TERPAKSA MENIKAHI BUJANG LAPUK

TERPAKSA MENIKAHI BUJANG LAPUK
Makan Malam


__ADS_3

Setelah serangan dipagi hari yang menggelora,Nisha benar benar tampak kelelahan,Dia tampak sangat lelap.Membuat John tak tega untuk membangunkannya.Sementara Dia sendiri terpaksa harus meminta ijin untuk cuti satu hari,Akibat dari percintaan Mereka yang membuatnya sampai lupa waktu.


John melangkahkan kakinya menuju dapur,setelah membersihkan dirinya.Dia berencana ingin membuatkan Sarapan Istimewa untuk Nisha.


Para pelayan dirumahnya begitu terkejut melihat kehadiran Tuannya ada didapur,dan tampak sibuk menyiapkan bahan bahan yang diperlukannya untuk membuat masakan istimewa untuk Istri tercintanya.


"Tuan,apa yang bisa Saya bantu!"Ucap salah seorang pelayannya.


"Tidak perlu dibantu apa apa Bi,Saya cuma mau masak yang sederhana!"Ucapnya ramah dengan senyum manisnya membuat si pelayan tersipu.Siapa sih yang tidak baper disenyumin dokter setampan majikannya,batin sang pelayan.


John tampak memotong sayuran dengan kaku,Dia memang jarang atau bisa dikatakan tidak pernah memasak sama sekali.Terakhir memasak mungkin saat Dia masih remaja.Namun kali ini Dia memberanikan diri bereksperimen,demi menyenangkan sang Istri.


Dia pernah mendengar cerita dari Radit,kalau Bilqis senang sekali dibuatkan masakan suaminya.Dan tampaknya John tak mau kalah,walaupun tidak selihai Radit,tapi Dia juga bisa melakukannya.Selain sebagai seorang dokter Dia juga bisa melakukan hal yang lain.John sudah membayangkan bagaimana senang dan takjubnya sang Istri kalau Dia melihat Dia pandai memasak.


Memasak sembari pikiranya kemana mana ternyata susah,akhirnya omlete sayuran yang dibuatnya sedikit gosong,wajahnya tampak kecewa.Ingin mengulang kembali masakannya,namun Dia takut gagal dan takut jadi lebih parah dari yang telah dibuatnya.Akhirnya Dia memutuskan untuk memberikannya pada sang Istri.Dengan dihias sedemikian rupa ala ala chef hotel.


Kemudian Dia membawa kekamarnya.Sang pelayan yang meilhatnya senyam senyum dibuatnya.Baru kali ini Dia melihat majikannya turun kedapur.


*****


"Selamat siang Princes,baru bangun ternyata!"John tertawa melihat penampilan sang Istri yang masih berantakan namun terlihat seksi dimatanya.rambutnya acak acakan wajahnya masih muka bantal itu terlihat sedang mengumpulkan kesadarannya.tubuhnya hanya diselimuti selimut sebatas dada.


"Aduuuh aduuuuh,kacian banget siiih.Sampai hilang kesadaran begini,saking capenya ya!"Nisha mengangguk lemah.


"Papa bawain apa itu?"Tanya Nisha.


"Ini sarapan spesial buat Mama,Papa masak sendiri lho ini!"ucap John bangga.


"Yang bener Pa,mana coba Aku mau cobain!"Saking antusiasnya Nisha sampai tak sadar kalau selimutnya melorot kebawah sampai memperlihatkan dadanya yang indah.Membuat John hanya mematung menatapnya dengan mata berbinar.Nisha langsung memandang ke tempat suaminya terfokus.


"Ihhhh Papa!"Nisha langsung melilitkan kembali selimutnya dengan wajah memerah.


"Hahaha,bilang aja mau godain suami,pake pura pura jerit segala."


"Dari semalem juga udah digodain emangnya masih kurang?"

__ADS_1


"Iya masih kurang,emang boleh nambah?"Tanya john menggoda dengan menggigit bibir bawahnya.Nisha langsung menimpuknya dengan bantal,dan bergegas menuju kamar mandi.


*****


Selesai membersihkan dirinya,Nisha menghampiri John,kemudian Dia memberikan masakan hasil kreasinya pada Nisha.


