TERPAKSA MENIKAHI BUJANG LAPUK

TERPAKSA MENIKAHI BUJANG LAPUK
Mau Melabraknya


__ADS_3

Namun kemudian terdengar kembali pesan masuk diponselnya,dengan tidak sabar Bilqis segera membukanya,ternyata pesan dari nomer tidak dikenal.Dan betapa sesak dan sakitnya hati Bilqis saat melihat pesan yang terkirim.


"Datanglah ketempatku,Suamimu sedang bersenang senang denganku,Kamu akan terkejut melihatnya.Dasar gadis miskin udik,Kamu tidak selevel dengan Radit,Dia hanya milikku..!"


"Datang sendiri agar aib suamimu tidak sampai tersebar!"


Bilqis tak dapat menahan rasa yang amat sakit sekali didadanya,bisa bisanya saat sedang bulan madu seperti ini,suaminya itu selalu menemui wanita itu,dengan dalih menganggapnya sebagai Adik,hatinya benar benar panas terbakar api cemburu,rasa yang sudah ditahannya sejak malam kemarin. tanpa banyak pikir,Bilqis segera pergi dan berniat mendatangi tempat keberadaan suaminya.Rasanya sudah tidak tahan sekali ingin melabrak Suaminya dan wanita lucknut itu pikirnya.


Bilqis meminta seorang guide untuk mengantar ketempat suaminya berada,tempat itu ternyata lumayan jauh,harus memakai speedboat untuk sampai kesana,namun Bilqis tampaknya tidak peduli seberapa jauh tempat itu,hatinya sudah kepalang sakit.Dia ingin melihat dengan mata kepalanya sendiri,perselingkuhan yang dilakukan suaminya dan wanita itu.


Sampailah kini Bilqis ketempat yang dituju,disana terdapat banyak sekali Villa terapung,pemandangannyapun tak kalah menakjubkan dengan yang sebelum sebelumnya yang pernah Dia lihat.


Kini Bilqis didepan pintu Villa yang Dia tuju,guide yang menemaninya pun sudah tidak mendampinginya,karena Dia tidak ingin masalah pribadinya diketahui orang lain.


Tok


Tok


Tok


Bilqis mengetuk pintu itu sampe beberapa kali tapi tidak ada yang membukanya,inisiatif Dia mendorong gagang pintu itu,dan ternyata tidak dikunci.


Bilqis memberanikan diri masuk kedalam villa itu,kondisi didalamnya sangat sepi,tidak ada tanda tanda ada orang didalamnya. Bilqis mengedarkan pandangannya kesekeliling ruangan itu.


"Bilqis!"seketika Bilqis menengok kearah belakang saat namanya dipanggil.Tampak Hans berdiri hanya memakai celana renang seksi,kulitnya kecoklatan terbakar sinar matahari,perutnya sixpack,otot ototnya sangat kekar.Dia tampak terkejut sekaligus senang melihat wanita itu berdiri divillanya dengan sangat cantik dan pakaiannya pun sangat girly,dress bunga dan topi lebar yang dikenakannya.Bilqis memalingkan wajahnya,Dia merasa malu melihat Hans.


"Hans!"Bilqispun tak kalah terkejutnya.Lelaki yang diketahuinya kekasih Arsinta itu berdiri didepannya dengan tersenyum lebar,Biqlis hanya menunduk,dan sesekali melihat pria itu.


"Apa Kamu mencariku?"tanya Hans dengan tetap memasang senyum manis kearah Bilqis.

__ADS_1


"tidak,Aku kesini mencari Suamiku!"jelas Bilqis.


"Lho,memangnya suamimu kemana,kenapa mencarinya kesini?"tanya Hans.


"Aku mendapatkan informasi bahwa Suamiku berada disini dengan pacarmu itu!"


"Pacarku?Maksudmu Sinta?"Bilqos mengangguk cepat.


"Aaah dasar wanita menyebalkan,Dia pergi meninggalkanku tanpa memberi kabar apa apa?Sudah Aku duga,Dia memang cuma memperalat aku saja!"


"Mungkin Kamu benar,Dia sedang bersama suamimu!"Hans tersenyum sinis lalu berjalan mendekati Bilqis.


Bilqis berjalan mundur,Dia sangat takut dengan Lelaki itu yang berjalan mendekatinya.


"Hei tenanglah Bilqis,Aku tidak akan berbuat jahat padamu,silakan duduk,Kamukan tamuku!"Ucap Hans dengan wajah ramah,Dia terkikik melihat wajah Bilqis ketakutan padanya apalagi penampilannya memang seperti itu,tunggu sebentar,Aku buatkan minuman untukmu,mau minum apa Qis?"Tanya Hans.


