
Setelah mampir dan menghabiskqn waktu 2 hari di tempat keluarga John yang berada di seattle Amerika serikat,kini perjalanan Mereka dilanjutkan ke newyork Amerika serikat.Walaupun perjalanan tersebut sangat melelahkan.Namun Nisha begitu menikmatinya,apalagi selama perjalanan berlangsung John sangat perhatian dan begitu memanjakannya,perjalanan kali ini benar benar membuat Nisha sangat bahagia,begitupun Haidar sang Anak.
Di sore hari yang cerah itu Nisha,John dan sang Anak mampir ke central park yang merupakan taman hits yang berada di Manhattan Newyork City.Terlihat behitu ramai dan dipadati wisatawan lokal sana,untuk sekedar menghabiskan waktu sore sembari bercengkrama dan bersenda gurau dengan orang tercinta.Setelah tadi mampir untuk melihat kemegahan Kota Newyork dan berjalan jalan di Fift avenue,dan berbelanja beberapa barang disana,Haidar tampak antusias bermain dan berlarian kesana kemari.Nisha tampak sangat modis memakai celana jeans turtleneck putih dipadu dengan long coat warna coklat,juga sepatu booth dan kaca mata hitam,begitu John memakai setelan model sama namun dipermanis dengan topi news boy membuatnya gampak semakin keren.Haidar pun tak kalah stylisnya.
Mereka tampak sangat menikmati berwisata di central park itu.Central Park sendiri merupakan salah satu taman paling terkenal didunia sekaligus tempat yang paling banyak dikunjungi mungkin karena tempatnya memang berada di jantung kota manhattan Newyork.Bearada ditempat itu ternyata memang sangat menyenangkan,seolah terpisah dengan hiruk pikuk kota Manhattan yang behiru pada dan sibuk.Setelah menghabiskan waktu berbelanja,cwntralpark ternyata meruoakan tempat menyenangkan untuk melanjutkan menikmati wisata yang ada di Amerika itu.Nisha tampak beberaoa kali memotret Haidar juga sang suami.Sesekali matanya tampak mengagumi beberapa burung yang dilihatmya ditaman itu
"Abis ini langsung pulang ke hotel aja Pa,lumayan pegel juga teenyata,dari tadi jalan jalan terus."Ucap Nisha.
"Iya sayang,nanti Aku pijitin ya!"
"Tapi beneran pijitinnya ya Pa,soalnya Kakiku bener bener pegel banget ini.Ga kuat.
"Iya,masa bohongan sih!"
"Ada ada aja Kamu!"sambil mencubit
"Kayaknya setelah ini lebih asyik liburan dibali deh Pa,rasanya ingin banyak menghabiskan waktu untuk liburan.Disini indah tapi kayaknya ga jauh beda sama kota kota besar lainnya.Aku lebih suka honeymoon ke gunung atau pantai deh,dibanding lihat gedung gedung sejarah,atau tempat ramai kayak gini!"Ucap Nisha sembari memperjatikan sekeliling taman yang memang cukup ramai.
"Iya deh nanti sesi kedua Kita ke bali,atau setelah ini Kita ke Niagara waterfall sama ke grand canyon mau nggak?"
"Iya boleh deh,jadi ke Lasvegasnya gimana?kan sayang kalau dicancel,udah booking tiket."Ucap Nisha.
"Ya sudah nanti lagi saja Pa.Ya sudah direncanakan ya Kita jalani saja."
__ADS_1
"Lagi pula kesini tujuannya untuk silaturahmi dan napak tilas juga,Papa jadi mengenang Masa remaja!"
"Haidar juga seneng banget tuh,setelah sekian lama gak pernah liburan."
"Sayang,gimana kalau Aku pindah bekerja disini,Uncle menyuruhku untuk bekerja dirumah sakut disini,sekalian Haidar sekolah disuni kan pendidikannya bagus sisini Yang."
"Nggak ah Pa,baru beberaoa hari aja Aku udah kangen pulang.Mana bisa hiduo disini.Makanannya aja Aku kurang suka,makanan dihotel sini aja Aku kudang selera.Lidahku ini lidah ndeso Pa.Sukanya makanan yang bau bau.Ikan asin,sambel terasi,pete,jengkol,durian.Itu aemua Aku suja.mana bisa makan makanan kayak gitu disini.Belum.lagi bahasanya,budayanya,semuanya Aku nggak bisa Pa.Maapin.
