TERPAKSA MENIKAHI BUJANG LAPUK

TERPAKSA MENIKAHI BUJANG LAPUK
Pulang


__ADS_3

Tak terasa waktu begitu cepat berlalu,setelah menghabiskan waktu 2 hari liburan bersama Mertuanya Di Villa yang nyaman,kini Mereka harus kembali pulang ke Jakarta.Dan kini Mereka sekeluarga sudah berada dalam mobilnya.


"Ma..Iqis nanti mampir keKantor Aa  dulu.Mau main sebentar sekalian makan bareng dikantor!"ujar Bilqis membuat sang Mama mertua mengerutkan keningnya.


"Aa?Aa siapa?Hati hati lho Qis,tau sendiri kan,gimana sifat Suami Kamu yang cemburuan itu!"ucap Mama.


"Maksud Iqis tuh Aa Radit,sekarang ga boleh manggil Mas lagi,maunya dipanggil Aa sekarang,Aneh ya hihihi!"


"Ada ada aja tu Anak udah Tua juga!"ujar Mama tergelak.


"Ihh Mama bukan Tua,tapi matang Ma.hamil sikembar begini Mas Radit semakin genit dan lucu.Dulu dulu pertama nikah dingin,cuek dan judesnya minta ampuun.kesini sini sifatnya malah semakin kocak."ujar Bilqis sambil tertawa geli.


"Mama senang sekali melihat kemesraan kalian,semoga sampai selamanya seperti ini,langgeng dan selalu harmonis.Kalau ada masalah sedikit cepat baikan.Ga menunggu sampai berlarut larut."


"Papa juga bahagia melihat keharmonisan kalian Qis,apalagi cucuku akan bertambah sebentar lagi,rumah semakin ramai dan menyenangkan."ucap Papa menimpali.


"Kalau bisa 1 bulan sebelum melahirkan dan beberaoa bulan setelah sikembar lahir,Kamu tinggalnya dirumah Mama aja Qis,biar Kamu ga kerepotan,terus juga lengawasan terhadap Anak anak bisa Mama pantau juga.Mama juga ingin selalu dekat dengan cucu cucu Mama,please ya sayaang!"


"Iya Ma...tenang aja,Iqis pasti tinggal sama Mama Papa kok,pasti Mas Radit juga setuju."


"Syukurlah kalau begitu,Papa juga seneng dengernya.Papa jadi bisa dekat sama Rafa terus.Rafa ini seperti duplikat Radit waktu kecil.Sangat mirip sekali,rasa bersalah Papa pada Radit terobati dengan kehadiran Rafa.Dulu Papa sangat sangat sibuk,jarang ada dirumah dan hampir tidak pernah punya waktu bersama Radit,banyak momen kebersama yang hilang dengan  Radit.Papa kadang menyesal sekali,dan sekarang setelah melihat Rafa.Papa merasa mendapat kesempatan berharga itu.Papa sangat bahagia Kamu mau tinggal bersama Kami Qis,jadi Papa bisa selalu dekat dengan Rafa.Di masa tua Papa ini.Papa ingin habiskan waktu bersama anak dan cucu.Apalagi Saras jauh.Papa ga bisa menikmati momong Cucu,tau tau Si Boy udah bujangan aja kemarin."ujar Papa.


"Iya Papa tenang aja.Iqis juga memang ingin supaya Mama sama Papa deket sama Cucu cucunya.Jadi gausah bolak balik,kasian juga harus bolak balik dari rumah Mama ke Rumah Iqis yang lumayan jauh,ujung keujung.Belom macetnya.Jadi efektif kalau Iqis dirumah Mama aja.lagi pula kekantor Aa juga jadih deket."ujar Bilqis.


Selama perjalanan Mertua menantu itu begitu akrab, ngobrol ngalor ngidul tentang banyak hal,Rafa tampak tertidur dipangkuan sang Opa,sehingga tak terasa mereka sudah sampai di Ibu kota.


Seperti rencana Bilqis yang akan mampir terlebih dahulu kekantor suaminya,setelah sekian lama.Sambil membawakannya makan siang yang Dia belikan direstaurat sunda sebelumnya.


Mobil yang mengantar mereka berhenti tepat didepan dikantor Radit.


"Mama titip Rafa sebentar ya,nanti pulang bareng Mas Radit kalau ngga minta anter supir langsung ke rumah Mama!"


"Iya Sayaang hati hati ya!"Bilqis pun turun dari mobilnya dan langsung menuju Kantor Sang suami.

__ADS_1


Begitu sampai dilobi kantor sang Suami,Bilqis disambut dengan ramah oleh resepsionis,apalagi Mereka sangat tahu bahwa wanita cantik yang tengah berbadan 2 itu adalah Istri dari Bosnya.


Dan tanpa sengaja Dia berpapasan dengan Dian yang tampak fokus dengan beberapa berkas ditangannya.Bilqis menghampiri sekertaris sang Suami yang hari ini begitutu nyentrik penampilannya.


"Hei!"panggilnya karena Dian tak juga menyadari kehadirannya.


