
"Nisha!"Bentak John.
"Kenapa?Ga terima selingkuhan Kamu Aku bentak,dasar perempuan murahan,cari kesempatan aja buat godain suami orang!"
"Kamu salah faham Nish!"
"Apanya yang salah faham?Aku lihat sendiri tadi Dia nempel nemprl kekamu,udah kayak kuman!"
" Dan Kamu suruh Aku kesini cuma buat nunjukin kalau Kamu lagi enak enakkan sama selingkuhan Kamu,jahat Kamu ?"Sentak Nisha.
"Nggak begitu Nish,Dia hanya ingin membetulkan penampilanku,beberapa jam lagi Kami ada pertemuan dengan Ketua Ikatan dokter!""
"Stop belain Dia,perempuan ini tuh memang belum bisa move on dari Kamu,Dia selalu cari cara buat deket deket sama Kamu!"Sentak Nisha lagi.Sedangkan Aneke tertawa sinis memandang Nisha,Dia begitu senang melihat John membelanya.
"Sudahlah Mas,sepertinya percuma menjelaskan sama orang yang lagi cemburu buta!"ucap Aneke senyum yang mengejek masih mengiasi wajahnya.
"Atau Kamu sepertinya ga percaya diri seperti itu,takut banget ya suami Kamu Aku rebut,apa mungkin karena Kamu hanya seorang janda,sehingga Kamu merasa tidak pantas mendampingi Mas John."
"Justru Kamulah disini yang tidak percaya diri,dasar perawan Tua,apa karena Kamu ga laku,sampai sampai terus saja menempel pada suami orang lain!"
"Sudah cukup,Aneke tolong tinggalkan Kami!"
"Ga perlu,biar Aku yang pergi.Silakan Kamu habiskan waktu berdua sama perawan tua ini,kasian,mungkin Dia masih mengharap bisa berjodoh sama Kamu.Permisi!"Nisha pergi dengan sangat marah namun John segera mencegahnya Dia tarik lengan Nisha untuk kembali keruangannya.
"Lepasin Aku!"
__ADS_1
"Aneke tolong keluar!"bentak John murka.Nisha yang berusaha melepaskan diri dari genggaman tangan John,namun cengkaramannya sangat kuat.Sulit bagi Nisha untuk melepaakan diri.
John kemudian segera mengunci pintu ruangannya dan menghampiri Nisha yang menatap nyalang wajahnya,
"Aku mau pergi kenapa malah dihalangi seperti ini,seharusnya Kamu disini sama perempuan itu,biar kalian berdua puas, Aku gakan ganggu Kamu lagi,Aku nyesel datang kesini,karena setiap Aku kesini,Kamu selalu saja kepergok sama perempuan itu,Kamu jahat,kalau Kamu suka sama perempuan itu kenapa Kamu maksain buat Nikah sama Aku,Aku benci...!"
John langsung membungkan mulut Nisha dengan ciuman mautnya,Dia menarik tubuh mungil Nisha dan menggendongnya seperti koala,kemudian menciumnya dengan beringas.Dia melahap,melumat dan menghisap bibir nisha yang mungil dengan kuat kuat.John terus saja menciumi Nisha dengan rakus,kini Lelaki itu duduk dikursinya dan Nisha masih terduduk dipangkuannya.
John kembali mencium bibir Nisha tanpa ampun,jangan ditanya lagi bagaimana perasaan Nisha,antara kesal,benci,sekaligus terlena sekaligus jantungnya berdetak tak karuan,Dia tak bisa menolak John yang tiba tiba menyerangnya,padahal tidak ada kesiapan sama sekali,Nisha bahkan kesulitan untuk bernafas.menyadari hal itu John melepaskan pangutannya.Segera saja Nisha menghirup udara sebanyak banyaknya.Dia sampai terengah engah,belum lagi jantungannya berdetak tak karuan.
Nisha pikir John akan menghentikan aksi mesumnya,namun dengan santainya Dia membuka kancing kemeja Nisha,hingga terlepas dari tubuhnya menyisakan dalaman berwarna hitam berenda yang menyangga dadanya yang begitu ranum.Tangan John yang kokoh mengusap bahu telanjangnya,Dia kembali menyerang Nisha dan ciumannya jatuh dileher Nisha yang mengeluarkan aroma begitu memabukkan membuatnya begitu candu.Dia telusuri leher,tengkuknya,serta tulang selangka dengan bibir John yang seksi.Dan tangannya sigap membuka dan melemparkan dalaman hitam berenda itu ke sembarang tempat, kedua tangan kokoh Itu meremasnya dengan penuh gairah,sementara bibirnya kembali membungkan bibir Nisha yang mengerang merasakan nikmat tiada tara.
