TERPAKSA MENIKAHI BUJANG LAPUK

TERPAKSA MENIKAHI BUJANG LAPUK
DP Pake Itu


__ADS_3

Bilqis sangat puas dan lelah setelah kemarin malam Dia berbelanja segala macam kebutuhan bersama Kakak dan juga Ibunya,setelah gagal 2 kali akhirnya bisa kesampaian juga shoping ala ala sosialita.Tapi meskipun demikian,hatinya masih saja gundah gulana,sudah 2 hari ini suaminya pergi keluar kota,namun sudah 2 hari ini pula tidak ada kabar sama sekali dari suaminya itu.Bilqis benar benar kesal kali ini pada Radit,memang laki laki itu selama ini hanya ingin mempermainkannya saja,padahal Dia sudah berjanji untuk memulainya dari awal,tapi nyatanya omongannya memang tidak bisa dipegang.Pikirnya..


"Dasar laki-laki emang senengnya mainin perasaan"


"huh kesel banget" gumamnya,uring uringan sensiri dikamar.


Tapi walaupun kesal dan sebal dengan sikap plinplannya sang suami,nyatanya Bilqis benar benar merindukan sosok Suami dingin dan juteknya itu.Teringat jelas ingatannya saat Radit pertama kali menciumnya dengan paksa dan kasar,dalam hatinya Dia sangat menikmati dan menyukainya,Ingatannya pun melayang saat Radit mekperlakukannya dengan lembut dan sikapnya yang baik,belum lagi sikap mesumnya itu,kadang Dia tidak habis pikir, disatu sisi Dia mesum satu sisi Dia seperti mempercayai kata kata Kakaknya kalo Radit itu hom*.


Tapi perasaan itu segera ditepisnya. Karena ternyata perasaanya hampa, padahal baru 2 hari saja tidak melihatnya,apalagi kalo sampai berbulan bulan atau bertahun tahun.Bilqis bergidik membayangkannya.Walau Dia belum yakin akan perasaanya pada suaminya tetap saja rasa rindunya kini menyiksa batinnya,Dari kemarin Bilqis selalu mengecek HPnya berharap ada telepon atau sekedar pesan dari Radit,namun ini benar benar tidak ada kabar sama sekali.


"Mas...."Pesan dikirim Bilqis kepada suaminya,Dia berinisiatif mengirim pesan terlebih dahulu, karena sudah tidak kuat lagi Dia menahan rasa rindunya.


Dan pesannya langsung centang biru,itu berarti radit langsung membacanya,membuat Bilqis gugup dan juga panik,takut kalau kalau suaminya mengacuhkannya,Tapi yang terjadi justru sebaliknya.Radit Kini langsung meneleponnya.Namun tidak serta merta diangkat oleh Bilqis,Dia takut justru sang Suami akan memarahinya.Teleponnya terus berdering,Bilqis masih saja bimbang,takut nanti justru Suaminya itu semakin membencinya karena mengganggu pekerjaannya.setelah lima kali panggilan akhirnya Bilqis memberanikan diri mengangkatnya.


"Ha-hallo"ucap Bilqis pelan,sambil menggigiti ujung jari nya.


"kenapa lama sekali mengangkat teleponku"


ucap Radit dengan sedikit kesal.


"Ma-maaf Mas Aku tadi sedang di toilet"ucap Bilqis beralasan.


"jangan berbohong,bukankah Kamu yang mengirimi Aku pesan"


"oh i-itu Aku salah kirim"ucap Bilqis gugup


"ooohhh begituuu jadi salah kirim ya?"


"memang kepada siapa lagi selain kepadaku kamu menyebut dengan sebutan Mas"


"Hah!" Radit malah tambah murka mendengarnya,padahal Dia sangat senang Istrinya itu meneleponnya duluan.


"mmmhhj anu itu...anu..."


"Bukan begituu"


"Aku -Aku...KANGEN SAMA KAMU!"Teriak Bilqis dengan kesal.


"2 hari kamu ga ada kabar,pas telepon malah marah marah terus,Kamu jahat Mas"


"Istri Kangen malah jutek terus,yaudah terserah Kamu,silakan aja kalo mau marah marah juga,Aku ga peduli"


"yang penting Aku udah tenang, udah bisa denger suara kamu"Radit yang mendengarnya merasa sangat berbunga bunga,Dia tersenyum senyum sendiri,mendengar Istrinya itu merasakan perasaan yang sama dengan yang Kini Dia rasakan.


"dari kemarin Aku mau telepon cuma aku ga berani"


"Karena pasti reaksi Kamu seperti ini,judes,nyebelin!!"


"maaf kalo Aku udah ganggu kamu!"


Telepon langsung Bilqis matikan karena kesal.Memang suaminya ini tidak ada rasa peka sama sekali.Namun tidak sampai beberapa detik,Hp nya kembali berdering. kali ini panggilan vidio call dari suaminya,yang dengan kesal Bilqis mengangkatnya.


"Ada apa lagi?"tanya Bilqis ketus


"Katanya kangen,kok malah di matiin"Radit tersenyum lebar,wajahnya terlihat sangat tampan walaupun wajahnya terlihat kelelahan.Dia sangat bahagia bisa melihat wajah Bilqis yang sangat cantik natural,wanita yang sekarang ini benar benar dirindukannya.

__ADS_1


"Aku takut ganggu"ujar Bilqis pelan.


