TERPAKSA MENIKAHI BUJANG LAPUK

TERPAKSA MENIKAHI BUJANG LAPUK
Terlambat Pulang


__ADS_3

"Lepasin!"pekik Nisha dengan wajah kesal.Karena rasa marah dan cemburunya belum hilang dari hatinya,Tidak tahukah John kalau Dia sangat kesal,Nisha mendelik marah kearah John yang sedang tersenyum lebar.


"Kamu makin cantik kalau lagi cemburu seperti ini!"goda John Dia mengeratkan pelukannya.


CUP


John mencium tengkuknya dan menopang dagunya dipundak Nisha sembari mengeratkan pelukannya.Seketika tubuh Nisha menegang bagai disengat listrik.Sudah berbulan bulan tak merasakan sentuhan Lelaki,dan tiba tiba John menciumnya seperti itu membuat Nisha merasakan sensasi yang mendebarkan.


"Ternyata seperti ini ya,nikmatnya punya Istri,bisa dipeluk peluk,bisa dicium cium.Kamu tau nggak,kalau tiap malam Aku selalu membayangkan Kamu,makanya Aku sampai melamar Kamu berkali kali,karena Aku jatuh cinta sama Kamu!"


"Ahhhh gombal,pasti cewek tadi juga Kamu gombalin,makanya sampai kayak gitu!"


"cuma sama Kamu,cuma ke si mungil ini Aku seperti ini!"ucap John sambil tersenyum manis membuat wajah Nisha semakin merona.


"Lepasin ih,Aku mau jemput Iday!"Nisha kembali mencoba melepaskan diri dari tangan kokoh yang melilit diperutnya.


"Iday dijemput supir aja ya,Papa kan masih kangen,tadi katanya mau nyuapin,Papa laper banget Ma!"ucao John merajuk.


"Ihhhh apaan siih,minta suapin sama perempuan tadi aja sana,Aku lihat sendiri Tadi Kamu peluk pelukkan sama perempuan itu!"ucapNisha marah.


"Dia cuma sahabat aja,sudah lama jadi rekan kerja,kalau niat macek macem sama Dia Aku ga akan mungkin nikahin Kamu!"


"Udah dong Ma,jangan marah.Kan Mama tadi denger sendiri kalau Papa cuma nganggap Dia sahabat,ga lebih!"


"Terserah,Aku juga ga peduli,lepasin,Aku mau jemput Iday,kasian takut Dia nunggu!"


Terpaksa John melepaskan pelukannya.Nisha pun segera pergi dari sana.


"Ma,tunggu sebentar!"John berlari mengejar Nisha.


"Ada apa lagi sih?"Tanya Nisha jutek.


"Nanti Papa pulang cepet.Mama siap siap buat malem ya!"bisik John sambil tersenyum dan mengedipkan sebelah matanya,Nisha hanya tersenyum kaku sambil cepat cepat berbalik dan setengah berlari karena malu.John geleng geleng kepla melihat tingkah Nisha,Dia senyum senyum sendiri dibuatnya.

__ADS_1


Begitu Nisha sudah sampai parkiran mobil,Sang supir sudah siao mengantar Nisha,Dia bergegas naik kedalam mobil sambil menetralkan detak jantungnya.Nisha memegangi dadanya sambil tersenyum sendiri.Bilqis memang benar,sepertinya Dia memang sudah ada perasaan pada Lelaki gagah itu,namun Nisha tak ingin ceoat cepat menyimpulkan getaran yang ada dihatinya,mungkin hal otu disebabkan karena sudah lama Dia tidak mendapatkan sentuhan dari seorang Lelaki.sehungga mudah terbawa perasaan pikir Nisha.


*******


Begitu sampai disekolah,ternyata kelas Haidar masih belajar,membuat Nisha sedikit lega,sehingga Dia tidak terlambat menjemput sang Anak.Nisha pun menunggu Haidar tak jauh dari kelasnya,dibawah pohon rindang yang nyaman,Nisha duduk duduk disana sembari memainkan ponselnya.


"Mamaaaaa!"Haidar berlari menghampiri Nisha dan memeluknya.


"Sayaaang!"Nisha mencium puncak kepala Haidar.


"Mana Papa John?"Tanya Haidar mengedarkan pandangannya.


"Papa John kerja dong sayang,dirumah sakit.Katanya nanti pulang cepet!"ucap Nisha.


"Hari minggu nanti Iday mau jalan jalan sama Papa boleh ga Ma?"Tanya Haidar.


"Nanti Mama tanya dulu ya,takutnya hari minggu sibuk,Mama kan belum tau jadwal Papa John!"


