
Pagi ini Bilqis sudah tampil begitu cantik dan sang Anak pun tampak begitu tampan.Kemarin malam Mama mertuanya meminta Bilqis agar Rafa bisa menginap ditempatnya,jadilah kini Bilqis bersiap untuk mengantarkan sang Anak kerumah Oma Opanya,setelah mendapat ijin dari Sang Suami,Bilqis bergegas masuk kedalam mobilnya untuk mengantarkan Rafa yang didampingi Bi Yuni,Sang Asisten yang selalu ikut serta bila Bilqis mengajak Rafa kerumah sang Mertua.Seperti biasa sudah 1 bulan ini Radit selalu pergi pagi dan pulang malam,awal awal Dia sangat kesal,namun Dia berusaha untuk mengerti dengan keadaan sang Suami yang begitu sangat sibuk,seperti hari ini,Radit pergi begitu pagi,jadilah Dia diantar sang Supir untuk kerumah mertuanya.
Mama dan Papa mertuanya begitu bahagia melihat kedatangan sang Cucu,setelah sekian lama akhirnya mereka bisa bercengkrama dengan Rafa yang semakin pintar dan menggemaskan.
"Aduuh Rafa Cucu Opa makin gembul aja ini,makan apa ciiih hemmhhh ganteng banget begini lagi,jadi inget Radit waktu kecil ya Ma!"Ujar Sang Papa mertua sambil memeluk sang cucu dan menciumnya dengan gemas.Kemudian Rafa diajak melihat koleksi burung peliharaannya.
"Waaah Ada yang baru lagi Pa?"Tanya Bilqis takjub melihat dua ekor burung yang ada dalam sangkar!"
"Iya ini Lovebird merah!"Ujar Sang Papa mertua saat Bilqis terkagum kagum melihat sepasang burung yang begitu cantik warnanya.
"Bagus banget Pa!"
"Buung Mi...Buuuung!"ujar Rafa yang tampak senang melihat berbagai macam jenis burung yang dipelihara sang Opa,Dia tampak antusias.
"Burung burungnya nambah terus ya Ma?"Tanya Bilqis.
"Ya begitulah,Papamu sayang,memang hobi banget miara burung,kalau sudah sama burung burungnya sampai lupa sama Mama!"keluh Sang Mama mertua sambil membawakan beberapa kue untuk Bilqis dan ditaruh diatas meja yang berada dihalaman belakang rumahnya yang luas,sama seperti rumah Bilqis.Dirumah Mama mertuanyapun terdapat taman yang luas dengan kolam renang,dan juga berbagai tanaman hias tumbuh disana,ditambah lagi berbagai macam burung burung peliharaan Papa mertuanya yang lumayan banyak,membuat Rafa sangat betah melihatnya.
"Radit pulangnya malem terus Ya Qis!"Tanya Papa.
"Iya Pa,berangkat pagi pulang malem,kadang ga ketemu Rafa sama sekali!"keluh Bilqis dengan wajah sendu.
"Sabar ya Qis,mungkin Papa harus merekrut asisten baru untuk juga membantu Radit,Denis kan sekarang makin sibuk,apalagi Istrinya resign,tapi untungnya ada sekertaris baru yang membantu Radit!"
"Iya Pa,Iqis ngerti kok!"
"Mama juga dulu begitu,malah sering ditinggal tinggal ke luar kota lah keluar negeri lah,perginyapun sama sekertaris yang seksinya minta ampuuun,kayak gamau pake baju tuh sekertaris,saking seksinya!"Tutur sang Mama membuat Bilqis tertawa geli mendengarnya.Sedangkan sang Papa hanya terrsenyum simpul.
"Masa siih,Papa lupa deh!"ucap Sang Papa mertua tangannya ditarik oleh Rafa untuk melihat burung Kakat tua putih yang pintar berceloteh.Rafa begitu kagum namun juga agak takut pada Kakatua itu.
