TERPAKSA MENIKAHI BUJANG LAPUK

TERPAKSA MENIKAHI BUJANG LAPUK
Bermain


__ADS_3

Hampir tiap hari Radit mampir kerumah mertuanya dengan alasan melihat Rafa walaupun sebenarnya Dia sangat merindukan sang Istri.Untunglah setiap Radit berkunjung kerumah sang Mertua,Bilqis selalu ada menemani Rafa,jadilah rasa rindunya akan Bilqis bisa terobati.Seperti sore ini Mereka bertiga terlihat bersama main disebuah pusat perbelanjaan,walaupun sebenarnya Bilqis sedang dalam kondisi kurang sehat namun Dia terpaksa menuruti sang Anak untuk ikut bersama Radit mengajak main Rafa.Jadilah mereka kini berada disebuah area bermain.Rafa tampak begitu senang saat Papi dan Maminya ikut bermain bersama.mandi bola,trampolin,dan yang launnya,Bilqispun terlihat sangat senang melihat sang Anak begitu dekat dengan Papinya,setelah beberapa waktu lalu Radit tampak begitu sibuk namun sekarang sekarang ini Radit selalu menyempatkan diri untuk bercengkrama bersama sang Anak.


"Kamu gapapa Qis,wajah Kamu tampak pucat,Apa kamu mau duduk dulu disana menungu Kami bermain?"Tanya Radit begitu melihat Bilqis tampak pucat,dan lebih terlihat kurus dari biasanya.


"Ayo Aku anter,lebih baik Kamu tinggu aja disini Honey,Aku lihat akhir akhir ini Kamu keliatan kurang sehat,mungkin Kamu terlalu cape ngasuh Rafa yang aktif,biar Bi Yuni Aku kirim kesana ya,untuk bantuin Kamu jagain Rafa?"ucao Radit.


"Ga usah Mas,Aku masih sanggup kok,lagi pula ini hanya keadaan biasa aja mungkin Akunya kurang nafsu makan,mungkin juga Maag Aku kambuh,tapi Aku gapapa kok!"Aku masih sanggup untuk mengurus Rafa,Kamu ga usah khawatir.


"ngomong ngomong Maa Radit sendiri sudah makan belum?lebih baik makan dulu.Kamukan baru pulang kerja terus langsung ngajak main Rafa kesini,paati cape dab laper.atau mau Aku beliin sesuatu.sekalian Aku pengen makan icecream rasa greentea kayaknya seger."tawar Bilqis pada sang Suami.walau bagaimanapun hubungan mereka masih terikat suami Istri.Radit sengaja memberika Bilqis waktu untuk bsefikir oada hubungan mereka,memberikan waktu pada Bilqis untuk berfikir juga memberikan keaempatan pada Radit untuk merenungi kesalahannya.


"Kalau begitu biar Aku belikan untuk Kamu Honey,Kamu paati oengen yang seger seger ya,sama Aku juga.Tunggu disini ya sayang,sebentar aja kok ga pake lama!"sengaja Radit sematkan kata sayang agar Bilqis tau bahwa Dia masih sangat menyayanginya.Bilqis mengangguk.Sambil.memperhatikan sang Anak yang sesang bermain trampolin,Dia senyum sendiri mendengar Radit mengucapkan kata sayang.Dia sendiri menyadari bahwa Diapun masih amat sangat menyayangi lelaki itu.Namun Dia tak ingin terburu buru memberikan harapan untuknya.Dia ingin ada psrubahan swdikit saja pada Radit,yang membuat Hatinya mantap.untuk kembali padanya,namun untuk sekarang ini,Dia merasa hal ini hal yang sedang dijalaninya adalah yang terbaik bagi mereka.


Bilqis menghampiri Rafa yang sedang asyik bermain,Dia khawatir bila tidak diawasi akan terjadi sesuatu pada sang Anak.Namun Bilqis melihat Rafa begitu pintar dan mandiri,bahkan Dia sama sama sekali tidak menangis saat sering jatuh di area permainan itu.


Bilqis menunggu sang Suami nakun ternyata yang ditunggu belum juga kembali,membuat Bilqis gelisah.sambil menuntun sang Anak,Bilqis mengedarkan pandangannya mencari Sang Suami.Dan untunglah Radit datang dengan membawakan Es krim greentea seuai keinginannya.Bilqis sangat menikmatinya,terasa memang sangat menyegarkan,dimulutnya terasa sangat lezat.Ga membuat enek dan mual seperti yang dirasakannya setiap pagi atau sehabis makan.


"Mau kemana lagi setelah ini Honey,bagaimana kalau Kita belnja kebutuhan Rafa.Sudah lama sekali ya Kita tidak berbelnja.mungkin ada yang dibutuhkan Rafa?Tanya Radit sambil memperhatikan wajah sang Istri.Mulitnya yang sedang menyantap es krim ingin sekali Dia jilat dan Dia *****,paati rasanya sangat dingin dan lembut.pikuran kotornya mulai berkelana apabila Dia didekat sang Istri,apalagi Bilqis tampak cantik dengan bajubterusan warna pink dibalut cardigan hitam,rambutnya dibiarkan terurai.dan dipinggirinya diberi jepitan warna pink juga,sungguh tampak samgat manis.Dia ingin sekali mencium dan memeluknya.apalagi sudah lumayan lama Dia ditinggal sendiri.malam malamnya hanya diisi dengan membayangkan wajah sang Istri,Radit terus sajanmenatap Bilqis dengan tatapan yang begitu dalam membuat Bilqis tersipu malu apalagi sat menyadari kalau Diapun sedang melakukan hal yang sama.


