TERPAKSA MENIKAHI BUJANG LAPUK

TERPAKSA MENIKAHI BUJANG LAPUK
Ke Kantor


__ADS_3

Bilqis tampak keluar dari kamar mandi dengan bathdropnya,Dia kini sedang bingung memilih pakaian yang akan dikenakannya untuk pergi kekantor sang Suami,Dia ingin memberikan kejutan manis pada Radit lelaki yang kini selalu sabar terhadap sikap dan tingkah lakunya selama Dia sedang mengandung,apalagi akhir akhir ini Dia menjadi ujian kesabaran bagi suaminya itu. Untuk itu,Dia ingin memberikan kejutan kecil dengan datang kekantornya untuk mengajaknya makan siang bersama,walaupun Bilqis belum pandai memasak,sedikit demi sedikit Dia belajar kepada Bi Yuni,asisten rumah tangganya,sebelum membersihkan dirinya,Bilqis sudah membuatkan makanan sederhana untuk sang Suami.


Namun kini Dia tampak bingung didepan walk in closet,Bilqis sibuk memilah milih baju yang akan dikenakannya,Dia memakai baju beberapa kali dan tampak sibuk memadu madankan pakaiannya,tapi Dia tampak belum puas,kembali Dia mencoba pakaian yang dipilihnya,kali ini Bilqis memakai dress selutut warna biru muda tanpa lengan dipadu dengan cadigan warna hitam, flat shoes warna hitam dan shoulder bag warna biru membuat penampilannya tampak cantik dan anggun,kecantikan Bilqis tampak terpancar,Bilqis tampak puas dengan penampilannya walaupun sederhana tapi Dia tetap sangat cantik,Mama melihat sang menantu dengan penuh kekaguman.


"Mau kemana sayaaang?Kok udah dandan cantik seperti ini?"tanya Mama menghampiri Bilqis yang tampak sudah bersiap untuk menemui Radit.


"Iqis mau ke Kantor Mas Radit,Iqis mau makan siang bareng disana Ma,tadi Iqis udah masak dibantuin Bi Yuni,semoga aja Mas Radit suka masakan Iqis ya Ma!"


"Iya sayaaang,Wahh.. Mama seneng banget dengernya,semoga kalian tetap harmonis terus seperti ini,Mama bener bener bahagia."Ucap Mama.


"Mama ga bisa anter Iqis,Mama hari ini mau pergi sama Papa,biasalah udah tua harus sering cek up!"ujar Mama lagi.


"Iya Ma,gapapa kok.Iqis dianter sama Supir aja!"


"Ya sudah sayang hati hati dijalan Ya!"


.


.


*****


Bilqis kemudian menaiki mobil menuju kantor suaminya diantar oleh supir yang sudah menunggunya,Dia tampak santai sambil membawa masakan hasil jerih payahnya sendiri,Dia ingin membuat Radit bangga padanya,walaupun masakan yang dibuatnya sangat ala kadarnya,tapi Dia berharap sang suami akan menyukai masakannya,jalanan hari ini tidak terlalu macet,sehingga Bilqis tidak khawatir akan terlambat,kurang lebih satu jam akhirnya Bilqis tiba digedung tempat Suaminya bekerja.


Melihat gedung itu membuatnya teringat pada peristiwa saat pertama kali Bilqis mengantarkan makanan dan ditolak mentah mentah oleh suaminya,dan ingatannya pun membawanya saat mereka bertengkar didalam mobil lalu Radit membawanya kekantornya dengan paksa,yang membuat Dia harus pergi selama beberapa bulan,Bilqis yang mengingatnya hanya senyam senyum saja,antara ingin tertawa sekaligus malu saat mengingat kejadian tersebut.

__ADS_1


Bilqis tampak bahagia,wajahnya tampak berbianar,rasanya sudah tidak sabar melihat reaksi sang suami saat Sia tiba tiba berada dikantornya,Dia berjalan memasuki gedung pencakar langit itu,karyawan disana tampak hormat dan menyapanya dengan santun,bilqis membalas mereka dengan sopan,mereka tau Bilqis adalah istri Radit yang seorang CEO diperusahaan itu,Bilqis memasuki lift menuju ruang kerja suaminya,begitu tiba didepan ruangan kerja Radit,Bilqis disambut dengan kedua insan yang dikenalnya sedang saling menggoda,dan melemparkan rayuan,Denis begitu tampak memuja Angel kekasihnya sekaligus sekretaris Radit,setelah beberapa kali ditolaknya mentah mentah,namun kini nampak Denis begitu memuja Angel yang kini terlihat lebih cantik dengan dandanan natural dan pakaian yang lebih sopan.


