
Ma...Pa...!"Suara Radit tercekat namun kemudian Dia langsung berhambur kepelukan mereka,dirinya menangis tersedu dihadapan mereka tanpa rasa malu,tangis benar benar sudah tidak bisa ditahan lagi,rasa sakit akibat ditinggalkan oleh sang Istri saat sedang merasakan perasaan cinta yang begitu dalam memang benar benar sangat menyakitkan,rasanya sudah tidak bisa dibendung lagi rasa rindu yang teramat besar pada Istrinya itu.
"Radit...tenanglah Nak...!"Mama ikut bersedih tak tahan rasanya melihat anak Lelaki satu satunya begitu menderita seperti ini,sudah 4 bulan Radit kehilangan Bilqis,tidak bisa melihatnya,tidak bisa mendengar suaranya,tidak bisa memeluknya,mencumbunya,yang ada hanya bayangannya yang terus menghantui pikirannya.
"Kenapa Radit,Apa yang sudah Kamu perbuat,sampai sampai Kamu menjadi seperti ini!"tanya Papa
"Pa..Ma..tolong bantu Radit,pertemukan Radit dengan Bilqis..Radit tau Radit salah,Radit jahat,selama ini Radit sudah menyakiti Bilqis,tapi Radit mohon Pa..Ma..beri Radit kesempatan.Radit cinta banget Sama Bilqis,tolong....!"Radit berbicara sambil menangis tersedu,Membuat Mama tak kuasa ikut menangis juga,dapat Dia rasakan betapa anaknya itu sangat tersiksa dan menderita.
"Sikap dan kelakuanmu itu sudah benar benar keterlaluan,Kamu menyakiti dan menyia nyiakan Istri Kamu yang tulus mencintai Kamu dan menyanyangi Kamu Dit.Memangnya selama ini Papa tidak tahu,Semua tindakan Kamu Papa sangat tahu!"ucap Papanya murka.
"Iya Pa,Radit salah,Radit khilaf,Radit benar benar mohon ampun Sama Papa dan Mama,tolong jangan pisahkan Radit dari Bilqis,Radit bener bener ga kuat..Rasanya lebih baik Radit mati saja!"Ucapnya putus asa,membuat Mamanya menghambur kepelukan Radit.
"Jangan bicara seperti itu Dit,yang harus Kamu lakukan adalah Kamu memperbaiki diri,jangan kasar,jangan cemburuan seperti itu lagi pada Istri Kamu,akibatnya jadi seperti ini kan,Kamu sendiri yang sengsara!"
__ADS_1
"Lihat penampilan Kamu nyeremin Kayak gini,ya tua,ya kurus, ya brewokan,ga ada ganteng gantengnya...emangnya Bilqis mau ketemu Kamu,mau nerima Kamu!"Ucap Mamanya sedikit bercanda,membuat Papa mengulum senyum sekaligus juga sedih melihat Radit seperti itu,tidak tega juga rasanya melihat Radit merana.
"Mama jangan gitu dong,Radit begini gara gara Bilqis juga Ma,Radit pusing,Radit stress,tiap hari mikirin Dia,Tiap detik kangen sama Dia,tiap hari mual mual,muntah muntah kayak orang hamil,jadi Radit kurusan begini!"keluhnya.
"HAH!"
"BENERAN!"sentak Mama kaget matanya sampai melotot mendengar oenuturan Radit.
"Kalo ga percaya tanya saja Denis,Dia setia dampingi Radit kemana mana cari Bilqis,Dari awal Dia menghilang,tiap hari Radit mual dan muntah muntah,Radit jadi aneh Ma..untungnya sekarang ga terlalu mual dan muntah lagi."Curhatnya kepada sang Mama,membuat Mamanya benar benar merasa kasihan sekaligus takjub,teenyata anaknya ini mengalami kehamilan simpatik,yang memang terjadi kepada seorang Saumi ketika istrinya itu sedang hamil,dan memang sekarang ini Bilqis tengah mengandung buah cinta anaknya pikir Mama.
