TERPAKSA MENIKAHI BUJANG LAPUK

TERPAKSA MENIKAHI BUJANG LAPUK
Merana


__ADS_3

Bilqis memandang kepergian sang Suami dengan sedih,bahkan Dia datang hanya untuk Rafa,sama sekali tidak mengajaknya bicara,padahal Lelaki itu selalu manja padanya bila akan pergi kemana mana,minta disiapkan ini itu sebelum pergi,termasuk minta jatah berlipat lipat dengan alasan menginap lama,tapi kini yang ada Bilqis harus gigit jari,boro boro minta jatah.mencium keningnya saja tidak,Lelaki itu masih dingin dan memusuhinya.Dia tidak tau berapa alama sang Suami pergi,membuat Bilqis benar benar galau,Dia menatap kepergian Radit dengan sendu,sampai mobil yang membawa sang suami sudah tidak terlihat.Bunda tak menyadari ada masalah dengan rumah tangga sang Anak,karena Bilqis tidak pernah cerita pada orang tuanya,Dia paling berani bercerita pada Nisha,dan sang Kakak kini sedang dibandung,jadilah Dia kembali kekamarnya dengan wajah sedih,sambil menciumi bayi tembemnya yang tampak anteng sendiri memainkan mainannya.


Bilqis tidak tahu sampai kapan sang Suami memusuhinya,tapi Dia juga enggan kalau harus ngemis ngemis cinta,bukankah Dia sendiri sudah mengalah,sudah minta maaf,tapi justru Dia malah dipojokkan terus.Membuat Bilqis menjadi serba salah,tapi Dia tidak ingin ambil pusing,yang penting Dia sudah mengambil sikap sesuai keinginan sang Suami,pikir Bilqis.


.


*********


Hari pertama disingapura,Radit dipenuhi dengan jadwal meeting yang diadakan di kantor rekan bisnisnya,mereka membahas kontrak kerjasama kedua perusahaan itu,kemudian mengunjungi pabrik dan melihat produk produk yang mereka olah dan produksi,untuk kelanjutan kerjasama mereka, seperti biasa Radit didampingi oleh asistennya yaitu Denis, pulang dari bulan madu, Dia langsung mendampingi Bosnya untuk kunjungan kerjasamanya itu, Denis mengajak sang Istri sekaligus juga sekertaris Radit. Sepasang suami Istri itu memang sudah bertahun tahun menjadi tangan kanan yang sangat Radit andalkan, sebenarnya Angel sudah ingin mengundurkan diri, namun Radit belum merestuinya karena Dia masih membutuhkannya, walaupun ada Dian yang bisa diandalkan, namun Radit sudah terbiasa dengan kehadiran Angel sebagai sekertarisnya.


Setelah berbagai meeting yang melelahkan,mereka mampir kesebuah restoran untuk makan malam, Radit sengaja minta ditemani dua sejoli itu.


"Ya ampun Bos, sungguh tega nian dirimu, Aku ingin makan malam berdua dengan Istriku tapi Anda selalu mengganggu saja, kenapa ga ajak Bilqis sama Rafa,biar sekalian jalan jalan, jadi kan bisa double date."Protes Denis kesal namun sebagai pegawai,mau tak mau Dia tidak bisa menolak ajakan bosnya.Mereka berada disebuah Restaurant mewah didekat hotel tempat mereka menginap.


"Akukan kesini kerja Den, bukan mau liburan!"ujar Radit sewot sambil membuka menu makanan yang akan dipesannya.


"Ya kan ga sehari semalam kerja terus, kan lumayan bisa ada waktu terus sama keluarga, seperti Kita ya sayang! "ujar Denis sambil mencium pipi Angel,yang disambut dengan senyuman manis dari sang Istri yang baru beberapa minggu menjadi Istrinya.


"Untung Kita udah halal ya sayang, jadi nanti malem bisa kelonan, aaah,nyaman banget, apalagi hujan hujan begini enaknya yang anget, anget, yang empuk empuk... "Ucap Denis mesra pada sang Istri,cuaca malam itu memang lumayan dingin karena hujan lebat mengguyur kota Singapura.


"Iya sayang,lumayan juga ya sambil kerja sambil Honey moon kedua! "ujar Angel dengan suara dibuat semanja mungkin."

