TERPAKSA MENIKAHI BUJANG LAPUK

TERPAKSA MENIKAHI BUJANG LAPUK
Dandan Cantik


__ADS_3

"Ya ampun Bi Yuni...Iqis kangen bangeeetttt!!"Bilqis langsung histeris saat melihat Bi Yuni,serta merta Dia memeluk sang asistent rumah tangganya Itu dengan begitu erat,setelah sekian lama,akhirnya Dia tidak kesepian lagi pikirnya.


"Bi Yuni kok.lama banget pulangnya?"tanya Bilqis sambil menarik lengan sang Asisten untuk duduk disofa.


"Maafin Bibi neng,biasa lah neng,namanya orang hidup banyak masalah ini itu,kemaren bibi ngurusin tanah peninggalan orang tua Bibi,Neng.."


"Sudah menjadi haknya Bibi tapi malah jadi sengketa sama saudara Bibi yang lain,untungnya dapat bantuan dari Nyonya besar,sekarang semuanya sudah beres..tadinya Bibi malu dibantu terus,tapi tau sendiri neng,Nyonya besar itu baiknya bener bener bikin Bibi jadi berhutang budi semakin besar sama Nyonya Besar"Ucap Bi Yuni dengan mata yang berkaca kaca menjelaskan kepulangannya,membuat Bilqis jadi menjadi sungkan.


"Gapapa bii..Mama memang baik banget ya Bi.."Bilqis menggenggam erat lengan Bi Yuni,Dia mengerti pasti ART nya itu menghadapi masalah besar,untunglah sang mertua selalu menjadi malaikat penolong bagi Bi Yuni.


"Iya Neng..amat sangat baik,Oh iya... Neng Iqis udah isi belom?"tanya Bi Yuni,membuat Bilqis meringis mendengarnya.


"Ditinggal sama Bibi pasti langsung tokcer ya Neng.."Goda Bi Yuni sambil mesam mesem.


"Belom diisi apa apa Bi..orang Iqis juga baru bangun,Iqis lagi dapet,makanya badan serasa ga enak,lemes banget Bi..jadi Iqis bangun kesiangan"Ucap Bilqis sambil memasang wajah sendu dan memelas membuat Bi Yuni gemas dengan Majikan mudanya itu,Bilqis memasng sangat cantik,menarik sekaligus lucu.


"Mas Radit sudah sarapan Bi?"


"Tadi berangkat jam berapa?"tanya Bilqis saat menyadari jam sudah menunjukkan pukul 8 pagi.


"Tuan muda berangkat jam 7 Neng,tadi sarapan minta dibuatkan pancake saus madu"Jawab Bi Yuni.


"Bibi siapkan makanan sama Jamu kunyit asem ya..bagus untuk meredakan sakit datang bulan"Bi Yuni melangkah kedapur,meninggalkan Bilqis yang tengah tiduran kembali disofa.

__ADS_1


Tak lama,Bi Yuni membawakan sarapan dan juga jamu kunyit asamnya,kemudian Dia menyajikan oleh oleh yang dibawanya dari kampung halamannya.


"Iiih, Asiiik... ada Dodol Garut,dah lama Ikis ga makan ini,Biasanya Ayah suka bawain buat Iqis..."Bilqis mencaplok satu dodol yang disuguhkan Bi Yuni,membuatnya jadi nostalgia pada masa masa Dia harus berebut dengan Kakaknya,membuatnya senyum senyum sendiri saat mengingatnya.


"Maaf ya Neng,Bibi cuma bawa oleh oleh kampung alakadarnya"Bi yuni merendah.


"Gapapa Bi,justru Iqis suka banget.Ini oleh oleh favorit Iqis kalo Ayah pulang dari luar kota"Ucap Bilqis sumringah,kemudian meneguk jamu kunyit asem buatan By Yuni.


"seger banget...Iqis serasa dimanja kalo ada Bi Yuni disini"


"Syukur Alhamdulillah kalo neng Iqis suka"Ucap Bi Yuni yang tengah menyiapkan masakan untuk makan siang nanti.


"Oh iya Neng,Bibi hampir lupa,Tadi Tuan muda berpesan pada Bibi,katanya nanti malem ada undangan pesta ulang tahun temannya Tuan,nanti ada yang dateng nganterin baju pesta kesini Neng"Ujar Bi Yuni yang kini berada dihadapannya.


"Padahal Aku bener bener lagi kurang enak badan,pengen Istirahat,males banget kemana mana,tapi ya mau gimana lagi,kalo Suamiku sendiri yang meminta,Aku gada kuasa buat menolaknya"gumam Bilqis dalam hati.


.


.


*****


Waktu sudah menunjukkan pukul 7 malam,Bilqis sudah siap menghadiri pesta ulang tahun yang diketahui sebagai teman Suaminya,Bilqis dadan dengan maksimal,Dia sapukan make up tipis kewajahnya,penampilannya sangat sempurna dibalut gaun berwarna pink pudar dengan aksen pita besar dibagian dadanya,dipadu dengan sepatu hak tinggi warna beige,rambut panjangnya bergelombang bagian bawahnya kemudian dibelah pinggir yang satu sisinya disematkan ketelinganya,Sungguh Bilqis kali ini tampil anggun dan elegan,sangat cantik.

__ADS_1


Radit dengan gelisah menunggunya,sedari tadi Dia melirik jam tangannya,takut terlambat,Dia paling benci menunggu.


"Qis cepet...."Tak sengaja melirik kesampingnya,Radit dibuat terpana saat Bilqis keluar dari kamarnya dan menghampirinya,Dia mengerjap ngerjapkan matanya,seperti mimpi melihat Bilqis bagai bidadari malam ini,membuat Bilqis tersenyum malu melihat sang Suami begitu mengaguminya.


"Woww,...Eheeemmm..."Satu kata yang hampir saja sebuah pujian meluncur dari mulutnya,namun cepat cepat Dia ralat dengan suara batuk kecil yang tertahan,Radit salah tingkah sendiri melihatnya,kemudian menghampiri Bilqis.


"mengapa berdandan secantik ini,cuma ke pesta ulang tahun saja,seharusnya tidak berlebihan"Ucap Radit pura pura tidak suka,padahal Dia sangat terkagum kagum melihatnya,sengaja Dia sembunyikan demi egonya yang tinggi.


"Ooh ini berlebihan ya,ya sudah Aku pake daster saja kalo begitu"Bilqis berbalik hendak kekamarnya,Dia sangat kesal dengan ucapan Radit,padahal Dia ingin mendengar pujian dari suaminya itu.


"Eh..jangan..jangan..Ayo Kita berangkat,nanti acaranya keburu bubar"Radit menggandeng tangan Bilqis dengan posesif,sesekali Dia melirik Istrinya mengaguminya.




.


.


*******


Hai Hai Bestie...terimakasih sudah mampir ke novelku yang bagai remahan renggining ini ahay ahay....😁😁,masih banyak tipo bertebaran dimana mana,terimakasih yang sudah banyak komen,like,dan jangan bosan bosannya untuk dukung dan Vote ya bestieπŸ˜‡πŸ˜‡πŸ˜‡πŸ˜‡πŸ₯°πŸ₯°πŸ₯°πŸ₯°

__ADS_1


__ADS_2