
Setelah menghabiskan kurang lebih satu minggu liburan di Maldives,Kini Suami Istri itu beraktivitas kembali seperti sedia kala.Mereka kini berada diapartemen mereka,Radit bersiap siap berangkat kekantornya sedangkan Bilqis pergi kekampusnya.
"Honey,tolong pasangkan dasiku,ucap Radit manja.Bilqis yang masih mengenakan handuk dan sedang mengetingkan rambutnya terpaksa menghentikan aktivitasnya,karena Dia sangat tahu suaminya itu harus segera dilayani sebelum kejutekannya itu muncul ke permukaan.
wajah Bilqis merengut sebal melihat wajah suaminya,Akhir akhir ini rasanya sulit sekali untuk tidak sebal.pada pria yang ada dihadapannya itu.
"Kamu kok jarang senyum sekarang,merengut terus,senyum dong Honey,ucap Radit gemas melihat Istrinya itu cemberut!"
Radit memeluk Istri seksinya itu yang hanya terbalut handuk,Tak tahan rasanya makhluk cantik dihadapannya hanya didiamkan tanpa melancarkann sentuhan mautnya.Radit mulai menciumi Bilqis yang tengah sibuk memasangkan dasinya.perlahan lilitan handuk itu Radit buka,dan akhirnya dada Bilqis sedikit yerbuka,serta merta tangannya itu menahan handuknya dan dengan cepat ,dia membetulkannya.
"Mas bisa Diem ga,Katanya takut telat ada meeting!"ucao Bilqis kesal.
"Iih galak banget siih sekarang,dikit dikit marah,dikit dikit ngambek,Kamu sekarang sensitif banget Honey,tapi gapapa Aku malah makin suka!"Goda Radit pada Bilqis.sekalimlagi Dia mencari kesemoatan untuk mencumbu rayu Istrinya itu.
"Yaudah pasang sendiri aja ni,kalo tangannya ga bisa diem.Aku juga sama sibuk,mau kuliah,banyak tugas segala macem,serius dikit kenapa sihh!"ucap Bilqis sambil mengalungkan dasi suaminya agar memasangnya sendiri,membuat Radit terbengong bengong melihatnya.
"Kamu kenapa sayaang,Kamu sakit?wajah Kamu pucat gitu!"Ucap Radit khawatir.
"Aku gapapa,Cuma pengen cepet cepet sampe dikampus,pusing banyak tugas!"Ucap Bilqis yang tergsa gesa memakai baju,Dia dengan cepat memasukkan buku buku kedalam tasnya,karena ingin bergegas pergi.
"Honey mau kemana,biar Aku anter!"
"Gausah biar sama supir,Aku udah telat Mas,Aku sama supir aja!"tanpa menoleh Dia bergegas pergi,membuat Radit kesal.Bergegas Dia menyusul g Istri.
"Kamu kenapa sih,baru juga setengah 7,buru buru banget,cepat masuk sarapan dulu!"perintahnya dengan nada tajam.
__ADS_1
"Sarapan dulu,nanti Kamu sakit Honey!"Walaupun hatinya kesal Dia tetap berusaha lembut pada Bilqis.
"Ngga ah,lagian Aku maunya pergi sendiri,Kenapa Mas malah nyusul,Kan ada supir yang anter!"ucap Bilqis ketus.Dia tetap.melanjutkan langkahnya,todak peduli dengan tatapan marah sang Suami kepadanya.Radit tetap tak menyerah,Dia masih membuntuti sang Istri dan mensejajarkan langkahnya.
"Kamu kenapa sih,sama suami jutek terus,Aku salah apa,Kaķmu akhir akhir ini marah terus sama Aku? "tanya Radit dengan kesal.
"Mas Aku gapapa,Aku cuma buru buru,Udah ya Mas,Aku pergi dulu..muach!"Bilqis mencium pipi Suaminya.
"Tungggu,Biar Aku yang nganter Kamu kekampus,sekalian Aku berangkat kekantor,biar Aku sarapqn disana saja,apa daya,Istriku sudah tidak peduli dengan Suaminnya!"Radit menyindir Bilqis.
"Ayo cepat Naik!"biar Aku antar.Radit keukeuh,padahal sebenarnya Bilqis benar benar ingin sendiri,bukan apa apa,Dia merasa sesak.semenjak pulang bulan madu,sikap Radit berubah sangaat posesif,lebih lebih dari sebelumnya,bahkan sampe menyewa orang untuk menjaga dan mengawasi Dia,benar benar membuatnya risik,untuk pergi sekedar jalan ke Mall saja dengan sahabatnya,Radit sama sekali tidak mengijinkannya,ingin pergi sekedar kekafe bersama teman kampusnya,selalu saja ada yang melaporkan,dan Radit akan langsung meneleponnya dan juga melarangnya.benar benar membuat Bilqis merasa dikekang.Dan seperti sekarang ini,lagi lagi Dia pasrah.
