
Tak terasa hari sudah beranjak sore,Bilqis berlari kecil menghampiri mobil yang sudah terparkir manis disebrang kampus,Bilqis dengan hati hati menyebrang jalan,dan menghampiri sang Suami yang menjemputnya,Ternyata Radit sudah standbye dari 20 menit sebelumnya untuk menjemput sang Istri.walaupun terlihat lelah namun binar matanya tampak bahagia saat melihat sang Istri masuk kedalam mobilnya.
"Sayaang,kok bukan Pak Supir yang jemput!"Tanya Bilqis sambil memasang sabuk pengamannya.
"Akukan udah janji mau jemput kekasih hati Aku,sengaja Aku luangkan waktu buat Kamu Honey,hari ini walaupun hari senin Aku lumayan santai dan punya waktu untuk berduaan sama Kamu,kalau sudah dirumah kan waktu Kamu terbagi untuk mengurus Rafa dan lain lain,jadi sekarang Aku mau ajak Kamu makan sama jalan jalan sebentar,mau kan?"
"Mau siiih,tapi Rafa gimana?"
"Rafa aman sayang,dirumah kan ada Papa sama Mama nginep dirumah."ujar Radit.
"Beneran aman?nanti kalau rewel gimana Sayang.kasian Rafa,apalagi seharian udah Aku tinggalin,lain kali aja Pi,perginya.Mami juga pengen cepet pulang,mau mandi,mau ngurusin Rafa terus mau ngerjain tugas kuliah juga."Ujar Bilqis bwralasan.
"Oh ya sudah kalau begitu,tadinya Aku pengen berduaan sama Kamu,makan terus nonton,tapi kalau Kamunya ga bisa ya sudah,Kita langsung pulang,memang kasian juga Rafa,sudah terlalu lama Kita tinggal!"ujar Radit yang pandangannya terfokus kedepan.
"Maaf ya sayaang,Aku jadi ga enak!"
"Ga papa Honey,Aku seneng Kamu memprioritaskan anak kita dibanding kesenangan Kita.Karena Aku pikir,Kamukan masih muda,takutnya ingin jalan jalan sehabis pulang kuliah,seperti anak anak seumuran Kamu,nongktong dicafe,kumpul sama teman sebaya,clubbing atau sekedar window shoping ke Mall."Jcap Radit sambil melirik sekilas kearah sang Istri dan kembali fokus menyetir mobilnya,walaupun.
"Hahaha ya ampuun,suamiku perhatian banget.Aku udah ga kepengen kayak gitu Maaas,sekarang ini kalau ada waktu,Aku hanya ingin habiskannya dengan suamiku dan Anakku.Kita nongkrongnya bertiga aja.dulu juga kan Aku gak suka nongkrong nongkrong gitu Mas,paling senengnya pergi sama Teteh,emang sih suka pergi juga sama temen,tapi ga pernah nongkrong2 apalagi sampai clubbing segala,Aku ga pernah sama sekali Mas,walaupun ada yang ngajakin Aku,tapi selalu Aku tolak.Aku ga ada minat sama sekali,mending dirumah ngurusin Rafa sama ngecengin cowok!"
"Hah!ngecengin cowok?"sentak Radit kaget.hampir saja Dia menginjak remnya namun Radit berusaha tenang walau hati merasa was was.
"Iya Honey,ngecengin Kamu.Ngecengin suami sendiri."ujar Bilqis sambil tertawa melihat ekspresi sang suami yang nampak lega mendengarnya.
"Kamu nih ngagetin aja,Aku pikir ngecengin siapa!"
"Lagian Papi aneh,kalau dirumah ya pasti ngecengin suami lah,masa Pak supir!"
"Hehehe,Kamu nih sekarang pinter ngegombal,Aku jadi ga ngeuh maksud Kamu,Aku pikir ngecengin temen kuliah!Awas aja kalau berani macem macem."Ancam Radit tegas.
__ADS_1
"Ya ga akan berani macem macem lah,bagi Aku ga ada laki laki lain yang lebih menarik dari pada Kamu sayang!"ucap Bilqis sambil mencoel dagu sang Suami.
"Ahhh yang bener!"
"Ya bener doong,masa bohong."
"Buktinya mana?"Tanya Radit menggoda sang Istri.
