
Radit menggandeng Arsinta sampe mereka duduk diprivat jet,kemudian Radit meninggalkan Arsinta yang duduk disebelahnya
"Mau kemana Kak?"Tanyanya.
"jangan kemana mana,Aku cuma mau bicara sebentar dengan Pilotnya!"Ucap Radit dengan wajah tenang,Arsinta pun mengangguk sambil tersenyum.Radit pun menemui sang pilot.
"bawa Dia sejauh mungkin,terserah Kamu mau membawanya kemana,Aku benar benar muak melihatnya!"
"Siap Bos !"
"Kalo perlu jatuhkan saja Dia nanti diatas ketinggian 350000 kaki,ditengah tengah laut,biar Ikan paus langsung menelan Dia!"Ujar Radit dengan wajah kesal.
"Hahahha Bos bisa saja!"
"Aku akan kembali ke Villa,cepat terbangkan pesawatnya!"
"Ok.Siap Bos!"
Radit segera turun dari Jet pribadi itu,segera menghubungi orang orangnya agar menjaga Bilqis,agar gadis itu tidak beranjak kemana mana.
Wajah Bilqis selalu terbayang dipelupuk matanya,rasanya tidak tega meninggalkannya seperti itu,bergegas Radit berlari meninggalkan Arsinta.
Jet pribadi yang membawa Arsinta sudah lepas landas,Dia senyam senyum sambil mengaplikasikan make up ke wajahnya,tidak ketinggalan lipstik merah merona dioleskan ke bibirnya yang tipis itu,melebihi garis bibir agar terlihat lebih tebal,tersenyum dan menyeringai lebar,bahagiaa.
"HAHAHHA...ternyata semudah ini mendapatkan Kak Radit!"
"Memang lelaki itu sangat lugu,Yaampuun oooh bahagianya, sebentar lagi Aku akan mendapatkan gelar Nyonya Arsinta Raharja..ngoooaahahahahaha...!"Arsinta tertawa tawa bahagia.
"Lalalala lalalalala Aku bahagiaaaa,come to me darliiinggg Lalalalala!"Arsinta menari nari dan bersenandung dengan bahagia.
"Maaf Nona silakan duduk dengan tenang,dan pakai sabuk pengamannya!"Ucap Pramugari.
"Aaaah Kamu mengganggu kesenanganku saja,menyebalkan!"Dengan kesal Arsinta menjatuhkan dirinya di kursi sambil mendelik kesal kearah pramugari cantik itu.
"Kak Radit kemana Ya,kok lama banget dari tadi...Ahhhh biar saja,mungkin Dia sedang menangis dipojokan meratapi wanita kecil menyebalkan itu,tapi tenang Kak Radit sayaaang Aku akan dataangg padamu dengan secepatnya..hahahhahahah!"Ucapnya tertawa keras dengan percaya diri yang tinggi.
"Maaf Nona tolong dikencangkan sabuk pengamannya!"
"Berisik banget,ngomong ngomong Kak Radit kemana Ya,kenapa tidak duduk disampingku!"tanyanya dalam hati.
"Hey,apa Kak Radit masih mengobrol dengan pilot pesawat ini,kok lama sekali!"tanyanya pada sang Pramugari.
"Tuan Radit tidak ikut penerbangan ini,beliau meneruskan kembali Bulan madunya bersama Istri tercintanya!"ucap pramugari tersebut sambil menampilkan senyum terbaiknya dan berlalu dari hadapanya.
"APA!"Mata Arsinta terbelalak saking kagetnya dengan apa yang dia dengar.
"Ga mungkin!"Rqdot menarik rambutnya sendiri,menyesali keadaan yang ada.
"Ga ga ga ga,ga mungkin Ka Radit berubah pikiran!"Arsinta menggelengkan kepalanya dengan mimik wajah kecewa dan marah.
"KAMU PASTI BOHONG,PRAMUGARI BODOH!"Teriaknya.
Bersamaan dengan itu pesawat mengalami guncangan yang sangat kuat dan oleng ke kanan kiri,membuat membuat Arsinta sangat ketakutan.
