
"Waw..ternyata Dunia ini memang sempit ya,Aku ga nyangka bisa bertemu kalian disini!"tiba tiba suara yang dikenalnya sekaligus tidak disukainya berada dibelakang Bilqis.
Bilqis dan Radit serempak nengok kebelakang,dilihatnya Arshinta dengan seorang Pria bule sambil berangkulan mesra,seperti biasa penampilannya kali Itu sangat seksi.
"Boleh tidak Kami bergabung?"tanya Arshinta.namun sebelum dipersilahkan,dengan seenaknya Dia dan pasangannya sudah duduk dihadapan Radit dan Bilqis.Bilqis mendelik kesal kearah Arsinta yang memasang senyum sinisnya.Sedangkan Radit sama sekali tidak bisa menolaknya.Pria Bule dihadapan mereka memperkenalkan diri pada Radit,kemudian berkenalan dengan Bilqis,dan laki laki itu tampak sangat terpesona padanya,sampai sampai Dia tidak melepaskan cengkraman tangannya saat menjabat tangan Bilqis kalo bukan Radit yang melepasnya.Radit tampak sangat garang memandang laki laki itu,membuat Arsinta yang melihatnya jadi tidak enak.
"maafin pacarku Kak,hahahaha tau sendiri kan budaya orang bule kalo ketemu orang bagaimana"Ucap Arsinta kikuk.Bilqis pun yang melihatnya jadi sebal,padahal Dia ingin menikmati tempat indah itu,tapi kenapa harus dipertemukqn dengan wanita menyebalkan itu lagi,pikir Bilqis.
"oh im so sorry,your girl too beautiful...its make me...(Oh maafkan Saya,gadismu sangat cantik...membuatku...)"Kalimat Bule itu terpotong
"Sorry Tante Sinta,bisa tinggalkan Kami.Kami datang kesini ingin menikmati waktuku berbulan madu dengan suamiku,benar benar ingin menghabiskan waktu yang berharga ini hanya berdua saja,tanpa ada gangguan dari manapun"Ucap Bilqis lantang.
"Bisakah Kamu tinggalkan Kami,Aahhh atau biar Kami saja yang pergi,silakan Anda menikmatinya dengan pasangan Anda"Ucap Bilqis kesal dan menarik lengan Suaminya,agar pergi meninggalkan tempat itu.Namun Radit menahan tangan Bilqis.
"Sabar Honey..Arsinta hanya ingin memperkenalkan pacarnya"Bisik Radit,dengan hati dongkol terpaksa Bilqis duduk kembali disamping Suaminya,dapat terlihat Arsinta tersenyum penuh kemenangan.
"Terimakasih ya Kak,mau nemenin Aku disini,sebenernya Aku ada kerjaan Kak disini sama Si Hans ini,eh ternyata ga sengaja ketemu Kakak disini,kebetulan yang sangat menyenangkan."Ucap Arsinta dengan tatapan menghida kearah Radit.
"Tempat ini adalah impian Kak Artika,Dia kan mau banget pergi kesini sama Kakak,Kakak inget ga?"ucap Arsinta membuat Radit sedikit mengingat kisah masalalunya.
"Hhhmmmh ya tentu saja Aku ingat"Ucap Radit menunduk.
"Apa Kakak masih menyimpan bingkai foto yang sengaja Dia buat sendiri,ada keong keong lautnya,Itu Kak Artika ngambil punya Aku,sengaja Dia nyuri buat bikin bingkai foto itu untuk kado ulang tahun Kakak,hahaha lucu banget Kak Tika,Aku sampe dibuat nangis."Radit dan Arsinta tertawa berdua,Bilqis melirik sebal kearah mereka berdua,Hans yang sedari tadi tidak memalingkan wajahnya menatap Bilqis membuat Dia sebal sekaligus risih.
__ADS_1
"Apa kamu baru pertama kali kesini?"tanya Hans yang ternyata pandai berbahasa Indonesia.
"Yup"jawab Bilqis pendek.
"Aku bisa mengantarmu ke tempat tempat yang indah disini,kalo Suamimu sibuk."Ucap Si bule, tak putus asa terus saja mengajak ngobrol Bilqis yang tampak diacuhkan oleh sang Suami,karena Radit sedang sibuk ngobrol berdua dengan Arsinta,mereka tertawa berdua membicarakan masalalu mereka,membuat Bilqis merasakan sesak didadanya.Namun Dia memilih bertahan disamping Suaminya,Dia tidak mau marah ataupun menunjukkan rasa kesalnya.Dia tak ingin hal itu berpengaruh,karena memang itu tujuan Arsinta,ingin menghancurkan rumahtangga mereka,pikirnya.
"Mas Ayo kita pulang,Aku kedinginan disini"Bisik Bilqis.
