
Setelah menghabiskan satu hari pertama untuk liburannya di Kota Roma Italia,Kini Radit dan Bilqis dan juga bayi gembulnya berada di Kota Venesia.Mereka tampak sangat menikmati liburannya,berangkat dari kota Roma ke Venesia yang dijuluki kota terapung itu menggunakan KRL yang ditempuh sekitar 3,5 jam.Kemudian bermalam disebuah hotel mewah disana,dan kini pagi harinya mereka bergegas ke salah satu destinasi wisata yang ada disana,tentu saja yang paling terkenal dari Venizia adalah menyusuri sungai dengan naik gondola,dan melihat keindahan venice dari sana,melewati Rialto bridge yang sangat ikonik di kota Venizia itu.Bilqis tampak sangat bahagia.Tempat yang dulu hanya dilihatnya di televisi dan beberapa majalah,kini Dia berada ditempat itu bersama suami dan Anaknya.Dalam hati Dia tak henti hentinya mengucapkan syukur atas segala nikmat yang diberikan kepadanya sampai saat ini,kadang Dia merasa tidak percaya,kehidupan kini begitu memihaknya.Dulu Dia hanya seorang gadis biasa dan dari keluarga biasa biasa saja,Ayahnyapun hanya usaha pengusaha kecil.Semuanya berubah setelah Dia menikah dengan Radit sang suami,yang dalam perjalanan pernikahannya yang baru berjalan sekitar 2 tahun,begitu banyak peristiwa yang dialaminya dalam kehidupan pernikahannya.Ada tangis ada tawa.Dan sekarang kebahagian meliputinya kembali.
Bisa pergi berlibur bersama Suami dan Anak,menghabiskan quality time bertiga,benar benar begitu membahagiakan.Radit merekam setiap sudut kota yang dilaluinya dengan menggunakan gondola menyusuri grand kanal dan melewati tempat tempat ikonik yang dilalui gondola itu,Radit pun merasa begitu gembira bisa memberikan sedikit waktu untuk Istri dan Anaknya di kota romantis ini,sesekali Radit mencium Pipi sang Istri sambil menyelipkan Anak rambut ke daun telinganya,Dia tersenyum oenuh cinta pada sang Istri yang duduk disampingnya sambil menikmati hembusan angin diatas gondola.
"Kamu suka?"
"Suka banget Sayaang,ternyata lebih indah dari yang Aku lihat di TV,makasih ya sayang,sudah ajak Aku kesini,Aku sangat sanga sangat bahagiaa!"Ucap Bilqis,sedangkan Si kecil.Rafa tampak tertidur pulas di gendongan Radit.
Setelah puas menikmati Venice dengan gondola,sore harinya keluarga kecil ini berada Piazza San Marco yaitu Alun alun dikota Venice yang dikelilingi oleh bangunan bangunan megah yang berasitektur sangat indah,belum lagi di alun alun itu banyak terdapat merpati yang singgah,Radit mengajak bermain sang anak dengan mengejar burung burung merpati itu,bayi gembul itu tampak senang melihat merpati merpati itu terbang namun kembali lagi,matanya terlihat sangat berbinar,Bilqis sibuk memvidiokan tingkah Rafa yang lucu dan mempostingnya di grup chat keluarga.Radit dan Bilqis memandang sekeliling alun alun itu,disana terdapat bangunan bangunan tua yang berarsitektur indah namun rumit.Sang pemandu wisata yang disewa Radit menjelaskan nama nama gedung itu.Ada Pallazo ducale,clock tower,bell tower dan juga bangunan Indah dengan Arsitertur megah yang begitu menarik perhatian Bilqis adalah Basilica cattredale Patriacale,sebuah gereja katedral yang memiliki empat kubah yang sangat indah,Bilqis berfoto didepannya saja,karena antrian yang sangat mengular ,Dia hanya cukup puas mengagumi keindahannya itu cukup dari luar saja.Lagi lagi pemandu wisata itu dengan semangat menjelaskan sejarah dari bangunan bangunan bersejarah yang sekarang sedang mereka kunjungi,Bilqispun dengan penuh perhatian mendengarkannya,untunglah Dia menjelaskannya dalam bahasa Inggris sehingga bisa mudah dimengerti.
Setelah seharian berkeliling kota apung Venezia,dengan berbagai objek wisatanya,perut mereka yang sudah terasa keroncongan akhirnya memutuskan untuk makan malam di Restaurant area alun alun itu dan membeli beberapa souvenir khas Kota Venezia,Bilqis begitu senang kalau sudah berbelanja.Dia teringat Kakak dan bundanya yang sudah mewanti wantinya untuk membelikan oleh oleh khas negara yang kini sedang Bilqis kunjungi.
**********
Radit dan Bilqis sudah berada dihotel tempat mereka menginap,setelah menghabiskan hari keduamya di Kota Venizia Italia,setelah sebelumnya Mereka berada di Roma.