"Sayang, bisa ga sedikit aja,Kamu kasih Aku ruang gerak.Masa kemana mana harus sama Kamu terus!"Protes Bilqis dengan berpura pura manja,agar Radit menuruti keinginannya.
"Kamu bosan denganku Honey!"Tanya Radit dingin.
"Nah ini yang sangat Aku takutkan,sepertinya rasa cinta dan sayang Kamu sudah ngga ada buat Aku,Kamu egois Honey,tanpa memperdulikan perasaan Aku!"
"Maksud Mas apa?apanya yang egois?"Ucap Bilqis bingung,membuat sopir yang melihat suami Istri itu beradu argumen membuat Dia jadi tidak enak.
"Kamu mau senang senang sendiri tanpa peduli perasaan Aku,tau ga Qis,Aku selalu khawatir sama Kamu,Aku takut Kamu pergi dengan lelaki Lain seperti waktu itu,hal itu selalu saja mengganggu pikiranku Qis!"
"Ya ampun Mas,Kamu ngungkit masalah yang waktu itu,jelas jelas Aku ga ngapa ngapain sama lelaki itu,kalo perlu Aku akan datangkan lelaki itu,bawa bukti sekalian kalo Kamu ga percaya,setiap kita ada masalah,Mas selalu bawa bawa peristiwa kemarin,jujur Mas Aku ga suka dikekang kayak gini,mas ga percaya sama Aku,bikin hati Aku sakit,Dicurigain terus mana enak Mas!"
"Ya makanya Kamu harus nurut sama Aku,jadi Aku ga curiga terus sama Kamu,Ayo sekarang Aku anterin,jangan banyak interaksi sama lawan jenis,seperlunya bergaul sama orang,jangan terlalu deket sama orang,jangan banyak ngobrol,tunggu dijemput kalo mau pulang,jangan pulang sama siapapun kecuali sama Aku dan supir!"tegas Radit.Membuat Bilqis terbengong bengong,ga percaya Suaminya sekarang sangat sangat posesif,lebih mengerikan dibanding kemarin kemarin.Membuat Bilqis tersiksa.
__ADS_1
Didalam mobil Bilqis hanya terdiam,Sikap suaminya semakin kesini semakin membuat Bilqis pusing dan setres,entah harus bagaimana mengatasinya,bicara dari hati ke hati tetap saja Lelaki itu selalu menganggap dirinya yang benar.
"Sebegitu traumanya kah Mas Radit gara gara peristiwa bulan madu kemarin,bilqis sampe diperlakukan seperti ini,padahal sebelum sebelumnya tidak pernah seberlebihan ini.pikirinya dalam hati.
"Huh..!"Bilqis membuang nafas dengan kasar,rasanya benar benar menyakitkan."gumamnya dalam hati.Radit menggenggam tangan Radit dengan mesra,menciumnya dengan sangat dalam,kemudian memeluknya dengan sangat erat.
"I love You Honey!"Sambil memandang Bilqi,namun Bilqis beringsut dan melepaskan pelukan Radit.
"Maaf Mas Aku sesak,Aku juga agak mual,pusing!"ucao Bilqis
"Kalo gaenak badan kenapa maksain kuliah?mau ketemu siapa emang?dosen itu lagi?"tanyanya tajam .
"Maaas please Aku gamau berdebat!"ucap Bilqis sambil menahan perutnya yang terasa bergejolak."
"Kita pulang aja Kalo Kamu sakit ya,Aku khawatir,!"ucao Radit
"Ngga Mas Aku kan tadi bilang,banyak tugas.apalagi kemarin kemarin Aku udah banyak cuti!"
"Ya udah Honey,kalo Kamu keras kepala!"
"Hubungi Aku Kalo ada apa apa!"
"Iya sayaaang makasih ya!"ucap Bilqis tulus.
Mobil yang mengantar mereka sudah sampai didepan kampus,Bilqis bergegas turun,namun tangannya ditarik Radit,Dia mendejati Bilqis dan menarik tengkuknya,kemudian mencium bibirnya tiba tiba,membuat Bilqis berontak,Dia merapatkan bibirnya,tentu saja hal itu membuat Radit kesal.
__ADS_1
"Maaf Mas,Aku ga kuat perut Aku enek gini!"Namun Radit tidak bereaksi,wajahnya sangat Dingin,berbagai kecurigaan muncul dipikirannya,mengira sang Istri sudah tidak mencintainya lagi,atau bahkan Iatrinya itu tengah menyukai pria Lain,membuat Radit menggeretakkan rahangnya dengan keras sambil mengepalkan tangannya.