
Sore hari dikediaman mewah keluarga kecil bahagia,tampak semarak dengan kehadiran Mama dan Papa Radit.Kedua orang tua itu tampak asyik bersenda gurau dengan sang Cucu.
Papa dan Mama Radit mengajaknya ketaman belakang.Rafa yang yang semakin gendut dan pipinya gembul,rambutnya sudah sedikit tumbuh,kulitnya putih dan Matanya besar,membuat siapa saja yang melihatnya akan merasa gemas,bayi enam bulan itu tampak tertawa tawa melihat Omanya bersembunyi dibalik punggung sang Opa dan mengagetkannya,membuatnya tertawa sangat lucu.
"Ciluuuuuuukkk.....BAA!"
"Ciluuuuuuuukk ....BAA!"
Semua tertawa melihat Rafa begitu yang riang,mereka ingin menghabiskan waktu bersama sang Cucu sebelum Radit dan menatunya itu membawanya berlibur ke Eropa.
"Dit,Apa ga sebaiknya Rafa ditinggal saja sama Mama disini,kalian senang senanglah,biar kalian tidak terganggu,Biarkan Papa dan Mama yang menjaga Rafa,Takutnya Dia rewel dan kecapean disana,Mama kok rasanya ga tega membiarka kalian pergi cuma bertiga."ujar Mama begitu melihat Radit sudah ada dihadapannya dengan pakaian kasual.
"Tenang saja Ma,dulu juga kan Radit kita ajak keliling Eropa dan Amerika waktu masih bayi,dan ga kenapa napa,biarkan saja mereka pergi bertiga,viar ada momen dan kenangan yang seru,dan pastinya pengalaman yang unik."ujar Papa sambil menggendong Rafa yang nemplok digendongan sang oppa..
"Iya Ma,Radit pasti selalu jagain Bilqis dan Cucu kesayangan Mama,tenang Ma!"Ucap Radit yang sudah bersiap untuk pergi.
"Mama cuma agak sedikit khawatir,tapi memang sih Kamu juga waktu masih bayi diajak kemana mana terus sama Papa Mama!"
"Ya sudah kalau begitu kalian hati hati ya,kasih kabar kalau sudah sampai ya,Anak dan Istrimu dijaga dit,ntar digondol bule!"Ucap sang Mama menggoda sang anak.
"Waaah kalau ada yang berani nyenggol Anak dan Istri langsung Radit hajar Ma!"Ucapnya dengan wajah serius.
Bilqis begitu semangat,rasanya sudah tidak sabar untuk pergi ke tempat impiannya.Penampilannya begitu cantik dengan pakaian kasual,persis seperti anak ABG,yang justru membuqt Radit semakin jatuh cinta kepadanya
" Pulang dari sana nanti Kamu bawain Cucu baru buat Mama ya sayang!"Ucap Sang Mama pada Bilqis sambil mencium Pipi kanan kirinya.
"Itu bisa diatur Ma,pokoknya nanti di Eropa mantu Mama ini ga akan kemana mana,tidur terus dihotel,biar langsung jadi!"Ucap Radit dengan semangat.
__ADS_1
"Dasar bocah gemblung,ngapain jauh jauh ke Eropa kalau Istrinya cuma mau dikurung dikamar hotel,hadeeeuuuuuh!"ucap sang Mama sambil menepuk jidatnya,sementara Radit hanya tertawa terbahak bahak,membuat Bilqis kesal dibuatnya,langsung saja Dia mendekatinya.
"Awwwww Aduuuuh.... ganassss nya ni macan betinaku...!"ucap Radit sambil mengusap usap perutnya,mendapat cubitan manjaaa dari sang Istri.
Mama dan Papa hanya senyam senyum melihat tingkah anak dan menantunya itu.
"Ya sudah kalau begitu Kita berangkat dulu ya Ma,Pa...Mama Papa yakin nih gamau ikut sama Kita,siapa tau pulang dari sana Radit dapet adik baru yang lucu,biar Mama Papa ada mainan!"Goda Radit pada kedua orang tuanya.
"Nih anak ngeledek mulu sama orang tua,Mama tambahin nih cubitannya biar tau rasa!"Ucap Mama.
"Ampuun Ma ampuuun,Isssh Radit kan cuma bercanda Ma,hahahaha!"
