TERPAKSA MENIKAHI BUJANG LAPUK

TERPAKSA MENIKAHI BUJANG LAPUK
Berdebat


__ADS_3

"Penjelasan Kamu sama sekali tidak ada gunanya untuk hubungan ini,mau keluar kerja atau nggak deket deket Dia lagi itu tidak berpengaruh!"ucao Nisha kesal


"Lalu Aku harus bagaimana sayang?"Tanya John putus asa.


"Pulangkan Aku ke rumah orang tuaku,Kamu ga perlu repot repot harus keluar kerja segala.Aku bukan seorang Istri yang suka mengekang suami!"Ucap Nisha kesal.


"Nishaa sayang,jangan seperti ini,apakah setiap Kita ribut dan bertengkar harus selalu kabur,dan pulang atau minta pisah.Bukankah Kamu sudah berpengalaman menikah,apa setiap bertengkar Kamu selalu meminta pisah?"Tany John kesal.


"Aku nggak pernah minta pisah karena Bang Dimas nggak pernah main perempuan kayak Kamu.Walaupun Kami bertengkar,itu hanya masalah biasa saja."


"Didunia kerja yang notabenenya lelaki berbaur dengan wanita,ngobrol biasa saja tanpa ada perasaan apa apa,Aku kira itu hal wajar.Kalau Kamu mendapati Aku bercumbu atau tidur dengan Dia baru Kamu boleh minta untuk berpisah.Aku bukan menyepelekan masalah ini,tapi seharusnya Kamu memberikan Aku kesempatan,Aku tau Aku salah karena nggak memberi kabar sama Kamu,tapi bukan berarti Aku berduaan dan berselingkuh dengan Dia.Nggak sama sekali Nish,Kalaupun Aku ada Niat,sudah Aku lakukan sejak dulu.Aku kenal Dia belasan tahun,sudah kuanggap sebagai Adikku sendiri.Jadi tidak ada alasan untuk Kamu cemburu sama Dia.Kalaupun Dia punya perasaan sama Aku,bukankah itu hak Dia.Yang terpenting disini cinta dan sayang Aku hanya untuk Kamu mungil!"


"Rumah tangga Kita dibangun bukan hanya berlandaskan cinta,tapi juga saling percaya satu sama lain.Aku ingin Kamu percaya sama Aku Nisha.Jangan mudah dihasut dan mudah dikompori oleh orang lain,mungkin Aneke memberi tahu pertemuanku dengan Dia,untuk membuat Kamu cemburu dan rumah tangga Kita jadi runyam begini."ucap John.


"Aku bukannya ga percaya,tapi Kamu selalu memberikan kesempatan sama perempuan itu untuk selalu deket sama Kamu,sudah tau Dia itu punya perasaan lebih,tapi Kamu membiarkan Dia untuk selalu nempel,udah kaya lintah.Apa Kamu nggak mau kehilangan Fans?seneng ya ada yang ngejar ngejar?"Tanya Nisha sewot.


"Aku ga berfikir kearah sana Yang,seperti Aku bilang tadi,Aku hanya menganggap Dia sebagai sahabat.Gada pikiran macam macam tentang Dia!"Uvap John lagi.


"Lelaki kalau udah ketahuan belanngnya,seribu alasan dikeluarin.Setan itu bisa dengan mudah menggoda manusia,mungkin dulu ga ada perasaan,setelah nikah sama Aku bisa saja Kamu tergoda,banyak kasus diluaran sana yang seperti itu.Harusnya Kamu nggak memberi Dia kesempatan untuk Dia deket dekat sama Kamu kecuali masalah pekerjaan,Tidak ada persahabqtan antara Lelaki dan perempuan.Apalagi Kamu mudah terenyuh,mudah kasian,lama lama nanti mudah jatuh cinta."Ujar Nisha sembari mendelik kearah sang Suami.


"Iya sayang,makanya Aku kemarin malam kasih pengertian sama Dia,kalau Aku nggak akan mungkin membalas perasaan Dia.Dan Aku harap Dia berhenti untuk mengharapkan Aku,Aku juga mendoakan Dia agar Dia secepatnya mendapatkan Lelaki yang lebih baik dari Aku.Dia bertanya tentang Kamu ya Aku jawab semuanya!"jelas John

__ADS_1


"Ucapan doang gak akan mempan,tapi harus dibarengi dengan tindakan,kasih ketegasan,jangan mentang mentang sahabat,Kamu jadi menghalalkan sikap Kamu untuk selaku berduaan sama Dia,ngasih kesempatan Dia untuk dekat dengan Kamu,beri batasan dong,Supaya Dia tau diri!"


