TERPAKSA MENIKAHI BUJANG LAPUK

TERPAKSA MENIKAHI BUJANG LAPUK
Bahagia


__ADS_3

Radit menatap Bilqis yang masih terlelap setelah pergumulan panas pertama mereka,tak henti hentinya Radit tersenyum,tidak menyangka akhirnya hal yang diidam idamkannya itu terjadi juga.Akhirnya pria matang itu mendapatkan gadis kecil itu seutuhnya.


Bilqis perlahan mengerjap ngerjapkan matanya,kepalanya masih agak pening dan tubuhnya pun lemas,mungkin efek pelepasan yang sangat luar biasa yang baru Dia rasakan untuk pertama kalinya.tubuhnya terasa remuk redam,lemah rasanya,walaupun tak dapat dipungkiri rasa itu benar benar luar biasa pikirnya.


Pelan pelan Bilqis mencoba bangun dari tidurnya,Dia ingin pergi kekamar mandi,rasanya tak nyaman dengan tubuhnya yang terasa lengket,Bilqis ingin secepatnya membersihkan diri,namun Dia merasakan sakit dan perih dibawah perutnya.


"Awww...Ssshhhh saakiit"Bilqis mengerang.Saat mencoba bangkit dari tidurnya,kemudian Dia terduduk diranjangnya,tubuh polosnya terbalut selimut.


"whats wrong honey (kenapa sayang)?"


"Kamu mau ke kekamar mandi?"Tanya Radit membuat Bilqis kaget sekaligus malu.


"Sebentar Honey,biar Aku siapin air hangatnya,tunggu ya"ucap Radit sambil berlalu kekamar mandi.Kemudian Radit mengisi bathub dengan air hangat,lalu dimasukkannya sabun cair dan tidak lupa menambahkan aroma terapi essential oil,yang membuat tubuh menjadi relax,apalagi setelah pergumulan panas mereka.


"Honey,airnya sudah siap"ucap Radit sambil tersenyum menatap Istrinya yang berantakan karena ulahnya,rambutnya berantakan,wajahnya pucat,bibirnya bengkak akibat sengatan Radit yang rakus,yang terus menyesapnya seperti tidak pernah puas,dan tentu saja kissmark bertebaran dimana mana,seperti macan tutul yang tidak berdaya,membuat banyak tanda kepemilikan. Radit tersenyum bangga dengan perbuatannya.Apalagi saat melihat bercak darah di seprai putih dekat tempat yang diduduki Bilqis,membuatnya merasa menjadi lelaki paling beruntung didunia,karena mendapatkan gadis secantik Bilqis yang pandai menjaga dirinya.Seulas senyum menyembul diwajah tampan itu.


Bilqis membuang muka,rasanya Dia tidak ada keberanian untuk menatap lelaki dihadapannya itu,pipinya merona merah ditatap mesra seperti itu,apalagi masih terbayang dengan jelas saaat keduanya menggila dikuasai hasrat yang bergelora tadi.Rasanya Dia inginberswmbunyi saja.


"Kenapa Honey"Radit dengan cepat menghampiri istrinya,dan meraih dagunya.membuat Bilqis langsung menutup mata"


"Kamu kenapaHoney?"Tanya Radit sambil tersenyum.Dia gemas melihat Istrinya yang malu malu,apalagi sampai pipinya memerah kayak tomat.


"Kita mandi berdua yuk!"Ajak Radit dengan semangat.


"jangan Yang,Aku malu"ucap Bilqis sambil membuang muka


"Ngapain malu,Aku udah liat semuanya kan,dan udah ngerasain semuanya juga"ucap Radit masih tersenyum melihat istrinya yang begitu menggemaskan.

__ADS_1


"Malah tadi ada teriak teriak aaacchhh,aaahhhh enak yaaang"Goda Radit oada Istrinya yang menggemaskan itu,yang langsung dibalas Bilqis dengan cubitan manjaaaahh diperutnya.


"Ayo sayang,keburu dingin airnya!"ucap Radit lagi,yang hanya memakai celana pendek saja.


Bilqis melilitkan selimut ditubuhnya,Jangan sampai suaminya itu melihatnya lagi dalam keadaan polos.


"Honey,selimutnya dilepas aja ya,ribet.kan mau mandi"pinta Radit.


"Ngga mau Yang,Aku malu"tolak Bilqis


"Gapapa Honey,Aku udah liat semua,bentar lagi juga kita akan melakukannya lagi"ucap Radit tanpa dosa.


"Maksudnya?"Tanya Bilqis dwngan wajah panik.


"Hehe ngga ga maksud apa apa"elak Radit.


Dengan cepat radit menggendong Istri kecilnya itu ala bride style dengan tubuh polos.Bilqis tidak kuasa menolaknya.


Radit perlahan menggosok punggung mulus istrinya,kemudian tangganya bergerak kedepan dan memainkan dua squisy itu dengan penuh penghayatan,walaupun sempat diprotes Bilqis,namun tetap saja tangan nakalnya susah dikendalikan,membuat Bilqis pasrah dengan yang dilakukan Suaminya itu.


"Sayang, gantian gosok punggung Aku dong!"pinta Radit.Bilqis pun manut manut saja,perlahan digosoknya punggung kokoh itu dengan telaten lalu Radit meraih kedua tangan Iatrinya agar tubuhnya lebih merapat,dapat Radit rasakan kedua benda favoritnya itu menempel dipunggungnya membuatnya merasakan hangat dan kenyalnya benda itu.


"Katanya ga akan macem macem"protes Bilqis.


"Ya memangnya macem macem gimana,kan cuma gini doang"Ucap Radit dengan datarnya,sambil meletakkan tangan Bilqis di pusakanya yang menjulang kokoh


"Mas iiihhhhh"Bilqis protes lagi sekaligua malu.

__ADS_1


"cuma minta dielus elus manja sama tangan mungil istriku yang halus"Ucap Radit yang selalu mencari kesempatan sambil terkikik senang.Bilqis pun manut manut saja pasrah.


.


.


Setelah satu jam mandi bersama ,dengan tingkah laku Radit yang selalu mencari kesempatan dalam kesempitan,akhirnya mereka selesai juga.Mereka kini sama sama mengenakan kimono,rambut basah Bilqis digulung dengan handuk.


"Sayang Kamu laper ga?"tanya Radit,Bilqis mengangguk dengan cepat,tentu saja perutnya itu minta diisi,setelah hampir semua tenaganya terkuras akibat pergulatan pertama mereka.


"Mau makan apa hemmhh?"tanya Radit dengan lembut sambil mengelus pipi Istrinya dengan ounggung tangannya.


"Mau Sop buntut kayaknya enak,sama ayam goreng."


"terus apalagi?"tanya Radit


"Kamu harus banyk makan sayaaang,karena nanti Kamu bakalan kewalahan setelah ini"ucap Radit.


"dejeda dong Mas...kan masih banyak waktu"pinta Bilqis


"Gabisa sayang,Aku harus kejar setoran..biar cepet cepet ada bayi diperut mu ini"ucap Radit sambil.mengelus elus perut Istrinya dengan sayang.


.


.


.

__ADS_1


*******


😊😊😊😊mohon dukungannya Bestie,Vote dan like sebanyak banyaknya,jangan lupa Hadiahnya bestie hehehe


__ADS_2