__ADS_1
"KA RADIIIIIIITTTTTTTTT AKU GAMAUUU MATIII SEPERTI INIII!"
"KA RADIIITTTTT!"
.
.
.
******
Maaf Nyonya,penerbangannya ditunda,jadi sebaiknya Nyonya Istrihat dulu,dan Kami akan siapkan makan siang spesial.untuk Nyonya!"ucap pelayan itu.
"Lho kok ditunda sih,tadi katany suruh beresein barang barang,mana yang bener ini!"
"Maaf atas ketidak nyamanannya Nyonya,Kami hanya menyampaikan informasi yang kami dapat!"ucap pelayan itu lagi.
"Ya baiklah,Aku akan Istirahat dikamarku dulu!"Ucapnya sambil menunduk lesu kembali.lagi Dia kekamar mewah itu sambil berduduk ditepi ranjang,mengusap usap kasur lembut itu,Dia mengingat kembali saat saat indah bersama Radit,mengingat kembali kemesuman Suaminya yang sangat membuatnya kesal sekaligus juga suka,Dia rindu sentuhan suaminya yang membuatnya candu,Dia rindu belaian Radit yang membuatnya nyaman.
"Mengapa bulan madu ku yang Indah harus berakhir menyedihkan seperti ini,padahal tempat ini adalah impianku,menghabiskan hari hari yang indah dengan Suamiku,tapi mengapa malah berakhir seperti ini hiks...hiks..!"
Bilqis akhirnya terlelap dalam kesedihan,sambil air matanya kembali menetes,mungkin dengan tertidur,Dia bisa melupakan sejenak rasa sakit yang dialaminya sekarang.
.
.
.
"Euuuhh Aduuuhh berat banget siiih iiiiihh!"
"Engap(sesak) gini euhhhh...!"
"HAH..!"
"apa Aku ga salah lihat?"pekik Bilqis saat melihat wajah Radit yang sedang terlelap disampingnya.
"jangan jangan cuma khayalanku aja kayak tadi.."
"hiks Mas jahat banget siiih,bikin Aku kayak gini,ngebayangin Kamu terus,pqdahal Kamu udah ninggalin Aku !"
"Ya Allah hapus Mas Radit dari ingatan Aku,Aku benci sama Dia,Aku benciiiiii!"
"Huphpt...mmmmmmpppphhhh"Bibir Bilqis tiba tiba dibungkam oleh bibir yang kenyal,lembut,dan aromanya sangat menyegarkan.
segera Dia mendorong tubuh yang sudah memeluk,mengungkung,dan menciumnya.
"MAS RADIT!!"Bilqis berteriak kaget.
"Aku ga salah liat!"Tanyanya sambil mencubit pipinya.
"Awww sakiit!"jerit Bilqis yang membuat Radit menahan tawa sekaligus gemas melihat kelakuan Istrinya.
__ADS_1
"Ternyata ini beneran Suami Aku!"Ucapnya sambil menutup mulutnya tak percaya.
"Iya Honey ini Aku Suami semata wayang mu!"Ucap Radit sambil bangun dan tersenyum dengan wajah tanpa dosa.Seketika rasa senang Bilqis berubah menjadi rasa kesal dan sebal.
"Ngapain Mas ada sini,bukannya tadi udah pulang!"ucap Bilqis sambil memunggungi suaminya dengan wajah marah.
"Maafkan Aku Honey,Aku hampir aja terprovokasi sama Dia,tapi karena wajah Kamu selalu terbayang,senyum Kamu,tubuh Kamu,rasanya Aku ga tega ninggalin Kamu seperti ini,Maafiin Aku sayaang!"
"Apa?"
"Maaf?"
"Enak aja!"
"Ga,gamau,gamau maafin.Aku kesel,Aku sebel,Aku maraaaah,Mas Radit jahat!"ucapnya lagi,yang langsung dipeluk dari belakang oleh Radit,namun Bilqis berusaha berontak,Dia meronta ronta.