__ADS_1
"Kaki Aku pegel banget sayaang,ternyata cape juga ya seharian mendatangi tempat tempat yang Indah disini,tapi semuanya terbayar dengan pengalaman yang sangay luar biasa.Ahhh Indah banget ya Pi kota venice ini,rasanya Aku mau selamanya disini,gamau pulang hehehe!"ucap Bilqis sambil tiduran diranjangnya dan menepuk nepuk punghung Rafa yang agak susah untuk tidur,bayi kecilnya sedikit rewel setelah pulang dari mengejar ngejar burung merpati di Alun aun Venice tadi.Setelah Sang bayi tertidur,Bilqis tampak menghampiri sang suami,namun Radit tampak mengacuhkan Bilqis karena Dia sibuk memeriksa beberapa laporan pekerjaan dari Denis,Dia tampak begitu serius didepan laptopnya.Jadilah Radit tidak memperhatikan sang Istri,membuat Bilqis sebal melihatnya,padahal sang Suami sudah berjanji untuk tidak membawa pekerjaannya dalam liburan ini,namun tetap saja Pria itu tampak serius,sehingga Istrinya sendiri diacuhkan begitu saja.
"Pi...Papi ga cape?Kok malah kerja sih,Katanya kerjaannya sudah ada yang menangani tapi Papi masih aja sibuk!"gerutu Bilqis sambil duduk disebelah sang Suami.
"Apa Mami sayaaang,sebentar ya ini Papi cuma meriksa laporan yang dibuat sama Denis.Mami bobo aja duluan,nanti Papi nyusul!"ucap Radit yang pandangannya masih setia ke laptop di pangkuannya."
"Badan Mami pegel Pi,Kaki apalagi,bener bener pegel banget,kemarin kan ga jadi main pijit pijitannya,sekarang aja yuk sayang!"ajak Bilqis sambil mengusap bahu sang suami dan mengintip sedikit pekerjaan sang Suami yang nampak sangat memusingkan bagi Bilqis.
"Sebentar ya,nanti Aku nyusul,Kamu duluan saja Honey!"Ujar Radit yang pandangannya tetap fokus pada laptopnya,sama sekali tidak memperdulikan Bilqis.
"Oh yaudah deh kalo Papi sibuk,Mami duluan bobonya!"Ucap Bilqis dengan wajah ditekuk karena kesal,Dia merasa sang suami mengabaikannya,jadilah kini Dia memijit kakinya yang terasa pegal namun hatinya kini masih merasa jengkel dengan sikap cuek sang Suami kalau sudah berhadapan dengan pekerjaan.
"Piiiihhh....Mamiiiihhh sakiiittthhh bhanggettt kakihnyaaaahhhh kenapaaahhh yaaaah,bantuin oleshhh pakeehhh kriiiimmmhhh iniiiihhhh dddooonggghhh piiihhh...syapaah tauuuhhh ilangghhh pegelnyaahhhhh!"ucap Bilqis sambil mendesah desaah agar sang suami langsung meliriknya.Bilqis kini bediri dihadapanya dengan hanya mengenakkan lingerie transparan warna hitam,Dia sengaja ingin menggoda suaminya yang dari tadi sibuk sendiri tanpa memperdulikannya.
"Iya sebentar lagi ya!"ucap Radit yang meliriknya sekilas pura pura tidak perduli dengan sang Istri yang sudah berdandan seksi mengekspos hampis semua tubuh seksinya yang kini terpampang nyata,membuat Radit ketar ketir berusaha tak terpancing,padahal hasratnya sudah menegang seketika.Radit berusaha menyembunyikan senyumnya,hatinya seakan membuncah bahagia melihat Bilqis menggodanya.
__ADS_1
Bilqis menggigit bibirnya,matanya mendelik menahan kesal,Dia hentakkan kakinya untuk kembali ketempat tidurnya saking kesalnya merasa tidak diperdulikan.
"Eiiitttsss mau kemana???"Radit menangkap tubuhnya dan memeluknya dari belakang kemudian mencium lehernya yang wanginya begitu memabukkan.
"Awasss Aaahhhh kalau sibuk terusin aja kerjaannya,Aku mau ganti baju dulu,terus bobo aja sama Rafa."Bilqis berusaha melepaskan diri dari rengkuhan sang Suami yang memeluknya dengan begitu erat.
"Duuuh yaaang marah maraaah,iya iya deh Papi pijitin ya,mana sayang yang pegel,yang ini ya?"tanya nya sambil meremas dadanya yang tanpa penghalang itu.
"Bukan yang itu iiiih,Kaki Mami yang pegel!"
"Iya sayaangku biar Papi pijit pijit mantap ya!"ujar Radit sambil menggendong Istri manjanya seperti bayi koala.Bilqis memeluk lehernya dan kedua kakinya dilingkarkan pada pinggang Radit.Kemudian dibaringkannya tubuh seksi itu diatas sofa yang empuk dan nyaman.Kemudian Radit dengan sukarela memijat sang Istri yang berakhir dengan ******* dan erangan dari keduanya.Untunglah Rafa tertidur begitu nyenyak ketika Dua sejoli itu saling melepaskan gairah yang sudah memuncak .
.
.
__ADS_1
.
**********