TERPAKSA MENIKAHI BUJANG LAPUK

TERPAKSA MENIKAHI BUJANG LAPUK
Balada Bilqis dan Nisha


__ADS_3

Radit tampak sibuk mengganti Popok si kembar nomer 3,bayi kecil berparas tampan yang sangat mirip dengan Bilqis itu tampak sangat manja pada sang Papi,Radit begitu cekatan dan telaten,walqupun ada pelayan yang khusus menjaga bayi bayi kembarnya,namun Dia tidak segan untuk melakukannya,bahkan Radit sering sekali memandikan,atau sekedar menyuapi Anak Anaknya.


Sementara Bilqis pun tak kalah repotnya karena hari ini Rafa begitu manja,ingin diladeni semuanya oleh Bilqis.Memang selama ada sikembar 3,Rafa lebih banyak diurus kebutuhannya oleh Bi Yuni,membuat Bilqis merasa sangat bersalah.Makanya saat sang Suami meminta untuk kembali mempunyai Anak,membuat Bilqis berfikir 1000kali.


Namun Bilqis baru ingat kalau Dia sudah telat satu minggu dari periode bulanannya,apalagi Dia pernah beberapa kali lupa minum pil KB yang biasa dikonsumsinya.Bilqis memang belum berani kalau pasang IUD,dan KB suntikpun Dia kurang cocok,jadilah pilihannya dengan Pil KB.


Membuatnya tidak fokus saat memandikan Rafa.


"Mami,Mamiii Afa udah mandinya Mami..!"Ucap Sang Anak.


"Eh iya sayang,maafkan Mami ya.Ya sudah yuk!"kemudian menghanduki sang Anak dan menggendongnya.


"Biar bibi aja neng,Neng Iqis tadi dicari sama Tuan!"ucap Bi Yuni.


" Oh ya sudah Bi,tolong!"


"Afa mau sama Mami,gamau sama Bibi!"ucapnya dengan mata berkaca kaca.


"Oh iya sayangnya Mami,biar Rafa sama Mami ya.Rafa kan mau sekolah.Mau main sama temen temen disekolah,jadi harus cepet pake baju ya!"


"Afa Mau dianter Mami!"ucap Bocah tampan itu dengan wajah memelas.


"Iya Sayang,Mami anter sama Papi juga ya!"


"Asiiiikkk Horeeee!"ucapnya dengan bahagia.


Selesai mengurus Rafa,Bilqis segera menemui sang Suami yang juga tidak kalah manja,semua harus Dia juga yang meladeni.


"Sayaaang,ini dasinya mana yang cocok ya,hari ini ada pertemuan dengan Para pengusaha."Rengeknya.


"Iya sayang sebentar!"Ucap Bilqis dengan wajah sabar,Karena Pagi pgi Dia akan sangat sangat sibuk dengan suami dan Anak Anaknya.Terutama Rafa dan Radit yang mempunyai sifat yang sama manja dan kolokannya.


"Yang ini aja AA,lebih bagus dan lebih kalem!"Ucapnya sembari mengalungkan dasi dan memasangkannya.


"Kamu terlihat pucat Sayang,Kamu sakit?Tanya Radit memperhatikan wajah Sang Istri.


"Ah nggak apa apa kok,mungkin cuma kurang tidur aja,semalem kan AA bikin Aku bergadang lagi,Jadi Aku ngantuk,lemes banget ini,mana Anak Anak maunya sama Aku terus.Bapaknya juga gak kalah manjanya,maunya diladenin terus,udah tau Aku juga riweuh!"Omelnya dengan wajah kesal.


"Heheh,maaf Sayang,habis kalau Kamu belum ngurusin Aku,kayaknya ada yang kurang!"Ucap Radit sembari nyengir kuda.


"Perasaan Aku sedang galau ini!"

__ADS_1


"Galau kenapa Sayang?"


"Aku udah telat seminggu A!"


"Yang benar Sayang?"Tanyanya dengan wajah sumringah.Bilqis mengangguk lemas.


"Yesss wohooooo!"


********


Pagi ini Nisha sudah berada dirumah sakit ikut sang suami,walaupun behitu John tidak bisa menemaninya karena Dia sendiripun sibuk dengan pekerjaannya.Dan Nisha kembali semangat setelah mendapat dukungan dari suami dan juga keluarganya.Sebenarnya Nisha baik baik saja,umurnya saja masih 30 tahun,umur yang bisa dikatakan masih muda,kesehetan reproduksinya baik baik saja,semuanya juga bagus,tidak ada kendala apapun.Namun demikian Nisha tetap saja merasa cemas.dan khawatir,keinginannya untuk hamil sangat besar,sehingga Dia merasa perlu untuk mengecek kesehatannya juga konsultasi dengan dokter kandungan.


Setelah selesai melakukan pemeriksaan dan berkonsultasi,Nisha kemudian beranjak keruangan suaminya,Dia tidak sengaja Dia berpapasan dengan Aneke.Namun tak seperti sebelum sebelumnya,Dia terlihat ramah dan wajahnya terlihat sumringah.


