TERPAKSA MENIKAHI BUJANG LAPUK

TERPAKSA MENIKAHI BUJANG LAPUK
Perjalanan


__ADS_3

Pagi pagi sekali Nisha sudah bangun dari tidurnya,perasaannya diliputi rasa bersalah karena sudah memusuhi sang Suami yang begitu baik dan sabar kepada Nisha,Untuk itu Dia sengaja bangun sepagi mungkin,ingin menyiapkan sarapan Istimewa untuk suaminya.Sebagai tanda bahwa Dia ingin berdamai dengan John,rasanya sudah cukup beberapa bulan ini Dia sudah mendiamkan suaminya,Tidak tega juga bila Nisha terus saja merajuk.Dia percaya dengan yang John katakan,tidak mungkin Lelaki itu akan berkhianat padanya,kalau ada niat untuk bermacam macam,tentu sudah sejak dulu John akan menikah dengan Aneke saat Dia belum mengenal dirinya,apalagi perempuan itu sudah sejak lama mengenal sang suami.Dia ingin mengesampingkan perasaan cemburunya,walaupun sulit.Benar kata John cemburu itu tandanya cinta,benarkah Dia sudah jatuh cinta pada dokter matang itu.Tanyanya dalam hati.Ya mungkin saja,Toh tidak ada salahnya membuka hati untuk nya,apalagi itu merupakan keinginan mendiang suaminya.


Nisha bertekad untuk tidak mau terlalu posesif pada sang suami.Dia sendiri heran dengan sikapnya,padahal dulu dengan Dimas Dia tidak seperti itu,justru Dimaslah yang lebih pencemburu.Nisha lihat John pria yang baik dan sabar,padahal sudah beberapa bulan menikah,tapi Lelaki itu tak oernah memaksanya utnuj melaksanakan kewajibannya sebagai Istri.Kebutuhan batin Pria itu belum Dia penuhi,ada rasa takut juga rasa bersalah.Bukankah dosa bila seorang Istri mengabaikan hak suaminya.Dan kini Nisha berjanji pada dirinya sendiri untuk menjalani perannya sebagai seorang istri,melayani semua kebutuhan Suaminya.


Setelah beres memasak Nisha beranjak kekamar sang suami.Terdengar gemericik air dikamar mandi,itu artinya,sang suami sedang mandi.Nisha segera meyiapkan pakaian untuk sang suami.Rencana kemarin malam Dia akan berangkat ke Bandung,namun sepertinya Dia hatus membatalkan rencananya,Dia khawatir John sibuk dengan pekerjaannya dan memaksakan diri untuk mengantar ke Bandung,walau sebenarnya Dia sudah sangat merindukan rumahnya.Rindu dengan rumahnya yang sejuk dan nyaman.Rindu dengan koleksi tanamannya,juga Dia rindu mengajar.Namun apalah daya,seperti hobi yang satu itu belum bisa dilakukan kembali.


"Sayang...!"panggil John membuat Nisha melirik kearah sang suami yang terlihat begitu seksi dan menggoda,dengan hanya memakai handuk sebatas pinggang membuat otot ototnya yang kekar terekspos sempurna.Lelaki tampan itu tersenyum lebar pada Nisha,sembari menggosok rambutnya yang masih basah.Nisha mencuri curi pandang kearah John yang tampak masih sibuk mengeringkan rambutnya,Nisha pura pura membenahi tempat tidur besar sang suami padahal sudah Dia terlihat rapi.degup jantungnya berdendang melihat tubuh sang suami yang ditumbuhi bulu itu,membuatnya terusik,apalagi saat Dia ingat diruangan kerjanya John kemarin.Bayangan kemesraan dan cumbuan panas sqng suami semakin jelas terngiang dipikiran Nisha,membuat Dia kini berbalik dan mendekati John.


Dan kemudian dengan cepat Dia berjinjit didepan pria seksi itu memegang wajah John dan mencium sang suami dengan mesra.


"Maafin Aku ya!"ucap Nisha dengan wajah tersipu.John hampir tak percaya dengan apa yang dilakukan Istrinya,tiba tiba saja Nisha menciumnya membuat John terdiam,sejenak Dia tertegun dengan sikap Nisha,namun sedetik kemudian John menerjang sang Istri kemudian mencium bibirnya dengan penuh gairah.Nisha membalas ciuman John.Keduanya saling melahap,******* dan membelit,ciuman yang benar benar memabukkan.


