TERPAKSA MENIKAHI BUJANG LAPUK

TERPAKSA MENIKAHI BUJANG LAPUK
I Love You


__ADS_3

Gimana Aku ga posesif dan cemburuan punya Istri secantik Kamu Honey!"Ucapnya yang lagi lagi membuat Bilqis tersenyum malu,semakin gemas saja Radit melihatnya,mereka seperti pasangan yang baru kenal dan baru pertama kali bertemu.


"Honey...I love you.....I love You so much...!"Ucapnya sambil menggegam tangan Bilqis.


"Jangan jauh dari Aku,dan jangan pernah tinggalin Aku lagi!"


"Saat Kamu pergi,Aku baru menyadari kalau Kamu begitu berarti untuk Aku,Aku baru sadar betapa besarnya cinta Aku sama Kamu,Aku baru tau kalau ga ada Kamu,hidup Aku bener bener hampa..tolong jangan pergi seperti ini lagi sayaang,Aku bener bener tersiksa!"ucap Radit dengan wajah memelas.


"Tiap detik Aku selalu mikirin Kamu,Gaenak makan,ga enak tidur,kerja juga ga fokus,pikiran Aku selalu tertuju sama Kamu,Aku takut Kamu kenapa napa Honey!"


"Iya maaf sayaang,habisnya sikap Kamu nyebelin,jahat,Aku juga sebenernya gamau kabur kabur kayak gitu,Aku terpaksa Mas..Kamunya selalu ragu sama Aku,Aku juga takut Kamu ga ngakuin Anak yang sedang Aku kandung ini!"


"Honeey...Kamu kok gitu mikirnya,tentu saja ini Anak Aku,buah cinta kita sayang!"Radit langsung memeluk belqis dari belakang dan menaruh kepala di bahunya,sambil mengelus elus perut Bilqis dengan penuh cinta.Sesekali menciumi pipi Bilqis yang agak tembem,digosok gosokkannya wajahnya ke pipi Bilqis membuat Bilqis menggelinjang geli.


"Ayaaang geliiiii....iicchhhh!"ucap Bilqis manja.


"Honeeeyyy Aku kangen banget suara manja Kamu,wangi Kamu,tubuh Kamu,semua muanya Aku kangen!"


"Iihhh Sayaaang dari tadi gombal terus iiiiih!"ujar Bilqis.


"Aku ga gombal Honey...Itu kenyataan!"ucap Radit sambil terus menciumi pipi Bilqis.Bilqis hanya diam saja,membiarkan suaminya itu mengutarakan kerinduannya.


"Ngomong ngomong Berapa bulan usia kandunganmu Honey..?"tanya Radit


"Sudah 5 bulan lebih Mas..!"


"Sudah sebesar ini Aku baru tahu sekarang?padahal seharusnya Aku selalu ada disisi Kamu,memperhatikan Kamu dan bayi kita yang ada dalam kandunganmu ini,mendampingi Kamu saat harus periksa kedokter,denger keluh kesah Kamu,memenuhi ngidam Kamu,Aku...Aku bener bener nyesel Honey...Semua ini ga bisa Aku lakukan dari awal!"ucapnya dengan mata memerah menahan kesedihan.


"Sudahlah sayang gapapa,Itu semua masih bisa dilakukan sekarang sayaang,jangan terlalu banyak pikiran.Yang penting Mas cepet sembuh!"


"Nah bener itu apa yang dibilang Iqis,Kamu harus cepet sembuh,Dit.Makan yang teratur,tidur yang nyenyak,jangan banyak pikiran,apalagi sekarang Istri cantik Kamu udah Ada,udah ga kemana mana,kesehatan harus selalu dijaga,jangan sakit kayak gini sampe pipi jadi peot,mata item semua,belum lagi brewoknya dibiarin panjang kayak gini.Masa Istrinya cantik tapi suaminya kayak Manusia purba begini!"Keduanya dikagetkan dengan kedatangan John yang tiba tiba nyelonong masuk dan sudah ada dihadapan mereka sambil terkekeh,membuat Bilqis menahan senyum.

