
Sudah 2 bulan ini hubungan Nisha dan John renggang,bahkan Nisha memilih tidur bersama sang Anak,Semenjak kejadian waktu itu,Nisha benar benar memegang kata katanya,Dia sama sekali tidak peduli pada John.
Hatinya seakan akan benar benar sudah sakit hati dengan tindakan John,Dan Nisha menutup pintu damai dengan Lelaki itu.
Namun dihadapan sang Anak dan mertuanya,Nisha sangat pandai bersikap sehingga Mereka tidak menyadari hubungan dingin antara Nisha dan John.Laki laki itu berulang kali meminta maaf dan membujuk Nisha,namun sayangnya hal itu sama sekali tidak berpengaruh,Nisha sama dekali tidak bergeming.Dia tetap dengan sikapnya cuek dan acuh pada John,membuat Lelaki itu benar benar putus asa.John tidak mengira Nisha akan sedemikian marahnya.
John bingung harus bersikap bagaimana,Istrinya itu selalu menghindarinya,setiap Jphn ajak diskusi untuk memperbaiki hubungan Mereka namun Nisha selalu menolaknya.
Malam semakin larut,Selama dua bulan ini,Kegiatan John saat pulang larut malam adalah pergi kekamar Haidar,untuk melihat Istri dan Anak sambungnya.Diam diam.Dia selalu mwndekati Nisha,Dia berikan sentuhan sentuhan lembut pada sang Istri untuk mengobati kerinduannya,kadang John menciumnya diam diam.Semua itu tidak Nisha sadari.
John sampai bingung sendiri entah bagaimana cara mengambil hati Nisha,entah sampai kapan Dia menghukumnya seperti ini,rasanya benar benar tersiksa,Nisha behotu dekat tapi sulit digapai dan sulit ditaklukan.pikir John.
******
Pagi ini seperti biasa Nisha sibuk dengan rutinitasnya sebagai Istri dan seorang Ibu,sedari pagi sudah berkutat didapur,mempersiapkan sarapan Untuk sang Suami,Anak juga mertuanya,apalagi Ibu mertuanya kini terlihat kurang sehat,Nisha membuatkan bubur khusus untuk sang Mertua,itulah mengapa kedua mertuanya begitu menyayangi Nisha,selain cantik dan pandai memasak,Nisha juga begitu sayang dan perhatian pada Mertuanya.
Jhon memperhatikan aktivitas sang Istri,Diapun mendekati Nisha,kalau dulu Dia akan memeluknya dari belakang,kali ini John tidak berani kecuali saat Nisha tertidur tentunya.
"Ma..!"panggil John pada sang Istri.
"Hemmmh!"jawab Nisha sambil pura pura sibuk,padahal sebenarnya sudah selesai.
"Buatkan Papa bekal makan siang,sudah lama Papa ga dibuatin bekal,dan kalau ada waktu,Mama mampirlah kerumah sakit.Papa ingin kenalinĀ Mama ke temen temen!"
"Aku udah kenal kok,gausah dikenalin,cewek yang kegenitan itukan,dokter gadungan yang suka gangguin suami orang!"gumam Nisha pelan namun John masih bisa mendengarnya.
"Mama masih aja cemburu sama Dia,sudah berapa kali Papa bilang kalau Dia itu hanya rekan kerja biasa,Ma."ucap John sembari tersenyum.
__ADS_1
"Udahlah Aku gamau bahas,kalau mau dibuatin bekal sekarang Aku buatin!"
"Kok galak banget sih,Aku kapan dimaafin nya Nish,udah 2 bulan lho Aku dihukum sama Kamu,Aku kangen pengen peluk Kamu,Yang...Kamu istri Aku!"ucap John.Nisha hanya diam tak bergeming mendengar keluh kesah John,ada perasaan bersalah dihatinya,tapi Nisha masih belum mau memaafkan John.
"Boleh peluk ga Sayang Aku kangen!"bisik John memberanikan diri memdekati sang Istri dan memeluknya,menghirup dalam aroma sang Istri yang sangat memabukkan.
"Kalau sekarang Aku ga ada kerjaan,Aku udah culik Kamu kekamar,Aku mau Kamu Nish!"Nisha tersipu mendengar bisikan maut sang Suami.
"Udah Pa,malu diliat sama si Bibi!"Terpaksa John melepaskan pelukannya.
"Ya sudah makan siang ini akan Aku antar nanti setelah antar Haidar Aku akan mampir ke rumah sakit!"ucap Nisha.
"Makasih ya sayang,Aku akan tunggu kedatangan Kamu!"ucap John antusias.