"Yaaah,padahal ini kesemoatan bagus untuj Aku berkarier disini sayang!"
"Di Indonesia kan Papa udah bagus karirnya.Jadi wakik direktur,Aku sangat bersyukur.Iya tapi..."
"Udah ah jangan tapi tapi,mau gantian dipijitin nggak?pijit plus plus mau ya!"ucao Nisha sembari mengediokan satu matanya.
Menghabiskan waktu untuk berjalan jalan dipusat kota Manhattan ternyata membuat keluarga kecil itu begitu kelelahan.Seperti janjinya setelah makan dan membersihkan diri,John memijat sang Istri dengan begitu telatennya.Sedangkan Haidar sudah terlelap dan bermimpi dengan indahnya.
Sementara itu dikediaman keluarga Radit tampak begitu meriah karena kedatangan Saras,suaminya dan juga Boy.Bilqis tampak senang bertemu kembali dengan iparnya itu setelah sekian lama tidak bertemu.Terakhir Mereka bertemu saat Rafit kecelakaan.Bilqis tampak memeluk Iparnya itu,juga Boy.Lelaki itu semakin dewasa terlihat semakin tampan.Dia dengan malu malu menghampiri Bilqis untuk memeluknya,mencium pipi kiri dan kanannya,walaupun sebenarnya Radit sudah tampak kesal melihatnya,namun Dia mencoba terlihat biasa saja.
"Boy Kamu makin ganteng aja,semakin tinghi lagi udah kayak tiang listrik aja!"gurau Bilqis sembari tertawa.Membuat Boy tersipu.
"Yang bener Teh,emang makin ganteng ya,kalau begitu carikan Aku oacar yang cantiknya kayak teteh!"Ucap Boy dengan logat bule nya.
"Kamu bisa aja Boy.Katanya rencana mau tinggal disini dan kuliah disini ya?"Tanya Bilqis lagi.
__ADS_1
"Iya Teh,biar makin deket sama Teh Iqis."
"Heh bocah,jangan gombalin Istri orang terus ya.Awas!"ucap Radit kesal.Namun Boy justru malah tertawa melihat omnya itu begitu cemburu,sementara Bilqis memutar bola matanya dengan malas.
"Ayo Boy,ngobrolnya disana aja yuk.Disini ada om om oenganggangu!"sindirnya oada Radit,kemudian dengan sengaja menggandeng tangan Boy.
"Sayaaang,kok gitu sih.Masa Aku dicuekin!"
"Apa sih Oi,lebay ih.Orang ngobrol doang sama keponakan juga."
"Iya tapi jangan cuekin Aku kayak gini dong Honey!"
"Itu Papi Anak anak Kita nangis terus,diuris dulu sebentar.Aku cuma mau ngobrol bentaran sama Boy,nanya nanya tentang kuliah dan kerjaan aja sebentar.Boy kan keponakanku juga.Aku kangen banget sama Dia Pi.Udah lama gak ketemu,nomer HP Dia aja ada yang ngeblokir.Kan jahat banget namanya,masa sama saudara kayak gitu sih."omel Bilqis sewot.
"Iya Om aneh deh,Teh Iqis ini kan Tante Aku,cuma karena Dia ini Imut dan masih muda jadi Aku manghilnya Teh Iqis."Aku gak ada niat apa apa kok,tenang aja.Lagi pula Aku udah punya pacar,masa iya nikung Om sendiri."
"Awas jangan lama lama ngobrolnya."ucap Radit kesal kemudian kembali mengobrol dengan sang Kakak dan juga orang tuanya.
"Om Radit ga berubah.Masih aja cemburuan.Kok bisa tahan sih?"Tanya Boy terkekeh.
"Ssssttt...jangan bilang bilang ya,Aku suka Dia cemburu dan bucin kayak gitu,ya walaupun kadang menyebalkan tapi Aku suka.Dicintai itu lebih menyenangkan dari pada mencintai Boy!"
"Tapi Aku menyenangkan juga kok mencintai seseorang,walaupun cinta itu nggak berbalas!"Ucap Boy.Membuat Bilqis tersenyum Kaku.
__ADS_1