
"Apa benar Sayang udah boleh masuk?"Tanya Radit ragu,memandang wajah Bilqis yang begitu cantik,apalagi penampilan seksinya yang memakai lingerie merah menyala,benar benar sang menggoda.Matanya semakin berkabut oleh hasrat yang sudah membara.Sepertinya Radit sudah tidak sanggup lagi kalau harus menahan hasratnya yang sudah berada dipuncak.
"Iya boleh Mas..tapi pelan pelan ya.Takut Dedenya didalam kage!"ucap Bilqis pelan,Istri kecilnya inipun sudah merasakan nikmatnya dicumbu oleh Radit,setelah sekian lama tidak merasakannya.
"Tentu sayaang,Aku akan melakukannya selembut mungkin!"ucap Radit dengan suara seraknya yang terdengar seksi.Diapun kembali membungkam mulut sang Istri dengan ciuman yang begitu lembut,membuat Bilqis terlena dibuatnya.Ciuman semakin dalam dan intens, kemudian turun keleher Bilqis yang mulus dan putih bersih,Dia buat jejak disana dengan menghisap dan menggigitnya dengan gemas,membuat Bilqis menggelinjang geli sekaligus nikmat.Berbulan bulan tak mendapatkan sentuhan dari sang Suami ,membuat Bilqis merasa Dia seperti kembali akan diperawani,ada perasaan sedikit takut dan was was,apalagi kini Dia berbadan dua,bahkan dalam perutnya kini bersemayam 3 jabang bayi buah cintanya bersama Radit,membuatnya menerima semua sentuhan sang suami penuh dengan kehati hatian.
Radit begitu asyik menciumi sang Istri membuat Bilqis mengerang merasakan nikmatnya dicumbu sedemikian rupa.Tangan kokohnya menggerayangi tubuh sintal Bilqis,pun dengan sangat hati hati.Kemudian merayap kedepan untuk kembali menikmati dua buah benda favoritnya yang begitu indah,menenggelamkan wajahnya disana,meremat dan menyesapnya bergantian...
Kedua Insan yang begitu saling mencinta dan mendamba itupun kini melebur menjadi satu.
Radit mengatur nafasnya yang terengah engah,setelah sekian lama akhirnya Dia kembali merasakan nikmatnya tubuh sang Istri,nikmatnya bercinta dengan Bilqis istri seksinya.Radit menyeka keringat yang membasahi kening Bilqis.
Radit tersenyum merekah melihat wajah Istrinya yang terlihat kelelahan,kemudian Dia menyelimutinya dan memeluknya dengan sayang.
"Yaaang Kamu enak banget siih,legit dan menggigit!"bisik Radit sambil membelainya dengan mesra.
"Hhhhmmmm!"ucap Bilqis sambil terpejam matanya,wajahnya Dia sembunyikan didada Radit yang berbulu.
"Kalau ga kasian sama ayang dan Dede bayi,mungkin Aku udah gempur kamu habis habisan yaang!"ucap Radit sambil mengecup pipi Bilqis dengan gemas,Bilqis tak menyahuti ocehan sang Suami,tubuhnya benar benar terasa sangat letih dan lelah.Bilqis tak habis fikir kenapa Radit bicara seperti itu,padahal Dia sudah benar benar menggempurnya tanpa ampun.walaupun memang Dia melakukannya dengan sangat hati hati,tapi tetap saja,tubuh sang Istri dihujamnya sampai berkali kali,namun Radit tetap saja belum merasa puas.
Tubuhnya benar benar terasa lelah meladeni keperkasaan Radit,bagai harimau buas yang
lapar,Radit begitu perkasa seperti biasanya.
"Awww...Aaaachhh!"Bilqis tiba tiba merintih sambil memegang perut buncitnya.
"Ada sayaang,kenapa?Apa ada yang sakit?udah kerasa mules?apa udah mau melahirkan?tanya Radit panik sekaligus ketakutan melihat wajah sang Istri terlihat akesakitan.
__ADS_1
"Perut Aku agak keram,mungkin kontraksi!"ucap Bilqis dengan wajah meringis.
"Hah terus gimana dong Sayang,apa sekaramg masih sakit,sebaiknya Kita kedokter sekarang juga!"Radit langsung terduduk dan menatap Istrinya dengan penuh kekhawatiran.
"Gapapa Mas...ini normal kok,katanya kalau habis bercinta memang seperti ini!"ucap Bilqis menangkan sang Suami yang terlihat begitu menghawatirkannya.
