TERPAKSA MENIKAHI BUJANG LAPUK

TERPAKSA MENIKAHI BUJANG LAPUK
Dirumah Bilqis


__ADS_3

Setelah dirawat dirumah sakit selama 5 hari,Bilqis sudah boleh diijinkan pulang,Kini semuanya sudah mulai berkemas dan menyiapkan kepulangan Bilqis dan bayi kembar Mereka.


John pun.sebagai wakil.direktur rumah sakit yang khusus melayani semua keinginan Radit,langsung mendampingi Mereka untuk bersiap siap pulang.


******


Kedatangan Bilqis dan si kembar langsung disambut oleh keluarga besarnya.Mereka sudah berkumpul dikediaman Mertuanya Bilqis.Mama dan Papa juga Ayah dan Bunda sudah standbye menyambut Bilqis dan bayi kembarnya.


"Sini Dit Biar Rex Mama yang gendong!"Mama dengan bahagia melihat sang cucu yang begitu tampan,rambutnya pun lebat,halus,dan lembut.Mama mencium bayi lucu itu dwngan hati hati.


Papa menggendong Rein sedangkan sibungsu Rio,Ayahlah yang menggendongnya.


"Rumah jadi bakalan rame banget karena ada bayi bayi lucu ini,Mama sama Papa jadi ga kesepian lagi!"ucap Mama bahagia.


Nisha yang tadinya akan pulang kemarin,Dia kembali memperpanjang cutinya karena Haidar masih sangat betah berada diJakarta.Bahkan Dia meminta Nisha agar bisa pindah ke Bandung,karena Iday ingin sekali dekat dengan Sepupu sepupunya juga yang paling utama bisa dekat dengan John.Bahkan beberapa hari ini selalu ikut John pulang kerumahnya.


"Dia begitu bersama pria matang itu,John memang orang yang sangat menyenangkan karena Dia memperlakukan Haidar dengan baik.Selayaknya seorang Ayah pada Anaknya.


Nisha pun tidak keberatan dengan kedekatan John dan sang Anak,namun Dia masih mengabaikan John.Dia hanya seperlunya saja komunikasi dengan Lelaki itu,walau akhir akhir ini John sering menggodanya dengan pesan pesan yang cukuo menggelitik perasaannya.Namun sebisa mungkin Dia membuang perasaannya jauh jauh.Dia menutup hatinya untuk pria manapun saat ini.Dia tak ingin memberi harapan pada lelaki manapun.


"Qis mau Istirahat disini atau di kamar?"Tanya Nisha yang memapah Bilqis yang memang masih dalam pemulihan.


"Disini dulu aja Teh.Iqis bosen dari kemaren cuma dikar terus,pulang dikamar lagi.Udah kayak tahanan."ucaonya sambio terkekeh.


"Qis Teteh besok beneran pulang,Teteh udah kangen banget oengen ngajar.walaupun mengajar oelajaran sejarah,yang ga sesuai dengan bidang akademik Teteh,tapi sejauh ini Teteh bisa.


"Iya TehIqis ga akan nyegah nyegah,gapapa kalau mau pulang besok.Nanti kalau Iqis udah memungkinkan main kesana,Iqis pasti datang sekalian ajak jalan jalan Rafa dan sikembar."Ucao Bilqis dengan bahagia.


"Siap Qis Teteh tunggu kedatangan Kamu di Bandung!"


"Kangen Iqis pengen makan seblak merecon,tapi katanya ga boleh makan yang pedes pedes dulu sama Dokter.


"Yaiya jangan dong Qis,Ibu menyusui harus makan makanan yang bergizi demi pertumbuhan sikembar.Kasian nanti kalau asinya kepedesan,rasa cikur,rasa cengek domba,rasa kurupuk udang.Iiih ga kebayang!"


"Itu mah semuanya hanya mitos Teh,mana mungkin ada asi rasa cikur,aya aya wae si Teteh."


"Iya teteh juga tau itu mitos tapi tetep aja harus jaga makanan,jangan yang oedes pedes dulu!"


"Iya Teteh cerewet.Ihhh cerewetnya melebihi Mama mertua sama Bunda!"ucap Bilqis kesal.


"Teteh bukannya cerewet,tapi Teteh cuma mengingatkan jangan sampai Kamu sakit dan bayi kembar Kamu juga kekurangan nutrisi.Mereka masih bayi Lo,sangat sensitif biasanya kalau bayi itu!"


"Iya Teteh Sayaaang,iyaaaa!"


"Nah gitu atuh,baru ini Adikku yang hebat!"


"Ngomong ngomong gimana sama Mas Bulu?Apa sudah ada kemajuan?"Tanya Bilqis kepo.


"Kemajuan apaan,nggak ada tuh.Biasa biasa aja!"


"Yaaaah ga seru dong,kok ga ada perkembangan.Iqis lihat Kak John padahal cukuo agresif akhir akhir ini!"ucao Bilqis.


"Agresif sih agresif tapi kan Tetehnya ga tertarik."ucap Nisha menyangkal oerasaannya.