Mereka berdua kemudia masuk.kedalam toko kids shop center.Yang menyediakan kebutuhan untuk sang Anak.


Bilqis tampak senang melihat lihat baju baju lucu untuk Rafa,Dia tampak.sibuk memilah milih model baju yang pas untuk sang Anak.


Sedangkan Radit menggendong sang Anak yang sudah tampak kelelahan.Mungkin karena terlalu asyik bermain sehingga Dia tertidur dalam gendongan Radit.Radit mencari sang Istri yang hilang dari pandangannya.Dan ternyata Bilqis sedang berbincang dengan seseorang yang sangat dikenalnya.


"Gimana kabarnya Mba Sinta,pangling banget Aku kira siapa tasi yang manggil!"


"Aku baik banget Qis,Kamu kesini sama Siapa?"


"Suami dan Anakku Mba!"


"Wahhh sama Kita,Aku juga sama suami dan Anakku,tapi udah dimobil mereka,Aku barusan balik.lagi ada sesuatu yang Aku butuhin eh gataunya lihat Kamu.Ya ampun udah lama juga ya ga ketemu.Gimana Kak Radit sama si kecil?"

__ADS_1


"Sehat mba alhamdulillah."


"Mba main dong kerumah kita plydate bareng sama anak anak."


"Waah boleh tuh,kapan kapan Aku main deh ya ampun seneng banget lihat Kamunsekarang,eh tapi kok Kamu agak kurusan Qis,Kamu juga pucet wajahnya.Lagi Isi ya?"Tanya Arsinta.


"Iya Mba isi es krim tadi hahahah!"


"Ihhh Kamu bisa aja,tapi mudah mudahan cepet isi lagi,Aku juga ini lagi hamil yang kedua!"ucap Arsinta antusias.


"Waah selamat Mba,seneng banget dengernya.berati Akunk keduluan ya.heheh!"


"Aku doian Kamu cepet nyusul Qis!",ucapnya.


"Mkasih Mba dooanya!"


"ya udah Qis aku duluan ya,kapan kapan Kita ketemu,playdate ok.!"


Arsinta pun berlalu dari hadapannya,sedangkan Radit memilih untuk menghindarinya,mengingat dulu ada kejadian yang kurang mengenakkan dengan Dia membuat Radit sedikit enggan untuk menyapanya.


"Mas kok disini,tadi Aku ketemu sama mba Arsinta,Dia lagi hamil anak kedua sekarang,Kamu kok malah ngumpet,ga nyapa Dia Mas?"


"Aku ga liat tadi,ini Aku lagi nidurin Rafa,kayaknya Dia kecapean makanya Aku sibuk sama Dia.jadi ga sempet lihat barusan."


"Yaudah yuk Kita pulang Mas,Aku udah kok belnjanya"


"Kok sedikit banget Honey,Kamu gamau beli aoa apa?tanya nya.


"Engga Mas Aku ga butuh Apa apa?Buat Rafa aja paling."


"Ya sudah kalau begitu!"jawab Radit datar.

__ADS_1


"Oh iya besok Aku ga bisa mampir,besok Aku keluar kota 3 hari"


"Ke mana Mas?"Tanya Bilqis


"Ke Batam,ada proyek yang harus diurus!"


""Sama siapaa aja kesananya?:Tanyanya penasaran.


"Ya Biasa bersama sekertarisku,dan juga asistenku Denis."Jawab Radit mantap.


"Oh sama sekertaris itu Ya?Tanya Bilqis ketus dan langsung melengos,tidak ingin berbicara dengan suaminya lagi.Dia Tau Suaminya itu pasti masih mempekerjakan wanita yang membuat rumah tangganya kini runyam.


"Dengan Dian Honey,Dian sekertarisku sekarang!"


"Oh ya!"Bilqis tampak berbinar bahagia


.


.


.


"


Bilqis akhirnya menerima ajakan sang meetua untuk menginap dirumahnya,karena Rafa menangis minta ditemani oleh sang Maminya,Dia begiru senang saat opanya mengiming imingi akan dibelikan mainan baru oleh sang opa apalagi mainan yang berhubungan dengan kereta api membuat Bocah gembul itu begitu bahagia.Mereka tiba dirumah Mama Radit,Bilqis bergegas masuk kekamar Radit,perutnya sedari tasi terus saja bergejolak membuat Dia benar benar kewalahan,karena harus berlari sambil menutup mulutnya,Dia muntahkan semua makanan yang sudah masuk kedalam perutnya.Bilqis merasa tubuhnya benar bwrnar lemas dan tak berdaya.Dia sampai kesulitan untuk bangun dari kamar mandi.perlahan Dia bangkit sambil berpegangan pada dinding kamar mandi.setelah itu Dia segera menuju ranjangnya yang empuk,Ranjang dikamar Radit yang nyaman,hal itu membuat Dia ingat pertama kali Dia menikah dan dibawa kekamar itu,masih terlintas di ingatannya laki laki itu menolaknya mentah mentah,Dia bahkan ingat kejadian saat Radit melucuti pakaiannya dan kemudian meninghalkannya begitu saja,membuat Bilqis tersenyum sendiri saat mengingatnya.Bilqis bingung akhir akhir ini Dia sering kelelahan,mual dan tidak nafsu makan.


"Apa mungkin ini stres yang membuat Aku begini,membuat Aku kelihangan nafsu makan,bahkan makanan yang baru aku makan harus aku keluarkan lagi"Gumam Bilqis dalam hati.


.


.

__ADS_1


*******


__ADS_2