TERPAKSA MENIKAHI BUJANG LAPUK

TERPAKSA MENIKAHI BUJANG LAPUK
Syukuran


__ADS_3

Begitu pekerjaannya selesai Nisha pun tak sabar bertemu sang buah hati,Diapun segera  menjemput Haidar disekolahnya.Dan pucuk dicinta ulam tiba begitu sampai disana Haidar sedang syik membaca buku,hobi yang selalu dilakukannya itu.Nisha begitu bangga karena buah hatinya ini begitu suka akan membaca,hobi langka Anak jaman sekarang.


Haidar begitu terpaku pada buku yang dibacanya sehingga Dia tidak menyadari kehadiran Nisha.Nishq beridir terpaku sembari senyam senyum menatap sang Anak.


"Mamaaa!"Haidar langsung menghambur memeluk Nisha begitu menyadari sang Ibu sudah berdiri dihadapannya.


"Tekun banget sih Anak Mama,sampai sampai ga dilirik sama sekali,padahal Mama dari tadi sudah berdiri didepan Iday,baca Apa sih?"Tanya Nisha penasaran.


"Buku baru yang dibeliin Papa seru banget ini Mah."Ucap Haidar sembari menunjukkan buku itu pada Nisha.


Nisha mengusap kepalanya dengan penuh kasih sayang lalu merangkul menuju mobilnya.


Rasanya baru kemarin Nisha mengandung dan melahirkan Haidar,namun bocah kecil itu sudah besar dan sifatnya lebih dewasa melebihi usia Anak sebayanya.Kadang ada perasaan takut dalam diri Nisha takut sang Anak memendam rasa marah,kecewa,benci oadanya apalagi semenjak kematian Dimas yang merupakan Ayah kandungnya,sifat Haidar semakin pengertian dan lebih mandiri.


"Iday bahagia nggak?"Tanya Nisha yang tidak melapaskan rangkulannya didalam mobilnya.


"Bahagia dong Ma!"


"Kenaoa bahagia?alasannya apa?"


"Iday punya Mama yang cantik dan Papa John yang begitu sayang sama Iday."


"Iday Sayang Papa John?"


"Sayang banget dong Ma,Papa itu sahabatnya Iday,Papa John sangat baik,Papa John juga sering bilang kalau Papa Dimas itu selalu ada untuk Iday,untuk itu Iday harus selalu mendoakannya Ma"


Mendengar hal itu membuat perasaan Nisha terharu.Berarti yang ditakutkannya selama ini meleset.


Begitu sampai dirumah,kedua Mertuanya tampak santai diruang keluarga sembari menikmati kudapan yang dihidangkan yang dibuat asistentnya.Haidar dengan santu mencium tangan Mereka.


"Gimana hari pertama kerja Nish?menyenangkan?"Tanya Ibu mertuanya.


"Ya lumayan Bu,Nusha harus terus banyak belajar,soalnya ya masih baru,masih banyak yang harus dipelajari juga dikerjakan"


"Ya syukurlah yang penting Kamu happy,Kamu jalani ini untuj mengisi waktumu,jangan sampai Kamu terbebani!"


"Iya Pak!"Ucapnya pada sang Ayah mertua.


Kemudian Nisha beranjak kekamarnya,membersihkan diri dan membantu asistent rumah tangganya menyiaokan hidangan makan malam untuk keluarganya.


Apalagi John sangat senang bila memakan masakannya.John sangat suka makanan yang nanis manis,sehingga Nisha membuatkan Ayam kecap juga tempe bacem,sedangkan untuk mertuanya,sudah ada ahli gizi yang menyiaokannya untuk makanan diet mereka.


Nisha tampak bahagia,Dia jalani semuanya dengan senang hati.


Saat sedang asyik memasak tiba tiba ada yang melingkarkan tangan kokoh dipinggangnya.Nisha bisa menebak kalau itu adalah suaminya.Dari wangi parfumnya yang maskulin,juga lengan berbulunyabitu tentu saja Dia adalah John.


"Kok tumben sudah pulang kerjanya Sayang!"ucap Nisha sembari mengahdap kearah John kemudian mencium bibirnya.


"Iya sengaja sayang,Aku pulang awal untuk Istri kesayanganku ini."