__ADS_1


"Kasian dong Teh,Kak John cintanya bertepuk sebelah tangan,padahal Dia sangat ingin mengakhiri masa lajangnya!"


"Itu bukan urusan Teteh Qis,Teteh cuma ga tertarik aja sama lelaki manapun."


"Jangan gitu Teh,nanti Teteh malah bucin sama Si Mas bulu!"


"Sorry ya,kalau Teteh gamau bucin sama siapapun.Kalau memang jodohnya ya Teteh ga akan nolak,tapi untuk saat ini,Teteh menolak lelakibyang datang,apalagi yang melamar.BIG NO!"


"iya lah terserah Teteh aja,asal Teteh bahagia aja.Iqis mah sebagai Adik hanya mendoakan agar Teteh dapat yang terbaik.Dijauhkan dari orang orang yang dengki.Yang mau berbuat jahat.Dan dibukakan hatinya kalau ada Laki laki tampan,mapan dan berbulu datang untuk melamar!"


"Tuh kan pasti menjurusnya kearah sana!"tuduh Nisha dengan wajah sinis


"Ihhh menjurus kemana?emangnya Angkot jurusan Caheum Ciroyom,pake jurus jurus segala.Ini kan cuma sekedar Doa dari seorang adik untuk seorang Kaka yang Dia sayang,kenaoa Doa aja malah dicurigai sih,Aneh si Teteh Mah(Si Teteh aneh deh)!"


"Habisnya Kamu bawa bawa bulu segala siih!"ucap Nisha sewot.


"Ya emang kenapa kalau bawa bawa bulu,Kan bukan berarti ngomongin Si Mas bulu yang Teteh ga suka,Siapa tau Teteh dapatnya Mas Bulu yang sesuai dengan kemauan dan harapan Teteh!"


"Aduuuuh udah dong Qis,jangan ngomongin bulu bulu terussss Teteh jadi ararateul ngadanguna ge(Teteh jadi gatel gatel ngedengernya juga)!"ucap Nisha sambil pura pura garuk garuk tangannya.


"ngomong ngomong Iday kemana Teh?"Tanya Bilqis yang memang sedari tadi tidak terlihat batang hidungnya.


"Ya biasa,diculik sama Mas Bulu!"jawab Nisha datar.


"Tuuuh kaaan Teteh yang mulai,katanya jangan bilang bula bulu bula bulu terusss,Teteh ararateul,tapi Teteh ngomongin lagi!"ucao Bilqis meniru kejutekan Nisha sambil menahan tawa.


"Hihihi udah kebiasaan!"ucap Nisha malu.


"Cieee udaaah biasa toh,berarti sering ngobrol dooong!"ucap Bilqis kepo berusaha mengorek ngorek hubungan Tetehnya dengan Si Dokter berbulu itu.


"Ya gapapa Teh,Mas bulu kan Eh Kak John itu kan Omnya sendiri,dan mungkin orangnya menyenangkan,nyambung sama Iday,punya hobi yang sama atau bisa seru seruan bareng.Anak cowok sih biasanya seperti itu Teh!"


"Masa Sih?"


"Yaiyalah,Makanya Teteh kerumahnya aja sekarang.Mumpung belum pulang ke Bandung.


"Malu ah,ngapain nyamper nyamoerin cowok,kerumahnya lagi Iiih!"


"Iiih Teteh emangnya mau ngapain,Kan dirjmahnya Ka John ada mertua Teteh juga.Jadi ya ga fitnah Atuh,kecuali Teteh berdua duaan sama Dia baru Teteh takut."


"Hhheeemmmhh Baik Bu Haji,Saya mengerti!lama lama ngomong sama Kamu udah kayak ngomong sama Bu Haji,diceramahiiiin teruss,hadeuuuh!"


"Eh..,ngomong ngomong kok sepi pada kemana ya?"Tanya Nisha sambil melarak lirik mencari orang orang yang tadi mengerubungi bayi kembar Bilqis.


"Aa Radit kekantor,karena udah kelamaan cuti,jadi langsung ngantor.Kalau Mama sama Papa lagi dikamar sikembar sama Rafa!"ucao Bilqis santai.


"Teteh mending makan dulu,mungkin nanti Iday dianterin kesini."


"Nanti aja Qis Twteh belum laper!"


"Teteh tau ga sekertaris Mas Radit yang agak melambai itu juga naksir Teteh,katanya Teteh cantik banget.Dia jatuh cinta pada pandangan pertama sama Teteh."


"Ahhh biarin aja itu mah bukan urusan Teteh."

__ADS_1


"Iqis mau jodohin Teteh sama Dia?Semua weee(aja) dijodoh jodohin sama Teteh mentang mentang Teteh seorang janda."ucap Nisha kesal.Entah mengaoa emosinya akhir akhir ini mudah tersulut.Apa Aku swdang PMS yaa,kok sekarang sekarang ini Aku sensitif banget!"tanya nya dalam hati.


