TERPAKSA MENIKAHI BUJANG LAPUK

TERPAKSA MENIKAHI BUJANG LAPUK
Melahirkan Sikembar


__ADS_3

Hari yang dijadwalkan untuk melahirkan Tiba,Bilqis dan keluarganya sudah berada disebuah rumah sakit elit.Radit bahkan menyewa satu lantai Itu agar steril dari lalu lalang orang yang tidak dikenal,juga untuk kebutuhan kamar keluarganya untuk ditempati saat menemani sang Istri melahirkan.


Radit meminta pihak rumah sakit memberikan kamar senyaman mungkin bagi Bilqis dan keluarganya,juga meminta pelayanan terbaik dan fasilitas terbaik dari rumah sakit tersebut.Sebagai salah satu crazy rich berpengaruh,tentu permintaan tersebut segera dilakukan pihak rumah sakit.


John yang merupakan wakil direktur dirumah sakit tersebut segera melakukan apa yang diinginkan sahabatnya itu.Dia tau Radit sangat perfeksionis dalam hal apapun,maka dari itu Dia menyiapkan segala sesutunya dengan baik,karena tidak ingin membuat sahabatnya itu kecewa.


Bilqis sudah berada diruangan VVIP  tampak sangat rileks dan bahagia.Dia begitu antusias karena sebentar lagi Dia akan bertemu bayi bayinya yang mungil yang berada didalam perutnya.


Kelurganya pun sudah berkumpul disana.Ayah Bunda,Mama dan Juga Papa Radit sudah berada disana.melahirkan.Ayah tampak asyik mengobrol dengan Papanya Radit,Bunda tampak sibuk menyiapkan keperluan Bilqis.


Namun Radit tampak cemas dan gelisah sendiri,karena untuk pertama kalinya Dia akan menemani sang Istri melahirkan.Disatu sisi Dia bahagia karena kini yang diharapkannya dapat terwujud,mendampingi sang Istri melahirkan namun disisi lain kecemasan dan kekhawatiran begitu menderanya.


"Dit,dari tadi Mama perhatikan Kami terlihat galau gitu knapa?"Tanya Mama khawatir.


"Aku agak was was Ma,takut Bilqis kenapa napa."


"Ya Kamu jangan berfikiran seperti itu Dit,Bilqis pasti akan baik baik saja.Tinggal Kamu banyak berdoa semoga operasinya lancar,Istri dan Anak Anak Kamu sehat!"ujar Mama menasehati.


"Tentu Ma,Radit selalu berdoa agar semuanya bisa dimudahkan,Anak anak dan Ibunya sehat kuat,tak kekurangan sesuatu apapun!"


"Nah begitu baru Anak Mama!"


"Aa...!"Panggil Bilqis pada sang Suami.


"Iya sayang,mau apa hemmmhh?"Tanya Radit sambil menghampiri sang Istri,begitu Bilqis memanggilnya dengan lembut.Radit


mengusap kepalanya dengan lembut,juga perut Bilqis dielusnya dengan penuh kasih sayang.


"Teh Nisha kok belum datang ya,katanya janji mau datang hari ini!"ujar Bilqis dengan raut wajah khawatir.


"Tenang aja Sayaang,ga usah khawatir dengan teh Nisha,Dia pasti datang hari ini.Sayang gausah khawatir ya!"


"Iya tapi tetep aja Aku kepikiran!"


"Gausah mikirin apa apa,pikirkan bayi Kita saja Honey,Teh Nisha sedang dalam perjalanan kesini!"ucao Radit sambil menciumi puncak kepala sang Istri.


"Hai hai...gimana nih Iqis udah siap menyamnut bayi kembar tiga Kita?"Tanya Dokter Sandra yang juga didampingi oleh John,Mereka datang untuk melihat keadaan Bilqis.


"Siap banget Dok,Aku sudah ga sabar mau ketemu sikembar yang ada perut Aku ini!"ucao Bilqis antusias sembari mengusap perutnya.


"San,tapi dioperasi gitu,Istri dan Anak Anak Aku pasti akan baik baik aja Kan?"Tanya Radit dengan wajah cemas.


"Kamu tenang aja Dit,semuanya pasti akan baik baik saja,operasinya juga pasti berhasil,lagi pula ini prosedur terbaik,dari pada Istri Kamu dipaksa melahirkan normal,itu justru akan sangat beresiko karena posisi bayi tidak menungkinkan.bayinya sungsang,jadi tindakan caesar ini harus dilakukan.


"Oh kalau begitu baiklah San,lakukan yang terbaik Untuk Istri dan Anak Anak Aku!"ucap Radit.

__ADS_1


"Kamu tenang saja Bro...semuanya akan baik baik saja!"


"Operasinya akan dilakukan nanti malam,jadi Bilqis dari sekarang puasa dulu 8 jam ya!"


"Iya Baik dok!"Ucap Bilqis.


"Iday kok belum keliatan Bro?"tanya John pada Radit.


"Lo nyari Iday apa nyari Mama nya?"bisik Radit menggoda.


"Ya Idaylah,sama Mamanya Gue nyerah,Gue udah ditolak mentah mentah sama Dia!"ujar John dengan raut wajah kesal.Untungnya pembicaraan Mereka tidak terdengar yang lain karena Bilqis sibuk mengobrol


"Cemen Lo,baru gitu aja udah nyerah.kejar terus dong,sampe.titik darah penghabisan!"