"Sebentar lagi Honey,Arsinta pandai sekali bercerita,Aku jadi nostalgia"Ucapnya sambil tertawa.Benar benar bikin gondok,padahal Suaminya itu sudah berjanji akan mengajaknya melihat Sea Of Star,tapi kini malah sangat asik dan bahagia berbicara dengan perempuan Ular itu,pikir Bilqis,lagi lagi Dia harus menahan kesabaran menghadapi sikap Suaminya yang kelewat baik pada wanita itu,Hans yang melihat Bilqis menjadi Iba,Lelaki itupun merasakan hal yang sama,Dia merasa dimanfaatkan oleh Arsinta,karena kini Dia berasa kambing congek melihat Sang kekasih yang baru dipacarinya dua hari itu justru sibuk mengobrol dengan lelaki lain.Hans pria bule yang sudah lama tinggal di indonesia,umurnya sekitar 25 tahun,tentu saja perbedaan umurnya terlihat sangat jelas dengan Arsinta.
"Tampaknya Suamimu sibuk dengan wanita lain,Apa mau Aku temani melihat keindahan Mldives dimalam hari,Kamu akan takjub dibuatnya"tawar Hans yang begitu tampak menggiurkan bagi Bilqis,yang memang Dia ingin sekali melihat pesona Maldives dimalam hari,namun Dia ingat betapa pecemburunya Suaminya itu.
"Terima kasih Hans,tapi Aku akan pergi dengan Suamiku"tolak Bilqis,membuat raut wajah kecewa dimata Hans terlihat jelas.Hans mengagumi kecantikan dan keseksian Bilqis,Lelaki bule itu memang menggilai gadi Asia yang sangat eksotis dan cantik menurutnya.Rasanya tak pernah jemu bisa memandang kecantikan Bilqis yang begitu sempurna,walaupun kesal Arsinta bersikap cuek padanya,namun Dia sedikit terobati dengan terus saja mencuri curi pandang kearah Bilqis sambil menikmati minuman yang dipesannya,sesekali Dia melempar senyum menggoda kearah Bilqis,namun Dia sama sekali tak menanggapinya.
"Mas..Aku ketoilet sebentar"Pamitnya pada sang Suami,yang diikuti anggukkan dari Radit tanpa menoleh sama sekali.Benar benar membuat Bilqis sangat Muak.Tau akan diperlakukan seperti ini,mungkin akan jauh jauh hari Dia akan menolak ajakan Suaminya seperti ini.Wanita menyebalkan itu selalu saja mencari kesempatan mendekati Suaminya.
Tiba tiba saja tubuhnya merasakan kehangatan karena seseorang menyelimuti bahunya yang telanjang dengan jas yang sangat wangi,dan Dia mengenali wangi itu.
"Sayaaang..."mata Bilqis berbinar saat melihat wajah Suaminya yang tengah tersenyum memandangnya.
"Maaf sayaang membuatmu kedinginan seperti ini"Ucapnya sambil merengkuh dan memeluknya dengan erat,lalu mencium puncak kepalanya dengan sayaang.
"Kamu jahat"Bilqis berusaha berontak dari rengkuhan Suaminya,namun Radit semakin memeluknya dengan erat.
__ADS_1
"Apa sudah selesai nostalgianya?"Sindir Bilqis dengan wajah kesal,membuat Radit gemas.
"I'm so sorry Honey,Aku jadi nyuekin Kamu,Aku ga maksud seperti itu sayaaang,jangan marah ya."Ucap Radit dengan wajah memelas,membuat Bilqis tak tega melihatnya.Kali ini Dia akan mengalah,Dia tidak mau merusak acara bulan madunya itu hanya karena perempuan itu,pikirnya.
"Aku maafin tapi dengan satu syarat"Ucap Bilqis sambil memunggungi suaminya dan melipat tangan didadanya.
"Apapun yang Tuan Putri inginkan,Akan Hamba laksanakan Tuan putri,tolong maafkan Hamba"Ucap Radit berbicara ala ala sinetron kolosal sambil bersimpuh didepan Bilqis,membuat Bilqis tertawa melihat kekonyolan Suaminya.
"Ajak Aku melihat keindahan Maldives di malam hari wahai Ki sanak,tapi hanya kita berdua saja,jangan ajak Mak lampir ataupun gerandong"Jawab Bilqis dengan mimik wajah serius, membalas kekonyolan suaminya,Radit langsung tertawa terbahak bahak mendengar perkataan sang Istri yang sama sama konyol seperti Dia.
"Husshh...Kamu ni nakal Honey...siapa Mak lampir,dan siapa itu gerandong?emang di Maldives ada?"Tanya Radit ditengah temgah tawanya sambil memegangi perutnya yang terasa sakit akibat tawanya yang meledak.
"Siapa lagi kalau bukan wanita itu sama pasangannya,sampai sampai Suamiku aja terperdaya sama Dia"Sindir Bilqis.
"Uuuuh My Honey Sweety masih jealous(cemburu)."
"Males cemburu sama Tante tante,ga level"Ucap Bilqis yang masih memperlihatkan kekesalannya.Membuat Radit menjadi tidak enak.
"Ok Honey,Kita jalan jalan ya,yuk!"bujuk Radit sambil menggandeng Bilqis dan merangkulnya,mengajaknya menuju kapal pesiar yang sudah disiapkannya untuk menyebrangi pulau dan melihat Sea Of Star yang salah satu primadona keindahan Maldives.
.
.
__ADS_1
.
**********