"O em ji ,Ibu Bozzz apose kabareee!"pekiknya kaget dan langsung menjabat tangan Istri Bosnya itu.


"Baik sis,Kamu gimana,makin Gorgeous aja nih!"puji Bilqis pada Dian sang sekertaris.


"Ahhh Ibu Bozzz bisa ajaah,kebalik kali aah,Ibu Bozz justru yang makin sesuatu...ini celengannya makin gede bingiiits oh em jiii!"ujar Dian sambil matanya melotot melihat perut Bilqis yang membuncit.


"Ekeu risih aah dari tadi ibu bos ibu bos terus,Iqis aja atuh siiiss,jangan ibu boss manggilnya!"protes Bilqis sambil menggandeng tangan Dian.


"Ihiiii gaenak dooong,takut dikira sok akrab dan ga sopan.Ngomong ngomong itu bulu mata lentik banget iiih,kasih bocoran dooong extension dimanaaa,terus itu lipstiknya merek apa sama nomer berapa iih,spill dooong sama ekeuu Bu Bozzz.iri deeh dandannanya flawles gini ala ala Artis Korea,jadi pengen ikutan!"ujar Dian sambil memperhatikan riasan tipis Bilqis yang tak luput dari perhatian Dian dengan cara biacaranya yang gemulai bak perempuan.


"Ini asli siss ga extesion dan ga pake yang palsu palsu.Original setelan pabrik sis."


Jawab Bilqis sambil memegamg Bulu matanya.


"Oh ya amploopp make up Ibu Bos ternyata ramah kantong ya!"ujar Dian sambil tertawa tawa dan mengibaskan rambut pendeknya.


"Eh suami Ekeu ada kan di ruangannya kan?"Tanya Bilqis lagi


"Lagi diruang meeting,tapi 10 menit lagi juga udahan,waduuh seneng banget ya Boss Radit didatengin Istri, terusdibawain makanan lagi,Nasib ekeu begini begini ajaaah,ga ada gadun yang mesti Ekeu anterin makanan sisss!"


"jangan cari gadun atuh Siss,mending cari cewek daun muda."


"Daun muda kayaknya udah keduluan Bozz Radit,kira kira masih ada ga ya stoknya?"tanyanya menggoda.


"Banyak atuh Sisss,tinggal niat aja mau apa ngga nyarinya.Eh iya,jangan bilang bilang ada Ekeu dikantor ya Siss.Biar kejutan!"ujar Bilqis begitu keluar dari lift.


"Siaapp Bu Bozzz!'

__ADS_1


Bilqis bergegas kedalam ruangan sang suami sambil menenteng paper bag berisi makanan untuk Sang Suami


Sedangkan Dian menuju ruang meetingnya.Tampak beberapa orang sudah meninggalkan ruang meeting tersebut,tinggal tersisa Bosnya yang nampak cemberut sambil menatap layar ponselnya.


"Kenapa Bos,wajahnya kok keliatan bete begitu!"Tanya Dian penasaran.


"Istri Gue ngambek Di,gamau pulang kerumah dulu katanya,liburannya diperpanjang seminggu lagi.Tambah merana dan kesepian deh Gue Di"ucapnya sendu.


"Emang lagi berantem ya!"Tanyanya,sambil menutup mulutnya yang menahan tawa,karena si Bos tampaknya sedang dikerjai sang Istri.


"cuma sedikit salah faham!"Jawab Radit.


"Waaah enak dong Bos jadi bebas kan,bisa cari yang seger seger di klub,biar Ekeu temenin Boss!"


"iiiih najissss,bagi Gue ga ada wanita secantik,sebaik dan senikmat istri Gueeee!"ujar Radit sewot.


"emang nya kopi pake nikmat segala,sebucin itu ternyata dirimu Boss.sampe keliatan tersiksa ditinggal Istri!"ujar Dian terkikik geli melihat ekspresi wajah Radit yang sendu karena Istrinya.


"Bangett Di,Gue tuh cinta mati sama Dia.makanya nanti sore Gue mau nyusulin Istri kesana,ga peduli ah mau diturunin jabatan jadi pegawai biasa juga.Yang penting selalu sama Istri Gue!"


"Ya ampuuun parah banget bucinnya.Ngomong ngomong Bos,diruangan Bos,ada perempuan cantik banget mau ketemu!"ucap Dian sambil sekuat tenaga menahan senyum.


"Bilang aja Gue ga ada,Gue lagi bete lagi males ketemu siapapun."ujar Radit ketus.


"Temuin aja dulu Bos,kasian udah nunggu di ruangan Bos dari tadi!"bujuk Dian.


"Lo tuh selalu gegabah ya,nyuruh nyuruh cewek masuk keruangan Gue."ujar Radot kesal.


"Maaf Bos,tapi kayaknya penting banget deh,mantan pacar kali Boss,soalnya cantik banget, asli.Kalau Boss gamau buat saya aja Boss,Saya rela 1000%."


.


.

__ADS_1


.


**********


__ADS_2