
Mmmmmppphhhtttt
Radit membungkam mulut sang Istri dengan penuh gairah,wajahnya kini sudah berada dileher sang Istri,menciuminya,menghisap dan menggigitnya dengan gemas,tangannya sudah merayap masuk kedalam pakaian Bilqis masuk mencari benda paforitnya untuk direnat,namun Bilqis dengan cepat menahan dan menyingkirkan tangan itu.
"Papiiiii iiihhhh ini udah sampai didepan rumah Mama,bukannya turun malah mesum begini."protes Bilqis sambil membenahi pakaiannya.
"Kan Mami bilang sendiri,kalau bercumbu boleh tiap detik!"ucap Radit sambil nyengir kuda.
"Ya tapi jangan didalam mobil juga Pi,apalagi didepan rumah Mami,kalau keliatan kan Malu,lipstik Mami luntur deh jadinya."omel Bilqis sembari membenahi makeup diwajahnya.
"Iya maap Sayaang...Aku ga tahan sih lihat Kamu,anggap saja ini hadiah karena Aku udah nyanyiin lagu spesial tadi buat Kamu Sayaaang!"
****
"Papiiii...Mamiiiii!"Rafa berlari memeluk Papinya, begitu keduanya tiba dikediaman orang tua mereka.
"Mamiii Afa ngen Mami..!"
"Iya sayang,Mami juga kangen!"Bilqis memeluk Rafa dengan erat dan menciuminya dengan gemas.
"Iqis sayaaang,sehat nak!"Tanya Mama pada sang menantu kesayangan.
"Iqis sehat Ma,Pa.Ini pada mau pada kemana udah rapi begini?"tanya Bilqis yang melihat kedua mertuanya.
"Tadinya Mama sama Papa mau ngajak Rafa ketemu sama temen temen Mama Papa,tapi sepertinya kalian sudah punya rencana,jadi ya sudah Mama Papa pergi berdua saja!"ujar Mama.
"Afa ikut Oma Opa!"pekik Rafa.
"Waaah yang benar sayaang?Oma seneng banget,Oma bisa pamer Cucu ketemen temen,apalagi nanti kedatangan 3 bayi kembar semakin ramai keluarga Kita ya Pa!"Papa mengangguk seraya tersenyum lebar
"Sebenernya Mami sama Papi mau ajak Rafa ke Taman buah,biar bisa petik buah,liat binatang binatang juga disana,Rafa yakin mau ikut Opa?"Tanya Radit,yang merasa kecewa sang Anak lebih dengan dengan orang tuanya dibanding dirinya.
"Ya sudah kalau begitu,Papa dan Mama ngalah aja,kalian pergilah sana bertiga,besok lagi juga kan bisa ajak Rafa jalan jalan.Rafa ikut sama Papi Mami aja ya?"Ucap Mama.
"Iqis jadi ga enak sama Papa dan Mama,Kalau Iqis ya terserah Rafa aja,bebas kok mau ikut siapa aja.Rafa mau ikut sama Opa Oma ya?Tanya Bilqis sambil menatap sang Anak.Walaupun hatinya juga agak sesih,mungkinkah selama ini Dia kurang perhatian pada sang Anak sehingga Rafa begitu lengket dengan Mertuanya.
"Afa itut Mami Papiiii!"ujarnya lagi.Bilqis begitu senang,akhirnya impian untuk pergi jalan jalan dengan keluarga kecilnya bisa kesamapaian.
"Ya sudah kalau begitu Radit pergi dulu ya Ma..Pa..!"
"Hati hati Dit,jangan ngebut ngebut,ingat.istrimu sedang mengandung!"
__ADS_1
"Iya Ma....!"
Mereka bertiga bergegas masuk kedalam mobil.Namun tiba tiba Mama memanggil.
"Dit.. tunggu...!"Mama dan Papa menghampiri Mereka.
"Mama sama Papa ikut kalian aja,kayaknya seru jalan jalan ke tempat yang sejuk sejuk alami,kalau ketemu temen kan sering,jalan sama Anak Cucu kan jarang"ujar Mama
"Wahh asyiiik tambah seru Papa sama Mama ikut!"Ujar Bilqis dengan wajah girang.
Sejujurnya Mereka masih rindu dengan Rafa sang Cucu kesayangan,apalagi Papanya Radit begitu menyayanginya.Sehari rasanya tak cukup bercengkrama dengan Cucu Mereka.Jadilah Mereka kini ikut nimbrung dengan Bilqis dan Radit demi sang Cucu tercinta.
****
Sampailah mereka ketempat yang dituju.Sebuah Taman rekreasi Agrowisata yang sangat terkenal.Taman yang memiliki berbagai macam tanaman buah,tanaman sayur dan berbagai macam tanaman lainnya.
Radit menggedong Rafa,Mama menggandeng sang menantu sambil bersenda gurau dan diikuti oleh Papa.
Mereka tampak antusias memetik berbagai macam buah tumbuh ditaman Itu,Bilqis dan Mama begitu antusias,Rafa dan sang Opa pun sangat senang memetik buah buahan yang tampak sangat segar hingga tak tahan untuk mencobanya.
