TERPAKSA MENIKAHI BUJANG LAPUK

TERPAKSA MENIKAHI BUJANG LAPUK
Sikembar Tiga


__ADS_3

Bilqis sudah dibawa keruang operasi,Ayah Bunda mendoakan putri bungsunya itu agar persalinannya berjalan lancar,begitupun Mama dan Papa.Sedangkan Radit wajahnya yang terlihat tegang,membuat Mama beberapa kali menegurnya.


"Katanya mau jadi suami siaga,tapi Kamu terlihat tegang begitu,yang ada nanti Istri Kamu ketakutan didalam Dit!"Bisik Mama memperingagkan sang Anak.


"Iya Radit agak nervous Ma!"ujar Radit membela diri.


"Jangan seperti itu,nanti yang ada Istri Kamu malah takut!"


"Kalem aja Dit,dokter yang menangani Bilqis adalah dokter yang sudah prefesional dibidangnya,Mereka akan melakukan hal yang terbaik,Kamupun harus tenang!"ucap Mama menasehati.


Radit segera menghampiri sang Istri yang sudah siap untuk anastesi epidural,yaitu pembiusan untuk menghilangkan rasa sakit dari mulai pusar hingga kaki bagian atas,sehingga Bilqis masih bisa tersadar saat operasi tersebit dilakukan.


"Aa...!"ucap Bilqis lirih memangil sang suami.


"Sayang,Aku disini.Aku selalu ada untuk Kamu,harus sehat dan harus kuat ya Qis,demi Aku dan Anak Anak Kita!"


"Aku takut A...!"ucaonya dengan mata berkaca kaca.


"Tidak usah takut sayaang,Aa kan disini nemenin neng cantik!"ucap Radit sambil mencium keningnya dengan syahdu.


"Baiklah Bapak dan Ibu,operasinya akan Kita mulai ya.Silakan berdoa agar semuanya berjalan dengan baik dan lancar."Ucap Dokter wanita yang akan menangani Bilqis.


Bilqis dan Radit berdia dengan khusyu.Kemudian seorang dokter anastesi menyuntik Bilqis diarea punggung bawah.


*****


Setelah operasi berjalan 30 menit,bayi pertama pun berhasil dikeluarkan dari perut Bilqis.


"Oweeee oweeeee....!"Suara tangis bayi terdengar ketika dokter mengangkatnya,membuat Radit menangis penuh keharuan.Melihat langsung proses melahirkan membuat Radit mudah sekali menangis,apalagi melihat Istri kecilnya itu berjuang dimeja operasi,membuatnya sedih sekaligus bahagia.


"Alhamdulillah bayi pertama Kita sudah lahir A!"ucap Bilqis begitu mendengar suara tangisnya.


"Iya sayaang!"ucapnya penuh dengan keharuan dan kebahagiaan sembari mencium tangan dan kening Bilqis.wajah Radit memerah karena menangis bahagia.


"Bapak Ibu selamat ya bayi pertamanya lucu sekali.ucap Dokter sembari meletakkannya didada Bilqis untuk memberikan metode skin to skin.Metode ini selain untuk membangun ikatan batin dengan orang tua,dipercaya agar membantu memperlancar asi saat menyusui,juga supaya bayi tetap hangat.


Bilqis mendekap sang Anak dengan hati hati,dan Raditpun membantunya.

__ADS_1


"Anak Kita ganteng banget yang mirip Aku hihihi!"ucap Radit membuat Bilqis ikut tersenyum mendengarnya.


Beberapa saat kemudian bayi kedua lahir.Dokter kembali menggendongnya.Suara tangisnya begitu kencang membuat Bilqis dan Radit begitu bahagia mendengarnya.


"Waaah jagoan lagi ini bayinya..Selamat Pak!"ucap Dokter, dan susternya  kembali memberikan bayi kecil itu pada Bilqis,membuat Bilqis tak kuasa menahan tangisnya.rasanya begitu menakjubkan,melihat bayinya satu persatu keluar dari perutnya.Didekapnya lagi bayi kecil mungil nan tampan itu.diusapnya dengan penuh kasih sayang.Radit pun ikut mengusap bayi bayi mungil itu.


Dan hanya berselang 3 menit bayi terakhir dikeluarkan dari perut Bilqis.


"Selamat ya Bayi kalian ternyata Laki laki lagi!"


"Oweeeee Oweeeee oweeeee!"Suara tangisnya begitu menggema diruangan itu membuat,Radit tak henti hentinya mengucapkan syukur.Ketiganya lahir dengan sehat sempurna tanpa kekurangan satu apapun."tangis dan tawa menjadi satu,kwbahagiaan begitu membuncah didadanya.