__ADS_1


"Sialan Lu,malah ngebuli Gue,dasar Dokter gada akhlak Lu!"maki Radit sambil mencari sesuatu untuk dilemparkan ke wajah John yang menyebalkan,namun saat melihat wajah Bilqis,Dia kembali tenang, dan langsung jaga imej,takut Bilqis ketakutan melihat kelakuan bar barnya yang sudah biasa dilakukannya pada sahabatnya itu.


"Apa kabar Iqis...ya ampuun kok udah hamil aja ya,perasaan baru kemarin kita ketemu,Aku kira Iqis keponakannya Radit....tapi hamil gini malah semakin cantik ya!"ujarnya


"Iqis baik Kak!"ucap Bilqis sambil tersenyum,melihat itu Radit mendelik kearah John dengan tatapan kesal.


"Syikurlah kalo baik baik aja,Karena Ibu hamil harus sehat,biar dede bayi dalam kandunganpun tetap sehat juga!"Ucap John sambil tersenyum manis kearah Bilqis.


"Jangan genit genit sama Istri Gue,jangan sok akrab!"hardiknya.


"Isshhhh galaknya kumat!"ucap John sambil bergidik.


" Lagian Lo main nongol aja,ga ketuk dulu,ga salam dulu,dah Tau Gue lagi kangen kangenan Sama Istri Gue!"


"Iya sorry sorry deh..Gue tadi khawatir sama Elo,takut penyakitnya berkepanjangan,Emang Lo mau dirawat disini seminggu lagi?"ujar John melirik Radit sambil menakut nakuti,dikeluarkannya stetoskopnya,kemudian diperiksa denyut jantungnya dengan wajah serius!"


"Gawat Dit,ucapnya!"


"Gawat kenapa?"tanyanya heran.


"Bodo amat Gue mau pulang sekarang!"


"Ga bisa Dit..!"


"Gabisa gimana,orang kata Dokter yang lain gada penyakit yang serius,obatnya juga udah ada!"ucap Dia sambil melirik kearah Bilqis yang sedang duduk santai disofa.


"Hehe Becanda Dit,serius amat siiih,mentang mentang udah ada pawangnya,langsung sewot,kemaren aja Lo datengin Gue mewek mewek minta bantuan nyariin Istri Lo!"ucap John sebal.


"Aaah sue Lo,bikin Gue kaget aja,kirain beneran ga bisa pulang!"


"Aduuh aduuuh yang udah ga sabar mau manja manja sama Istrinya nih galaknya minta ampun,hati hati ya Qis...!"

__ADS_1


"Keluar Lo...ganggu aja bisanya!"


"Iya iya Mister galak...!"


"Awas aja kalo minta bantuan gue lagi!"Ancam John.


"makasih Ya Kak John..!"


"Sama sama Iqis,nanti Kalo mau periksa kandungan,biar Kakak yang buatin Janji,dan biar Kakak yang dampingi Iqis!"


"Ga perlu didampingi sama Elo,ada Gue Suaminya,dah dah keluar sana!"Usirnya.


"Iya baweeel!"John pun keluar


"Sini Honey jangan jauh jauh...Aku kangen Kamu..!"ucap Radit Manja.


"Iya sayang..Aku disini ga kemana mana!"Bilqis mwnghampiri sang suami.


"Hai sayaang..ini Papi Nak..!"


"Dede lagi apa didalem?"


"Kangen Papi ya Nak,iya kangen ya sayang..nanti Papi tengokin Dede ya..Nak,sabar ya sayaang,tiap hari Papi akan tengokin Kamu!"Bilqis berdiri dihadapan suaminya yang lagi lagi menempelkan wajahya keperutnya,mengajak ngobrol sijabang bayi dengan antusias,membuat Bilqis tersenyum sambil mendekap kepala Radit.


"Nengokin gimana sayang..kan lahirannya juga masih 4 bulan lagi?"tanya Bilqis polos.


Radit langsung tertawa kencang,mendengar kepolosan Bilqis.Istrinya kecilnya itu memang sangat lugu,membuatnya tak bisa berhenti tertawa,sedangkan Bilqis hanya memandangnya dengan penuh tanda tanya.


.


.

__ADS_1


.


********


__ADS_2