KRIIIING


Bunyi nyaring dari ponsel John mengganggu aktivitas Mereka yang sedang dimabuk asmara.Nisha tampak terengah engah dan berusaha mengatur nafasnya dengan menghirup udara sebanyak banyaknya saat ciuman itu terpaksa harus terhenti.


"Sebentar ya Sayang,setelah ini Kita lanjut!""ucap John tersenyum nakal kearah Nisha.Bibir Nisha tampak tebal dan memerah dari biasanya.Nisha memegang bibirnya seraya tersenyum dan menatap sang suami yang sedang tampak serius dengan seseorang ditelepon.


"Sayang,maaf sepertinya pergi ke Bandungnya harus diundur,karena hari ini Aku harus ke Semarang,Mendadak direktur tidak bisa mengikuti pertemuan yang diadakan oleh Menteri kesehatan,jadi Aku yang harus menggantikannya."Ucap John dengan wajah penuh penyesalan.


"Ga apa apa,Aku juga memang berniat mengundur waktu,takutnya Kamu sibuk!"ucap Nisha sembari tersenyum membuat wajahnya tampak semakin cantik.

__ADS_1


"Siapa saja yang ikut ke semarang Pa?"Tanya Nisha menghampiri John yang sudah rapi memakai pakaiannya.


"Aku didampingi oleh Dokter Aneke,dan beberapa dokter lainnya."Jawab John.


"Mama boleh ikut nggak Pa!"Rayu Nisha sembari merapikan pakaian John.


"Mau apa disana Ma,Papa bukan mau liburan,takutnya nanti Mama bosan dan ga nyaman,lagipula Iday gimana nanti ga ada yang jagain.Sebaiknya gausah ikut ya.Papa cuma 2 hari kok disana!"Ucap John lagi.


"Dua hari disana berarti banyak waktu dong sama Dokter genit itu!"Ucap Nisha sewot,wajahnya tampak kesal,Dan mendelikkan wajahnya kearah John,membuat Pria itu merasa tidak enak.


"Yaudah gapapa kalau ga boleh ikut,Aku gak akan maksa!tapi Aku hari ini pulang ke Bandung aja sama Iday.Buat apa disini juga,kalau cuma nungguin suami yang pergi sama perempuan itu"ucap Nisha lagi.John tertawa mendengar ancaman sang Istri yang bagaikan Anak kecil.


"Iday dari kemarin mau nginep dirumah Atenya,kebetulan Mama juga nginap dirumah Iqis!"Jelas Nisha.


"Ya sudah biar Mama siapkan pakaian yang mau dibawa!"Ucap Nisha semangat.


"Kenapa senyum senyum begitu?"Tanya Nisha.


"Nggak papa...,berasa aneh aja,biasanya kemana mana sendiri,sekarang ada yang buntutin!"ucap John tergelak.


"Bukan buntutin,Aku cuma ingin ada waktu buat berdua,memangnya Papa gamau,kalau gamau yaudah ga jadi.Aku mau ke Bandung aja.Gampang!"

__ADS_1


"Iya Sayang,gitu aja marah!"John memeluk sang Istri dengan mesranya.


**********


Aneke langsung menghampiri John dengan wajah berbinar bahagia,saat Lelaki itu berjalan menemuinya.Aneke merapikan penampilannya.Wanita 38 tahun itu memang terlihat cantik dengan tubuh tinggi semampai,orang orang tak menyangka kalau usianya sudah hampir kepala emoat,penampilannya terlihat santai dengan skiny jins dan kaos juga sweter merah muda,penampilannya bak abg.


"Udah lama?"Tanya John.


"Baru lima menit yang Lalu Mas.Aku diminta mendampingu Mas John dalam acara ini.Udah lama juga ya Kita ga bertugas berdua keluar kota."Ucapnya dengan wajah begitu ceria.


Namun keceriaan diwajah langsung pudar begitu melihat Nisha dengan santainya menghampiri John dan menggandeng tangannya dengan mesra.


"Udah ke toiletnya?"Tanya John sembari mengacak acak rambutnya.kemesraan dua sejoli yang ada dihadapannya membuat Aneke lemas seketika,padahal Dia sudah membayangakan kalau acara ini akan menjadi momen manis antara dirinya dan John.


"Hallo Bu Aneke,bertemu lagi Kita!"Ucap Nisha sambil menyeringai lebar.


.


.


.

__ADS_1


******?***


__ADS_2