"


.


.

__ADS_1


************


__ADS_2