*********
Perjalanan Jakarta Italia membutuhkan waktu sekita 15 jam untuk sampai kesana,seperti biasa,Radit yang seorang pengusaha tajir melintir,menggunakan Jet pribadinya untuk sampai kesana.Fasilitas mewah yang disediakan oleh Jet pribadi itu membuat penerbangan mereka terasa sangat nyaman,walaupun membawa seorang bayi kecil,apalagi selama perjalanan Rafa begitu baik,dan tidak rewel,waktunya hanya dihabiskan untuk tidur dan terbangun sebentar kemudian tidur lagi,membuat Bilqis merasa tenang.
Begitu sampai Bandara Internasional Leonardo DaVinci Roma Italia,sebuah mobil Lemousine sudah menunggu mereka untuk mengantarkannya ke hotel tempat mereka menginap.
Seperti biasanya jiwa ke ndsoannya langsung terpampang nyata,matanya berkeliling memandangi Bandara Internasional yang dipenuhi para bule itu,wajahnya tampak sumringah dan matanya berbinar bahagia.Dia merasa tidak percaya kini Dia sudah berada dibelahan bumi lain,tepatnya Di Roma Italia.
"Kamu cape banget ya sayang?"tanya Radit sambil mencium kepala dan mengusapnya.
"Cape tapi seneng banget!Ucap Bilqis sambil memeluk tangan sang suami dan bersandar dibahunya,begitu keduanya sudah duduk didalam limousine.
Sang supir yang asli orang Italia tampak bercakap cakap dengan Radit menggunakan bahasa Inggris.Dia menanyakan kapan sekiranya Radit akan berwisata,Dia memberikan rekomendasi tempat favorit para turis mancanegara,serta destinasi wisata populer lainnya.
Sedangkan Si Mami kecil asyik bermain ponsel,memberi kabar kepada kedua orang tuanya dan kepada sang Kakak yang begitu bahagia Adiknya itu bisa pergi liburan setelah peristiwa yang tak mengenakkan terjadi pada mereka.Tak lupa Mama mertua pun Dia kabari.
__ADS_1
Tak lama kemudian,Mereka sampai di Hotel mewah yang sudah Radit reservasi.Bilqis kembali mencubit lengannya,apakah Dia tidak salah masuk hotel,walaupun Dia tau kalau Suaminya itu Horang kayahhh,tapi tetap saja setiap dibawa ke tempat mewah,Bilqis selalu terkaget kaget dibuatnya.
Begitu sampai dikamar hotel,mereka berdua bergantian membersihkan diri,Rafa terbangun dari tidurnya,bayi mungil lucu bermata besar itu tampak bermain sendiri sambil memegang kakinya,Radit yang sedang menelpon Mamanya tak kuasa tertawa,lucunya tingkah Rafa langsung dividiokan dan dikirim kepada orang tuqnya,yang sudah rindu pada mereka.
Setelah keduanya selesai membersihkan diri,tubuh mereka terasa begitu lelah,Akhirnya merekapun beristirahat,namun belum memejamkan matanya karena sikecil rafa justru masih terjaga.
"Mami bobo aja,Mami pasti cape,biar Aku yang jagain Rafa!"
"Gapapa kok Pi,lagi pula tadikan tidur terus dipesawat,Papi aja yang bobo,Rafa Aku mimi in biar bobo juga!"
Radit pun membaringkan diri disamping sang Istri sambil memeluknya dari belakang.
"Pi besok Kita kemana?"
"Mmmm kemana ya,mungkin ke coloseum dulu,terus ke Venesia,ke Piazza,dan ketempat indah lainnya disini,pokoknya Aku mau manjain Kamu selama di eropa ini,Aku ingin membayar waktu kita yang kemarin terkuras untuk sesuatu yang membuat perasaan Kita sedih.
"Baiklah sayaang,sekarang bobo ya,biar besok bisa jalan jalan keliling Italia.!"
"Mau dikelonin cayang,gantian dong cekalang Papinya yang dikelonin!"bisik Radit sambil mengusap usap perut Bilqis.
"Cup cup cup,bobo ya bayi tua nya,biar besok bangun pagi dan jalan jalan!"ucap Bilqis sambil mengelus elus kepala sang suami.
"Ihhh kok bayi tua sih,gigit nih!"ancam Radit yang kini sudah menenggelamkan wajahnya dileher sang Istri.Untunglah Rafa sudah mendengkur halus,sehingga kini gantian Bilqis menenangkan Sang bayi Tua.
.
.
__ADS_1
.
********