"Untungnya Papamu itu setia Qis,ga pernah macem macem,walaupun ribuan perempuan godain Papa.Makanya Mama ga pernah cemburu,bukannya Mama ga cinta.Tapi Mama gamau buang buang tenaga,waktu dan pikiran hanya untuk memikirkan hal yang ga jelas,yang bikin kita rugi sendiri,tapi justru Papa yang cemburuan banget,persis kayak Radit!"
"Oh begitu Ma?"
"Bohong itu Qis,justru Mamamu itu posesif banget,Papa di intilin kemana mana,bahkan Mama sampai kekantor terus tiap hari!"Ujar Papa mertua.
"Itu karena Mama memastikan kalau Papa itu kerjanya bener,ga macem macem!"
"Berarti itukan namanya cemburu ya Qis!"
Bilqis hanya nyengir kuda ditanya seperti itu,kedua mertuanya itu memang sangat lucu dan begitu baik.Bilqis merasa sangat beruntung meetuanya memperlakukan Dia seperti Anaknya sendiri.Jadilah Pagi itu Bilqis menghabiskan waktu beercengkrama dengan mertuanya sambil momong sikecil Rafa.
Siang harinya Bilqis pamit untuk mampir ke salah satu Mall yang dekat dengan kantor sang Suami,sengaja Dia memilih Mall terdekat,Dia ingin kesebuah restaurant favorit sang Suami.Dia berencana untuk mampir kekantor Radit,untuk sekedar mengantarkan makan siang untuknya,walaupun sebenarnya tidak direncanakan sama sekali,apalagi akhir akhir ini Sang suami begitu sibuk,tak ada salahnya untuk sekedar membawakan makan siang pikir Bilqis.Apalagi sudah lumayan lama Dia tidak berkunjung kekantor Suaminya,namun sebelum itu,Dia berencana untuk memanjakan diri ke salon,sudah lama sekali Dia tidak merawat dirinya.Kali ini setelah Rafa sudah lumayan besar,Bilqis kini semakin memperhatikan penampilannya,apalagi setelah menjadi Istri dan seorang Ibu,tentu penampilannya harus lebih diperhatikan,usianya semakin bertambah tentu Diapun ingin selalu tampil cantik didepan sang Suami.
Setelah kurang lebih 1 jam perawatan disalon,Bilqis berjalan berkeliling Mall untuk sekedar window shoping,sebelum mampir kerestaurant favorit sang Suami.Saat sedang asyik melihat lihat kearah butik yang ingin didatanginya tiba tiba ada yang mencoel bahunya dari belakang.
__ADS_1
"Mba Angel,ya ampuun sama siapa kesini?"Mata Bilqis langsung berbinar behitu melihat Angel,sekertaris suaminya yang tak lain Istri dari Denis.
"Sendiri aja Qis,kan Mas Denis sibuk sekarang dikantor cabang,jadi yaah begini nasib Ibu hamil!"jawab Angel sambil tersenyum simpul.Wanita cantik itu begitu anggun dengan dress sebetis warna biru terang dan dibalut cardigan warna navy,dengan flat shoes hitam juga tas yang disampirkan dibahunya dengan warna senada.Rambutnya sebahu dibiarkan tergerai,nampak sangat cantik dan elegan.
"Mba Angel makin cantik aja,Berapa bulan sekarang Mba?"Tanyanya sambil mengusap perut Angel yang sudah terlihat besar.
"Ahhh Kamu bisa aja,Kamu juga makin cantik,dan malah semakin muda kayak Anak SMA,hati hati nanti banyak yang ngecengin,si Bos langsung ngamuk hehehhe!"Ujar Angel yang melihat tampilan Bilqis yang memang sangat mempesona,hanya memakai celana Jeans dan Tshirt biasa.dengan tas selempangnya dan juga flat shoes senada,tampilannya sangat sangat sederhana,namun terlihat begitu manis.
"Sekarang 7 bulan Qis,Kamu sombong deeh,ga pernah main kerumah,padahal Aku pengen banget lhoo kita playdate bareng,Aku sekarang kan sudah cuti dari kantor,Kamu juga jatanya udah beres ya tinggal wisuda!"
"sekarang aja deh play datenya.Iya Mba Alhamdulillah,sekarang tenang.Jadi banyak waktu sama Rafa!"ujar Bilqis.
