TERPAKSA MENIKAHI BUJANG LAPUK

TERPAKSA MENIKAHI BUJANG LAPUK
Bicara


__ADS_3

Hembusan angin malam menerpa wajah tampan John yang kini sedang berada diBalkon rumah Nisha yang nyaman.Mencerna semua kalimat yang disampaikan sang Ayah sebelum Dia berangkat kekota Bandung ini,sebelum Dia mengutarakan maksud dan tujuannya datang ketempat itu,beberapa waktu yang lalu Ayahnya mendatanginya dari berbicara padanya.


Maafkan Bapak Nak,Bapak memang pantas Kamu benci,Bapak sudah menelantarkan Kamu,Bapak sudah banyak sekali dosa yang mungkin tidak akan pernah termaafkan.


Rasanya kata maaf tak cukup untuk menghilangkan semua duka dan sakitmu dimasalalu John,Bapak sudah banyak sekali dosa padamu,mungkin tidak akan pernah termaafkan sampai kapanpun.Namun sebelum Bapak pergi dari Dunia ini,Bapak ingin melihatmu menikah Nak,Bapak ingin menimang cucu dari Kamu.Kamu harus menikah,Kamu harus tunaikan keinginan terakhir Dimas,Demi kebahagiaanmu.


Jangan menghukum dirimu seperti ini John,Kamu butuh seseorang untuk menemanimu dalam suka dan duka,menemanimu untuk menua bersama.


Kamu sudah cukup menghukum dirimu seperti ini John,jangan hukum.diri Kamu lagi John,umur sudah semakin bertambah,Kamu tentu membutuhkan seseorang yang selalu menyayangimj.Bapak dan Ibu sudah tua.Bapak dan Ibu sangat beesyukur Kamu mau memaafkan Kami,dan Ijinkan Kami melihatmu bahagia.


John manatap langit yang diterangi cahaya bulan,juga bintang yang bertaburan menambah indahnya pemandangan malam hari dicakrawala.John merenungi setiap kata kata yang Ayahnya sampaikan.


Sebenarnya John belum ingin berkomitmen dengan wanita manapun,menurutnya kebahagiaan tidak harus menikah dan mengikat diri dengan seorang wanita.Karena Dia saat ini sudah sangat puas dan sangat menikmati kehidupannya.Tanpa harus dipusingkan dengan masalah rumah tangga,masalah wanita.Dia suka dengan statusnya yang singgle,Dia sangat nyaman.Bukan Dia tidak normal,bukan juga Dia membenci wanita.Namun karena Dia sudah sangat nyaman dengan kesendiriannya.Beberapa kali John menjalin hubungan dengan beberapa wanita,namun berakhir kandas ditengah jalan,karena John yang memang tidak mau berkomitmen,sehingga beberapa wanita yang pernah dekat dwngannya memilih untuk mundur.


Namun sstelah beberapa bulan sejak kematian Dimas,keinginan terakhir mendiang sang Adik selalu menghantuinya,bahkan Dimas datang melalui mimpinya beberapa kali.Bahkan Dia sudah menepis bahwa hal.tersebut mungkin karena pikirannya yang selalu memikirkan tentang Dimas sehingga Dia datang dalam mimpinya,Namun apakah mungkin hal itu hanya kebetulan saja,mimoinya bahkan sampai beberapa kali.Ditambah oesan Sang Ayah yang menginginkan Dia menikahi Nisha.Membuat perasaannya dilema.


"Kak!"


Panggilan tersebut membuyarkan lamunannya.


"Eh...Nish!"


"Tadi katanya ada yang mau dibicarakan!"


Ucap Nisha sembari duduk dirsi sebwlah john yang terpisah meja.


"Oh itu...Iya,sebwnarnya maksud kedatangan Saya kesini mungkin Kamu sudah bisa menebaknya."Pnacing John.


"Apa ya?"Tanya Nisha gugup.


"Aku ingin membicarakan tentang keinginan Dimas disaat terakhirnya yang meminta Aku untuk menikahi Kamu,Kamu tentu tau kan?"

__ADS_1


"Oh itu,mmmhh Saya,Saya....!"


"Aku akan menikahi Kamu 2 bulan lagi,Mungkin itu waktu yang sangat tepat.Bukankah Dimas yang memintaku untuk menikahi Kamu ssetelah masa iddah kamu selesai."ucap John frontal,tanoa basa basi.Membuat Nisha agak kaget mendengarnya.padahal Dia berharap kalau Lelaki itu melupakannya,melupakan keinginan dari mendiang suaminya tersebut.


"Maaf Mas,tapi Saya tidak mau,dan Saya tidak bersedia."Ucap Nisha dengan wajah tegas.


