
Mereka telah sampai diapartemennya.Bilqis mengajak Haidar keKamar yang dulu Dia tempati.Anak kecil lucu itu untungnya tidak rewel,Dia memang sangat dekat dengan tantenya itu,bagai Ibu kedua bagi Haidar,dan Bilqis begitu sangat menyayangi keponakannya itu.
"Haidar sayaang mandi dulu ya,setelah itu mamam terus bobo!"ujar Bilqis yang tengah membereskan dan juga menyiapkan baju piyama tidurnya Haidar.Radit membututinya dari belakang,seperti biasa dia mencari kesempatan mendekati Bilqis,padahal tadi di lift Dia sudah melancarkan aksi mesumnya dengan ******* ***** bokong sang Istri,walaupun harus menerima cubitan dari sang Istri kecilnya itu,kini Bilqis pura pura sibuk dan sebisa mungkin selalu menghindar dari Suami mesumnya itu.
"Ada apa Mas apa butuh sesuatu?"tanya Bilqis pura pura tidak mengerti,karena sejak tadi Radit selalu menempelkan tubuhnya pada gadis cantik itu.
"Sayaaang Kamu ga siap siap?"tanya Radit sambil senyam senyum memandang sang Istri
"Siap siap kemana?"Bilqis berusaha cuek padahal Dia tau arah tujuan pembicaraan sang suami itu kemana.Radit tampak kesal dan gemes sang Istri malah bersikap tidak mengerti.Dia kemudian berlalu kekamarnya,tubuhnya lelah seharian dalam perjalanan dari luar kota,Kini kerinduannya lumayan terobati walau hati masih keki,padahal sudah terbayang akan menikmati waktunya berdua saja dengan Bilqis,ingin mereguk madu menikmati indahnya menjadi pasangan suami Istri,namun kali ini sepertinya Dia harus kembali bersabar.
"Ateu...aku gamau mandi"Haidar merengek manja pada ateunya itu,dipangku dan diciumnya sang keponakan dengan penuh kasih sayang.
"harus mandi sayang,nanti gatel badannya kalo ga mandi"ucapnya sambil mencubit lembut pipi Haidar dengan gemas.
"Mandinya mau sama ateu"Ujar Haidar ya
"Iya kan memang sama ateu dimandiinnya"ujar Bilqis.
"Asiiik"
"mau dooong dimandiin sama Kamu sayaang"Radit dengan genitnya tiba tiba muncul dan memeluknya dari belakang serta menciumnya.
"Apaan si mas,nimbrung aja"
"cepet sana mandi bau asem tau ga"Bilqis sewot,dipikirnya sang suami sudah berada dikamar mandi,namun masih saja ingin menggodanya.
"Mau dimandiin sama kamu dong,atau kita mandi berdua"ujar Radit sambil mencium pipi Bilqis dengan gemas
"masss iiih itu malu ada Haidar"Bilqis melotot kearah Radit sambil berusaha mencubit perut sang suami namun berhasil ditangkis,tangannya justru ditariknya agar bisa dipeluknya lagi gadis cantik itu.
"ngapain malu,orang didepan anak kecil ini"Sambil lagi lagi nyosor, mencium bibir Bilqis yang sedang cemberut kesal.
"Om pelgiiiii"
"Om jangan kesini,Iday Malu,Iday mau mandi sama ateu"ujar Haidar yang memeluk ateunya dengan posesif.
__ADS_1
"mandi sendiri kan udah gede,ateu Iqisnya mau mandiin om dulu"Radit menarik tangan Bilqis untuk membawanya kekamar,.
"Haaaaaaa...jangan bawa ateu akuuu omm bewoook"Haidar menangis kesal melihat Ateunya malah dibawa om yang baru dikenalnya itu,Radit tertawa tawa melihat ponakannya itu kesal,dan kali ini Bilqis berhasil mencubit perut sang suami dengan gemas.
"nakal banget sih,malah gangguin anak kecil"
"Mandi sana,Abis dari luar kota dari tadi nyosoooor terus,yang ada Aku kena virus nanti"ucap Bilqis kesal sambil berlalu untuk menenangkan keponakannya.
"kena virus cinta aku ya"ucap Radit yang kini berubah petakilan.
"Aku mandi dulu ya sayaaang"sambil tergelak Radit menutup pintu kamarnya dan bergegas membersihkan diri.