"Ya Allah sayaang,Anak Mama..kasian sekali Kamu nak,Kamu tenang sayaang,Kami akan bantu Kamu menemukan Istri Kamu,ya kan Pa!"Mama melirik suaminya yang tampak sedang berfikir.
"Tapi satu hal yang harus kamu ngerti,Kamu ga boleh paksa Dia,ga boleh kasar,sikap Kamu harus sabar harus lembut sama Dia,ga boleh seperti kemarin kemarin,atau selamanya Istri Kamu akan ninggalin Kamu,Dit.Iya kan Pa!"ucap Mama
__ADS_1
"Betul itu Radit,Kamu harus berubah,umur semakin bertambah seharusnya sikap Kamu lebih dewasa,harus lebih ngemong Istri Kamu,jangan malah sebaliknya,apalagi Bilqis itu masih muda,sifat dan sikapnya sangat labil,Kamu yang harus mengarahkan bukan malah mengekang dan Kasar sama Dia!"Nasihat Papa pada anak Lelaki satu satunya itu.
"Iya Pa...Maafkan Radit,tolong beri Radit kesemoatan untuk kali ini!"Pintanya sangat memohon agar Ayahnya itu membantu dirinya.
Radit dan kedua Orang tuanya sudah berkumpul.dikediaman orang tua Bilqis,Tujuannya tentu saja agar Dia bisa secepatnya dioertemukan dengan Istrinya itu,selama 4 bulan ini sebenarnya Radit sudah sering bulak balik kerumah mertunya itu,datang langsung,menyuruh orang untuk memantau,atau sekedar bersiam diri lama lama didepan rumahnya,mengawasi.Kalau kalau Bilqis pulang dengan sendirinya,tapi tetap saja tidak ada hasilnya.Kali ini Radit membawa orang tuanya,agar mertuanya itu luluh mau membantunya mempersatukan kembali Dia dan Istri kecilnya itu.Karena Radit yakin,mertuanya itu tahu keberadaan Bilqis,sikap mereka tampak tenang,padahal anaknya itu tengah menghilang,tentu ini membuat Radit bertanya tanya,dan kecurigaannya semakin besar.
"Ayah...Bunda...kedatangan Radit kesini untuk memohon,agar kiranya Ayah dan Bunda sudi memaafkan kesalahan Radit selama ini,mungkin Ayah dan Bunda marah dan kecewa kepada Radit,sakit hati juga benci dengan kelakuan Radit kepa da Bilqis,Radit benar benar menyesal,Radit mohon keikhlasan Ayah dan Bunda untuk memaafkan Radit,Radit memohon agar diberikan kesempatan untuk kembali membina rumah tangga dengan Bilqis,Radit janji akan memperbaiki diri,akan lebih mencintai dan menyayangi Bilqis.Radit mohon..!"Ucao Radit dengan mata berkaca kaca,membuat Ayah dan Bunda tak kuasa menahan haru.mereka berdua memberikan nasihat dan wejangan wejangan sebagaimana orang tua keoada anak,agar rumah tanggany selalu rukun dan harmonis.Merekapun memaafkan dan beejanji akan membantu Radot untuk secepatnya bertemu dengan Istrinya itu.
"Oh iya Radit,saat ini Bilqis sedang mengandung Anakmu,untuk itu Bunda memohon agar Nak Radit bisa sabar dalam menghadapi sikap Bilqis yang mungkin emosinya naik turun!"Ujar Bunda,Yang seketika membuat Radit terkejut mendengar berita yang didengarnya.
"HA-HAMIL!"Ucapnya tak percaya
Perasaannya kali ini benar benar tak percaya mendengar berita yang didengarnya,antara bahagia,sedih karena selama Bilqis hamil Dia tidak ada sisinya dan juga rasa bersalah yang teramat sangat dirasakannya,Membuat kepalanya serasa berputar putar,dan kemudian Radit pingsan tak sadarkan diri.
__ADS_1
*****