"Aku bersikap seperti ini bukan hanya karena cemburu,Aku juga punya perasaan,Aku nggak suka dan nggak rela suamiku dekat dengan perempuan manapun,apalagi si Aneke.Kalau terkait pekerjaan Aku nggak keberatan.Tapi lihat ini,Berfoto mesra kayak gini memangnya pantas?"Tanya Nisha sembari menunjukkan foto John dan Aneke,yang begitu mesra diponselnya.


John pun melihatnya dan tertawa terbahak bahak sembari memegang perutnya.


"Itu foto editan Sayang,itu bukan Aku.Aku berani bersumpah,kalau Aku ga sampai berfoto seperti itu.Mana mungkin Aku semesra itu dengan Dia,apalagi Aku sudah punya Istri,dulu dulu saja tidak pernah sampai seperti itu."Ucap John lagi.


"coba diteliti lagi,baju yang Aku pakai semalam kan bukan yang ini!"Ucap John.


"Yang bener?"Tanya Nisha sembari meneliti foto Aneke yang sedang bersandar di dada John.


"Tapi memang sih ini agak aneh fotonya!"


"Iya kan,Lihat aja,ga rapih begini.keliatan banget editannya.Lagian Kamu polos banget,mau aja dibohongin.Apa apa tuh ditanya dulu Sayaang,jangan langsung mudah percaya dan memvonis.Kamu kan bisa langsung tanya baik baik sama Aku,bukan kabur kaburan kayak tadi,gimana kalau ada Lelaki jahat,Kita kan gak tau,apalagi kejahatan pelecehan pada perempuan sedang marak,Kamu nggak ada takut takutnya,setidaknya pikirkan Iday sebelum bertindak nekad kayak tadi!"


Nisha langsung mati kutu,terdiam mendengar kata kata suaminya.


"Kenapa jadi Aku yang salah disini,jelas jelas Kamu yang bikin Aku selalu sedih dan kecewa."Ucap Nisha sembari terisak.


"Iya Sayaang,Aku memang salah,Aku membiarkan Kamu sendirian nungguin Aku sampai Kamu nahan lapar,Maafin Aku!"

__ADS_1


"tapi seharusnya tanya baik baik,jangan main kabur kayak tadi.Biasakan untuk kroscek dulu,masalah apapun Kita bicarakan baik baik."


"Mau kroscek bagaimana,Hati Aku sangat panas lihat Kamu mesra mesraan sama wanita lain,Aku cemburu,Aku nggak rela suamiku dekat sama perempuan itu,apa Aku salah?"Tanya Nisha emosi.


"Nggak salah Sayang,Kamu nggak salah apa apa.Memang disini Akulah yang sudah membuat Kamu sedih,marah dan kecewa,tapi Aku mohon sama Kamu untuk bisa memaafkan kesalahan Aku.Aku janji mulai sekarang dan seterusnya Aku akan jauh jauh sama Aneke,jaga jarak kalau membuat Kita jadi sering cekcok seperti ini.Please Nisha jangan ucapkan kata kata pisah lagi,Aku bener bener takut dengernya.Aku nggak mau rumah tanggaku sampai rusak seperti orang tuaku dulu,Aku nggak mau Iday sampai sedih,Aku ingin jadi suami yang baik unyuk Kamu dan Ayah yang baik untuk Iday juga untuk Anak Anak kita nanti,apalagi Aku sudah janji sama Dia untuk secepatnya memberikan adik kecil untuk Iday,Kamu taukan Dia terus saja merengek minta Adik bayi!"Membuat Nisha menelan ludahendengar perkataan lembut suaminya.


"Sayaang....!"Kedua tangan John memegang lengannya agar Nisha berhadaoan dengannya,kemudian John menatap Nisha lekat lekat.


"Aku ingin Kamu percaya Kalau Aku begitu mencintai Kamu,entah bagaimana jadinya kalau Kamu pergi meninggalkan Aku,mendengar kata kata pisah dari Kamu membuat Aku gemetar,Aku takut,Aku benar benar takut!"Ucap John lirih dengan mata berkaca kaca.


"Sejak pertama kali Aku bertemu sama Kamu,Alu langsung jatuh cinta,padahal Aku merasa Aku sudah gerlalu tua untuk jatuh cinta pada seorang wanita,Namun ternyata perasaan Aku nyata,Dan Aku benar benar bersyukur Akhirnya Aku menjadi suami Kamu!"Ucap John sembari mengusap kepalanya,dan menyeka air matanya.


"I Love you Nisha!"Bisiknya sembari mencium telinganya kemudian bibirnya berpindah untuk mencium bibir Nisha yang lembut.


.


.


.


********

__ADS_1


__ADS_2