"Beneran gapapa Honey?Aku takut Anak anak kita kenapa napa?"Tanya lagi,masih dengan mimik wajah ketakutan.
"Gapapa kok Pi,sini Papi bobo lagi aja!"ajak Bilqis sambil menepuk nepuk kasurnya.
"Kamu bikin Aku khawatir Sayaang.Maafin Aku kalau udah nyakitin Kamu ya Honey,maafin Aku.Aku bener takut kalau Kamu kenapa napa!"ujar Radit sambil membaringkan tubuhnya disamping Bilqis kemudian merengkuh Bilqis dan memeluknya dengan erat.
"Besok Kita kedokter aja periksa,takut ada apa apa dengan Anak Anak Kita!"
"Gausah sayang,Aku udah gapapa kok.Makanya besok besok harus pelan pelan Pi,jangan kekencengan,atau mungkin punya Papi kegedean,jadi Anak anak Kita kaget didalam!"ujar Bilqis sambil terkikik.
*********
Bilqis merasakan sedikit geli pada pada wajahnya.Saat Dia membuka matanya,terlihat sang suami sedang menciumi seluruh wajahnya.
"Bidadariku sudah bangun,Selamat pagi Sayaaaang bobonya nyenyak banget ya?"Radit tersenyum sangat mempesona,sang Suami sudah begitu rapi dan wangi dengan pakaian santai,untunglah hari ini hari libur,Bilqis bisa bersantai walaupun memang selama kehamilannya,Dia selalu seperti itu,tidak pernah kerepotan oleh pekerjaan rumah tangga,karena Radit sangat mewanti wanti sang Istri agar tidak melakukan apapun,kecuali mengurus Rafa yang kemarin kemarin sedikit manja kepadanya.Kini Raditlah yang selalu melayaninya,seperti pagi ini,disamping tempat tidurnya sudah tersedia susu hangat dan potongan buah segar.
"Diminum dulu Susunya Yang,setelah ini mandi ya,Aku udah siapin air anget buat mandi.Setelah ini baru mamam.Aku udah buatin Nasi goreng spesial buat Ayang!"Ucap Radit menghampiri sang Istri yang masih berselimut menutupi tubuh polosnya yang bersandar dikepala ranjang.Bilqis menghabiskan Susunya tanpa Sisa,membuat Radit tersenyum senang melihatnya.
"Kok ga ada pesan cinta di secarik kertas lagi?"Tanya Bilqis.
"Pesan cintanya kan udah tadi malem pake bahasa tubuh!"jawab Radit menggoda.
__ADS_1
"Yaudah sekarang Mandi ya,habis Mandi langsung sarapan!"
"Aku ngerepotin Kamu terus Yang,maaf ya!"ucap Bilqis sambil tersenyum meringis menatap sang suami.
"Jangan ngomong begitu sayang,sudah kewajiban Aku melayani Istriku tercinta yang terlihat lesu karena semalaman Aku kerjain terus!"goda Radit sambil mencubit hidung sang Istri gemas.
"Oh iya,tadi pagi Aku udah konsultasi sama dokter,katanya hal yang terjadi semalam sama Kamu itu normal yang,tapi Aku diminta untuk hati hati,jangan terlalu garang katanya hihihi!"ucap Radit terkekeh.
"Maaf ya sayaang,lain kali Aku akan lebih hati hati!"ucap Radit sembari membelai rambutnya dengan sayang.
"Iya Mas gapapa,ya sudah Aku mau mandi dulu,badan Aku lengket begini ga nyaman banget!"
"Baiklah Sayang,Kita mandi ya!"Radit menggendong Bilqis dan membawanya kekamar mandi,didudukkannya sang Istri kedalam bathub yang sudah berisi air hangat yang ditetesi minyak escencial favorit Bilqis."
"Yaudah Papi keluar dulu,Aku mau mandi!"ucao Bilqis mengusir sang Istri.
"Gapapa Sayang,Aku mau mandiin Istriku,tenang Sayaang,Aku ga akan ngapa ngapin kok,cuma mandiin aja!"ujar Radit,walau dalam hati sebenarnya tidak tahan.Apqlqgi melihat sang Istri yang selalu menggoda dihadapannya.
"Tapi kan Papi udah Rapi,nanti bajunya basah lagi!"ucap Bilqis tak enak.
"Gapapa sayang..mumpung Aku libur,Aku akan memanjakanmu seharian,ini!"ujar Radit.Bilqis hanya pasrah dengan apa yang dilakuakan sang Suami kepadanya.
.
.
***********
__ADS_1