Rasa manis dan asam buah strowberry yang langsung dipetik dari pohonnya ternyata lebih segar pikir Mama,kemudian Ada buah jambu biji yang ukurannya besar besar.
"ini jambu kristal,enak dibik rujak ini Qis!"ucap Mama sambil memetiknya beberapa buah.
"Ga ada sayaaang,kan pastinya dirawat oleh para pegawainya.pastinya ga ada ulatnya!"
"Masa sih Ma,nah itu yang merayap dibaju Mama apa?"goda Radit.
"Ihhh mana mana mana....!"Mama panik sambil mengibas ngibaskan bajunya,bergidik geli.
"Hahaha bercanda Ma,Mama serius banget!"
"Ya ampun Dit Kamu tuh ngagetin banget tau ga!"ucap Mama galak.Membuat Radit kwtakutan dan lari mendekati Papa dan Rafa,Bilqis yang melihatnya tertawa tawa.
"Radit dah tua juga masih jail aja sama Orang tua!"Keluhnya pada sang menantu.
"Nanti biar Iqis jewer Ma!"ujar Bilqis sambil menggandeng lengan sang mertua.
Mereka kembali asyik memetik buah buah segar yang ada disana.Ada apel,melon,rambutan,belimbing,salakdan masih banyak lagi.Bilqis memandangi buah buahan yang sudah dipetik oleh Mereka.
"Kita pulang ke Villa aja Dit,sudah lama Mama ga kesana,sekalian Kita lihat hamoaran kebun teh disana,Rafa pasti senang!"
__ADS_1
"Tapi besok Radit kerja Ma,nginep disini aja kalau Mau,ke Villa kejauahn.Radit gaenak udah keseringan libur!"
"Siapa bilang Kamu libur,Kamu besok pulang duluan,biar Bilqis sama Rafa tanggung Papa dan Mama!"ujar sang Papa yang sudah muncul dibelakang,menggendong Rafa yang membawa satu keranjang Manggis dengan kesusahan.
"baiklah kalau begitu,sekalian liburan,baby moon buat Istri Aku."ujar Radit sambil merangkul sang Istri dan menciumnya dengan gemas dihadapan Mama dan Papanya.
"Pi,Mami mau asinan,kayaknya seger banget deh.sama karedok leunca,udah lama Iqis kepengen."pintanya dengan manja pada sang Suami.
"Kalau begitu Kita mampir ke retaurant Sunda dulu Dit,Mama juga udah laper banget ini,makanin buah mulu nanti mencret lama lama!"Ucap Mama.
"Oke deh Kita mampir ke restaurant Sunda dulu,setelah ini Kita ke Villa ya!"
"Asiiikkk Iqis seneng banget,Makasih ya Pi..hari ini Mami sangat bahagia,apalagi sikembar tiga diperut Mami ini,kayaknya mereka juga Ikit seneng karena diajak jalan jalan,dari tadi gerak gerak terus.
"Syukurlah sayaang,itu tandanya Nak anak Kita sehat didalam!"
"Iya Pi...Mereka sangat sehat,didalem kayaknya lagi rebutan untuk main bola!"
***
Mereka mampir ke sebuah restaurant sunda sesuai keinginan Bilqis.Dia sudah memesan berbagai menu sunda favoritnya,salah satunya yang sudah dia idam idamkan yaitu karedok leunca.Padahal biasanya Dia tidak suka karedok leunca,karena biasanya sang Bunda sering membuatnya yang merupakan makanan favorit Ayahnya,biasanya dimakan dengan ikan asin japuh.Namun Bilqis sama sekali tidak suka,karena menurutnya rasanya sangat pahit,namun sekarang Dia terlihat sangat lahap dengan karedok leunca itu, bersama ikan asin japuh yang Dia request.Ayam goreng favoritnya sama sekali tidak Dia sentuh,padahal jelas jelas itu adalah makanan kssukaannya.
"Sayang Mamamnya pelan pelan,ga ada yang mau minta kok!"ujar Radit yang melihat sang Istri begitu penuh mulutnya dengan makanan,Radit khawatir sang Istri tersedak.
"Iya Pi...habis ini enak banget,cocok banget sama Ikan asin.Aseli mantap banget!"ucap Bilqis yang tangannya sibuk mempreteli ikan asin,dan Dia campurkan kedalam nasi ya yang sudah ada karedok leunca didalamnya,diaduk,diuwel uwel kemudian langsung dilahapnya,Radit yang melihatnya menjadi penasaran.Apa benar itu enak.
"Mama sama Papa suka ga?Tanya Radit.
"Suka sih suka,cuma kan Mama sama Papa punya asam urat jadi ga berani makan!"
"Ohhh gitu...Itu Iqis makannya kayak yang enak banget Ma,Radit jadi penasaran!"ujarnya.sambil mencomot sedikit ikan asin plus karedok dan langsung melahapnya.
"Mmmmmhh enak dari mananya,rasanya pahit gini!"wajah Radit langsung meringis.
"Tapi enak Pi,pedes seger enak pokoknya,besok besok Iqis mau main kerumah Bunda minta dibikin menu seperti ini aahhh.Pasti sama enaknya!"ujar Bilqis.
"Untung ga ngidam jengkol,nanti Papi gamau cium Mami kalau bau!"
.
.
__ADS_1
********