TERPAKSA MENIKAHI BUJANG LAPUK

TERPAKSA MENIKAHI BUJANG LAPUK
Ga sengaja


__ADS_3

"Iday seneng punya Papa banyak,tadi Om yang dimall juga maunya dipanggil Papa,Dia juga tadi minta Mama jadi Istrinya ya Ma!"ucap Iday polos,membuat semua orang kini memandang kearah Nisha.


"Idaaay kok bicaranya seperti itu Sayang!"ucap Nisha sambil tersenyum meringis mendengar kepolosan Anaknya.


Flash Back


"Maksud Bapak?"


"Saya suka sama Kamu Nish,Saya ingin menjadikan Kamu sebagai Istri Saya!"Ucap Pria beristri itu.


Wajah Nisha tampak sangat kaget,Dia seolah tak percaya dengan apa yang didengarnya,laki laki setengah baya dihadapannya itu ingin menjadikan Dia sebagai Istrinya.Padahal jelas jelas Dia sudah mempunyai Istri.


"Maaf Pak,apa Saya tidak salah dengar,bapak ingin menjadikan Saya sebagai Istri?"tanyanya dengan mimik wajah kesal dan kecewa menjadi satu.


"Mungkin ini terlalu cepat buat Kamu Nish,Kamu tidak usah menjawabnya sekarang,Kamu jangan takut dengan niat Saya ini Nish,Niat Saya baik,tidak ada sedikitpun untuk menghina atau menyakiti Kamu.Saya memberanikan diri mengutarakan Niat Saya karena Saya takut keduluan Sama yang lain,Kamu wanita yang cantik,pribadi Kamu juga baik itu sangat jarang,tentu banyak sekali lelaki yang tertarik sama Kamu,maka dari Saya sangat ingin menjadikan Kamu sebagai Istri."Ucap Azmi dengan menatapnya sungguh sungguh.


"Maaf Pak,Untuk saat ini Saya tidak ada niatan untuk menikah lagi,apalagi saat ini Saya masih dalam masa iddah,Saya belum mau berkomitmen dengan lelaki manapun,saya ingin sendiri dulu menata hidup Saya dan membesarkan Anak Saya.Dan yang paling penting,Saya tidak mau jadi pelakor.Sepertinya sudah cukup pertemuan Kita untuk hari ini.Dan secepatnya Saya akan mengundurkan diri dari sekolah.Permisi!"ucapnya sambil berdiri dengan wajah sangat kesal.Sedang Iday yang sedari tadi mendengarkan percakapan orang dewasa itu,segera menutup buku yang sedang dibacanya.


"Tunggu Nish...tolong jangan salah faham dengan Niat Saya ini,duduklah sebentar saja.Kita lanjutkan pembicaraan ini dengan baik,karena Saya pun tidak akan memaksa Kamu!"ucapnya dengan sorot mata teduhnya itu membuat Nisha sekali lagi menurut,Dia pun duduk dan berusaha untuk tenang."


"Tolong pembicaraan ini jangan sampai berpengaruh pada pekerjaan Kamu Nish,Saya tau Kamu sangat suka mengajar,Saya juga tidak memaksakan kehendak Saya untuk menjadikan Kamu sebagai Istri Saya,sekali lagi Saya tidak memaksa.Ini hanya niat baik Saya sama Kamu,bukankah Niat baik itu harus disegerakan?maka dari itu Saya memberanikan diri untuk menyampaikan keinginan ini Sama Kamu,tapi bila Kamu belum siap,dan ingin sendiri dulu atau ingin membesarkan Anak Kamu seperti yang tadi Kamu bilang, tentu Saya menghargainya.Jadi Saya mohon Kamu tidak perlu mengundurkan diri dari sekolah hanya karena hal ini!"Ucapnya dengan tenang dan dengan senyum yang sangat tulus.


"Terimakasih atas pengertiannya Pak,Saya menghargai niat baik Bapak,tapi untuk saat ini belum ada niat untuk kembali menikah lagi,tentunya karena Saya masih mencintai Suami Saya,dalam hati Saya sepertinya sulit menggantikan suami Saya dengan Laki laki lain."


"Iya Saya sangat mengerti,beruntung sekali mendiang Dimas mendapatkan Istri secantik dan sebaik Kamu Nish,Saya harap Kamu tidak marah dan membenci Saya karena Saya sudah lancang Sama Kamu.