"Tumben banget nih gombal begini,jangan jangan ada maunya?"


"Iya maunya makan,makan Kamu!"


"Ish itu terus maunya...!"


*******


Kediaman keluarga Bilqis selalu meriah,apalagi kini ditambah sepupu bule Radit yang sengaja numpang hidup dirumahnya,walau kadang bulak balik kerumah opa omanya,namun Boy lebih nyaman berada dirumah omnya yang judes dan galak dibanding di rumah Oma Opanya.


Seperti terlihat sekarang Radit sudah bersiap siap pergi kerumah sakit untuk memeriksakan kandungannya.Radit tampak sudah siap,menunggu Bilqis turun dari kamarnya,karena Istrinya itu memang selqlu lama bila berdandan.


"Mau kemana nih ABG tua Kita,ajak ajak dong om kalau mau pergi!"Ucap Boy mendekati om juteknya sembari menggendong salah satu ponakan kembarnya.


"Ok Lu,ntar kalau dikasih tau,ikut lagi!"


"Ihhh siapa juga yang mau  ikut sama om om,tar kebawa tua lagi ya de ya!"seloroh Boy sembari berbicara pada keponakannya yang gembil.


"Enak aja Lu bilang tua,pites lu nanti!"ucapnya kesal.


Kemudian datang Bilqis yang sudah berdandan cantik dengan dressnya warna pink girly membuat Bilqis terlihat seperti Anak SMA.Membuat Radit dan Boy melihatnya langsung berbinar.

__ADS_1


"Teteh cantik mau kemana?Aku ikut dong!"Ucap Boy dengan senyum lebar mengagumi kecantikan Bilqis.


"Stop bilang Istri Gue cantik,Dia memang cantik tapi Dia cuma milik Gue!"Bilqis memansang sang suami dengan tatapan sebal.


"Mulai deh nyebelinnya!"orotes Bilqis.


"Jewer aja Teh,paman Tua ini!"


"Eh si Bule kampung ini benar benar ya.pites nih!"


"Kabur yuk Rein,ada Aki Aki ngamuk ihh takuuut!"


Bilqis tertawa tawa melihat tingkah lucu Boy,sedangkan Radit memandang keponakannya itu dengan kesal.


"Sebel banget liat tuh anak disini,udah dimusuhin juga masih aja main kesini terus,ganggu banget!"


"Jangan jutek jutek gitu dong Pi,kasian Boy.Dia suka disini karena disini suasanya rame,Dia kan Anak tunggal.Dia kesepian,orangtuanya kerja terus,dan Dia merasa keluarga Kita ini ramai,seru,menyenangkan.Tapi malah dijutekin terus sama Papi.Jangan bilang kalau Papi cemburu sama Dia.Dia itu udah Aku anggap kayak Adik sendiri.Dari dulu Aku tuh oengen banget punya Adik cowok.Nah lihat si Boy ini Aku jadi ngarasa keinginan Aku dikabulkan.Apalagi Dia itu sweet anaknya."


"swat swi swat swit yang ada Dia itu modus buat deketin Kamu Honey!"


"Papi tuh pikirannya picik terus sama orang.Si Boy aja bilang sendiri kalau Dia itu nganggap Aku udah kayak Kakaknya sendiri,jadi cemburunya Papi itu sama sekali tidak bwralasan,jadi please.berhenti cemburu sama ponakan sendiri.Itu malah bikin oenyakit hati Pi!"


"Iya deh iya,gitu aja marah!"


Abisnya Papi suka susah dibilangin sih,oenyakitnya itu itu terus,kan Aku udah wanti wanti kalau Papi jangan cemburuan.Bisa bisa Aku mabur lagi nanti."


"Jangan dong Sayang,nanti bayi Kita sedih jauh dari Papinya yang ganteng ini."


"Yaudah kalau begitu Paoi jangan suka cemburu bita terus,soalnya Aku gamau dicurigai sama keponakan sendiri.Boy kan keponakan Kita."


"Iya deh Iya,gitu aja marah ini Ayahnya Aku!"


Setelah selesai makan malamnya Nisha bergegas menemui sang suqmi yang terlihat santai sedang memainkan gadgetnya diranjang.


"Tekun banget,lagi kirim pesan ke siapa?"Tanya Nisha curiga.


