
Bilqis menangis tersedu sedu begitu mendengar kalau sang suami kini dalam keadaan koma,Dia tidak menyangka hal ini terjadi pada Radit suaminya,Bilqis yang saat itu akan masuk kedalam ruangan tempat Radit dirawat,namun Dia mendengar percakapan mertuanya,mereka menangis tersedu sedu karena ternyata operasi yang dilakukan berefek samping yang menyebabkan Radit koma,Dunianya seakan runtuh mendengar hal itu,Dia tak sanggup berhadapan dengan mertuanya,jadilah Bilqis menepi dilorong rumah sakit yang sepi menumpahkan kesedihannya dengan menangis tersedu sedu,Dadanya yang sesak seakan menyulitkannya untuk bernafas,Dia sepuas puasnya menumpahkan rasa sakitnya disana.
"Kenapa ini terjadi sama Kamu Mass,huuuuu... kenapa saat Anak kita akan lahir,Kamu justru seperti ini,bagaimana denganku,bagaimana dengan anak kita Mas...!"Bilqis terus menangis meratapi keadaan suaminya.
Lama sekali Bilqis melampiaskan rasa sedihnya dilorong sepi itu,hatinya lumayan sedikit lega setelah air matanya seokah terkuras saking sedihnya,Dia menangis,meraung,bahkan menyesali sikapnya yang selama ini belum menjadi Istri yang baik untuk Radit,Dia menyesal kenapa Dia tidak mencegah Suaminya pergi saat itu,mungkin jika Bilqis memaksanya untuk tidak pergi,sampai sekarang Laki laki itu pastii akan baik baik saja,pikirnya.
"Huuuhuuuuu... Mas Radittt,Maasss jangan tinggalin Aku,Aku ga akan sanggup!"lirihnya dalam tangis.Dan saat Bilqis yang terus saja menumpahkan kesesihannya,tiba tiba saja Mama mertuanya ada dihadapannya.
"Sayaaang,Ternyata Kamu ada disini.Mama dari tadi nyariin Kamu!"ucapnya sambil duduk dan merengkuh bahunya,dan langsung gadis cantik itu menghambur kepelukannya.
"Mas Radit apa selamanya tidak akan bangun lagi,apa Mas Radit mau ninggalin Iqis seperti ini Ma?Mas Radit marah sama Iqis,Dia mau ninggalin Iqis gara gara waktu itu Iqis pernah kabur,gara gara Iqis Mas Radit seperti ini,Mas Radit marah sama Iqis Ma...huuu!"Bilqis kembali menangis sedih.
"Sudah sayang,jangan nangis terus!"
"Mama yakin sebentar lagi Radit akan kembali,Kamu hanya harus sabar dan kuat,ingatlah ada bayi dalam kandunganmu yang membutuhkanmu Qis,jangan terus sedih seperti ini,Mama yakin akan ada keajaiban,Kamu jangan berputus asa!"
***********
Bilqis kini berada diruangan suaminya,menatap sendu wajah sang suami,namun Dia bertekad untuk kuat demi bayi yang ada dalam kandungannya,yang sedari terus aktif bergerak dalam perutnya,Dia mengusapnya dengan pelan.
"Sayangnya Mami,Kamu harus sehat ya nak,Kamu harus kuat supaya bisa nemenin Mami disini,Kamu ceoat datang sayang,supaya bisa banguni Papi."ucapnya sambil terus mengusap perutnya dengan pelan dan Dia duduk disamping Radit,menemaninya dengan setia.
__ADS_1
Nisha datang dengan membawakan keperluan yang Bilqis minta,sang Kakak begitu prihatin melihat saudara iparnya terbaring lemah tidak berdaya,Dia mengusap bahu Sang adik untuk menangkannya,Dia kini sudah terlihat tegar dan terlihat tenang,matanya masih terlihat sembab,namun wajah cantik itu berusaha untuk tersenyum,Dia tidak ingin lagi menunjukan kesedihannya.Nisha sedikit lega melihat ketegaran sang adik,Dia pun bangga kini adiknya sangat terlihat lebih dewasa,gadis manja dan kekanakkan itu kini menjelma menjadi gadis lebih kuat dari yang Dia kira,walaupun raut kesedihan masih terlihat jelas diwajahnya.
"Dimakan dong Qis,kasian Bunda udah cape cape masak,Sebentar lagi kan mau melahirkan,jangan sampai kekurangan tenaga,harus banyak asupan nutrisi untuk Kamu dan Dede bayi."
