TERPAKSA MENIKAHI BUJANG LAPUK

TERPAKSA MENIKAHI BUJANG LAPUK
Ngidamnya Bilqis


__ADS_3

Radit kini menjadi Suami yang sangat sangat sabar menghadapi istrinya yang tengah hamil kembali buah cinta mereka,selain sabar Radit juga kini semakin sayang dan semakin memanjakan sang Istri,apalagi beberapa hari lalu saat Dia mengantar Bilqis untuk memeriksakan kandungannya yang sudah  berusia 16 minggu,Istrinya itu diketahui mengandung Anak kembar bahkan kembar 3,tentu saja hal itu membuatnya girang bukan kepalang.Radit benar benar sangat bersyukur bahkan kemarin langsung menggelar syukuran besar besaran dirumahnya,mengundang para tetangga,Yatim piatu dan kaum dhuafa untuk bersyukur atas segala hal yang terjadi dalam hidupnya,Dan bersyukur pula karena sang Istri kini sudah kembali ke sifatnya semula,mencintai dan menyayanginya,tidak jutek jutek lagi seperti awal awal kehamilannya,justru kini semakin lengket dan semakin manja,Tentu saja hal itu semakin membuat Radit bahagia,walau kemanjaannya itu kadang kadang membuatnya repot.Kemanjaannya kadang melebihi sang Anak.


Seperti sekarang ini Bilqis betah sekali duduk dipangkuannya walaupun Radit begitu lelah karena baru saja pulang dari kerjanya.Namun rasa lelahnya langsung menguap begitu saja,karena disambut senyum mesra dari sang Istri setelah beberapa waktu lalu Dia dimusuhi habis habisan oleh Bilqis,kini harinya kembali bahagia.Radit begitu telaten menyuapi sang Istri yang sedang ngidam nasi padang.Untunglah ngidam kali ini sangat mudah dibanding beberapa hari lalu.Sang Istri ngidam yang membuatnya sangat pusing tujuh keliling.Tengah malam minta makan Mie Ayam ceker,dan semua cekernya itu harus dari kaki ayam yang sebelah kanan,sama sekalintidak boleh Kaki kiri.Tentu saja hal itu membuatnya sangat pusing.Denis yang ikut membantu sang Bos mencarikannya juga ikut dibuat bingung,bahkan sampai dimarah marahi oleh pedagangnya,namun untunglah ngidam absurd itu bisa dipenuhi.


"Enak ga sayang Nasi padangnya?Tanya Radit sambil menyuapi sang istri dengan telaten.


"Enak banget,Papi ikut mamam juga dong!"


"Nanti aja Papi belum laper,sekarang Mami aja yang habiskan ya,biar Mami semakin sehat dan Anak anak kita juga semakin kuat didalam."Ucap Radit sambil mencium pipi sang istri dengan gemas


"Yaaaang!"Bisik Radit.


"Heemmmh!"jawab Bilqis.


"Papi udah boleh nengokin Dede bayi kan malam ini?"Tanya Radit dengan wajah memelas.


"Maaf Pi,Mami belum siap!"


"Takut dedenya kenapa napa,apalagi didalem sekarang ada 3!"ucap Bilqis beralasan.


"Tapi kemarin kata dokter gapapa Honey,sudah berbulan bulan,Aku rindu yaang!"ucap Radit dengan wajah sendu penuh harap,membuat Bilqis iba.


"Tunggu 2 bulang lagi ya Pi!"ucap Bilqis sambil tersenyum dengan wajah tanpa dosa.


"Papi mau sabar kan!"Tanya Bilqis sambil menangkup wajah sang suami.Radit hanya mengangguk pasrah.tak bisa dibayangkan harus menunggu 2 bulan lagi.kemarin saja hampir 5 bulan sama sekali belum dapat jatah,dan sekarang Dia diminta harus menunggu dua bulan,entah Dia akan sanggup atau tidak.Apakah ini hukuman karena Radit melakukan pemaksaan dimobil.Sepertinya ini yang dinamakan sakit tak berdarah pikir Radit.


Setelah selesai menyuapi sang Istri,Radit bergegas membersihkan dirinya,sedangkan Bilqis sedang mengajak main sang Anak.Rafa yang kini menginjak usia 2 tahun,tumbuh menjadi anak yang sehat dan juga tampan,awal wal kehamilan Bilqis Dia begitu kolokan dan manja,namun sekarang,balita kecilnya itu tampak lebih ceria.


**********

__ADS_1


Radit baru saja keluar dari ruang kerjanya setelah mengerjakan beberapa pekerjaan penting yang sengaja Dia bawa dari kantornya.Semenjak Bilqis hamil lagi,sekarang Dia pulang kerja lebih awal,kalau dulu biasanya pulang sampai larut malam,kini Dia selalu pulang sore hari,paling telat sebelum magrib,karena kalau lebih dari itu,Bilqis akan memusuhinya tanpa ampun,tentu saja dimusuhi oleh sang istri lebih menakutkan dari hal apapun pikir Radit.Makanya Dia kini selalu menuruti sang Istri,apapun keinginannya,Bilqis merupakan prioritas paling utama untuknya.