"Ngga ke siapa siapa Sayang!"


"Yaaang Aku mau nih...!"


"Mau apa?"Tanya John pura pura sembari oandangannya masih mengarah ke ponselnya.


"Ya mau itulah ucapnya sembari mendekati John dan berbaring disampingnya,kemudian tangannya menelusup kedalam kaos John dan membelai belainya dengan manja.


"Besok lagi ya sayang,Aku lagi sibuk ini!"ucap John sembari membelakangi nisha dan fokus pada ponselnya oadahal.Dia tak kuat untuk manahan tawa.Senang sekali John menggoda Istrinya yang agresif itu.


"Cepet sayang,Aku pengen nih,udah nggak kuat!"Nisha menarik tubuh sang suami dan menindihnya dengan cepat kemudian mengambil ponsel sang suami dengan kesal dan menaruhnya diatas nakas.


"Nanti lagi aja sayang,Kan tadi agi udah.Aku mau istirahat.Aku cape!"


"Iiihhh Kamu tuh dosa menolak ajakan Istri.Mau jadi suami durhaka?"ucapnya kesal sembari menvubit pinggangnya.


"Hahaha..mana ada suami durhaka,Kamu nih ada ada aja.Besok.lagi aja ya,Aku mau bobo dulu!"Ucao John,belum puas menggoda sang istri.


"Yaudah Aku mau pergi aja cari yang lain!"ketusnya dan beranjak dari tenoat tidurnya.Namun kemudian John menarik lengannya hingga jatuh menindih tubuhnya.


"Jangan dong sayang,sini puaskan Aku.Aku sudah nggak tahan sebenrnya


Aku hanya ingin menggoda Kamu!"


"Ihhh Papa nih nakal banget!"


Kemudian suara erangan dan ******* pun membahana dikamar mereka.Memuaskan hasrat satu sama lain.


*******


Setelah peegumulan oanasnya,tiba tiba terdengar ketukan dari pintu kamarnya.Membuat Nisha dan John berpandangan,dan bergegas memakai pakaian Mereka.Setelah itu Nisha membuka pintunya.


"Iday...?Ada apa kok belum bobo?"Tanya Nisha heran melihat sang Anak sudaha da didepan pintu.Dia sangat takut bila Anaknya itu menguping kegiatan Mereka.


"Maaf Ma,Iday kebangun terus Iday tiba tiba mau tidur sama Papa dan Mama!"Ucao Haidar.

__ADS_1


"Yaampun Sayang,ya sudah masuk yuk!"ucao Nisha.


"Pa...boleh Iday Bobo sama Mama dan Papa?"Tanya Iday dengan sungkan.


"Sini Sayang...!"ucap John sembari merentangkan tangannya.Kemudian Haidar tidur ditengah tengah Mereka berdua,Lelaki kecil itu tampak nyaman karena Nisha dan John memeluknya.


******


Pagi hari yang cerah dengan mentari menyambut pagi,tampak Haidar sudah bangun terlebih dahulu dan berlalu kekamarnya,disusul Nisha yang pagi ini Dia berencana untuk pergi kerja lebih awal,Dia mulai menikmati hari jarinya sebagai seorang pekerja kantoran.Dan untungnya khawatirannya tentang Raohan tidak berlanjut setelah sang Ayah menjelaskan tentang status pernikahannya.Lelaki itu bahkan terlihat segan padanya,apalagi setelah Ayahnya mengumumkan kalau kelak Nisha lah yang akan menggantikan posisi sang Ayah.


Nisha bergegas menyiapkan sarapan,kemudian menyiapkan keperluan sekolah untuk Haidar juga oakaian untuk suaminya bekerja.


Keluarga itu berkumpul dimeja makan menikmati sarapan pagi yang Nisha siapkan.


Mereka sarapan sembari mengobrol hal hal kecil yang membuat Mereka tertawa tawa.


"Pa,minggu depan ada oentas seni,jangan lupa Lapa dan Mama,Akung sama Uti juga dateng ya,lihat iday tampil dipanggung.Iday ikut drama pertunjukkan!"


"Waah iday keren,berani tampil!"


"Iday berperan sebagai apa nih,pasti jadi oangeran,kan Anak Mama paling ganteng!"