"Hai Nisha,Apa kabar?Tanyanya dengan senyumnya yang hangat.Dia tampak sangat cantik.Kadang Nisha bingung,kenapa suaminya itu bisa menolak gadis secantik Aneke,bahkan menurutnya Aneke lebih cantik dari dirinya.


"Baik,Kamu gimana?"Tanya Nisha tak kalah ramah,mencium pipi kanan kirinya.


"Sangat sangat baik,Oh iya.Minggu depan Aku nikah,Aku ngundang Kamu sama Mas John untuk datang."


"Wah selamat ya,Aku seneng banget dengernya."Nisha tamoak begitu kaget juga bahagia.


"Makasih,Kamu bisa tenang sekarang,karena Aku nggak nempelin Mas John lagi hihi!"selorohnya.


"Ternyata Dia  Dokter disini juga cuma ga pernah ketemu.Pertama ketemu waktu dibandara semarang sama Kamu.Ga nyangka juga ternyata Dia jodoh Aku."Ucaonya sembari tertawa kecil.


"Wah wah,sekali lagi selamat ya Ke,Semoga lancar sampai H,Aku sama Kak John pasti dateng!"


"Makasih Nish.Aku tunggu kedatangannya.By the way Mau kemana nih,gangguin suaminya ya?"


"Hahaha tau aja,Yaudah Aku duluan ya!"


****


Begitu sampai diruangan sang Suami,Nisha membuka sedikit pintunya melongokkan kepalanya sedikit,dilihatnya ruangan sang suami tampak kosong.Diapun masuk.Namun begitu pintunya ditutup tiba tiba ada seseorang yang memeluknya dari belakang,dan mengangkat tubuhnya.


"Papa iiiih ngagetin aja.Aku pikir ga ada siapa siapa!"Nisha menepuk tangan kokoh yang mengangkat tubuh mungilnya bak seorang Anak kecil.


"Kamu lama banget sih,ditungguin dari tadi"Ucap John yang kini sudah menenggelamkan wajahnya diceruk leher nisha.


"Thadiih ngbrool diluuuhhh aaahh!"jawabnya sembari mendesah menerima serangan tiba tiba dari sang suami.

__ADS_1


"Malem kan belum dapet,gimana kalau Kita lakukan disini aja!"Ucap John setelah melakukan cumbuan tipis tipis pada sang Istri,Dia menghadapkan Nisha kearahnya.


"Ihhh mesum.Libur semalam aja udah nagih!"


"Iya dong,harus!Ga bisa semangat kerjanya kalau belum dapat."


"Habis darimana sih lama banget."


"Habis cuci mata lihat dokter dokter muda pada ganteng ganteng ,apalagi Dokter Spog yang tadi sama dokter Sandra,uhhh kayak Oppa Oppa Korea!"Ucapnya menggida sang suami.


"Ahhh masa siiih,tapi oppa oppa Korea masih kalah ganteng sama Suamimu yang berbulu gondrong ini!"Ucap John sambil mencium bibir Nisha.Namun Nisha menahannya.


"Ih kok nggak cemburu sih,ga normal ya!"Nisha tampak kesal.


"Ooh mau bikin Aku cemburu ceritanya,tapi sayangnya ga mempan hahaha!"


"Nyebelin,ga ada cemburu cemburunya sama sekali,berarti Ga cinta dong sama Aku!"


"Ya cinta dong Yang,masa nggak cinta."


"Tapi kok nggak cemburu sih,kalau Mas Radit pasti udah cemburu banget.Ini punya suami malah senyam senyum Aneh!"gerutunya dengan mendelik kesal kearah Sang suami.


"Soalnya Aku udah tau kalau Kamu cuma mau bikin Aku cemburu,kalau SiRadit kan memang udah penyakitnya Dia seperti itu,posesif.Memangnya Kamu mau kayak Bilqis,ribut terus cuma gara gara masalah sepele.Kalau Aku sih selalu mengedepankan logika,dan dalam rumah tangga ini kan paling penting itu saling percaya,bukan berarti Aku gak ada rasa cemburu Sayang!"ucap John sembari mencolek hidung Nisha yang sedang mengerucutkan bibirnya,kemudian mengecup bibirnya.


"Udah dong jangan cemberut terus!"


"Mari Kita produksi disini,Kayak siRadit yang tidak mengenal tempat!"Bisiknya.


John langsung menyerangnya dengan ciuman yang sangat panas.ciumannya sangat liar dan memabukkan.Tangannya yang kokoh menggerayangi seluruh tubuhnyanya.


"Ga ada tempat tidur!"Nisha menjeda ciumannya,nafasnya terengah engah.


"Dikursi bisa,lebih menantang,posisi baru lebih enak.mau khan?"


John menggendong tubuh sang Istri dan kembali menciumnya dengan sangat liar.


John mencumbunya sembari memangku sang Istri dikursi ruangan itu.


.


.

__ADS_1


********


__ADS_2