TERPAKSA MENIKAHI BUJANG LAPUK

TERPAKSA MENIKAHI BUJANG LAPUK
Curhat dong Teh


__ADS_3

Sore hari dikediaman orang tua Bilqis yang sederhana namun asri,sang Bunda tengah asik bermain dengan Cucu semata wayangnya,sedangkan Bilqis dan sang Kakak tengah asik berdua di kamar Bilqis,apalagi kalo bukan ngerumpi dan saling curhat mengenai kegiatan masing masing,dan masalah masing masing,sesekali Bilqis tampak mengecek ponsel nya,menunggu pesan atau telepon dari sang Suami,namun sama sekali tidak ada ,sudah ratusan kali Dia melihat Ponselnya namun tetap saja,pesan yang dinantikan tak kunjung tiba.


"Huh,Dasar cowok,emang ga punya perasaan atau ga peka sih!"


"Kesel banget!"Bilqis menggerutu sendiri sambil memandangi ponselnya dan tertulis nama kontak Radit tertera dilayar HP nya.Ingin menghubunginya,ada rasa rindu menghampiri,namun Dia tak berani untuk meneleponnya duluan.Takut Jika Radit masih marah kepadanya.


"Kenapa sih Qis dari tadi liatin HP mulu, ngedumeeeeel mulu..."Ucap Nisha sambil tiduran diranjang adiknya yang nyaman.


"Kalo kangen suami ya tinggal di telepon,gausah gengsi gengsi".Ujar Nisha lagi, yang kebetulan tengah menginap dirumah Bundanya itu.


"Harusnya dia duluan dong Kak,masa Iqis sih!"Ujar bilqis yang kini menyebut namanya sendiri,kalo bersama Radit Dia memakai Aku Kamu biar seperti pasangan lain,pikirnya...


"ya gapapa lah,ngapain gengsi kalo bikin tersiksa."Nisha mencoba meyakinkan adiknya.


"ogah ah,nanti Dia besar kepala lagi"Ucap Bilqis kesal


"udah deh biarin aja,Dia yang salah kok aku yang duluan telepon"Bilqis mencebik kesal


"Dasar om om nyebelin!"


"Awas aja nanti kalo pulang"


Ucap Bilqis kesal,padahal kalo pulang justru Bilqis pasti sangat segan dengan raut wajahnya yang dingin dan sinis.


"lagian ada masalah apa sih qis,kok kayaknya Kamu bermasalah mulu dari semenjak nikah,kapan rukunnya,kapan mesranya coba."Ujar Nisha yang sangat heran dengan rumah tangga Adiknya ini.


"gatau teh,Iqis juga bingung,Mas Radit ini ngebingungin sikapnya,kadang baik,kadang tiba tiba dingin,Iqis bingung teh ngadepinnya."Ucap Bilqis dengan wajah sendu


"Apa udahan aja kali ya"Ucap Bilqis asal


"Hush,Kamu ini ada ada aja!"


"Emangnya permainan,pake udahan segala!"


"Habisnya Iqis kesel teh,sikapnya itu plinplan,ngeselin." curhatnya pada sang Kakak.


"Ya kamu cari tau dong,pasti ada sebabnya sikap Dia seperti itu"


"mungkin Dia ga bisa lupain mantannya teh,Itu lho calon Istrinya yang udah meninggal"


"Oohhh gituu,berarti Kamu harus sabar Qis"


"mungkin suami kamu masih ada rasa trauma,atau ada sesuatu hal yang membuatnya sangat sulit untuk melupakan kejadian yang menyakitkan bagi Dia,memang hal itu membutuhkan kesabaran ekstra Qis."


"mungkin sihh,ya kalo Iqis pasrah aja teh,lagipula nikah ini kan karena perjodohan,gatau berhasil gatau ngga.Hanya waktu yang bisa membuktikan."


Ucapnya sok bijak.


"Ya memang Kamu belum ada rasa sama Mas Radit?"tanya Nisha lagi dengan penasan.


"ga ngerti sih Iqis sama perasaan Iqis sendiri"

__ADS_1


"ngomong ngomong,dosen yang kamu ceritain itu gimana?"


"beneran Dia mantan Kamu?"Nisha teringat,kalo krmarin Bilqis menceritakan tentang Dosen dikampusnya.Bilqis memang selalu menceritakan apapun pada Kakaknya itu,tidak ada rahasia diantara mereka berdua.Itulah asiknya mempunyai saudara perempuan.selain sebagai Kakak,Nisha juga merupakan sahabat terbaiknya,tempat Dia berkeluh kesah,berbagi suka dan duka.


"Iya teh Dia mantan Iqis,ternyata Iqis salah faham sama Dia teh,Iqis pikir Dia selingkuh,gataunya itu sepupunya.hahahha ada ada aja"ucapnya terkikik geli.


"terus Dia gamau diputusin,tiap hari Dia wa Iqis,perhatian bangettt,terus baik lagi"


"Dan yang paling penting,Dia itu sangat romantis teh"


"Kemarin aja Dia ngirim bunga ini teh"Ucap Bilqis sambil membawa bunga mawar merah yang sudah ditaruhnya didalam vas bunga.