*******
Seperti biasa Nisha menyempatkan waktu untuk mampir kerumah Bilqis,wanita cantik itu rindu pada Adik dan juga keponakan keponakannya.
"Teteh meni geulis pisan ih,emang mau kemana?"Tanya Bilqis sembari memperhatikan penampilan Nisha dari atas kebawah.
"Ya ini mau main kerumah Kamu,Teteh sebenernya pengen ngajak Kamu ke Mall,udah lama banget ya Kita nggak jalan berdua,teteh pengen perawatan kesalon sekalian shoping juga."ucap Nisha.
"Iqis bukannya gamau Teh,teteh lihat sendiri Iqis riweuh sama Rafa juga sikembar 3,sekarang mah kalau mau kemana mana harus nunggu Pak Bos libur dulu,ga bisa pergi sembarangan teh!"ucap Bilqis.Mereka berdua pun menuju kamar Bilqis.
"Yaaah,susah ya ngajak adik Aku yang rempong ini!"ucap Nisha pra pura kecewa.
"Oh iya teh,kemarin kemarin katanya Kak John curhat ke Si Aa,kalau Teteh ngemusuhin Kak John,katanya udah berbulan bulan Teteh cuek sama Dia,makan sendiri,tidur sendiri,kayak yang ga punya Istri katanya Teh,Dia minta saran gimana caranya supaya bisa menaklukan hati Teteh yang dingin sedingin pegunungan alpen hihihi!"
__ADS_1
"lebay!"ucap Nisha sinis.
"Beneran Teh,Kak John curhat ke si Aa!"ujar Bilqis lagi.
"Iya sama Teteh dimusuhin,habisnya kesel punya suami tukang janji dan tukang bohong,Teteh ga suka!"Nisha pun menceritakan detil awal mula Nisha dan John bermasalah.Memang antara Nisha dan Bilqis sudah tidak punya rahasia apapun diantara Mereka berdua.Kakak beradik itu selelu saling menasehati apabila Mereka sedang ada masalah.
"Kasian atuh Teh si Kak John dicuekin sama Teteh,gimana kalau nanti Dia berpaling dari Teteh,Dia takluk sama perempuan itu!"ucap Bilqis.
"Ahhh itu mah terserah Qis,Teteh gak akan peduli,kalau Kak John memang sayang samaTeteh seharusnya Dia ga seperti itu,Dia lebih mengutamakan istri,bukan malah orang lain yang didahulukan!"
"Iqis ngerti Teh,tapi Iqis harap masalahnya ga sampai berlarut larut,Iqis ingin Teteh sama Kak John selalu rukun,saling sayang,saling cinta.Kalau saran Iqis sih,Teteh maafin aja Kak John,kasih Dia kesempatan,Dia paati ounya alasan kuat kenaoa sampai seperti itu ke Teteh.Jangan galak galak Teh,kasian Kak John!"
******
Setelah beberapa jam menghabiskan waktu dirumah Bilqis sembari bergosip dan bercurhat curhat ria,kini Nisha sudah sampai di rumah sakit tempat sang suami bekerja.Dia bergegas menuju ruangan suaminya,Dia sedikit merapikan penampilannya,Nisha ingin John mengagumi dan memuji penampilannya.Nisha bergegas keruang John dengan begiti semangat.Pelan pelan Nisha membuka pintu ruangan sang suami.Hatinya mencelos saat dikihatnya ada perempuan yang sama sekali tidak ingin dilihatnya iti ada doruangan suaminya,tampak berbincang begitu akrab.
Sampai sampai Aneke begitu dekat dengan suaminya,seperti hendak menciumnya,dan John entah kenapa Lelaki itu hanya diam saja diperlakukan seperti itu oleh Aneke,membuat Nisha benar sangat marah.
"Oh my God,apa disini tidak ada Laki laki lajang,sampai sampai perempuan ini selalu mencari kesempatan untuk mendekati suamiku!"pekik Nisha membuat John sangat kaget melihat kedatangan Nisha yang tiba tiba,dan Aneke salah tingkah disindir seperti itu.
"Ma...Papa pikir Mama ga jadi kesini!"ucap John lembut,berusaha menenangkan sang Istri.
"Dasar perempuan gatau malu,udah tau Lelaki ini sudah punya Istri tapi Kamu masih saja menggodanya,keluar sana,jangan pernah dekati suami Aku lagi,atau Aku jambak dan Aku seret Kamu!"Ancam Nisha,begitu murka,wajahnya sangat menakutkan.
"Nisha!"Bentak John.
.
__ADS_1
.
********