"Teteh meni ngomong gitu,Teteh kenapa sih gampang marah sekarang,sensiiii banget.Iqis kan ga ada maksud kearah sana!"ucao Bilqis dengan wajah sedih.


"Maaf Qis,Teteh kayaknya lagi PMS,akhir akhir ini bawaannya benee bener kesel terus oeeasaan Teteh."


"Kenapa kok kesel?gara gara Iqis ngomongin Mas Bulu terus?"


"Ya bisa jadi.Mungkin Teteh agak kesel aja meni dijodoh jodohin terus,Teteh mah nanti mau nikah kalau teteh udah siap,sekarang mah mau happy happy dulu sama Iday,mau menikmati waktu sendiri dulu,kayaknya jomblo enak juga kok,agakmsedikit bebas,ga pusing harus ngeladenin suami,ngelayanin ini,ngelayanin itu.Kalau dipikir pikir ternyata nikmat juga hehehe!"


"ya terserah Teteh aja,kata Iqis juga yang oemting Teteh Happy."


********


Waktu sudah beranjak sore namun Haidar belum juga diantar ketempat Bilqis,oadahal John berjanji akan mengantarnya sore ini.Hal itu membuat perasaan Nisha menjadi Was was,Dia oun segwra menelepon John.Dan seperti biasa John tidak mengangkatnya.


Nisha :Kak Dimana?Katanya Haidar mau dianterin tapi kok jam segini belum datang


Pesan yang Dia kirimkan masih ceklis satu.Membuat Nisha gelisah dikamarnya.Dipikirannya susah terlintas hal yang aneh aneh yang semakin Dia berfikiran buruk tentang John.


Nisha pun bergegas kekamar Bilqis yang terlihat kerepotan menyusui bayi kembarnya,Dua diantara Mereka bahkan menangis.Membuat Nisha iba melihatnya.Segera Dia ambil salah satu bayi yang menangis.dan menimangnya dengan sayang.


"Oweee oweeee!"Bayi yang digendongnya masih menangis.Kemudian Nisha memeriksa diapersnya tapi terlihat masih kosong.


"Kayaknya haus Qis si Dede nih!"Ucap Nisha yang masih bingung yang mana Rex,yang mana Rein dan Ryo.


"Iya Teh,Iqis belom sempet pompa Asii,jadi harus langsung disusui."ujarnya sambil menyusi dua bayi kembarnya yang lain.yang dibantu oleh pengasuh yang baru dipekerjakan oleh Mama Rafit,sedangkan Mama mertuanya sedang pergi membeli beberapa kebituhan untuk sang menantu juga cucu cucunya.Kadang ada sedikit rasa iri dengan kehidupan Bilqis yang dicintai oleh banyak orang terutama suami dan Mertuanya begitu baik oada Bilqis.Dia iri karena adik.suaminya itu masih ada dan masih sertia mendampinginya,sedangkan Suaminya harus lebih dulu pergi meninggalkannya.Padahal saat saat bersama Sang Suami,Dia begitu sangat bahagia.Walaupun memang keadaannya tidak sekaya suami Bilqis tapi Dia tetap sangat bersyukur.Namun sekarang,Dia bahkan takut kalau saat ini harus membuka hati untuk orang lain,Dia takut omongan orang,yang akan menggunjingnya karena Dia dengan begitu mudah melupakan sang Suami.Padahal Dia sangat mecintai Dimas mendiang suaminya.


Tak terasa bayi yang sedang ditimangnya terlelap,dengan perlahan Nisha pun menidurkan bayi itu kedalam tempat tidurnya yang nyaman.


"Teh makasih ya,Iqis jadi ngerepotin!"ucap Bilqis dengan wajah memelas.


"Kamumah kayak kesiapa aja,santai aja atuh Qis.Teteh juga sayang sama keponakan Teteh,ga mungkin dibiarin nangis terus.


"Iya Teh makasih banyak,Oh iya Teteh kenapa sampai ngos ngosan segala!"


"Ya kan denger sikembar nangis kejer,Teteh jadi was was dengernya.makanya cepet cepet lari kesini!"Ucap Nisha bohong.padahal Dia sedang galau karena Haidar belum juga diantar pulang oleh John.


"Teteh mau ke rumah Kak John,minta alamatnya Qis!"ucap Nisha.


"Oke deh Iqis serlok ya!"ucapnya.


Nisha pun kembali kekamarnya sembari melihat Ponsel yang sedari tadi bergetar,Ternyata beberapa panggilan tak terjawab dari John juga ada pesan untuknya.Segera Bilqis buka.


Mas Bulu :Maaf baru buka HP,Iday nginep dirumah Aku,katanya kangen sama Akung Uti nya.Besok pagi Saya Anter.


Nisha membaca pesan itu dengan kesal.Diapun segera membalas pesan tersebut.


Nisha :Tapi Besok Saya pulang ke Bandung Kak.


Mas Bulu :Iya Mungiiiil besok Saya Antar ke Bandung


.

__ADS_1


.


****&*


__ADS_2