"Kalau begitu Kita ke rumah sakit aja Ma!"


"Bukan kangen,Iday cuma mau diajak liburan,mau kepantai kalau nggak ke gunung!.


"Iya tadi ada temen Iday yang baru,Dia cerita kalau sering liburan ke pantai sama Papanya,Iday juga mau Ma!"


"Kalau nggak,Iday mau camping sama Papa John,pasti seru ya Ma!"Ucap Haidar lagi.


"Iya sayang,pasti seru dong,ya sudah kita pulang yuk.kasian Pak supir nungguin!"


********


Setelah acara makan malam yang hanya dihadiri oleh 4 orang saja,Karena John belum juga pulang,padahal Dia sudah berjanji akan pulang lebih awal,tapi sudah jam 8 belum juga pulang.Untunglah Haidar bisa mengerti setelah mencari alasan yang tepat untuk disampaikan pada Anak itu.Haidar kini sudah tidur terlelap.


Nisha yang kini sudah berstatus sebagai seorang Istri,bersiap siap dandan cantik untuk menyambut kedatangan sang Suami.Gaun tidur cantik bermotif bunga warna pink dengan panjang diatas lutut dibalut kimono senada,rambutnya sengaja digerai,Nisha semprotkan parfum beraroma lembut ke tubuhnya.

__ADS_1


Walaupun niat awal pernikahan ini hanya untuk formalitas karena menghindari Lelaki yang sering mengganggunya,namun Nisha pikir pikir,pernikahan tersebut sudah sah secara hukum dan agama,sehingga Dia tidak boleh mempermainkannya sama sekali.Apalagi kini Dia menyadari kalau suaminya itu memiliki penggemar fanatik,tentu Dia harus lebih waspada.Pernikahan yang baru beberapa hari dilangsungkan itu harus Dia pertahankan,jangan sampai Dia menjadi janda untuk kedua kalinya,dan Dia juga mengingat Haidar yang begitu menyayangi John.


Nisha mencoba menelepon sang Suami.Namun sayang ponselnya tidak aktif,waktu sudah menunjukkan pukul 11 malam,tapi suaminya belum juga pulang.Nisha merasa gelisah.Kenapa suaminya itu tidak ada kabar kalau akan pulang terlambat.Dihubungi juga sangat susah.


Rasa kantuk sudah benar benar sulit ditahan,pukul satu malam Nisha pun tidur begitu lelap.


********


"Aduuuh meni engaaap begini!"Nisha kesulitan bernafas karena tubuhnya kembali dililit oleh lengan dan kaki John,Dia bagaikan guling hidup yang dipeluk begitu erat.


"Ihhhh kesel main peluk peluk aja,udah pulangnya telat,ga ketauan lagi pulangnya jam berapa bikin bete!"omel Nisha sembari mencubit lengan john yang kokoh.


"Mau kemana Ma,ini masih pagi,sini bobo lagi?"Tanya John dengan suaranya yang serat dan matanya masih terpejam kembali memeluknya.


"Aku mau bangunin Haidar,nyiapin sarapan!"


"Kenapa pulang telat ga bilang bilang,ga ngasih kabar,ditelepon susah?"Tanya Nisha.


"Ada masalah dirumah sakit,Ada pasien yang nuntut rumah sakit,jadinya kemarin ada pertemuan mendadak dengan direktur rumah sakit ,dan beberapa masalah yang harus Aku selesaikan juga.Maaf ya Ma,padahal kemarin udah janji mau pulang cepet!"


"Ya Aku ngerti sih,tapi lain kali kasih kabar supaya ga khawatir!"


"Maaf ya Istriku yang mungil,sudah bikin khawatir.padahal udah dandan seksi begini ya buat Aku,tapi malah Aku sia siakan istri cantik dan seksiku ini!"


"Ah ga dandan cantik,biasa aja kok!"


"Tapi ini bajunya seksi banget,Aku suka."bisik john dileher Nisha,membuat Nisha merinding bulu roma,karena kini wajah John tenggelam dilehernya,Dia ciumi leher Nisha yang wanginya begitu menggoda membuat Nisha menggelinjang merasakan sensasi geli luar biasa,apalagi kumis John yang menambah sensasi menggelitik.membuat Nisha tak kuasa untuk tidak mendesah.


Kemudian John menghadapkan Nisha kearahnya,membuat wanita cantik itu menunduk malu,John meraih tengkuk Nisha dan Mencium bibirnya dengan lembut.


.


.

__ADS_1


.


*********


__ADS_2