"Awwwww...ssssshhhh sakit Honey!"keluh Radit memegangi lengannya yang digigit oleh Bilqis.
"Syukurin!"ujar Bilqis sambil mendelik.
"Jangan gitu doong Honey,Aku begini juga karena Kamu udah bikin Aku cemburu,Suami mana yang ga cemburu,melihat Istrinya sedang berduaan dengan lelaki lain,dengan posisi seperti itu!"
"Namun karena rasa cinta Aku yang besar sama Kamu,Aku berusaha enyahkan pikiran buruk dikepala Aku Honey!"jelas Radit.
"Coba jelasin,Kamu ngapain jauh jauh dateng kesana,pake baju cantik begini,dandan cantik,berduaan dengan lelaki itu,,mana cuma pakee..!"Radit tak kuasa meneruskannya,rasanya sesak sekali saat melihatnya.
"Nih ini Mas,Aku dapet pesan ini!"Ucap Bilqis sambil menunjukkan ponselnya.
"Aku mana berani datang ke tempat asing,kalo ngga gara gara pesan itu!"
"Niat Aku mau melabrak Mas Radit sama wanita Ular itu!"
"Apalagi Mas Radit ngebelain Dia terus,semalam aja ngobrol berdua sama Dia,Aku dicuekin,Aku berusaha sabar,tapi begitu Aku dapat pesan itu,Hati Aku panas,apalagi Mas Radit ninggalin Aku setelah kita 'Itu' semalam.Biasanya Mas selalu bangunin Aku,cium Aku,ini dicari cari ga ada.Jadinya Aku sampe ketempat itu,dan ketemu si Hans,tapi Dia ga macem,Kami juga ga berbuat macem macem,Aku cuma ngasiin ponsel Dia,Aku "Jelas Bilqis panjang lebar,membuat Radit benar benar merasa bersalah.
"Honey...!"
"Gausah Honey Honey..Aku mau pulang sekarang!"ujar Bilqis ketus,wajahnya cemberut menahan kesal,sambil pergi menjauh menghidari Radit.
"Iqis cantiiiik,sayangnya Aku,cintanya Aku,marahannya udah ya,Kita sama sama salah faham,Kamu taukan,Aku ini sangat pencemburu,Aku ga tahan Kamu dekat dengan Laki laki lain Honey,pleaase jangan marah lagi,Aku bener bener cape hari ini,nyari Kamu kesana kemari,belum lagi Si Arsinta yang...!"
"Ooh Adek ketemu gedenya Mas Radit ya ,Ar-Sin-Ta..Iiih nyebut nama Dia aja bikin bulu kuduk Aku berdiri,gara gara Dia Kita begini,tapi anehnya Ma selaluuuu aja belain Dia,kenapa Mas ga nikah aja sih sama Dia!"
"Kalian itu serasi,sama sama.nyeb.."
"Mmmmmhmmpppttt....!"lagi lagi Dia membungkam bibir Sang Istri dengan Ciuman mautnya,melahap dan ******* bibir seksi itu,Radit semakin memperdalam ciumannya,yang langsung dibalas oleh Bilqis dengan dengan penuh gairah,saling berbelit l*d*h,kedua sejoli itu seolah baru bertemu untuk pertama kalinya,apalagi Radit,Dia rindu sekali dengan gadis itu,takut sekali Dia kehilangan Bilqis,untuk itu setelah pikirannya sadar,Akhirnya Dia bisa meninggalkan Arsinta dengan cepat.Radit menghentikan ciumannya sejenak.
"kita berendam di jacuzi yuk,sambil bercumbu,lalu kita bercinta sepuasnyaa Honey...setelah itu,Kamu boleh meneruskan marahmu,sekarang marahnya dijeda dulu ya!"Ucapnya,Bilqis hanya mengangguk pasrah.
.
.
.
__ADS_1
*******
Bestiee Maaf nih,baru pulang kerja,baru bisa up jam segini,jangan marah marah Bestiee,Kasih vote &Hadiah atuuuhππππππππππ