"Ahhh ogah,Gue gamau ngejar ngejar yqng ga pasti,soalnya Gue biasa dikejar hahahha!"


"Bantu Gue siapin tempat buat keluarga Gue John,ya buat Teh Nisha juga!"


"Udah siap semuanya Bro,lantai ini sudah disterilkan,khusus nampung keluarga Lo!"


"Ok thanks Bro.ntar Gue bantu PDKT sama ipar Gue!"


"Sini Gue bilangin!"Ujar Radit sambil merangkul John dan mebgajaknya keluar.


"Ga perlu Bro,Gue udah komitmen untuk hidup sendiri,Gue males punya urusan sama perempuan,apalagi Anak direktur ngejar ngejar Gue terus kayak Dept colector,belom lagi disini banyak suster unyu yang carmuk terus dwpan Gue,maaih kinyis kinyis lagi,tinggal Gue tunjuk aja,mau yang mana,cuma untuk sekarang,Gue beneran gamau komitmen sama siapapun!"


"Tapi beneran Dit,Gue gamau.Gue udah bahagia dengan kehidupan Gue sekarang.Dan setelah Gue punya ponakan secerdas Iday,Gue kayaknya ga perlu untuk punya Anak."


"Lo ga boleh punya pemikiran kayak gitu John,Lo perlu lah pendamping hidup.Yang ngurus Lo nanti saat tua siapa?"


"Gue bisa ke panti jompo!"jawab John.


"Terus kalau Lo butuh melampiaskan hasrat?jangan jangan Lo impoten?tebak Radit dengan.pura pura kaget menutup mulutnya sambil membelalakkan matanya.


"Enak aja bilang Gue impoten,Gue perkasa lah,cuma untuk melampiaskannya kan ga harus nikahin cewek!"


"Jadi Lo sering jajan?Waaah kacau Lo,parah.Memang Lo ga pantes buat ipar Gue,kasian nanti kalau dapet Lo,jatohnya nanti malah penyakitan!"


"Sialan Lo nuduh sembarangan,Gue ga sebejad itu Dit."


"Ya terus apa?masa Lo maen solo terus dikamar mandi,bahaya Men.Otak Lo bisa rusak tau!"


"Udah ah,ngomong sama Lo emang bikin kesel ah,Gue pulang dulu Dit,tar malem kesini lagi!"


"denger Bro Gue janji mau comblangin Lo sama Nisha,Lo nya juga ada usaha dong,jangan pasrah aja!"

__ADS_1


"Gue tegasin sekali lagi Dit,Gue mau singgel dulu!"


"terus kapan mau nikahnya Lo,nunggu Lo udah manula?"tanya Radit.


"Salah satu yang bikin Gue gamau nikah tuh,Gue gamai kayak Lo,bucin nya setengah metong,Hiiii!"


"Gue sumpahin Lo bakalan bucin lebih dari Gue,inget ya.Lidah Gue tajem Lo!"Ancam Radit.


"Iya lah terserah deh,Gue cabut dulu.Mau Istirahat cape banget!Ok Bro!"


"Tunggu dulu Dokter John! Anda ini diajak ngobrol malah mau kabur.Ipar Gue bentar lagi dateng,Lo toling jemput dibawah,terus anter kesini!"


"Ya Allah kayak gitu doang Lo nyuruh nyuruh Gue Dit,kebangetan Lo ya!Gue ini wakil direktur,bukan pembantu Lo!"


"Iya Gue tau,tapi ini perintah sebagai pelayanan bonus dari Lo,Gue udah bayar mahal rumah sakit ini."


"Aiiisssh....iya iya,emang kapan datengnya sih?"Tanya John kesal.


"10 menitan lagi,supir Gue lagi bawa Dia kesini,Emang Lo ga kangen sama ponakan?"Tanya Radit.


"kangen siih,Cuma Gue mau Istirahat,asli cape banget Dit!"


"Iya sabar Dokterku,nanti kalau udah punya Istri ada yang ngurus,ga akan cape malah yang ada nikmat!"ucap Radit sambil menggerak gerakkan alisnya yang tebal.Membuat John mencebik kesal.


"Tuh bro,supir Gue udah ngabarin,Ipar Gue dah diLobi,tolong disambut ya Dokter ganteng!"bujuk Radit sambil menepuk nepuk punggungnya.


John pergi meninggalkan Radit dengan tampang lesu,kesal sekali dengan sahabatnya yang menyebalkan itu.


"Ehhh tunggu bentar Bro!"panggil Radit.


"Apalagi Siiih!"John membalikkan tubuhnya dengan kesal.Radit segera menghampiri kemudian merapikan tampilan John yang menurutnya berantakan.Kerah kemejanya Dia betulkan dan jas dokternya Dia kibaskan,bak seorang bapak pada Anaknya,kemudian Radit memegang bahu John menengok kanan kirinya.


"Nah lumayan udah rapi,tinggal senyumnya.Senyum dong Bro!Muka Lo tegang banget kayak habis liat setan aja."


John kemudian nyengir memperlihatkan deret giginya yang rapi.


"Senyum yang tulus,bukan nyengir kayak Kuda gini!"


"Udah lah kelamaan,kasian ntar Dia nungguin disana kebingungan!"


"Eheeemmm...cie cie..mau ketemu gebetan Uhuy!"Goda Radit sambil tertawa tawa.


.


.

__ADS_1


.


********


__ADS_2