"Qis sebenarnya Aku juga kangeeeen banget sama kamu"


"cuma Aku tahan,Aku takut pengen pulang kalo telepon Kamu, terus yang ada nanti jadi ga bisa kerja"ucap Radit dengan senyumnya yang merekah,Dia sangat bahagia,ternyata Bilqis merindukannya,wanita yang kemarin ditolaknya mentah mentah menyatakan rindu padanya,seketika rasa cemburu yang kemarin membuatnya murka hilang tiba tiba.


"Mas nginep dimana,sama Siapa?"tanya Bilqis penuh selidik


"Ya nginep di hotel dong,Biasa....sama siapa lagi kalo Bukan si partner setia"Ucap Radit bergurau sambil mengarahkan HP nya kearah Denis yang sedang bertelanjang Dada,sambil ngemil sesuatu,dan melambaikan tangan kearahnya,Membuat Bilqis meringis jijik,teringat kata kata Nisha.


"Mas satu kamar sama Denis?"Tanya Bilqis sambil mengernyit keheranan.


"Iya soalnya kamar hotelnya penuh,dari pada ga ada lagi yaudah sekalian aja,lagi pula nyari hotel lagi agak susah.


"Dan memang udah Biasa,Denis kan memang bukan orang lain untukku"


"oooh"ucap Bilqis lesu,pantas saja Dia kalo bersamanya selalu dingin,dan kini bersama Dennis Dia ceria,apalagi Terlihat Denis hanya mengenakan celana pendek,membuat Bilqis berpikir hal yang tidak tidak.


"Qiiis"


"Iqissss sayaaaang"Radit memanggilnya dengan mesra.


"oh mmmhh iya Mas"Lamunan Bilqis terbuyarkan dari pikirannya tentang Denis.


"Aku cape banget dari kemarin,pikiran juga mumet,pengen cepet pulang,pengen cepet makan"


kata Radit sambil mengedipkan sebelah matanya dengan genit.


"Kalo makan ya makan aja mas,ngapain nunggu pulang,nanti malah tambah sakit lho"


"Aku maunya makan kamu sayaaang"


ucap Radit sambil tersenyum menggoda pada Bilqis,yang justru dibalas dengan delikan mata keatas oleh Bilqis.


"ahhh,Gomballl...!bukannya udah ada Denis"


Ucap Bilqis dengan senyum sinis.


"Kok jadi Dennis sih,apa hubungannya sama Dia?"


"udahlah gausah ngomongin Dia,nanti sore Aku pulang,Kamu langsung ke apartement aja ya sayaang"


"Aku udah gakuat pengen itu"


"Bisa di depe dulu ga sayaang"goda Radit lagi


"itu apaan,depe apaan?


"iiih masa ga ngerti"


Radit lalu berlari kekamar mandi dan menutupnya rapat.


"Kamu pake baju seksi yang kemarin lagi dong"pinta Radit dengan suara serak manja..


"buat apa,bukannya mas ga suka!"

__ADS_1


"kemarin aja mas marah marah sama Aku!"


"suka sukaaa banget malah,cepet sayang pake Aku mau liat. anggap Aja itu DP dari kamu"


"sore pas pulang bayar tunai ya"


"Apaan sih mas,Aku ga ngerti"ujar Bilqis pura pura polos,padahal Dia tau maksud Suami mesumnya itu.


"udah lah kalo ga ngerti itu arahin kameranya ke Dada Kamu,Aku mau liat" Desak Radit dengan tidak sabar.


"Iiih mas kumat mesumnya"


"Aaacchhhh ..cepet sayaaang buka tanktop dan daleman Kamu,Aku udah gakuat niiih pengen liat"


"Hah?"Bilqis bengong dengan permintaan suaminya


"Cepeett sayaaang"


"Cepetaaaahhhnnnn"


"pliiiissssss"Rayunya pada Bilqis,sehingga membuatnya terpaksa menuruti keinginannya.


Bilqis mulai memeloroti satu tali tank topnya,sehingga terlihat sedikit Dadanya yang besar menyembul,membuat Radit yang sedang bersolo Ria sambil membayangkan tubuh Istrinya semakin melotot,dan tak sabar..


"Aaahhh buka semua aja saaayaang cepeet"Radit memaksanya kembali sambil beraktivas menunaikan hasrat yang bergelora itu.


"Malu ah Mas"


"Ngapain malu,Akukan suami Kamu!"


"chepetaaahhnnn"ucap Radit memaksa sambil mendesah.


"Ga ahhhh malu!!"Bilqis agak sewot


"CEPETAAAANHHHHNNNN"Hasratnya kini sudah memuncak.Namun....


"Mas ga usah pura pura jadiin tubuh aku buat pelampiasan hasrat,bukannya ada si Denis itu!!"


"BERHENTI MAININ AKU!!"Bilqis kembali berteriak kesal.


tut...


Tiba tiba vidiocallnya Bilqis matikan sepihak.Bilqis merasa telah dipermainkan Suaminya,entah apa maksud Radit seperti itu,padahal Dia liat sendiri Radit sedang bersama dengan Denis,yang semakin membuat Dia curiga kalo Radit memang menyimpang.


Sedangkan Radit kini benar benar tak berdaya,hasratnya sama sekali tidak tersalurkan,padahal sedikit lagi sudah hampir tuntas, andai Bilqis menuruti keinginannya.kini Dia terduduk lunglai dikamar mandi.Apalagi yang membuatnya heran,kenapa Bilqis membawa bawa nama Denis dari tadi.


"Hah,..jangan jangan Bilqis berpikiran kalo Aku..."


"AAAAACCCHHHHHH TIDAAAAAAK.....!!!!"


.


.


******

__ADS_1


__ADS_2