TERPAKSA MENIKAHI BUJANG LAPUK

TERPAKSA MENIKAHI BUJANG LAPUK
Durian


__ADS_3

Setelah 2 minggu menemani Nisha,mendampingi sang Kakak yang terlihat begitu sangat sedih dan rapuh,akhirnya Dia sekarang sudah berada di Jakarta.Bilqis tak tega melihat sang suami hampir 2 hari sekali harus bolak balik Jakarta Bandung.Alasannya tentu saja karena ga mau ditinggal dirumah sendiri dirumah,kangen lah atau ga kuat tidur sendiri,dan berbagai macam alasan lainnya.Dan pagi ini Radit memeluknya dengan posesif,tak dibiarkannya tubuh sang Istri lolos dari pelukannya.


Wajahnya mulai bergerak gerak dileher Bilqis,menciuminya dan menggigitnya dengan gemas.


"Piiii udah siang ini jam 7.Papi ga kekantor?"Tanya Bilqis dengan tubuh menggeliat karena geli mendapat cumbuan darinya.


"Hari ini ada pertemuan dengan para pengusaha muda,tapi nanti siang.Jadi agak santai sayang,Aku butuh energi nih,sudah lama Aa ga dapat jatah,hampir 2 minggu Aa ga nengokin si kembar,Mereka pasti udah kangen.boleh ya sayaang!"bujuknya.


"Kalau rafa bangun gimana A!"


"Nggak akan Yangg,Aku telepon Bi Yuni aja,agar jagain Rafa sebentar ya,Aa udah ga kuat memendam rasa ini Yaang!"ucap Radit dengan wajah memelas.


"Nanti malem aja A,lebih lama dan lebih bebas."ucap Bilqis.


"Aa maunya sekarang sayaang,udah ga tahan ini udah diubun ubun,ntar malem ya beda lagi yang!"


"Iiiihhh Aa,kata dokter kan jangan sering sering!"


"Kemarin dibandung Neng nolak terus.padahal kan Aa ga kuat!"


"Yang bener aja atuh A,lagi berduka malah minta itu,boro boro ada gairah,yang ada resah dan gelisah!"


"Yaudah sekarang ya?biar semangat nanti kerjanya.Aa perlu vitamin yang lebih banyak.Apalagi Vitamin B udah jarang dikasih sama Neng cantik.cuma boleh cium kepala doang dari kemarin hiks!"rengek sang bayi tua sambil berpura pura sedih.


"Iya kan Rafa maunya bobo sama Kita terus,apalagi tidur dirumah oraang lain rasanya kurang nyaman untuk bercumbu rayu,apalagi dirumah Teh Nisha!"


Yaudah sekarang aja!"Radit sudah mencium Rakus bibir hangat sang Istri,tangannya pun tak sabar untuk melucuti piyama yang menempel ditubuhnya.


*******


Hari berganti hari,usia kandungan Bilqis sudah semakin besar,dirinyapun sudah semakin merasa tak nyaman,asupan makananpun sudah mulai dikontrol kalorinya.Dan sekarang Dia sangat ingin makan durian montong,Padahal sebelum hamil Dia tidak terlalu suka,baunya membuat Dia tidak tahan.Namun sekarang saat usia kandungannya sudah mulai masuk trimester 3,tiba tiba saja Dia ngidam durian.Sayangnya sang Suami enggan mengabulkannya.


"Pi,Ayo dong cariin durian montong yang Mami mau,Mami bener bener lagi pengen banget.pleaseee!"


"Tapi sayaang,kan kata dokter ga boleh makanan yang berkalori,kalau mau lebih baik makan buah Naga,Aa siapin sekarang ya!"


"Jauh banget dari duren ke buah buah naga!"ucap Bilqis ketus.


"Buah naga lebih bagus untuk Anak Anak Kita!"ujar Radit.

__ADS_1


"Sedikit aja Papi..pleaseee!"


"Aa bukan Papi,kan lagi berdua!"


"Tapi kan ada bi Yuni sama Rafa di taman belakang!Iya deh Aaa...cepet A,kita ke supermarket beli durian,atau online aja deh,Aku lagi males keluar luar."


"Lebih baik kita keluar aja Sayang,suntuk dari kemarin dirumah terus,kemarin diBandung juga dirumah terus,bosen dong Neng!"keluh Radit.