"Terimakasih ya Sayaaang,Kamu sudah memberikan Aku jagoan jagoan kecil yang begitu tampan.sekarang cuma Kamu yang paling cantik dirumah,Kamu satu satunya dan Kamu dikelilingi para jagoan kecil."bisik Radit sambil tak henti hentinya menciumi sang Istri.


Bayi pertama bahkan sudah mengecap ngecap sehingga Bilqis medekatkan mulut mungilnya itu ke sumber kehidupannya.dan benar saja Bayi itu menyusu dengan kencangnya.Untunglah asinya langsung keluar dan banyak.karena saat masa kehamilan,Bilqis sangat rajin melakukan metode metode perawatan,agar saat melahirkan Asinya bisa keluar banyak dan lancar.Bayi kecilnya menyusu begitu rakus,membuat  Radit langsung  tertawa melihatnya.


"Ya ampuuun bayi Kita yang satu ini bener bener mirip Papinya banget ya sayaaang!"ucap Radit,membuat Bilqispun  tertawa.


"Haus ya nak iya...haus.Papinya disisain ya sayaang,jangan diabisin sendiri ya!"Dokter dan para suster pun senyam senyum mendengarnya.


*****


"Tenang saja,sebentar lagi juga akan ada kabar baik!"ucap John pelan begitu melihat Nisha mondar mandir saking gelisahnya.Nisha melirik sumber suara itu.John sudah berdiri dihadapannya memakai scrub suits berwarna hijau,membuatnya terlihat tampan dan gagah.


"Kira kira berapa lama lagi Kak!"Tanyanya dengan tatapan penuh kekhawatiran membuat John rasanya ingin merengkuh tubuh mungil Nisha,dan memeluknya.


"Eheemmhh...!"John mendehem dan mengusir pikiran anehnya itu.


"Sebentar lagi juga selesai!"ucapnya datar sambil membuang pandangannya kearah lain.


"Kamu yakin sebentar lagi John?Mama rasanya udah ga kuat nungguinnya,takut Bilqis dan bayinya kenapa napa,ucap Mama menghampiri John.


"Tenang tante,Bilqis dan bayinya baik baik saja."ucap John memenangkan.Lelaki tampan itu baru saja menyelesaikan tugasnya sebagai dokter bedah.Begitu selesai,Dia langsung mendatangi tempat Bilqis operasi.


Dan benar saja,pintu ruang operasi terbuka.Kemudian muncul Radit dengan wajah sumringah.


"Radiiiiittt gimanaaa?"Tanya Mama begitu aang Anak mendatangi Mereka.

__ADS_1


"Syukur Alhamdulillah Bilqis dan Anak Anak Kami sehat,operasinya lancar Ma!"


"Alhamdulillah...!"ucap Semua orang yang ada disana.


Nisha saking bahagianya langsung menghambur memeluk John.


"Alhamdulillah Bilqis sehat dan selamat!"pekiknya.Memeluk John dengan sangat erat,saking bahagianya.Mungkin karena tadi begitu risau dan galau,sehingga begitu mendapat kabar bahagia Dia memeluk orang yang ada didekatnya.


Seketika tubuh John membeku dipeluk wanita cantik itu.Dia pikir cuma hayalan Dia namun hal itu bena benar terjadi.


Laki laki atau perempuan bayinya Nak?"Tanya Bunda.


"Jagaoan semua Bun,Alhamdulillah!"Ucap Radit.


"Waaah cucu Kita Laki laki semua Pa!"Ucap Mama terharu sambil memeluk sang suami.


"Iya Ma,dirumah Kita jadi semakin ramai ya,Papa jadi banyak temen main bola!"ucap Paoa berkelakar.


"Selamat ya Nak Radit, jadi Bapak beranak empat sekarang!"ucap Ayah menepuk nepuk punggung sang menantu.


"Terimakasih Ayah!"


"Selamat ya Mas...!"ucap Nisha menghampiri sang Ipar.wajahnya merona merah saat Dia menyadari orang yang dipeluknya.Nisha pun bergegas mengurai pelukannya dan kini dengan cepat sudah berada dihadapan Radit.Dia merutuki kebodohannya,berharap tidak ada seorangpun yang melihat dan menyadarinya.Batin Nisha.


"Terima kasih Teh!"ujar Radit seraya tersenyum Aneh.


"Bro...selamaaat,dah berbuntut empat sekarang,semoga keluarga kalian semakin harmonis,semakin bahagia."


"Thank you Dokter,tinggal Anda yang menyusul,mumpung belum terlambat,kalau ntar ntar keburu lumutan!"ucap Radit membuat semua orang disana tertawa,tak terkecuali Nisha dengan pipinya yang masih saja merah merona.


.


.


.


*********

__ADS_1


__ADS_2