
"Selamat Ya Dit,Kamu akan mempunyai Anak lagi.Hebat Kamu Dit,Tokcer banget!"ucap Dokter Sandra.begitu selasai memeriksa Bilqis.
"Iya dong,Raditttt gitu loooh!"
"Alhamdulillah..Aku seneng banget dengernya San.Aku bahagia.Akhirnya Aku akan mendapatkan Anak perempuan.Ahhh,bahagianya!"
"Belum tentu Dit.Jangan sesumbar dulu,nanti di usg lagi kalau usia kandungannya 20 minggu.Dan ini kehamilan terakhir ya Dit,untuk Istrimu.karena sudah resiko tinggi bila kemudian hamil lagi,bisa mengancam keselamatan Bilqis.Ini terakhir kalinya Kamu produksi lagi,Karena Bilqis ada riwayat caesar.
"Iya San iya galak bener sih."gerutu Radit.
"Ya Kamu harus tau Dit,jangan cuma bisa produksi doang."
Bilqis duduk didepan Sandra sembari mengusap usap perutnya,Dia begitu takjub,Tak percaya ternyata feelingnya benar,Dia kembali hamil.Dia menangis terharu,dan menyesali perkataannya.
"Sayang,maapin Mami.Sehat sehat didalam ya Nak,Mami nggak sabar ketemu Kamu!"gumamnya dalam hati sembari menangis bahagia.
"Sayang,kenapa menangis?"Tanya Radit sembari mengusap air matanya.
"Aku menangis bahagia Pi,Bisa kembali dipercaya mengandung Anak buah cinta Aku sama Kamu!"ucap Bilqis sembari senyum tulus pada sang suami.
"Ahhh syukurlah Sayang,Aku sangat senang mendengarnya.Istriku ini selain cantik dan manis tapi juga hatunya selembut sutra."Ucap Radit sembari mengusap usap puncak kepalanya.
********
Setelah selesai memeriksakan kandungannya Radit mengajak Bilqis pulang bersamanya.Lelaki itu begitu bahagia sedari tadi dirinya tak pernah berhenti tersenyum.Bahagianya dapat anugerah yang tak disangka sangka.Tak terbayang bagaimana meriahnya rumahnya karena dipenuhi Anak balita yang sedang aktiv kemudian akan muncul bayi.
"Pi..tolong jangan bilang bilang dulu sama Teh Nisha kalau Aku hamil ya,Aku gaenak.Apalagi Teh Nisha selama ini bener bener sangat ingin punya Anak,Dia sampai ikut promil,beli obat ini itu.Bahkan sampai minum jamu yang Dia sendiri ga suka.Tanya ke setiap orang dan cari info sana sini.Itu tuh buat Aku bener bener gaenak.Yang ikut programnya Teh Nisha,tapi yang hamilnya Aku.Aku jadi merasa berdosa."
"Kenapa mesti merasa berdosa,itukan bukan kesalahan Kamu sayang,lagi pula teteh Kamu pasti sangat senang juga mendengarnya,tidak mungkin Dia sampai iri atau sedih.Karena Teh Nisha juga pasti hamil lagi,hanya harus sabar sedikit,Aku dengar dari John kalau Teteh Kamu baik baik saja,tidak ada masalah serius."
"Iya Pi,Aku juga tau,tapi tetep aja Aku gaenak sama Teh Nisha,kasian Dia udah mati matian usaha pengen hamil tapi belum juga.Sedangkan Aku yang ga ada rencana hamil,tau tau udah positif aja.Jadi please Papi.tolong jangan pengumuman dulu.Biar Mama sama Papa aja,sama Ayah Bunda yang tau Aku hamil."
"Ya baiklah kalau itu maumu sayangku,Aku gak akan kasih tau ke siapapun dulu kecuali Mama sama Papa Ok!"
__ADS_1
********
Setelah asyik berkutat didapur membantu sang Bunda memasak,Nisha menyiapkan semua hidangan yang dimasaknya dimeja makan.Sang suami tampak sedang asyik bersenda gurau bersama sang Ayah juga Haidar.
"Bun,Nisha udah segala macam dimakan supaya cepet hamil,tapi kenapa ya belum ada yang berhasil!"keluh Nisha oada sang Bunda yang masih tampak sibuk berkutat didapur.
"Bunda juga dulu gitu nish,makanya Kamu sama Bilqis bedanya lumayan jauh.Dulu Bunda kepingiin banget ngasih Adik buat Kamu,sampe kayak gitu,segala dimakan yang orang saranin pasti langsung minta Ayah bikinin,tapi ternyata ga ngefek apa apa.Saat Bundanya pasrah udah ga terlalu mengharapkan lagi.Eh tau tau si Iqis datang sendiri diperut Bunda.Bahkan Bunda ga menyadari sama sekali kalau ternyata Bunda sedang hamil lagi."
"Jadi saran Bunda mending Kamu santai santai aja.Nikmati waktu Kamu sama suami berbulumu itu!"goda Bunda.