"Memang mau bukti apalagi sih?"
"Aku mau nerusin yang pagi tadi!"
"Maksudnya?"Tanya Bilqis tak mengerti.
"Itu loooh yang pagi tadi Kamu nemplok dipangkuan Aku,Kita terusin yuk.Kayaknya seru kalau nyobain dimobil,kan belum pernah!"ajak Radit sambil senyam senyum oenuh harap.
"Iiih Papi nakal,lain kali aja sayang,Aku udah kangen sama Rafa.Kasian Dia kelamaan nungguin Kita,nanti lagi aja ya sayaang!"tolak Bilqis halus.
"Lain kali aja yaah sayang,ini udah sore badan Aku lengket,bau acem."ucap Bilqis beralasan karena memang Diapun merasa tidak nyaman dengan tubuhnya yang terasa lelah,karena seharian ini berkutat dikampus.
"Aku suka kok bau acem Kamu yang,yuk sekarang aja,mumpung ada tempat sepi didepan!"
"Jangan sayaang,nanti aja dirumah,pleaseee ya.nanti lagi aja gampang,masih banyak waktu!"
Radit diam seribu bahasa,padahal Dia sampai tergesa gesa menjemput sang Istri agar kejadian yang tadi pagi bisa dilanjutkan kemudian berjalan jalan sebentar untuk sekedar makan berdua,Radit sampai meninggalkan meetingnya namun sekarang harus gigit jari,Dia sudah membayangkan didalam mobil itu akan menggema suara ******* dan erangan dari mereka berdua,namun sayang Bilqis menolaknya dengan alasan yang menyebalkan.
"Sayaang,kok diem aja?Jangan marah dong Honeyyy,nanti Aku goyangya dikasur aja ya!"
"Nggak ah,udah biasa,bosen disitu terus!"ujar Radit sambil cemberut,membuat Bilqis tergelak melihatnya karena menuritnya ekspresi sang suami sangat lucu.
__ADS_1
"Uuhh sayaang,Iya nanti dimobil,tapi jangan hari ini ya sayaang,hari ini Mami beneran cape banget tefus juga kangen banget sama Rafa,Aku jadi kayak ibu ibu yang menelantarkan Anaknya."
"Pokoknya nanti Mami akan manjain Papi habis habisan,tunggu aja tanggal mainnya!"ucap Bilqis sembari mengecup Pipi sang Suami.
********
Kini Mereka sampai dikediaman Mereka,kedatangannya langsung disambut oleh Mertuanya,namun ada pemandangan lain.Sang Kakak Nisha ternyata ada disana juga.
"Eh ada Teteh sama Iday,seneng banget yeaay jadi rame dirumah!udah lama teh?"Ujar Bilqis setelah mencium tangan kedua mertuanya,lalu menghambur kearah Nisha.Radit menggendong Rafa dan menciuminya dengan gemas,kedua mertuanya tampak begitu santai dan bahagia bisa momong Cucu mereka.
"Qis Mama gaenak, Teteh bawain segala macem.Ada Mie kocok,dodol,Cuanki sama peuyeum favorit Papa,jadi ngerepotin,makasih loh Nish!"
"Iya Ma,oleh oleh dari Bandung,Iqis kemarin cuma bawa sedikit hehe."ujar Bilqis.
"Maaf ya Tante,ga bawa Apa apa,cuma bawa makanan ala kadarnya aja!"
"Ihhh Kamu suka gitu,justru ini makanan favorit banget,dan asli ini lebih enak dibanding tempat mama beli ditempat langganan."
"Makasih banyak kalau Tante suka.!"
Mama sibuk menghidangkan makanan dan oleh oleh yang dibawa Nisha,sementara yang Radit mengajak main Rafa dan Iday ditaman belakang sambil melihat ikan ikan koi yang jumlahnya sangat banyak dikolam itu,Papa menghampiri Radit dan ngobrol seputar perkembangan perusahaan mereka.Sedangkan Nisha tampak menarik lengan sang Adik menepi dari orang orang sekitar,membawanya ketempat yang agak sepi.
"Ada apa Teh,pake sembunyi sembunyi begini!"
"besok anter Teteh kehotel Samantha,ada yang mau Teteh selidiki!"
.
.
__ADS_1
.
*********