"Iday jadi Pohon Ma,Iday gamau jadi pangeran.Iday jadi pohon yang bijaksana!"


"Waah keren banget sayang,Papa dan semuanya pasti dateng!"ucap John.


"Iya Akung sama uti juga pasti dateng!"


********


Tak terasa kehamilan Bilqis sudah berusia 4 bulan,hari ini Mereka mengadakan syukuran dikediaman mewahnya.Suasana dikediaman Bilqis tampak begitu ramai,semua keluarga besarnya berkumpul,termasuk John dan Nisha Mereka sudah berada disana,selain itu Bilqis juga mengundang teman teman suaminya.


Bilqis begitu bahagia karena Angel dan Denis bisa menyempatkan untuk datang keacara syukuran tersebut,apalgi sudah lama Mereka tidak bertemu,terutama dengan Angel karena memang kesibukannya yang sangat menyita waktu sehingga Angel dan Bilqis baru bertemu sekarang setelah sekian lama.


"Selamat ya Qis,semoga lancar sampai hari melahirkan,Dede bayi dan Ibunya sehat walafiat!"


"Makasih Mba Angel udah nyempetin datang,kapan dong nabah momongan lagi!"Ucap Bilqis pada sang sahabat.


"Nanti deh,kalau Anakku udah agak gedean,lagian ngurus satu aja ouyeng,apalagi Bapaknya sama manja kayak Anaknya!"Bilqis tersenyum meringis karena suaminya pun memang sangat manja,apalagi Anak Bilqis 4 semuanya masih Balita.Bisa terbayang kerepitannya saat bayi yang dalam kandungannya sudah lahir.pasti membuatnya semakin kerepotan.


"Hebat banget nih Bos Radit,tokcer terus ya,ounya istri masih muda kayaknya dihajar terus,sampe nanti bikin kesebelasan."seloroh Denis.


"Ih enak aja kesebelasan,ini yang terakhir Kak.Ini juga sudah diwanti wanti dokter yang terakhir kali,karena Akukan ada riwayat caesar jadi gaboleh hamil lagi!"Ucap Bilqis.


"Iya Qis,kakak cuma bercanda,semoga Kami selalu sehat dan lancar semuanya ya.Doain Kakak suoaya bisa kayak Bis Radit!"Ucao Denis.


"Ngomong ngomong kemana nih si Bos kok ga terlihat batang hidunganya?"Tanya Denis.


"Biasa Kak,lagi sibuk ngurusin ponakannya,Nereka kan dah kayak Tom & Jerry.Berantem twrus kerjaannya."Ucap Bilqis.Dan yang dikatakan Bilqis benar.Boy dan Radit tampak sedang aayik adu mulit gara gara Boy menggandeng tangan Bilqis didepan semua orang,bahkan beberapa orang mengira kalau Boy suaminya,padahal umurnya beda beberaoa tahun dari Bilqks,Lelaki itu lebih muda tapi tamoang bulrnya memeang boros.Namun Boy selelu menikmati omelan dan kecemburuan Omnya itu,bahkan Dia memang sangat senang menggoda Radit.


Acara syukuran 4 bulanan itu berlangsung sangat khidmat,diisi oleh para ibu ibu disekitaran kompleks dirumah Bilqis,kemudian Dia mengundang para yatim piatu dan kaum dhuafa,tak lupa Bilqis mengundang Ustadz populer yang sering tampil ditelevisi.


"Qis,lihat suamiku nggak!"Tanya Nisha begitu acara sudah hampir selesai,Nisha mendapati John tak ada disampingnya.


"Lagi ngobrol sama AA Radit."Oh kirain kemana dicari cari,Aku agak mual ini Qis.Enek perutku.Mungkin gara gara telat makan jadi aja mual begini."


"Yaudah atuh Teteh makan dulu terus Istirahat.Jangan ngapa ngaoain"


"Nanti Aku panggilin Kak John ya,biar dipijitin sama Kak John!"


"Gausah Qis,Teteh mau Istirahat aja Qis,gamau diganggu.Mual,lemes begini."


"Wahhh,jangan jangan Teteh positif nih,kalau dilihat dari tanda tandanya."


.


.


.


*******

__ADS_1


__ADS_2