__ADS_1


Saya sudah menikah selama 20 tahun lebih dengan istri Saya,tapi sampai saat ini belum dikaruniai seorang Anak.Istri Saya mengijinkan Saya untuk mencari seorang wanita untuk dijadikan seorang Istri,agar kelak dapat memperoleh keturunan,dan Istri Saya ingin agar Saya menikahi seorang janda,dan takdir mempertemukan Kita,tapi Saya mengerti Kamu belum siap,Saya pun tidak ingin memaksa.Tapi semoga Kamu bisa mempertimbangkan maksud Saya ini Nish,tidak usah dipikirkan sekarang sekarang,santai saja.Dan jangan pernah berfikir untuk berhenti mengajar dan menghindari Saya Nish.Jangan ada yang berubah hanya karena pembicaraan ini ya Nish!"ucao Azmi panjang lebar.


"Sekali lagi Saya minta maaf,Apa Kamumemaafkan Saya Nish?"tanyanya


"Tidak ada yang perlu dimaafkan Pak,justru Saya yang seharusnya minta maaf karena Saya tidak bisa menerima maksud yang tadi Bapak.sampaikan!"ujar Nisha.


"Oh tentu saja Saya sangat faham,tapi semoga Kamu mau mempertimbangkannya,tidak usah dijawab sekarang sekarang!"


Nisha tidak terlalu menyimak perkataan Azmi padanya,karena Dia hanya ingin secepatnya pulang dati sana,begitu membuka ponselnya beberapa panghilan telepon dari sang Bunda juga rentetetan pesan memintanya untuk segera pulang.


"Sayaang,Ambu minta Kita untuk cepat pualang sekarang,katanya ada hal penting.Ketoko bukunya besok besok aja ya Nak!"ucap Nisha dengan wajah mengiba pada Haidar.Haidar tampak berfikir,kasian juga melihat sang bunda dengan wajahnya yang memelas,sehingga Anak itupun menganghuk pasrah.Membuat Nisha senang dengan pengertian Sang Anak.


"Pak,Saya mohon izin pulang duluan!"Ucap Nisha sopan.


"Ayo Saya antar Nish,Saya kan yang mengundang Kamu,kalau Kamu menolak berarti Kamu belum memaafkan Saya!"


"Ayo Iday Sayang Kita pulang!"


Nisha menuntun sang Anak,sedangkan Azmi membawakan buku buku yang tadi diberikannya untuk Haidar.


"Sekali lagi makasih ya om,untuk bukunya."ucap Iday


"Iya Iday sama sama,semoga suatu hari Kamu mau memanggil saya Papa,rasanya menyenangkan punya Anak secerdas Kamu,atau Sekarang aja Panggil Saya Papa."bisiknya pada Haidar.


Flashback Off

__ADS_1


"Permisi Saya kekamar dulu ya!"ucap Nisha dengan wajah sedikit malu,apalagi saat John menatapnya dengan tatapan yang sulit Dia mengerti.Membuat Dia ingin secepatnya pergi dari hadapan Pria tampan itu.


Sebenarnya Nisha sangat tidak siap bahkan tidak ingin bertemu dengan pria yang merupakan Ipar Tirinya itu,Dia takut sekali lelaki itu mengungkit oesan terakhir yang disampaikan suaminya.Dia benar benar sangat tidak siap.Nisha pun pergi kekamarnya,diikuti dengan tatapan John hingga Nisha tak terlihat lagi dari hadapannya.


"Nak John menginap disini kan?"Tanya Bunda.


"Iya Saya menginap disini Bu,kalau Saya tidak merepotkan!"ucap John


"Ya nggak lah Nak,justru Bunda senang!"


"Yeaay Papa John nginep disini,ikut kekamar Iday yuk,Iday mau ngasih kihat koleksi buku buku sama mainan Iday."ucap Bocah kecil itu.


"Waah boleh boleh.Om mau banget lihat koleksi buku bukunya Iday!"


"Yaudah yuk om,kekamar Iday!"ajak Iday tak sabar.


"Papa Kamar mandi dulu ya,nanti Papa John nyusul ke kamar Iday!"


"Ok!Iday tunggu ya!"


Ayah,Bunda juga Bapak dan Ibu tampak senang melihat Iday yang ternyata mudah akrab dengan John.Merekapun asyik mengobrol berbagai macam hal,ngalor ngidul.


Sementara John naik kelantai dua,mencari Kamar Iday.John lupa bertanya kamarnya disebelah mana,membuat Dia sekarang bingung begitu berada di bangunan rumah lantai dua.Akhirnya Dia mengetuk pintu pertama yang dia lewati.Karena tidak ada jawaban,Dia meberanikan diri membuka pintu itu,Saat dibuka ternyata Nisha yang membuka,namun naas saat ingin menahan pintu itu,Nisha terpeleset membuat Dia terjatuh,refleks John menarik tangannya,namun karena tidak siap menangkap tubuh Nisha,tubuhnya terdorong ke belakang,membuat John hilang keseimbangan dan Nisha terjatuh diatas tubuhnya,bibirnya bersentuhan dengan bibir Nisha.


.

__ADS_1


.


**********


__ADS_2