TOK
TOK
Reflesk Nisha menyilangkan kedua tangannya didadanya,tubuhnya kini setengah telanjang.
John menyeringai lebar,melihat Nisha menunduk malu dipangkuannya.Dia mengangkat wajah Nisha sehingga mata Mereka beradu pandang,John membelai pipinya dengan oenuh sayang.
"Aku mungkin sudah terlalu tua untuk bilang sama Kamu kalau Aku jatuh cinta sama Kamu Nish,Cuma Kamu wanita yang Aku sayang,dan cuma Kamu yang membuat hati Aku bergetar.Entah Aku harus bicara apalagi untuk meyakinkan Kamu kalau Aku menikahi Kamu karena hanya Kamu wanita yang Aku inginkan didunia ini!"ucap John sungguh sungguh.Mendengar hal itu mata Nisha berkaca kaca mendengar ungkapan cinta dari Lelaki seksi berbulu dihadapannya.
"Unboxing nya mau dilanjut disini atau nanti dirumah?"goda John yang menangkup wajah cantik Nisha yang merona bagai kepiting rebus.
"Kamu disini aja ya,tunggu Aku.Aku selesaikan dulu pekerjaanku,setelah ini Kita lanjut."ucap John sambil tersenyum.
__ADS_1
"Aku pulang aja!"Jawab Nisha lirih.
"Padahal Aku masih belum puas menikmati tubuh indahmu ini,bisa bisa Aku ga konsentrasi nanti,bayangin tubuh Kamu yang seksi,apalagi....!"John menarik tangan Nisha yang menyilang didadanya sehingga terpampang nyata keindahan tubuh Nisha,dadanya yang begitu ranum menggoda.
"lepasin,dasar mesum!"Nisha mecoba melepaskan tangannya,namun John memeganya dengan begitu kuat.
"Gausah malu malu begitu,Akukan tadi udah lihat,udah cicip sedikit!"bisik John sembari tertawa tawa,membuat Nisha malu sekaligus gemas.
"Tunggu Aku ya sayang,Aku bahkan belum mencoba bekal makanan yang Kamu buat,Aku bawa saja biar bisa langsung dimakan nanti diruang pertemuan!"ucap John,meleoaskan cemngkaraman tangannya.
"Aku pulang aja,tolong cari kemeja dan dalamanku!"
John tertawa melihat penampilan Nisha yang tak karuan karena ulahnya.Kemudian Dia bergegas memungut kemeja Nisha yang teronggok dilantai,sedangkan penyangga dadanya entah Dia lempar kemana!"
"Kamu pakai Jas Aku aja,biar dadanya tertutupi!"Nisha memakainya sambil mengerucutkan bibirnya.
"Lagian main lempar lempar segala sih,kan malu,kalau keliatan gimana!"rengek Nisha manja,Dia bahkan lupa kalau tadi Dia baru saja mengamuk bak singa betina 0ada suaminya,namun sepertinya kemarahan dan kecemburuannya sudah menguap entah kemana,semenjak Lelaki itu melancarkan aksi mesumnya.
"Ga keliatan kok Sayang,nanti Aku cari,gak akan kemana mana kok!"bujuk John.
"Nanti yang tadi dilanjut dirumah ya,Aku udah ga tahan Nish,Kamu benar benar sangat seksi dan menggoda,beruntungnya Aku punya Istri secantik dan seseksi Kamu!"ucap John.sembari membantu Nisha mengenakan kemejanya dan juga Jasnya yang tampak kebesaran ditubuh mungil sang Istri.
"Udah gausah ngerayu terus,sana cepet pergi,orang orang disana pasti sudah menunggu kehadiran Kamu!"
"Iya Istriku sayang yang seksi yang cantik,Kamu jangan marah terus ya,Aku hanya cinta sama Kamu,mau wanita manapun datang buat godain Aku,tapi cinta dan sayang Aku hanya untuk Kamu Mungil.Kamu harus percaya itu!"
__ADS_1
********