
Resepsi pernikahan mewah telah selesai dilaksanakan,Kini pasangan sejoli itu berada disebuah Presidential Suite Room hotel yang sudah disiapkan untuk malam pengantin mereka,dengan design dan interior mewah serta fasilitas yang nyaman didalamnya.
"Ayang mau mandi dulu atau bobo dulu"goda Bilqis pada sang Suami yang terlihat muram seperti kelelahan sama seperti dirinya,namun wajah muramnya bukan karena kelelahan,Dia kecewa karena lagi lagi harus bersabar untuk mendapatkan 'keinginannya'.
"Kamu mandi duluan saja Honey"Ucapnya datar sambil duduk disofa melepaskan jasnya,dan kini hanya terbalut kemeja putih dan celana panjangnya saja,Melihat beberapa email yang masuk diponselnya.Sengaja Dia mengalihkan pikirannya untuk mengalihkan rasa kecewa dipikirannya.
"Bantu Aku lepaskan gaun ini Yang,susah banget bukanya"Rengek Bilqis dengan manja sambil duduk di dipangkuan Radit dan memunggunginya agar membantunya membuka gaun tersebut.
"Kenapa ga minta tolong yang lain aja sih,sengaja mau godain Aku ya"todong Radit agak sedikit kesal.Dia khawatir hal itu akan memancing birahinya.
"Ya masa sama orang lain,ya udah deh Aku mau kekamar Teh Nisha biar minta tolong Dia aja"ujar Bilqis sebal sambil beranjak dari pangkuan Radit.
"Adu adu aduuuhh,gitu aja marah,sini sayang Aku bantu ya"Radit memeluk tubuhnya dari belakang sambil mencium pipinya gemas.
"Cepet yang Aku udah gerah banget"rengek Bilqis lagi.
"Sebentar sayaaanng,Aku pengen peluk Kamu dulu"Radit memeluk sambil menopangkan dagu dipundak Bilqis.pelan pelan Radit membuka reseleting gaun nya.terlihat jelas punggung putih mulus Bilqis yang indah,Radit mengecupnya dengan perlahan.menciuminya dan menj*lat* punggung itu dengan penuh penghayatan membuat Bilqis merasakan sensasi yang luar biasa.
"Y-Yaang gelii..Aku mau mandi dulu sebentar"Ucap Bilqis terbata sambil meremat gaunnya meresakan geli dan juga nervous sekaligus.Radit terus saja menj*lat* punggungnya sampai naik ke ke bahunya membuat g*g*tan gigitan kecil disana.
"Yaaaang.....mmmmhhh"Bilqis mengelinjang geli.
"Nyicip dikit Honey..."
Kini gaun Bilqis sudah lepas dari tubuhnya,hanya menyisakan pakaian dalam berenda berwarna hitam pekat.Tubuh seksi Indahnya benar benar sangai menggiurkan,Radit menelan salivanya,tak tahan melihat tubuh sang Istri yang begitu Indah.mata sayunya begitu mendamba.Melihatnya Radit segera ingin merengkuhnya,namun dengan cepat Bilqis mendorong tubuh suaminya,sehingga Radit terjatuh disofa.
"Heheh...Maaf Yang,Aku ga kuat mau mandi dulu gerah banget..."Bilqis dengan cepat berlari kekamar mandi.Radit pasrah terlentang disofa dengan sebal.
__ADS_1
.
.
.
Bilqis sudah selesai membersihkan diri,Gadis itu segera memakai handuk yang dililitkan di dadanya yqng super pendek,Dia sengaja memakai handuk itu itu walaupun ada kimono panjang tersedia.
Bilqis bergegas keluar dengan handuk seksinya dan memasang wajah datar,Radit terlihat fokus dengan ponselnya.Kemudian Dia berjalan menghampiri kopernya lalu membukanya untuk mengambil pakaiannya.yang serta merta menimbulkan suara,membuat Radit mendongakkan wajahnya.Radit melirik Bilqis yang hanya mengenakan handuk sebatas pahanya.Rambut hitam panjangnya yang basah meneteskan air hingga memercik ke lantai.
Sejenak Radit tertegun kembali melihatnya,Dia mencondongkan badannya saat melihat Bilqis membungkukkan badannya untuk mengambil pakaiannya di koper,membuat Handuk Bilqis tersingkap naik ke atas,tentu saja b*k*ngnya yang tel*njang terlihat jelas.pemandangan indah itu membuat Radit menelan salivanya.
"Apalagi ini...ahh Honey, Kamu ini benar benar sengaja untuk menggodaku"gumam Radit.
"Apakah Dia ingin balas dendam padaku?"
Bilqis yang melihatnya hanya cekikikan.
Bilqis mengenakan gaun satin berwana hitam super pendek,kemudian dia menghampiri suaminya.
"Ayaaang..... banguuun mandi dulu"Bilqis mengguncang badannya dengan pelan.
"Hemmmh"Gumam Radit sambil memalingkan wajahnya,Dia tidak ingin melihat Istri penggodanya itu.bergegas Dia kekamar mandi membersihkan tubuhnya.
Selesai mandi,Radit mengenakan kaos dan celana pendek,dan lagi lagi pemandangan Indah menggodanya,Bilqis pura pura tidur dengan posisi terlentang,sehingga paha mulusnya terekspos,dadanya yang besar tampak menyembul,melihat hal itu Radit segera menyelimuti Istri kecilnya itu,Dia tidak ingin lepas kontrol dan kelak akan berdosa jika mempergauli Istrinya masih dalam keadaan kotor,walaupun hasratnya sudah diubun ubun,melihat hal itu Bilqis pura pura merentangkan tangannya terbangun.
"huaaam...eh Ayang sudah selesai mandinya"tanya nya dengan ekting yang dibuat buat,pura pura menguap.
__ADS_1
"Heemhh.." ucap Radit datar sambil duduk membelakangi Bilqis ditepi ranjang dan kemudian mengambil posisi tidur miring dengan membelakanginya.
"Ayaang bisa minta tolong ga.."Ucap Bilqis sambil membalikkan tubuh Radit yang membelakanginya.
"Kenapa Honey.."
"Badan aku pegel banget yang..ga kuat hiks.."Rengek Bilqis sambil pura pura meringis menunjuk pinggang dan bok*ngnya yang pegal.
"Nanti gantian Aku pijitin ayang ya.."bujuknya pada sang Suami.
"Heeemmmh"ucap Radit yang masih bete.
"Nanti Aku hilap gimana Honey,Kamu tega godain Aku terus.."Ucap Radit dengan kesal.
"Ya kalo hilap ya gapapa"jawab Bilqis enteng.
"Maksudnya..gimana,bukanya dosa"
"Hehe..Maaf Ayang...sebenernya Aku udah bersih kok,Kue Apemnya sudah siap dihidangkan"ucap Bilqis malu malu.
.
.
.
*******
__ADS_1