Nisha tampak senyam senyum melihat omlet yang sedikit gosong yang dihias dengan saos berbentuk hati di mana mana.


"Ayo cobain sayang,dijamin Kamu bakalan merem melek saking enaknya,lebih enak dari yang tadi pagi!"Ucapnya dengan sangat percaya diri.


"Ah yang bener!Nisha mengambil pisau dan garpu,memotonya kecil dan langsung melahap ke mulutnya.Namun Dia langsung diam sejenak,karena rasa omletnya benar benar tidak karuan.rasa asin,terlalu gurih dari micin dan bau amis,karena dalamnya masih mentah,sedangkan luarnya gosong.


"Gimana Sayang?enakkan?"Tanya John.Melihat ekspresi wajah Nisha yang tidak terbaca.


"I-iya enak."ucap Nisha bohong.


"Ya sudah habiskan,ya.Aku sengaja masak ini bersusah payah."


"I-iya!"


"Ga usah Pa,biar buat Aku aja semua!"Wajah Nisha tampak panik,namun John keukeuh ingin mencobanya.


"Kenapa sih,Akukan ingin romantis romantisan sama istriku,Aaaaa!"Jhon membuka mulutnya lebar lebar.Terpaksa Nisha menyuapinya.


"woelkk!


"Kok gaenak banget rasa hiiii,bikin mual begini.Sayang kok ga bilang kalau rasanya ancur begini!"Wajah John tampak bergidik jijik sekaligus meringis memandangi omlet buatannya.


"Kan Papa sudah susah payah masakin buat Aku,ya walaupun rasanya sedikit keasinan!"


"Itu sih bukan sedikit keasinan,tapi memang rasanya ga karuan."


"Ya sudah lebih baik Aku ambilkan makanan yang baru buat Kamu.Kasian Kamu pasti laper banget!"


********

__ADS_1


Malam harinya kedua sejoli itu makan malam ditempat yang sangat indah dan romantis,John sengaja mengajak Nisha restaurant mewah untuk membayar kesalahannya karena sudah membuatkan makanan yang rasanya sangat tidak karuan,tapi Nisha begitu baik dan justru mengapresiasi usahanya,Dia bahkan memaksa untuk menghabiskannya,namun untungnya John segera membuangnya.


Dan malam ini penampilan Nisha sangat cantik,anggun dan elegan.Memakai gaun berwarna marun dengan potongan Aline selutut,membuat John memandangnya dengan terpesona.


Mereka sudah berada ditempat yang sudah John siapkan.Makan malam romantis itu hanya untuk Mereka berdua,karena Haidar masih betah bersama eyangnya.


"Suka nggak tempatnya Sayang?"Tanya John.Sembari memakan steik yang ada dihadapannya."


"Suka banget Pa,ini romantis banget suasananya.Makasih ya udah ajak Aku kesini!"


"Iya Sayang,Aku justru yang harus berterima kasih karena Kamu mau menerima ajakanku kesini setelah Aku racuni tadi!"Keduanya teryawa tawa.


"Papa ada ada aja,masa diracuni.Justru Aku seneng dimasakin kayak gitu,Aku ga nyangka ternyata suamiku sangat romantis."


"Dan buat Aku,omlet yang tadi otu menuritku bukan racun tapi pelet!"


"Soalnya Aku semakin tergila gila sama Kamu!"Ucap Nisha,membuat John menggeleng gelengkan kepalanya sambil tertawa.


"Ternyata Istriku selain pandai di ranjang,pandai juga ngegombal!"Membuat Nisha tersipu malu.


"Oh iya sayang,bqgaimana kalau Kita berbulan madu.Barqngkali ada tempat impian yang ingin Kamu datangi,Kita pergi bertiga bagaimana?"


"Kan udah waktu itu bulan madu ke Semarang!"


"Itu sih kerja bukan bulan madu Sayang!"


"Kemana ya,Kalau Aku sih terserah Kamu aja Pa,asalkan sama Kamu,kemanapun itu paati menyenangkan!"


"Aduh aduh,dari tadi hidungku hampir mau terbang gara gara digombalin terus sama simungil ini!"


"Ayo dong mungil maunya kemana?"


"Terserah aja Pa,Mama bingung kemana!"


"kemana ya?"

__ADS_1


*******


__ADS_2