TERPAKSA MENIKAHI BUJANG LAPUK

TERPAKSA MENIKAHI BUJANG LAPUK
Perdebatan Sengit


__ADS_3

Didalam sebuah mobil mewah,kedua sejoli yang biasanya selalu mesra kini mereka tengah berdebat sengit dengan keadaan emosi yang sangat panas,keduanya seolah tak ingin mengalah satu sama lain,saling beradu argumen.Melihat sang Istri begitu ceria saat mengobrol dengan laki laki lain,membuat Radit benar benar murka,Dia tak habis fikir Istrinya itu masih berani menemui laki laki lain,setelah apa yang akhir akhir ini Dia lakukan.


Kamu itu murahan.!"Ucapan Radit yang tajam,benar benar menghujam hati dan pikirannya,Bilqis tidak menyangka kata kata itu keluar dari mulut Suaminya.Benar benar sangat menyakitkan,bagaikan ditusuk pisau belati.


"Apa Mas bilang?Aku murahaan?Jadi selama ini Mas manganggap Aku perempuan seperti itu,tega Kamu ngomong kayak gitu,apa Kamu ga mikir,Aku juga punya perasaan."


"Lagi pula Aku murahan bagaimana?tanyanya sambil terisak.


"Aku cuma makan sama Dia, itu pun ga berdua,Aku pergi kesana sama Ririn sahabat Aku,ketemunya pun Di kafe,tempat terbuka,banyak orang disana.Cuma makan,ga ngapa ngapain, lagi pula Maskan tau sendiri,Aku sudah ga ada hubungan apa apa sama Dia,dan Aku juga sadar kalau sekarang Aku udah nikah sama Kamu,ga mungkin Aku berani menghianati Kamu,Dia cuma ingin pamit untuk terakhir kalinya,cuma sebagai teman,ga lebih!"jelas Bilqis sambil berurai air mata.


"sebagai teman? Hah sungguh naif,mana ada laki laki bisa berteman dengan wanita,apalagi Dia itu mantan Kamu,perasaannya masih ada untuk Kamu,dan dengan santainya Kamu ngobrol berduaan,makan sepiring berdua dengan romantisnya.!"ujar Radit dengan wajah yang tampak sangat kesal.


"Demi Allah,Aku ga berduaan Mas sama Dia,Aku datang bertiga,sengaja ngajak Ririn karena Aku gamau ada fitnah.sebelumnya juga Aku mau minta izin sama Kamu,tapi Hp kamu ga Aktif,sekali lagi Aku mau bilang kalau Aku ga ada hubungan apa apa sama Dia,aku hanya menggapnya sebagai teman,sebagai sahabat."ucapnya sambil tersedu,sesekali airmatanya yang mengalir diusapnya dengan ujung lengan bajunya,wajah cantiknya kini tampak sangat kacau.


"Dari kemarin Aku pengen banget minum kopi disana,kangen juga sama makanan disana,Aku pikir..."


"Sudah tidak usah diteruskan,Kamu memang ga pernah bisa menghargai Aku,ga pernah bisa jaga nama baik Aku,tidak seperti Artika,perkataan Arsinta ternyata benar"sergah Radit dengan kesal.


"Kenapa Kamu ga nikah aja sama Arsinta,kalian memang serasi!"

__ADS_1


"Silakan Mas temui Dia,Aku juga ga peduli,Aku udah cape dicurigain terus,Aku tersiksa Mas,cemburu Kamu berlebihan,ga masuk akal,Aku juga perlu interaksi sama orang lain Mas,Aku juga butuh temen,mereka semua temen,ga ada yang macem macem,tapi Kamu mikirnya berlebihan.huuuu!"


"Aku ini bukan Artika,Kamu ga bisa seenaknya bandingin Aku sama Dia,kenal juga engga,


lebih murahan mana sikap Aku sama Mas Radit,masih menyimpan perasaan pada wanita yang sudah bertahu tahun lamanya pergi dari Dunia ini.Berhubungan dengan Tante Arsinta,ngobrol mesra didepan Aku,Adik ketemu gede yang diperlakukan sangat Istimewa,bahkan sikap Kamu lebih baik ke Dia dibandingkan sama Aku."Ucapnya dengan airmata yang terus menetes diwajahnya.


"JANGAN MEMUTAR BALIKKAN FAKTA,AKU LIHAT DENGAN MATA KEPALAKU SENDIRI,KAMU BERDUAAN DI MALDIVES,SEKARANG BERDUAAN DI KAFE,DULU ARTIKA TIDAK SEPERTI ITU,DIA WANITA BAIK BAIK!"Bentak Radit murka.


