TERPAKSA MENIKAHI BUJANG LAPUK

TERPAKSA MENIKAHI BUJANG LAPUK
mengerjai atau dikerjai?


__ADS_3

Radit membopongnya seperti karung beras,dan menghempaskan tubuh Bilqis keranjangnya,membuat posisinya kini terlentang,serta merta Radit menindihnya,dan mengukungnya,kedua tangan Bilqis dikeataskan sehingga bilqis sama sekali tidak bisa bergerak.


"Awwh..Mass..sakiiiiittt"Bilqis meringis tertahan,saat luka lecet ditangannya kembali Radit pegang,namun kini Dia menggeser cengkramannya,kedua tangan Bilqis tetap direntangkan keatas,membuat Bilqis benar benar tidak berdaya.


"Mas jangan seperti ini,Mas salah faham.Aku ga seperti Mas bayangkan"Bilqis berusaha menjelaskan pada Radit,Dia sangat ketakutan saat melihat sorot mata Radit yang tengah dikuasai rasa marah begitu tajam melihat kearahnya, seperti pedang yang akan menghunus jantungnya.Kini wajah keduanya tak berjarak, membuat Bilqis dapat merasakan hembusan nafas Radit menyapu wajahnya,begitu juga sebaliknya.


"Aku harus memberimu pelajaran,agar Kamu mengerti posisimu itu sebenarnya.,Kamu itu Istriku Qis,Kamu hanya milikku,tidak seharusnya Kamu berduaan,gelap gelapan dengan laki laki lain,apalagi lelaki itu mencintaimu,mempunyai perasaan padamu"bisik radit ditelinga Bilqis


Kemudian diciumnya Bibir Bilqis yang tebal dan seksi,dipangutnya,dilum*tnya,dengan kasar,tak peduli Bilqis menginginkannya atau tidak,rasa marah dan cemburunya telah menguasainya.Bilqis berusaha berontak untuk menolak Radit namun kali ini Dia benar benar tidak berdaya,Dia pasrah dengan apa yang dilakukan padanya,sesekali Bilqis berusaha mengambil nafas saat dirinya merasa sesak.


Melihat Bilqis tak berdaya,membuat Radit semakin memperdalam ciumannya,Bibir Istri kecilnya itu benar benar membuatnya candu,Kali Ini Dia melum*tnya dengan lembut,tidak seperti tadi,Kini hasratnya semakin menggebu,dan untuk saat ini, Bilqis membalas ciuman suaminya tak kalah panasnya,dibalas menghis*p,mengg***t,melum*tnya,membuat gairah keduanya semakin tersulut,dan bergelora.


Ciumannya kali ini turun kelehernya,menghirup dalam dalam aromanya yang sangat memabukan,menci*minya,menggi**nya,menghis*pnya,membuat stempel kepemilikan disetiap sudut leher jenjang bilqis,yang membuatnya menggelinjang menahan rasa geli.


"Aaaaccchhh..."


"Aaaaccchhhh Maaaassss"

__ADS_1


Mendengar ******* Bilqis,membuat Radit semakin ingin melampiaskan hasratnya.Radit melepaskan cengkramannya,Kini Dia sibuk membuka baju Bilqis dengan tidak sabar hampir saja merobek gaun mahal itu,Bilqis lagi lagi pasrah dengan apa yang dilakukan suaminya itu.Kini yang tersisa hanya pakaian dalamnya saja,yang berwarna marun berenda,semakin membuat kelaki lakiannya berdiri dengan kokohnya,Radit terpana melihat tubuh molek sang Istri,Dia kembali membenamkan dirinya dibahu Bilqis,lagi lagi dia menghis*p bahu putih mulus itu,meng**git kecil,Dia turunkan tali bra itu dan kembali dihis***nya, kemudian Radit ingin membuka kancing belakangnya,tapi serta merta ditahanoleh Bilqis.


"Qis Aku sudah tidak kuat lagi menahannya"Radit menghempaskan tangan Bilqis yang berusaha menutupi Dadanya,keduanya memang sudah terlihat sayu mendambakan sentuhan yang lebih dan lebih lagi.


"Qis..boleh kan"mata sayu Radit yang mendmba dengan suara seraknya yang menandakan gelora birahinya ingin dituntaskan.Namun Bilqis tetap menahan tangannya.


"Maaf Mas..Aku sedang berhalangan."


"Apa???"Radit memekik kaget.


"A-Aku sedang datang bulan!"Ucap Bilqis lagi.


"Aaah Siiiiaaaal"Radit kesal Dia menjambak Rambutnya sendiri.


"Aaah, tega bener kamu Qiiisss mengerjaiku seperti ini"


Kepala Radit mendadak pusing,matanya berkunang kunang,hasratnya lagi lagi tidak tersalurkan.Bilqis melihatnya antara senang dan juga tidak tega.

__ADS_1


"Rasain!"Gumam Bilqis dalam hati seraya tersenyum sinis,saat sang suami memunggunginya.


"Mas memang pantas mendapatkannya"Ucap Bilqis kali ini memberanikan diri.


"Jadi benar Kamu mengerjaiku Qis?"Radit meliriknya lagi dengan kesal.


"Siapa yang mengerjai siapa?"tanya Bilqis mengernyit heran.


"Disini seharusnya Aku yang berhak marah!"tegasnya dengan mimik wajah yang penuh permusuhan.


"Mas Radit seharusnya minta maaf padaku,Kamu sudah menyakitiku dan menyakiti orang lain,tanpa melihat duduk permasalahannya terlebih dahulu,tanpa mau mendengarkan penjelasanku."Ucapnya sambil memungut gaun warna pink itu dilantai.


.


.


.

__ADS_1


******


__ADS_2