"Eheeem...eheeeemmm...maaf nih Mas, Mba..mau mengganggu,Dimana ruangan Pak Radit ya?"ujar Bilqis yang memang keduanya tidak menyadari kedatangan Bilqis sama sekali,keduanya tampak kaget dan juga senang.


"Yaampunn Iqis,kirain siapa...waah udah gede ya,berapa bulan?"Angel langsung menghampiri Istri Bosnya itu,cipika cipiki dan mengelus perut Bilqis.


"Iqis ga bilang bilang mau kesini,padahal biar Kakak yang jemput."ujar Denis sambil sesekali melihat kearah ruangan Radit dengan wajah panik.


"Kak...Mas Raditnya ada kan diruangannya,ga lagi meeting?"tanya Bilqis sambil sedikit menengok kearah ruangan Radit yang terhalang oleh Denis.


"Ada..."


"Ga ada!"Anggel dan Denis serempak menjawab namun berbeda jawaban.


"Lho maksudnya gimana?"tanya Bilqis sambil mengernyit heran.


"Oh..diluar ya..yasudah kalau begitu Iqis tunggu diruangannya Mas Radit!"


Namun keduanya tampak menghalangi jalan Bilqis,Bilqis jalan kekiri ikut kekiri,Bilqis kekanan ikut juga kekanan.


"Kalian ini kenapa sih,ngehalangin jalan Aku!"


"Apa ada yang kalian sembunyikan?"tanya Bilqis curiga.


"Nggak ada yang disembunyikan kok,Iqis nunggunya diruangan lain aja yuk,sambil kita ngobrol..kan udah lama ga Kita ga ketemu,ajak Angel dan langsung disetujui oleh Denis.

__ADS_1


"Iya Qis....nanti Kakak yang akan menjemput Bos,mungkin sudah selesai pertemuannya.


"Nggak...Ga mau..Iqis mau nunggu diruangan Mas Radit,tolong jangan ngehalangin kayak gini,Iqis pegel,ga kuat dari tadi berdiri terus,Awas...jangan ngehalangin jalan!"ucapnya pada kedua orang kepercayaan Suaminya itu!"


Mereka pun pasrah mengijinkan Bilqis keruangan kerja Radit.Yang ternyata Radit berada disana sedang berbincang dengan kliennya,Bilqis dapat melihat sang Suami dan klien yang ternyata seorang perempuan.


"Aku ga nyangka lho..ternyata klienku itu Kamu Dit,ya ampuuun entah berapa belas taun ya Kita ga ketemu,Kamu ga banyak berubah tetap tampan seperti dulu!"Ucap Wanita itu dengan genit dan manja,namun Radit menanggapinya dengan biasa saja.


Radit tidak menyadari kehadiran Bilqis yang nampak sangat panas melihat pemandangan yang dilihatnya,namun Dia hanya diam saja mematung,masih ingin mendengar apa yang mereka bicarakan walau dalam hati Dia sangat takut dengan apa yang akan didengarnya.


"Aku dengar Kamu tidak jadi menikah dengar Artika,berarti Kamu masih jomblo dong sampai sekarang,waaahhh pas banget Dit..Aku juga mau cerai dengan suamiku,Aku harap..."


"Kata siapa...Aku udah Kok,malah bentar lagi juga Aku mau punya anak...!"Radit menunjukkan cincin yang tersemat dijari manisnya.Wanita yang bernama Rima itu sedikit terkejut melihatnya namun kemudian Dia tersenyum genit.


"Ya ampun Dit..Kamu serius banget deh...gemes Aku tuh sama Kamu..!"ucapnya sambil menepuk paha Radit.


"baru juga satu Dit..belum 2,hahahaha!"Ucap perempuan itu tertawa dibuat buat,Bilqis benar benar jijik sekali melihatnya.


"Kalau tidak ada hal yang penting lagi silakan keluar Ta...Aku masih banyak kerjaan...!"ujar Radit dingin.


"Kamu jutek banget siih,santai dong Dit,pikirin tawaran Aku sama Kamu,Seorang pria itu ga akan pernah cukup hanya dengan satu wanita!"ujar Rima sambil mendekatkan tubuhnya,wanita itu tampak berpakaian seksi dengan kemeja putih yang terbuka dibagian dadanya dan rok pendek yang sangat mengekspose pahanya.


.


.

__ADS_1


.


*******


__ADS_2