"Syukurlah kalau begitu,Aku jadi ikut seneng dengernya,temenin beli baju buat debay aku yuk!"
"Boleh deh sekalian beli buat Rafa juga,udah lama ga belanja langsung,biasanya online teruss."
"Ok deh!"Mereka pun berjalan beriringan,menuju sebuah Butik yang menyediakan perlengkapan bayi dan juga pqkaian anak terlengkap di Mall itu.
"Kemarin tuh sebenernya berat banget buat resign dari kantor,kasian juga Bos Radit jadi numpuk kerjaannya,tapi Kamu tau sendiri kan Qis,hamil Aku sudah sebesar ini,dan Mas Denis juga sekarang ga ngijinin Aku untuk kerja lagi,Sekarang 100% menjadi Ibu rumah tangga,dan itu juga memang kemauan Aku.Aku ingin mengabdi sebagai seorang Istri dan seorang Ibu. untungnya sekarang sudah ada penggantinya katanya ya!"
"Iya Mba,Alhamdulillah sudah ada penggantinya,memang agak sulit mencari sekertaris yang sudah pengalaman dan cekatan seperti mba Angel,Mas Radit aja bener beneeeer kerepotan"
"Maaf ya Qis,Aku jadi ga enak!"ujar Angel dengan wajah memelas.
"Ga papa Mba santai aja,lagian memang kalau sudah menikah,apalagi mau punya Anak,raaanya berat kalau mau kerja,apalagi harus ninggalin Anak.Aku juga kemarin gitu.Repot banget,ya ngurus Anak,ngurus suami,kuliah pula.Ya walaupun sudah banyak yang membantu,tetep aja Kita sebagai Istri dan Ibu tetep repot dengan segala perintilan macem macem,rasanya belum Afdol kalau bukan kita yang mengurus,bukan asisten ga bisa melakukan,tetep aja kita jadi pengen handle sendiri mba.Seperti mandiin,buatin makanan,menyusui walaupun stok asi banyak juga dikulkas.Belum lagi ngurusin Bapaknya yang ga kalah manja dan merepotkan".Jelas Bilqis.
"Banget Mba,apalagi Mas Radit,bayi tua manjalita!"
"Hahahha...Kamu bisa aja Qis!"
Mereka pun Kini berada Baby Shop House,toko perlengkapan bayi yang lumayan lengkap.Bilqis dan Angel tampak Antusias memilah milih segala pernak pernik untuk sang jabang bayi yang ada dalam kandungan Angel,Istri dan orang kepercayaan Suaminya itu tampak meminta pendapat Bilqis dalam melilih keperluan untuk bayinya.Dari mulai baju bayi,sepatu,gendongan,tas bayi,alat makan dan yang lainnya.Melihat hal itu mengingatkan Bilqis saat kehamilan Rafa,Diapun bahkan sampai kalap belanja untuk Rafa waktu itu,padahal semua keperluannya sudah disediakan sang Mertua.
"Yang ini lucu ga Qis?"Tanya Angel sambil memperlihatkan baby jumpsuit yang sepasang dengan sepatu juga topinya.
"Ihhh lucu banget Mba,ya udah ambil yang itu aja.gemes banget,Aku jadi pengen punya bayi lagi!"
"Iya dong kamu juga harus hamil lagi Rafa kan udah besar sekarang!"
"Ini juga Aku lagi program Mba,cuma ya gitu,Kata dokter harus sering berhubungan,tapi kan tau sendiri Mas Radit sibuk banget akhir akhir ini,udah hampir beberapa minggu pulangnya malem terus!"
"Jadi jarang dibelai dong,kan abangnya pulang telat mulu ya!"
"Ga jarang siiih,biasa aja.Mungkin kalau badan lelah bisa berpengaruh sama Kualitas ****** juga lho,Mba."
"Tapi kan sekarang sudah ada sekertaris baru ya,ya memang sih sekertaris yang sekarang belum terlalu menguasai,jadi ya mungkin Bos juga harus turun tangan ngajarin Dia,makanya sering pulang larut,,dan yang Aku denger sih Dia temen Mas Radit juga katanya!"
