
Setelah Arman melepaskan genggaman tangannya,Bilqis bergegas untuk pulang kerumahnya,Dia berjalan tergesa gesa ke gerbang kampus,setelah memesan taksi online,takut Pak supir sudah kelamaan menunggunya.Namun alangkah terkejutnya Bilqis,melihat sang Suami sudah stand bye didepan gerbang kampusnya.Seperti sedang tebar pesona, laki laki brewok itu sedang dikerumuni oleh para Mahasiswi,bak seorang Artis ibukota.Dia memakai setelan jas rapi dan kaca mata hitam sambil berdiri didepan mobil mewahnya,semakin menambah daya tariknya,dan hal itu sukses menyita perhatian para kaum hawa yang ada disana.
"Bilqis..."Radit memanggil namanya saat Dia melihat sang Istri justru mengendap endap ingin pergi menghindarinya,Bilqis yang berniat ingin Pergi menghindari suaminya,langkah kakinya terhenti,menengok kearah suaminya sambil nyengir kuda.sontak saja semua orang yang sedang mengerumuni suaminya,semua berbalik memandangnya.Bilqis langsung kikuk dan salah tingkah menjadi pusat perhatian,Dia tersenyum meringis,menggaruk kepalanya yang tidak gatal.
"Oooh hhahahhaha...ehhh ada Om Radittt..hehe.
apa kabar Om hehehe"Bilqis cengar cengir pada orang orang disekelilingnya yang sudah mulai berbisik bisik,mereka bergosip Ria mencurigai Bilqis,apa lagi ada selentingan kabar kalau Dia ini peliharaan sugar Daddy,tentu saja hal itu semakin menguatkan bukti dengan kehadiran Radit si Pria kaya.Apalagi penampilan Bilqis yang akhir akhir ini selalu stylis dengan barang barang branded,semakin meyakinkan mereka kalau selentingan kabar itu memang benar adanya.
"Dia ini temennya Ayah Aku teman teman hehehhe..."Bilqis masih cengar cengir sambil melotot kearah Radit,memberi kode agar segera pergi dari kampus itu.Namun Radit terlihat santai smbil tetap tersenyum kearahnya.
"Ayo Om,udah Ayah tunggu dirumah"Bilqis menarik lengan suaminya agar segera masuk kedalam mobilnya.
"Jadi beneran ya,si Bilqis punya sugar Daddy,pantesan sekarang Dia tajir"celetuk salah seorang mahasiswi itu tersenyum sinis kearahnya.
"Liat aja penampilannya,gila ya!"ucap satu mahasiswi lagi
"ahhh... cewe jaman sekarang,yang penting modal ini sama ini"celetuk mahasiswa itu sambil menunjuk kearah wajah dan tubuhnya.
Hal itu terdengar oleh Radit,dan dengan senyum smirknya Dia justru sengaja tambah memancing gosip itu semakin memanas,Radit menaruh kaca mata diatas kepalanya,kemudian dia menarik Bilqis kedalam pelukannya,dan mencium pipinya dihadapan semua orang yang berkerumun itu,sontak saja mereka bersorak sorai, Bilqis kaget dan juga kesal,Dia menjadi bahan tontonan dan olok olokkan yang semakin membuat cap seorang wanita peliharaan sugar Daddy itu tersemat padanya.Bilqis melepaskan pelukan dari suaminya dan bergegas masuk kedalam mobil Radit,Radit hanya tersenyum sinis.
"Si Bilqis bener bener cewek murahan ya!"Para mahasiswi itu semakin menggibah ria melihat apa yang mereka saksikan.
"mau maunya jadi peliharaan om om kaya"ujar mereka lagi.
"Dasar cewek matre"
Dan berbagai macam olok olokan lainnya.
"DIAM KALIAN!!"teriak Radit emosi.
"Atau aku akan membungkan muluk busuk kalian"
"Kalian jangan pernah menghina Dia"wajah Radit merah,matanya menghunus bagai pedang memandang para mahasiswi yang mengolok olok Istri cantiknya itu
"Dia Itu Istriku"Tegas Radit
"Hah!"
"Ah masaaa siiiih!"
"bohong yaa"
"masa suaminya tua!"olok mereka lagi,sambil menatap sinis kearah Radit.
"Huuuuu Dasar sugar Daddy sombooong!!"
"sukanya Daun muda"ujar mereka lagi dengan keukeuh tak percaya dengan omongan Radit.Yang beranggapan kalo Dia hanya mau melindungi Bilqis dari bulian mereka.
__ADS_1
Radit bergegas masuk kedalam mobilnya,Dia melirik Bilqis yang terlihat marah,wajahnya ditekuk karena kesal dengan sikap Radit yang seenaknya.
"Puaskan sekarang?"