"Iqis jadi bimbang teh.Dia tuh ganteng,masih muda, yaaah... cuma beda beberapa taun dari Iqis,dan yang paling Iqis salut sama Dia, baik dan perhatiannya itu teh sama Iqis."Jelas Bilqis demgan mata yang berbinar.


"Iya tapi Kamu harus inget status Kamu Qis,Kamukan sudah menikah,statusnya sudah jadi seorang Istri.Kamu ga bisa sembarangan lagi,menjalin hubungan sama laki laki lain apalagi sampe ngasih bunga dan ngasih perhatian segala macem."


"Ga boleh itu Qis,dosa tau ga!"Ucap Nisha tegas.


"i iya sih teh,tapi Iqis ga tega nolaknya,Iqis ga enak!"


"ya Kamu harus tegas,bilang aja kalo Kamu udah ada yang punya"


"Iqis belum berani teh,takut Dia kecewa..Iqis takut nyakitin perasaan Dia teh!"ucap Bilqis sambil menunduk dilema dengan perasaanya.


"Ih Kamu niiih,ya harus tega Qis,namanya juga Kamu udah nikah"


"Tapi kan mas Radit ga sayang sama Iqis"


"Iqis takut suatu hari Mas Radit ninggalin Iqis,Iqis jadi janda muda nanti"


"Ya ampuuuun,Kamu nih mikirnya aneh aneh aja,amit amit Qis,jqngan sampeee deh jadi janda muda"


"Lagian emang si Dosen mau sama janda?"


"Ya maulah....orang Iqis juga masih perawan!"


"Hah!beneran Qis?"Nisha bengong dan kaget mendengar pwnuturan adiknya itu.Bilqis mengangguk dengan wajah polosnya


"Kok bisa?"ucap Nisha tak percaya.


"Ya karena mas Radit ga cinta sama Iqis teh,deketan aja gamau."jelas Bilqis lagi.


"jangan jangan Maho!"(Manusia hom*)


"Ngga mungkin teh,Dia normal kok!"


"kok bisa tau?"tanya Nisha heran


"ya tau karena ..karenaaa.... kemaren Iqis dicium sama Dia teh"Ucap Bilqis malu,dengan wajah polosnya.


"ah cuma dicium doang,paling cuma mau mastiin kalo Dia normal apa ngga!"ujar Nisha lagi.

__ADS_1


"teteh yakin sih,Dia ga normal Qis,Maho Dia"


"pantesan aja ga nikah nikah ya,sampe umur 40 tahun lho"


"jangan jangan iya iya Dia ga normal"Ucap Bilqis panik sambil mendekap mulutnya sendiri


"kemaren Iqis goda aja pake baju seksiiiiiiii... banget,ga mempan lho teh!"


"Iqis kan dikasih baju seksi dari mama Mertua"


"gataunya Iqis diusir teh"


"ditolak mentah mentah"ucap Bilqis dengan mimik yang sangat daramatis,membuat Nisha percaya kalo memang Radit ini Maho.


"ya ampun Qiis,kasian banget adik aku"


"sabar ya adekku sayaaang"dua manusia kakak beradik ini berpelukan dengan wajah konyolnya.


"gapapalah Qis,yang penting Kamu masih suci ga diapa apain"ucap Nisha menenangkan adiknya itu.


"lebih baik porotin aja hartanya Qis"Ucap Nisha dengan wajah antagonis bak seorang penjahat di sebuah sinetron.


"Dari pada ga dapet apa apa"


"Kamu suka dikasih uang ga?"tanya nya.


"Iqis ga dikasih uang teh,cuma dikasih ini"ucap Bilqis sambil menunjukkan Black card pemberian Radit.Seketika Nisha yang melihatnya sangat takjub.


"wowww!!!"


"Enak banget qis jadi kamu,Waaaah!"Nisha merebut black card itu dari tangan adiknya,memastikan dwngan apa yang dilihatnya.


"Ayo kita Kemon!"


"kemon kemana?"tanya Bilqis bingung.


"ya belanja lah Shoopiiing coooy!"


"yu ah!"ajak Nisha,yang seperti baru menemukan harta karun,Dia sangat antusias.


"masa Kamu gamau nraktir teteh Kamu satu satunya ini ...hiks!"ucap Nisha dengan wajah sedih dibuat buat


"Hayu atuh lah,mumpung ada teteh,Bunda diajak sekalian,biar seneng.Kita sekalian perawatan kesalon,beli baju,tas,segala macem.kita borong yuk!"


"Qiiis Kamu jadi Istri orang kaya,jangan berpenampilan buluk kayak gini Qis,beli baju yang bagus,tas,sepatu,make up"


"Bikin rekening sendiri,kalo sewaktu waktu suami Maho Kamu itu mau nyingkirin Kamu,Kamu ga rugi rugi amat"


"Jadi janda kembang kaya raya mah gapapa Qis!"


.

__ADS_1


.


*****


__ADS_2