"Tidak usah repot repot Hans,Aku akan pulang sekarang,Aku akan mencari Suamiku!"Bilqis berbalik dan berjalan pergi.


"Apa Kamu tau dimana Dia,apalagi ini negara asing,tidak ada seorangpun yang kamu kenal disini,kan?"tanya Hans,yang memang apa yang dikatakannya itu benar.Bilqis kembali menghadap kearah Hans.


"Kita cari sama sama,Akupun akan mencari Sinta,seenaknya saja Dia mencampakkan Aku kayak gini!"Bilqis mengangguk.Dia kali ini setuju dengan lelaki itu.


"tunggu sebentar,aku ganti baju dulu!"Ucap Hans dan kemudian Dia masuk kekamarnya.


"Kalo haus atau lapar,ambil saja sendiri,kebetulan tidak ada pelayan disini,anggap saja rumahmu sendiri!"Ucap Hans lalu masuk kekamarnya lagi.


Bilqis melihat Hans pemuda yang baik,Dia tidak mungkin akan berbuat macam macam padanya,Dia pun terlihat sopan,jadinya Dia menurut saja,apalagi memang tidak ada orang lain yang Dia kenal,Di negara asing ini mencari Suaminya yang tidak tau ada dimana!"


Bilqis benar benar merasa lapar dan haus sekaligus,Dia memberanikan diri mengambil makanan dan minuman yang ada,setelah Hans menawarkannya tadi.Seperti orang habis maraton Bilqis minum dari botol besar yang Dia ambil dari kulkas.

__ADS_1


"Aaahhhh segernya,kemudian Dia ambil makanan yang ada disitu,sejak Dia bangun tidur memang belum diisi apa apa,apalagi semalam digpur habis habisan oleh suaminya,untunglah Dia masih ada tenaga yang tersisa,dengan cepat Dia memakan makanan yang ada dengan lahap,walaupun hatinya masih dilingkupi rasa sesak dan gelisah memikirkan Suaminya.


"Mas Kamu dimanasihhh,bikin Aku khawatir kayak gini!"gumamnya dalam hati sambil makan Kue tart sampai mulutnya penuh,dan berlinang airmata,apalagi oikiran pikiran buruk kini terlintas dipikirannya,Dia memikirkan Radit sedang bermesraan dengan Arsinta,perempuan licik itu,dan terlintas juga dipikirannya kalo Suaminya itu sudah pulang terlebih dulu dengan Arsinta dan meninggalkannya sendiri di Maldives,tanpa seorangpun yang Dia kenal.Dan hampir saja Dia tersedak karena hal itu,sebotol penuh kembali Dia teguk,sampai membuat bajunya basah,apalagi dress yang dipakainya itu bahannya cukup tipis,jadilah sedikit tercetak dadanya yang seksi itu.Dia membersihkan pakaiannya yang agak basah dengan tangannya yang mengibas ngibas berharap bisa kering dengan cepat,apalagi Dia kini berada dirumah orang asing,orang yang baru dikenalnya tadi malam.


KRIIIIIING


KRIIIIIIING


terdengar bunyi ponsel,Bilqis mengecek HP nya,ternyata bukan punya nya,oadahal bunyinya lumayan nyaring,ternyata HP yang ada dimeja didekatnya berbunyi.Mungkin milik Hans pikirnya.Inisiatif Bilqis mengambilnya dan mengetuk kamar Hans,takutnya itu telepon dari Arsinta dan mengetahui keberadaan suaminya.


"Masuk!"ucao Hans lantang,Bilqis diam saja dibibir pintu,Dia tidak berani memasuki kamar seorang pria asing itu.Tak lama Hans membuka pintu.


"Ponselmu bunyi!"


"mungkin dari Arsinta!"ucap Bilqis sambil memberikan ponsel itu kepadanya dengan memalingkan wajah,karena terlihat Hans hanya memakai handuk yqng dililitkan dipinggangnya,lelaki itu tampak seksi dengan otot otot yang menonjol,namun Bilqis sama sekali tidak tertarik,Dia hanya ingin cepat bertemu Radit Suaminya.


"Hey,itu ada apa dimulutmu!"refleks Bilqis menghadapkan wajahnya,kemudian dengan cepat Hans mengambil remahan kue yang menempel dibibirnya dengan jari nya.


"Kamu lucu banget,belepotan gini kayak anak kecil!"ucapnya sambil tertawa kecil,Bilqis menjilati bibirnya sendiri,khawatir masih tersisa makanan dibibirnya.


"BILQIS!!!"


Bilqis segera menengok kearah suara yang menggelegar yang sangat menakutkan sekaligus dirindukannya.


Radit tampak berdiri didepan pintu dengan wajah yang amat sangat murka.dadanya kembang kempis,tubuhnya bergetar menahan amarah.


.


.

__ADS_1


.


********


__ADS_2