Begitu Radit membuka pintu, tampak sang Istri terlihat seksi yang hanya memperlihatkan bahunya yang telanjang.kedua tangannya direntangkan minta dipeluk,sambil mengapit selimut agar tidak sampai melorot.


"Papi lama banget sih,Mami dicuekin kayak gini!"ujar Bilqis sambil mengerucutkan bibirnya.


"Iya Sayaang maaf ya udah buat Mami menunggu!"ujar Radit sambil bergegas menghampiri sang istri dan memeluknya dengan sayang.


"Yaaang....?"ucap Radit sambil membelai punggung mulus sang Istri yang tak tertutup oleh sehelai benangpun.


"Hheeemmmhh!"jawab Bilqis.


"Ayang kok telanjang begini!"Tanya Radit membuat hatinya dag dig dug bahagia,akhirnya harapannya untuk menyentuh sang Istri terkabul juga,sepertinya Bilqis tidak tega melihat penderiataan sang Suami yang sudah berbulan bulan tak bisa merasakan si apem tembem Istrinya.Radit senyam senyum sambil mengelus elus pungung itu.


"Iya Pi...Mami sengaja telanjang begini,pengen semaleman dipeluk Papi."


"Ahhh yang bener Sayaang?"Tanya Radit bahagia.


"Dua hari dua malam juga Papi rela Mi,Mami bener bener Istri yang sangat hebat,sangat mengerti kemauan Papi.terimakasih sayang."ucap Radit sambil menangkup wajah sang Istri.


Bilqis langsung menyerang sang suami dengan ciuman yang sangat liar,tentu saja hal itu langsung disambut oleh Radit dengan tak kalah panasnya,Mereka saling menyesap dan ******* bibir masing masing.Setelah sekian purnama,akhirnya bibir sang Istri yang begitu ranum dan terasa manis bisa juga Dia rasakan.Radit menekan kepala sang Istri untuk memperdalam ciumannya membuat keduanya semakin terbuai.Bilqis menghentikan ciumannya karena kehabisan nafas setelah itu Dia kembali mencium sang suami dengan sangat agresif.Membuat Radit yang gairahnya sudah dipendam selama berbulan bulan akhirnya bisa tersalurkan.


"Papi cepat buka bajunya!"pinta sang Istri dengan manja!"


"Siap Sayangkuuu,Istriku yang seksi sekarang semakin genit,tapi Aku suka sangaaat sukaaaa.Tiap hari aja seperti ya sayang,Papi rela kok!"


"Bilqis memgangguk sambil tersenyum nakal.


"I'm coming Baby!"

__ADS_1


"Sepertinya Anak Anak Kita didalan perut begitu merindukan Papinya,sampai cepet cepet minta ditengok!"ucap Radit yang membuka celananya dengan tergesa gesa sehingga hampir saja Dia terjatuh saking tidak sabarnya.


"Sayang Aku siap!"ucap Radit tersenyum nakal sambil mengedipkan matanya,berdiri tegak dihadapan sang Istri dengan polos.


"Yaudah sini Papi masuk ke selimut,Kita kelonan sampai pagi ya Pi!"


"Tentu Baby sesuai yang Kamu mau,Papi akan sangat hati hati melakukannya!"ujar Radit sambil menghampiri sang Istri,kini keduanya didalam selimut tanpa sehelai benangpun.


"Yaudah yuk Bobo!"ajak Bilqis saat sang suami kembali akan menciumnya namun Bilqis memudurkan wajahnya.


"Mami udah puas ciumannya,sekarang Kita bobo Pi,kelonan sampai pagi sambil telanjang begini,skin to skin Pi hihihi!"ucap Bilqis terkikik geli.


"Maksud Mami gimana?Tanya Radit bingung karena hasratnya sudah menggunung sampai diubun ubun.


"Iya kan Mami mau ciuman,setelah itu Kita tidur telanjang begini,tapi ga ngapa ngapain Pi.Cuma bobo aja,bobo sambil pelukan sampai pagi,kan kelonan namanya!"


"Bobo sampai pagi sambil telanjang begini?"Tanya Radit tercekat,rasanya tak sanggup meneruskan kata katanya.


"Iya Sayang...Cuma bobo aja,kayaknya Mami lagi ngidam.Bobo pelukan dalam satu selimut dalam keadaan polos hehehe kayak difilm film itu lho Pi!"jelas Bilqis


"Te-terus nengokin bayinya gimana?"Tanya Radit


"Nengokin bayinya ya nanti tunggu dua bulan lagi kan!"


Seketika lutut Radit langsung lemas,Rasanya ingin menangis sekencang kencangnya.


.


.

__ADS_1


.


***********


__ADS_2