"Iya Teteh cerewet,Iiihhh cerewet na ampuuun,tapi Iqis sayang."ucapnya mencoba berkelakar,membuat Nisha tersenyum melihatnya.
"Pii...liat nih teteh maksa Mami makan terus,padahal badan Mami udah kayak badak raksasa begini,dipaksa makan terus makan teruss."Bilqis menggerutu pada sang Suami mencoba untuk berinteraksi dengan Radit,membuat Nisha yang melihatnya sangat terharu,Dia bergeas mengusap air matanya,jangan sampai Bilqis melihat sang Kakak mengasihaninya.
"Nah gitu Qis,kayaknya harus terus diajak ngobrol"
Dokter sendiri bilang kalau Radit mungkin bisa mendengar hal yang silqkukan sekelilingnya walaupun dalam keadaan koma,mungkin hal tersebut akan mempercepat kesembuhan Radit,walaupun dokter tidak bisa memastikan kapan Radit akan sembuh.
Bilqis terus saja berceloteh yang sesekali ditimpali oleh Nisha,Sang Kakak ikut menemaninya makan bersama,menu sajian sunda yang menggugah selera,membuat makan Bilqis sedikit lahap dibandingkan kemarin kemarin,membuat Nisha yang melihatnya sangat senang.
*******
"Hai Bilqis bagaimana keadaanmu?"Tanya seorang wanita seraya mengulurkan tangannya,wanita yang dulu pernah membuat pernikahannya runyam.Bilqis menggennggam tangannya dengan hanngat dan memeluknya sambil cium pipi kanan kiri.
"Bagaimana kabar Mba Sinta?"tanya Bilqis tulus,Dia sama sekali tak menduga kedatangan Arsinta yang tiba tiba saja ada dihadapannya,namun wanita ini terlihat sopan dan ramah,tapi raut wajahnya terlihat sedih namun berusaha untuk terswnyum dihadapan Bilqis.
"Aku sangat baik,bahkan sebentar lagi Aku akan menikah!"ucapnya dengan senyum diwajahnya terlihat binar bahagia dimatanya.
__ADS_1
"Aku sungguh sedih mendengar berita Kak Radit kecelakaan dan kondisinya seperti ini,Aku turut sedih melihatnya seperti ini,tapi Kak Radit beruntung mempunyai Istri yang tegar dan setia seperti Kamu Qis,Aku berdoa semoga Kak Radit bisa secepatnya sembuh dan bisa berkumpul dengan kalian lagi,Kamu dan calon bayimu."ucapnya sambil mengusap perut Bilqis.
"Terima kasih Mba Sinta sudah mau repot repot jengukin Mas Radit,Maafkan kesalahan Iqis dan Mas Radit selama ini sama Mba Sinta!"
"Kebalik Qis,Akulah yang harus banyak banyak minta maaf pada kalian berdua,Aku banyak salah sama Kalian,selama ini Aku begitu egois dan menyebalkan,namun kini Aku sadar,ternyata Kamu memang wanita yang pantas mendampingi Kak Radit,tolong Maafkan kesalahan Aku selama ini ya qis!"ujar Arsinta dengan wajah sendu.
"Semuanya sudah berlalu Mba,tidak ada yang perlu dimaafkan!"ucap Bilqis sambil memegang hangat kedua tangan Arsinta dengan senyuman yang sangat tulus.
"Kapan Mba Sinta Nikahnya,sama orang mana?"
"Dia rekan bisnisku,orang Indonesia juga,Aku sukanya yang lokal lokal Qis,bule cuma pelarian aja hahaha.kalau tidak ada halangan 2 lagi Aku akan menikah.Semoga Kamu bisa datang dengan Kak Radit,dan dede kecil ini!"ucapnya sambil terkekeh,membuat Bilqis ikut tersenyum melihat kebahagian Arsinta.
"Aku sangat yakin Kak Radit pasti akan secepatnya sembuh,Kamu jangan putus asa ya Qis,Kak Radit itu kuat,Kak Radit itu kuat,Dia akan secepatnya terbangun dari tidurnya untuk memeluk Kamu dan Anak kalian.
"Terimakasih Mba Sinta,Aku sangat senang melihat Mba Sinta bahagia,apalagi sebentar lagi akan menikah,Iqis doakan pernikahan mba nanti langgeng sampai selamanya dan cepat cepat menggendut kayak Aku hehehe!"Mereka kembali tertawa bersama.
.
.
.
__ADS_1
*********