"Yaudah deh kita ke Supermarket aja atau ke Mall sekalian,Daleman Aku udah sempit semua A!"


"Ok sayaang,nanti biar Aa pilihin ya,yang bagus bagus warna dan modelnya."


"Iya,tapi nanti malah dirobek terus.untung pas hamil gini,ga pernah ngerobek robek lagi!"


"Ya nggak dong Neng,Aa sekarang ga akan geragas lagi,Aa sabar melucuti Neng cantik dengan perlahan!"ucao Radit sambil menggerak gerakkan alisnya dan tersenyum nakal,Bilqis memutar bola matanya dengan malas.


"Kalau menurut Aa sih sebaiknya gausah pake daleman,biar gampang Aa nikmati!"


"Emang Maunya Aa mesum!"


"Yaudah Aku mau siap siap dulu!


*******


Radit merangkul Bilqis dengan hati hati,Mereka kini masuk ke underwear shop,seperti janji Radit,Dia yang memilihkan warna dan model sesuai seleranya membuat Bilqis malu sendiri dibuatnya,akhirnya Bilqis tidak berani berlama lama,apalagi ketika Radit menyuruhnya untuk mencoba salah satu dari model yang dipilihnya,membuat Bilqis ingin secepatnya pergi,sudah bisa dibayangkan apa yang akan terjadi dibilik ganti itu.


Setelah memborong beberapa pakaian dalam dan membeli kebutuhan lainnya,Bilqis langsung menuju supermarket untuk mencari makanan yang diidam idamkannya.Matanya menyelidik mencari cari Durian monthong yang tiba tiba sangat ingin dinikmatinya,Bilqis bergegas dengan tidak sabar menuju ketemoat buah buahan.Namun belum juga menemukan Durian sesuai keinginannya.dengan sabar dia menelusuri dan mencarinya.


"Nah ini Dia yang Aku cari!"ucap Bilqis sambil mengambil beberapa durian montong yang sudah di packing.Dia mengambil sebanyak yang Dia inginkan dengan begitu semangat.Namun Radit dengan sabar mengembalikannya lagi ketempat semula.


"Aa kenapa disimpenin lagi,Akukan kepengen!"protes Bilqis dengan wajah merengut.


"Kan janjinya tadi nyobain,bukan ngeborong,inget Anak Anak kita Neng!"


"Tapi kalau cuma satu pack doang mana puas A,please A,empat boleh ya?"


"ga!"tolak Radit tegas.


"tiga?"

__ADS_1


"No!"


"yaudah dua boleh ya?"


"satu!"tegas Radit dengan menatapnya tajam. Kalau sudah seperti ini,bilqis tak bisa lagi membantah.


Saat sedang mengantri dikasir,tiba tiba Radit melihat sosok yang sama sekali tak ingin ditemuinya,Dia meletakkan tangannya ditepi wajahnya agar jangan sampai perempuan itu melihatnya.


"Ada apa si A,kok kayak ketakutan gitu,lihat hantu?"


"Lebih dari itu,Aa ingin cepet cepet pulang,bahaya kalau Dia lihat!"


"Memang siapa siiih?"


"Udah gausah tanya sayang."


"Siapa ihh jangan bikin penasaran!"


"Udah sayaang Ayoo,itu ibu yang didepan sudah selsai pembayarannya!"


"Kalau ga ngasih tau siapa orangnya,Aku samperin langsung Nih!"ancam Bilqis.


"Si Wanda Yaaang,udah yuk cepetan ntar keburu nengok kesini!"ucap Radit.


"Kenapa sih Aa ketakutan banget sama Dia,jangan jangan ada main sama Dia,ngaku!"


"Ihhh amit amit neng,Aa cuma geli aja kalau ketemu suka manggil Mas Didit...Mas Didit...hiiii!"


"Bukannya Aa suka,waktu itu Aku inget Aa belain Dia lho,padahal Aku ga jijik dengernya!"


"Waktu Aa gamau Kamu ribut sama Dia sayaang,nanti Viral.Masa Istri pengusaha ribut ribut,kan malu!"jelas Radit sambil mendorong tubuh sang Istri kedepan kasir,membayar semua belanjaan yang sudah diborongnya.


"Mas Didit....!"Deg..Radit dan Bilqis langsung mematung.


.


.


*********

__ADS_1


__ADS_2