"Mas sudah mempermalukan Aku didepan teman teman aku"Dengan mata mendelik Bilqis marah pada Radit.
"Kamu ini bicara apa "tanya Radit dengan sikapnya yang tenang,memandang Istrinya itu dengan penuh perhatian.
"mas udah puas kan sekarang?"
"Aku jadi bahan olokk olok temen sekampus"Ujar Bilqis lagi sambil menangis saking kesal dan malunya.
"Kamu ini benar benar aneh,suami menjemput Istrinya bukannya disambut bahagia,malah disambut tangisan"
"Apa Kamu tau kalo Aku kangen banget sama kamu"Radit berusaha menenangkan Istri kecilnya itu,sambil meraih tangan Bilqis,namun justru dihempaskan dengan kesal oleh Bilqis.
"sebenarnya Aku masih banyak pekerjaan"
"Tapi sengaja Aku tinggalkan agar bisa secepatnya ketemu Kamu"
"Aku Rindu setengah mati sama Kamu,tapi Kamu malah menghindari Aku,Kamu diam diam malah mau pergi menghindar"
"terus Kamu malah manggil mangil Aku Om"
"Maksudnya apa?"tanya Radit dengan tegas.
"mana ada yang percaya,kita kan nikahnya diam diam,gada yang tau kecuali keluargaku dan tetangga aja."
"Kamu peduli sama diri kamu atau takut kehilangan Fans?".tanya Radit tak kalah kesalnya.
"Maksud Mas Radit?"
"Aku tau Bunga yang kemarin dikirim kerumah itu untuk Kamu kan?"
"dari cowok yang suka sama Kamu?"tanya Radit penuh selidik.
"mmmh i itu Aku Mmhh..anu mas itu"
"sudahlah gausah ngelak"
"Denger ya Kamu jangan coba main belakang sama Aku,atau Kamu akan menyesal nanti"Ancam Radit sambil memicingkan matanya
"Mas jangan memutar balikkan fakta!"ucap Bilqis dengan lantang,sambil menyeka airmatanya dengan sudut lengan bajunya.
"Kamu nikahin Aku buat nutupin skandal sama si asisten kamu itu kan"tuduh Bilqis yang keukeuh dengan kecurigaannya.Radit mengernyitkan keningnya,tak mengerti dengan perkataan Bilqis.
"Aku ini cuma dijadikan tumbal untuk menutupi skandal Kamu kan mas?"tanya Bilqis
__ADS_1
"Apa sih maksud Kamu,Aku ga ngerti"Radit semakin heran saja dengan perkataan Istrinya itu.
"Jangan pura pura ga ngerti"
"Aku udah tau semuanya,Aku udah ngerti semuanya"Ucap Bilqis lagi.
"hah?".Radit bingung tidak mengerti arah pembicaraan Istrinya.
"pantesan mas selama ini selalu menyuruhku jaga jarak,pantesan aja selama ini,Mas selalu ga tertarik sama Aku"
"Mas sama sekali ga tertarik sama perempuan"
"Pasangan Mas sebenernya si Dennis itu kan?"
Radit membelakkan matanya mendengar penuturan Istrinya itu,entah apa yang ada dibenak Bilqis sampai Dia menuduhnya seperti itu.
"Ya Allah Bilqis..Kamu nih!"Radit seperti kehabisan kata kata,antara bingung dan juga kesal dengan apa yang Bilqis tuduhkan padanya.
"Apa?"tantang Bilqis
"Aku ini lelaki normal Qis"
"Aku laki laki sejati"Radit berusaha meyakinkan Istrinya.
"suka perempuan pastinya!"
",suka perempuan cantik dan seksi kayak Kamu"Radit tersenyum manis sambil memeluk Bilqis dengan sayang,diciumnya puncak kepala Bilqis dan dibelai dengan penuh cinta,berusaha mencairkan suasana yang kacau,yang tidak sesuai dengan rencananya.
"Masa iya Aku penyuka sesama jenis"
"ngaco deh kalo ngomong"Radit terkekeh geli dengan pemikiran Bilqis yang aneh,bisa bisanya Dia berpikiran seperti itu.
"Aku ga percaya"Bilqis melepaskan pelukan suaminya
"Aku akan buktikan sekarang!!"Radit membuka ikat pinggangnya,dan resleting celananya...
.
.
******
Hai hai Readerrrrsss.....
Dukung terus Novelku ini ya...dengan Vote sebanyak banyaknya,like,komen yang banyakkkk dong dan kasih Rating Bintang lima ya readerrss ku yang baik hati dan tidak sombong..hehe
Supaya Aku makin semangat niiih,butuh vitamin dukungan dan suportnya,jangan lupa yaa vote dan kasih rating bintang 5😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘🙂🙂🙃🙃😘😘😘😘😘😘
__ADS_1