__ADS_1


"Nanti pake gaya baru sayang, biar makin enak!"ujar Denis, membuat Radit yang mendengarnya langsung kupingnya panas seketika.Rasanya sangat menyesal mengajak pasangan menyebalkan ini bersamanya, tau akan seperti ini, Dia pasti memilih makan sendiri saja tadi pikirnya.


"Yaang, suapin dong,Aku mau yang itu! "ucap Denis sambil menunjuk makanan yang ada didepan Angel"


"Iya suamiku yang manja, iiih gemesiin banget, bikin makin cinta deh!"Ucap Angel sambil mencubit gemas hidung Denis.Interaksi dua sejoli itu begitu intim,Radit yang melihatnya hanya memutar bola matanya,Dia sangat kesal dengan pasangan yang ada didepannya,mereka seperti sengaja memanas manasinya.


"Bisa tidak kalian makan dengan tenang,apa tidak malu mesra mesraan didepanku?"


"Ihhhh Bos ini,namanya juga pengantin baru,lagi hot hotnya Bos,harap dimaklumi,kayak ga pernah ngerasain aja."Ucap Denis yang menggenggam tangan Angel dan menciumnya dengan mesra,seperti tak cukup membuat Radit Iri.


"Ternyata bener kata bos Radit,nikah itu sangat menyenangkan ya bos,Aku nyesel kenapaaaa ga dari dulu!"ujar Denis yang kini mereka saling menyuapi,Denis pun sangat perhatian saat ada noda dibibir sang Istri,dengan cepat Dia menyeka dengan jarinya,kemudian menjilatnya,melihat kemesraan mereka, semakin membuat Radit merana,Dia kini bagai nyamuk pengganggu didepan pasangan sengklek ini,mereka sengaja menyiksa Radit karena jauh dari sang Istri,Andai saja Radit mengajak Istri dan anaknya,tentu Dia tidak akan semerana ini,apalagi hubungan Dia dan Bilqis sedang bermasalah.


"Baik!"


"Aku juga ga sabar mau punya anak kayak Rafa,sayaaang kasih Aku satu ya!"ucap Denis manja.


"Iya sayaaang,Kita usaha yang giat ya,nanti malem kita praktek,mau dimana?kita coba dikamar mandi yuk,hehe kayaknya seru!"ucap Angel.


"Ok sayaangkuh!"Denis langsung semangat mendengarnya,Dia rasanya sudah tak sabar untuk mengajak sang Istri pergi dari Restaurant itu.


Radit hanya bisa mengelus dada,menyemangati dirinya sendiri melihat pasangan tidak tau diri itu yang selalu saja memanas manasinya.

__ADS_1


"Apa mereka tidak tau,betapa Aku sedang tersiksa merindukan Bilqis,dasar menyebalkan!"gumam Radit,sambil berusaha menghabiskan makanan yang ada dihadapannya dengan malas.


"Ya ampun,tampang Bos lesu banget siiih,semangat dong Bos,tinggal dua hari ini disini,tapii yaaa harus sabar bos,dikamar hotel harus tidur sendiri mungkin cuma ditemani cicak cicak di dinding,yang diam diam merayap,kalau Aku sih enak yang ngerayap langsung ke Istriku sendiri,hehehe!"


"Nyebelin Lo,mentang mentang udah kawin,dari tadi ngeselin banget"ucap Radit kesal.


"Sabar dong Bos,jangan Iri begitu,namanya juga penganten baru,lagi anget angetnya!"


Tak terasa makanan yang ada dihadapannya pun sudah tak bersisa,Dua sejoli itu sudah tak sabar untuk berduaan.


"Bos Radit,Kami duluan ya,ga kuat disini hujan besar,dingin banget,Kami duluan ya bos,mau kelonan dulu hehe,bye bye sampe besok!"


Kini tinggal Radit seorang diri terbengong bengong bak sapi ompong,ditengah derasnya hujan,apalagi restaurant tempatnya makan lumayan agak sepi,membuat hatinya semakin gundah gulana,Dari tadi ponselnya hanya ditatap saja,mau menelepon istrinya ,Dia begitu segan.Dia masukkan kembali ponselnya kedalam saku celananya,setelah puluhan kali hanya dilihat layar ponsel bergambar sang Istri yang sedang berpose seksi itu.Dia bergegas pulang kehotel walaupun ha itu akan membuat Dia semakin tersiksa karena merindukan Istri tercinta.


.


.


************


Vote,Like,Komen jangan lupa ya bestieee😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘

__ADS_1


__ADS_2