__ADS_1
"Masa sih,Mba denger dari mana?"Tanya Bilqis,hatinya sedikit was was.
"Ya dari Mas Denis dong,sekertaris yang baru kan direkrut gara gara Bos kasian sama perempuan itu,katanya Dia janda anak satu,terus waktu itu Katanya ga sengaja keserempet atau apa,mau dikasih ganti rugi,tapi Dia nolak,.malah minta kerjaan.Jadi ya kepaksa diterima,apalagi kan butuh Sekertaris banget Bos Radit!"
"Ohhh gitu ya ceritanya,Kok Aku taunya dari Mba Angel sih,kenapa ga langsung tau dari Suami Aku!"Gumamnya dalam hati,dengan perasaan hati yang fisau,entah kenapa Dia merasakan hal itu.
"Janda?"
"Yang dibilang Mas Denis sih begitu.Dia bilangnya janda satu Anak,tapi gatau juga ya.Mas Denis sih bilangnya begitu!"
"Jadi diterima karena kasian?bukan karena Dia punya keahlian?"
"Kurang tau juga sih,Ya mungkin kemampuan ada,tapi pengalamannya sedikit,jadi ya Bos harus ekstra sabar ngasih taunya,Makanya Bos Radit pulangnya telat terus,Mas Denis juga sama Lho,pulang jam 11 jam 12.Kadang kesel,was was juga,curiga juga,macem macem lah ini pikiran.Tapi Aku selalu berusaha berfikir positif aja,toh namanya suami lagi kerja,Aku juga bisa ngerasain kan kemarin kemarin sama sama kerja,sama sama sibuknya tuh bikin lupa waktu Qis."
"Berarti Kita sama Ya Mba senasib,punya suami sibuk hehehe!"
"Yaah begitulah Qis.Harus dijalani dan dinikmati aja,Eh iya Makasih Ya Qis,udah nemenin Aku,jadi ngerepotin banget!"
"Ngga Kok Mba,santai aja,mumpung lagi ada waktu senggang,kan Rafa sama Omanya.Aku juga ini habis nyalon sebentar!"
"Pantesan tambah glowing aja penampilan Kamu!"
"Ah Mba bisa aja!"
"Yaudah Qis,Aku pulang duluan ya,sekali lagi makasih dah temenin Aku,kalau bisa Kamu main dong kerumah!"
"Iya Mba nanti Aku main kesana sama.Rafa!"
"Ok deh,Aku tunggu ya,yaudah Aku pulang,Bye bye Qis!ucap Angel sambil cium pipi kanan kiri kemudian pamit berlalu.
Setelah Angel berpamitan,Bilqis pun menuju ke retaurant favorit sang Suami,Dia berencana untuk mengantarkan makan siang sekaligus makan bersama dikantornya.Rasanya sudah tidak sabar untuk bertemu,apalagi omongan Angel tadi membuat Dia penasaran,Ingin mengetahui sosok sekertaris sang Suami.
Restaurantnya ternyata lumayan ramai karena memang kebetulan sedang jam makan siang,sehingga Bilqis terpaksa harus menunggu,namun saat saat akan duduk direataurant itu,tak sengaja Dia melihat Radit sedang makan siang bersama dengan wanita yang dilihatnya tempo hari.Radit tampak tertawa tawa,membuat Hati Bilqis sangat panas melihat.
Ingin Bilqis menghampiri mereka,namun Dia takut justru akan lepas kendali,Dia takut emosinya akan meledak ledak atau Dia mungkin akan salah faham.Jadilah Bilqis pulang dengan hati yang sangat dongkol,seperti ada yang mengganjal dalam dadanya.
Bilqis beranjak dari kursinya.Pesanan makan yang tadi ingin dibelinya kini hanyalah tinggal rencana,Dia berjalan menuju parkiran dengan perasaan sesak karena cemburu.
"BILQIS!"
Saat sedang terburu buru tiba tiba saja ada yang memanggilnya!"
.
.
__ADS_1
.
**********