"AKU BUKAN ARTIKA..AKU BILQIS,JANGAN BANDINGKAN LAGI AKU DENGAN DIA!!"


"CUKUP SUDAH,AKU GAMAU DENGAR MAS BANDING BANDINGIN AKU DENGAN DIA TERUS!"Teriak Bilqis dengan histeris,tidak biasanya Dia emosi sedemikian besarnya,baru kali ini Dia seperti itu,kondisinya benar benar sedang tidak stabil,apalagi akhir akhir ini dirasakannya mual,lelah dan emosinya sering meledak ledak,membuat Dia sendiri tidak mengerti.


Bilqis terengah engah saking marahnya,Dia sampai teriak teriak marah,emosinya meluap luap,keringat dan air mata berbaur menjadi satu.


BRAAAK!!


Radit masuk kedalam kantornya dengan wajah memerah saking marahnya,Dia sengaja meninggalkan Bilqis yang juga masih dikuasai emosi,Dia tidak ingin kata kata buruk meluncur lagi dari mulutnya,yang akan semakin menyakiti Istrinya dan juga menyakiti perasaannya sendiri,sebenarnya tak sampai hati baginya untuk mengeluarkan kata kata yang menyakitkan bagi Bilqis,tapi kali ini amarahnya benar benar sulit dikendalikan.


"Huuuuu huuuuu huuuuu!"

__ADS_1


Bilqis menangis semakin menjadi jadi saat Radit pergi sambil membanting pintu dengan keras.Dia meninggalkan gadis itu sendirian yang tengah menangis pilu,untungnya ada supir yang benar benar sangat prihatin dengan keadaan nyonya mudanya,sang supir bingung harus melakukan apa, Dia jadi merasa serba salah.


Rasa sakitnya sudah benar benar memuncak,rasanya sudah tidak ada gunanya lagi bertahan disamping lelaki egois dan menyebalkan seperti Radit,walaupun sebenarnya tidak terbayangkan bagaimana jadinya Dia jauh dari Lelaki yang kini amat sangat dicintainya,namun rasa pedih dihatinya tidak mampu membuatnya ingin bertahan,sekarang ini,Dia hanya ingin pergi dari Lelaki itu.


Diam diam Bilqis pergi tanpa sepatah katapun pada sang supir,Dia hanya mengikuti kata hati dan langkah Kakinya,walaupun sebenarnya rasa lelah ditubuhnya menghampirinya.


FLASBACK


Setelah rapat yang mengesalkan dan menjemukan berjapan dengan sangat lambatakhirnya tibalah waktu untuk makan siang,Radit tidak sabar ingin maoan siang berdua dengam Istrinya itu,berkutat berjam jam dengan pekerjaan yang sangat melelahkan bemar benar membuat keplanya serasa mau pecah,bagi Radit hanya Bilqislah penawar obat bagi rasa lelah dan rasa bosan yang menerpanya,Istri kecilnya itu selalu membuat moodnya menjadi lebih baik,kecantikannya,kelucuannya,keceriaannya,kemanjaannya,dan tentu saja keseksiannya benar benar membuatnya candu,mungkin hal itu juga yang membuatnya kini semakin posesif,semakin takut kehilangan gadis itu,tidak pernah Dia merasakan sesayang dan sejatuh cinta itu pada seorang wanita,bahkan pada Artika,rasa takut dan rasa cemburunya kini semakin besar,apalagi sejak kejadian di maldives waktu itu,semakin membuat Radit menjadi takut gadis itu akan berpaling darinya,bahkan Dia sampai menyewa orang untuk selalu mengawasi Istrinya itu,Apalagi akhir akhir ini sikapnya menjadi aneh,Radit melihat itu sebagai gelagat seorang Istri yang bosan pada suaminya,gelagat seorang Istri yang mempunyai lelaki idaman lain,Dia menjadi berfikir berlebihan pada Istrinya itu.Mungkin perasaan itu tumbuh karena rasa ketakutan berlebihan,takut Dia ditinggalkan seperti Artika meninggalkannya,membuat Radit menjadi bersikap berlebihan kepada Iatrinya.


Apalagi kini tiba tiba ada laporan Bilqis pergi dengan lelaki yang paling membuat Radit cemburu,seketika air mukanya berubah menjadi menakutkan saking kesalnya.Secepatnya Radit pergi ketempat dimana Istrinya berada.


.


.


.


*******

__ADS_1


__ADS_2