TERPAKSA MENIKAHI BUJANG LAPUK

TERPAKSA MENIKAHI BUJANG LAPUK
Meriah suasana


__ADS_3

Suasana kediaman Radit begitu semarak,suara riuh rendah orang orang yang berada didalamnya begitu tampak bahagia,Radit dan Bilqis kedatangan orang tua mereka masing masing.Mama dan Papanya Radit,Ayah bunda Bilqis datang bersama Nisha,Suaminya dan juga Haidar sang keponakan.


Mereka tampak asik bersenda gurau,bercanda tawa.Haidar tampak sangat akrab dengan Radit,bocah kecil itu ternyata sangat merindukan Omnya yang sangat baik kepadanya,begitupun Radit,Dia menyayangi keponakannya itu.Dia bahkan sengaja menyiapkan mainan spesial untuk Haidar,set miniatur Dinosaurus Dia hadiahkan untuk Haidar,bocah kecil.itu begitu bahagia melihatnya,akhirnya mainan yang diidam idamkannya bisa Dia dapatkan.


"Iqis gimana kandungannya sekarang,apa masih ngidam ngidam atau mual mual?"tanya Nisha yang melihat adiknya dengan perut yang sudah besar,namun Bilqis justru tetap terlihat cantik meski sedang hamil besar,tidak berpengaruh pada penampilannya.Pagi itu Dia tampak sangat cantik dengan balutan dress selutut motif bunga,dengan rambut panjang digerai belah pinggir,aura keibuannya sangat nampak,Radit sang suami bahkan tak henti hentinya mencuri curi pandang kearah sang Istri,Dia tak pernah berhenti mengagumi kecantikan Istrinya.


"Alhamdulillah baik baik aja teh,Iqis udah ga repot ngidam ngidam lagi,biasa aja.Alhamdulillah ga ada kendala yang berarti,cuma asa bareurat weeeh(cuma berasa berat aja),kalau tidur cuma agak sesek."ujar Bilqis sambil mencomot Baso tahu yang dibawakan oleh Nisha.


"Kamumah hamil teh banyak makan,tapi kenapa cuma perut aja yang buncit,badan mah tetep segini gini aja Qis,nggak menggendut!"Ujar Nisha yang memperhatikan Bilqis begitu lahap dengan makanan yang dibawakannya.


"Hehehe..gatau atuh teh,padahal berat badan mah terus nambah tiap bulan juga!"


"Bagus atuh Qis,jadi nanti pas abis lahiran cepet turunnya!"


"Hehe tapi kan katanya kalau menyusui malah banyak makan,jadi nanti malah ga turun turun ya teh,gendut terus!"tanya Bilqis penasaran.


"Ya nggak lah Qis,kan nanti disedot lagi sama bayinya,jadi ga usah repot repot diet,nanti juga turun sendiri kalau menyusui mah!"Jelas Nisha.


"Apalagi Kamu punya 2 bayi!"ucap Nisha sambil menutup mulutnya terkikik geli.


"Ih..kata siapa,ini mah satu teh bayinya,bukan kembar!"ujar Bilqis polos.


"Dua Qis,bayi yang diperut sama bayi tua yang brewokan!"hahahaha Nisha tak kuasa menahan tawanya.

__ADS_1


"Ihh si teteh bisa aja!"


"Iya sihh apalagi bayi tua malah makin doyan,pusing Iqis mah,lagi hamil gini juga hadeuuuh!"curhat Bilqis membuat Nisha semakin tergelak.


"Bagus atuuuh Qisss,namanya juga bujang lapuk nemu daun muda hahahha,teteh mah iri sama Kamu,punya suami agresif,siabang mah harus teteh dulu yang mancing Qis,harus teteh yang agresif sebel ih,Siabang kayaknya harus dicekokkin jamu kuat."ujar Nisha dengan mimik wajah merana.


"Jangan teh bahaya,mending kasih jamu buyung upik,kayaknya agak kurusan sekarang,kecapean kali teh!"Nisha tawanya lanngsung meledak mendengar usulan Bilqis,kedua kakak beradik itu memang selalu terlibat obrolan yang absurd,membuat yang mendengarnya pasti menggeleng gelengkan kepalanya.


"Eh Qis itu suami Kamu dari tadi ngelirik lirik Kamu terus,beruntung Kamu Qis,punya suami bucin kayak gitu,kayak baru pertama kali aja liat Kamu sampe lirik lirik curi curi pandang segala!"Ujaf Nisha lagi.


"Hehehe mungkin karena Iqis pake baju ini,ini baru dibeliin sama Mas Radit kemarin teh,eh ternyata pas,bahannya juga enak adem!"


"Ahhh tapi bukan karena itu juga kali Qis,suamimu memang bucin akut sama Kamu,Ayah Bunda juga cerita kalau Mas Radit tuh sayaaang banget sama Kamu Qis,Kamu juga kalau nanti udah punya anak,harus semakin dewasa sikapnya,kalau ada masalah sedikit jangan suka bikin suami khawatir,masalah dirumah tangga pasti adaaa aja,Kamu harus sabar,selesaikan dengan kepala dingin,jangan mudah emosi,jangan kabur kaburan!"sindir Nisha.


"Siap tetehku yang cantiiiik,yang lucu yang baik hati,makin sayang deh sama teteh!"Bilqis memeluk Nisha dengan erat.


"Sayang Iqis,mama seneng banget tinggal beberapa minggu lagi,keluarga kita akan kedatangan member baru,gimana Kamu betah ga sayang dirumah baru,kemarin Mama tunggu tunggu tau tau Kamu udah ada disini,Mama pikir nunggu sampe lahiran dulu dirumah Mama."


"Maaf Ma,soalnya Mas Radit langsung culik Aku kesini!"ujar Bilqis polos,apalagi Radit langsung mengurungnya dikamar,dan seketika minta jatah begitu Dia memberi kejutan rumah besar ini untuknya,namun Bilqis tidak berani mengadukan hal itu pada Mama mertuanya.


"Sudah Mama duga,pasti Dia yang sudah ga sabaran,padahal Mama belum rela Kamu ninggalin rumah,Mama kesepian sayaaang!"ucap Mama mertuanya merajuk.


"Tenang saja Ma,Mama kan bisa kesini tiap hari,kan ga terlalu jauh dari Rumah Mama!"ucap Radit menimpali.

__ADS_1


"Memang Saras sama Boy belum datemg Ma?"


"Belum,Katanya Boy gajadi pindah sekolah disini,soalnya Dia mau bantu perusahaan yang disana kalau sudah lulus nanti!"ucap Mama.


"Ahhh syukurlah kunyuk kecil itu tidak jadi kesini!"gumam Radit dalam hati.


Saat sedang asiik bercengkrama dengan anggota keluarga lainnya,Bilqis ditarik perlahan oleh Radit,dari tadi Dia gemas sekali melihat Istrinya yang begitu cantik dengan dress yang Dia berikan.


"Ada apa Pi?"tanya Bilqis heran saat Radit mengajaknya bersembunyi dari yang lain.


"Ada hal penting yang mau Aku katakan!"ucap Radot dengan mimik wajah yang serius membuat Bilqis bertanya tanya.


"Hal penting apa Pi?"


"Aku mau mengatakan sesuatu!"


"Ya udah ngomong aja,jangan bertele tele bikin Aku was was aja iiih...!"


"Kamu cantik...Aku gemes dari tadi,pengen cium Kamu Mami kecil!"Bisik Radit sambil memeluk sang Istri dan langsung melahap bibir sang Istri yang merekah merona.


.


.

__ADS_1


.


**********


__ADS_2