"Saya kira,wasiat seperti itu tidak harus dijalankan karena sifatnya tidak urgen,mungkin saja hal itu hanya bentuk kekhawatiran Bang Dimas terhadap Saya sehingga Saya melakukan hal demikian.Saya tidak mau menikah karena wasiat,Untuk saat ini Saya tegaskan Saya tidak mau menikah dengan siapapun.Saya sangat mencintai Bang Dimas,tidak mungkin hanya dalam beberapa bulan,Saya bisa menikah dan melupakan Suami Saya secepat itu,itu tidak mungkin Kak,rasanya sangat tidak etis."


"Tapi wasiat ini harus dijalankan Nish,Dimas memintaku beberapa kali dalam mimpinya,hal itu sering menghantui pikiran Aku.Bapak sama Ibu juga menginginkan Aku agar secepatnya menikahi Kamu!"


"Maaf Kak,tapi Saya menolak,Saya gamau nikah karena wasiat suami Saya,pernikahan itu dilakukan atas dasar cinta,bukan karena permintaan seseorang,apalagi sampai saat ini Saya sangat mencintai Suami Saya,Saya belum membayangankan untuk menikah secepatnya.Air mata saya saja belum kering karena kesedihan kehilangan suami,ga semudah itu Saya bisa berpaling ke laki laki lain."ucapnya berapi api,dadanya sampai naik turun.


"Ya sudah kalau itu keputusan Kamu,Aku juga ga bisa memaksa.Yang penting Aku sudah mengutarakan semua niat Aku.Keputusan juga memang tidak bisa hanya Aku saja yang menghendakinya,harus atas kemauan kedua belah pihak."


"Syukurlah kalau Kak John mau mengerti!"


"Apa permintaanku ini terkait dengan laki laki lain yang mungkin sudah mengisi hati Kamu!"tanya John curiga.


"Tadi Iday bilang ada laki laki yang meminta Kamu jadi Istrinya!"ucap John penasaran.


"Ya sama seperti Kakak,cuma Aku menolak.Aku gamau,Aku belum ingin berumah tangga untuk saat ini!"


"Waduuuh ternyata ada saingan!"gumam John.


.


.


*******


Bilqis dan Radit kini sudah resmi pindah kerumah Mama dan Papa.Mertuanya,waktu untuk melahorkan kurang lebih tinggal satu bulan lagi,tapi Bilqis sudah benar benar kerepotan.Melihat hal itu membuat Radit sangat tidak tega,Akhirnya Dia memboyong Istri dan Anaknya kekediaman Orang tuanya.Disana Mereka sudah mempersiapkan segala seuatunya untuk menyambut kehadiran bayi kembar Mereka.

__ADS_1


Radit begitu memanjakan sang Istri,Dia sangat over protektiv pada Bilqis,sejak satu minggu yang lalu istrinya itu tidak diijinkan pergi kemana mana.Dia khawatir Bilqis akan kelelahan sehingga akan berdampak sesuatu pada Bilqis juga sikembar.Bukan hanya Radit,kedua orang tua Radit pun sama,Mereka tidak membiarkan Bilqis kelelahan dan juga kerepotan.Kehamilan sikembar memang membuatnya lebih terasa


Seperti sekarang Ini Mama mertuanya membawakan makanan sehat untuk sang menantu,makanan bernutrisi yang sesuai standar gizi untuk Ibu hamil besar yang siap melahirkan.Mama mertuanya itu bahkan sampai mempekerjakan ahli gizi,khusus untuk menyiapkan makanan untuk Bilqis.Radit pun kini sering pulang lebih awal,karena takut sewaktu waktu Istrinya itu akan melahirkan.


Radit bahkan sudah 2 bulan ini tidak bepergian keluar kota maupun keluar negeri.Dia inhin mengindari peristiwa yang dulu pernah terjadi saat Istrinya itu akanĀ  melahirkan.Walaupun semuanya memang takdir,tapi Dia berusaha untuk menjaga dan menghindari hal tersebut.


"Neng Sayaang mau dibeliin apa sama Aa,mumpung mau Ke Mall,janjian sama klien disana."


"Pengen ikut Aa,bosen dirumah terus!"rengek Bilqis.


"Oh kalau itu tidak boleh Sayang,Aa ga tega lihat kandungan Kamu besar begitu,lebih baik banyak Istrirahat dirumah,ga boleh cape cape!"


"Tapi jalan jalan sebentar ga bikin Aku lelah A!"


"Iya Honey,Aa ngerti kok,Kamu pasti bosan,tapi lebih baik jalan jalannya ketempat yang deket deket aja ya Sayang,jalan jalan santai disekitar kompleks sini saja sama Rafa sama Mama."


"Terserah Aa aja Ah,tapi bawain rujak bebek(tumbuk)ya."


"Hah apa?"


"Rujak Bebek!"


"Rujak apaan tuh,memangnya ada di Mall?"


"Tau ah,pokoknya awas aja kalau pulang nanti ga bawa rujak bebek,Aku yang cari sendiri!"


"Iya sayaang,Apa siih yang nggak buat istri Aa yang ngegemesin ini."


.


.

__ADS_1


*******


__ADS_2