"Pergi berduaan sana,pacaran berdua.Ke tempat tempatyang seru dan asyik
Iday biar disini sama Ayah sama Bunda.Atau Kamu bantu dikantor Ayah,biar Ada kegiatan,jadi pikirannya ga terpaku sama pengen punya anak terus.Kan udah ada Iday,udah banyak ponakan,ya sudah woles aja sayang!"ucap Bundanya sembari mencubit pipi Nisha dengan gemas.
"Aaahhh ternyata memang paling menyenangkan kalau udah curhat sama Bundaku yang satu ini.Tengkyuuu Bundaku sayang!"Nusha memeluk Bundanya dengan manja.
Sementara John hanya senyam senyum melihatnya.
******
John tampak tidak suka melihat makan berbau menyengat itu,Dia memang tidak doyan makanan yang berbau ekstrim.
"Mas bule,cobain semur jengkol buatan Bunda,dijamin suka!"ucap Bundanya.
"Maaf Bun,Saya kurang suka makanan yang baunya terlalu tajam.hehe!"
"Waaah belum tau aja kalau semur jengkol Bunda ini juara satu diantara semur jengkol yang lain.Ini mantap banget Pa,coba dikiiiiiiit aja!"Nisha mengambil.satu potong semur jengkol.dari piringnya,nqmun John menggelengkan kepalanya dan menatapnya jijik.
"Masa dikit aja gamau,ayo cobain sedikit aja Yang!"Nisha tak menyerah.Tapi John tetap tidak mau,membuat Nisha memberengut kesal.
"Jangan dipaksa Nish,Kamu nih orang gak mau sampe maksa maksa gitu."Sang Ayah menegur.Nisha hanya diam dengan wajah cemberut,membuat sang Bunda menggelengkan kepalanya.
******
__ADS_1
Selesai makan malam bersama,Nisha dan John sengaja menginap dirumah Ayah dan Bundanya.Haidar sudah tidur terlebih dahulu dikamarnya.Sedangkan John tampak sibuk dengan laptopnya memeriksa pekerjaannya.Nisha sedang membersihkan wajahnya dimeja rias,Dia mengaplikasikan semua skincare pada wajahnya,namun matanya tampak mendelik kesal kearah suaminya.Dia masih tampak kesal dengan kejadian dimeja makan tadi.Namun John tidak menyadari bahwa Istrinya itu sedang marah padanya,Dia tampak asyik dengan pekerjaannya.Membuat Nisha menghampiri suaminya.Dia tampak sangat menggoda dengan lingerie potongan baby doll warna ungu,membuat John mau tak mau melirik sang Istri yang terlihat begitu seksi.apalagi nisha lingerie itu sangat pendek yang memperlihatkan pahanya yang mulus dan indah.
"Sayaaang!"ucap John yang menatapnya dengan tatapan sangat terpesona.
"Lingerie baru lagi ya sayang,cantik banget,cocok ditubuh kamu!"Ucap John sembari membereskan lapyopnya dan menaruhnya diatas nakas.
Kemudian segera menghampiri Nisha,yang sedang berdiri dengan pose yang sangat menggoda.
John sudah sangat tidak tahan melihat Istrinya seperti itu,Dia langsung menyergapnya dan menciumi lehernya.Namun Nisha mendorong dadanya dan menghindar dari sang suami.Membuat John memgernyit heran melihat Istrinya bersikap seperti itu.
"Kenapa sayang kok Kamu nolak Aku,Akukan gak tahan!"John kembali menghampiri Nisha dan menyerangnya dengan menindih dan menciuminya.Namun dengan kencang Nisha mendorongnya hingga suaminya terguling,lalu Nisha menutup tubuhnya rapat rapat dengan selimut dan membelakangi suaminya.
"Nisha Sayang,Kamu kenapa sih?sedang datang bulan ya?"
"Nggak,Aku nggak datang bulan!"
"Terus kenapa Kamu menolakku?"
"Akukan habis makan jengkol tadi,Aku nggak pede,Nanti dicium Kamu,Aku bau lagi.Aku malu!"Ucapnya lagi.
"mana coba sini Aku cium,Apa benar Istriku bau jengkol!"John menghadapkan Nisha kearahnya kemudian dengan cepat memangut bibirnya."
"Enggak bau kok,wangi gini mulutnya!"Ucap John.
"Tuh kan,berarti jengkol itu nggak bau,kenapa tadi gamau ditawarin!"Tanya Nisha.
"Memang nggak suka aja sayang,Aku dari kecil nggak suka.Jangan dipaksain dong."
"Kalau gitu yaudah gausah deket Aku.Aku suka cowok yang suka makan jengkol"Ucap Nisha ketus dan kembali memunggunginya membuat John sangat kesal padahal hasratnya sudah diubun ubun.
"Iya Sayaang,besok Aku coba deh,tapi sekarang Aku cobain Kamu dulu!"John mengalah.Dia merengkuh sang Istri kemudian langsung mencumbunya tanpa ampun.
.
__ADS_1
.
*********