"Ateu ayo Kabul dali siniii omnya seleeem"Ucap Haidar yang langsung memeluk ateunya begitu Bilqis muncul dihadapannya.
"gapapa sayaang omnya baik kok ga serem,tadi om cuma bercanda aja sama kamu sayaang"Bilqis memeluknya, menenangkan Haidar.
"yuk mandi yuk sekarang"
Bilqis dengan telaten memandikan Haidar,sambil bermain main sedikit dengan ponakannya itu,agar Dia tidak rewel,Dia bermain busa,bermain perang air,dan bercanda ria,agar keponakannya itu tidak rewel.
"Hhhmmm wangi banget,siapa yang masak ya, kecium baunya sampe sini"Bilqis bertanya tanya.
Saat dia kedapur,dilihatnya Radit sedang memotong sayuran dan penampilannya yang gagah,kini gantengnya bertambah dua kali lipat menggunakan apron hitam,seperti chef chef di tivi.Bilqis yang melihatnya begitu terpesona,Dia terlihat begitu tampan maksimal saat memasak pikirnya..
"Masss lagi apa?"tanyanya dengan wajah sumringah,merasa surprise suaminya berada didapur sedang memasak.
"ya Kamu lihat sendiri Aku lagi apa"ujar Radit datar.
"Ya ampunn surprise banget lho,kamu ada didapur"
ujar Bilqis berbinar melihat sang suami begitu terlihat profesional saat memasukkan bumbu kedalam teflon tanpa takut kecipratan minyak goreng.
"Masak apa Mas?"tanya Bilqis penasaran.
"masak yang gampang aja,buat ponakan aku tersayang,kan baru kali ini Aku kedatangan anak kecil,biar Dia seneng Aku masakin"ujar Radit lagi yang tampak serius,padahal Dia sengaja masak supaya ponakannya itu banyak makan dan cepat tidur,agar dia bisa secepatnya punya waktu berdua dengan Bilqis dan bisa secepatnya pula memadu kasih dengan siseksi itu pikirnya sambil tersenyum jahat.(🤫🤫)
__ADS_1
"Aku bantu apa Mas?"
"Kamu peluk aku aja"ucap Radit dengan tatapan mata yang sangat manis dan senyumnya yang menawan memperlihatkan giginya yang berderet rapi walaupun berjenggot dan berkumis suaminya itu sungguh tampak mempesona,membuatnya tertunduk malu dan grogi dipandangi seperti itu,membuat jantung Bilqis berdetak lebih cepat dari biasanya,sungguh Radit kali ini membuat Bilqis terpesona.
"Ya ampun suami Aku kok ganteng banget ya!"gumamnya dalam hati sambil pura pura menyibukkan diri membantu Radit,padahal saat ini Dia benar benar grogi.
"Mas Aku potong bawangnya ya"
"Ok hati hati ya"
"Mas kok ga bilang sih kalo bisa masak?"tanya Bilqis
"Ya kamu ga pernah nanya."ucap Radit
"Aku terbiasa masak sendiri waktu tinggal di Amerika"
"jadi ya lumayanlah kalo masak masakan simpel Aku bisa"
"sekarang Aku mau buat spageti sama nugget and sosis goreng buat Haidar"Jelas Radit,sambil memasukkan bahan bahan masakan kedalam wajan.
"Ok deh,pastikan seasioningnya pas ya,dan juga platingnya harus bagus!"Bilqis berbicara ala ala juri lomba masak.
"SIAP CHEF"Radit menjawabnya dengan lantang disambut tawa Bilqis yang tergelak melihat sikap Radit,baru kali ini Bilqis melihat sisi lain Radit yang bisa masak dan sikapnya berubah 180°,padahal biasanya dia dingin dan jutek,namun sekarang..
"Oh my god kayaknya Aku mulai jatuh cinta sama Om Om ini"gumam Bilqis sambil senyam senyum sendiri,yang berusaha memotong bawang yang dari tadi belum selesai selesai,Radit yang melihatnya hanya bisa geleng geleng kepala melihat kelakuan Istrinya itu.Sementara Haidar anteng main sendiri dikamar dengan mainannya setelah tubuhnya wangi habis mandi.Bocah berusia 5 tahun itu tampak bicara sendiri dengan mainannya.
.
.
.
******
Mohon dukungannya terus ya Bestie alias Readersku tersayang yang baik hati,Terimakasih banyak sudah mau membaca karya Aku yang masih remahan kerupuk inj.Jangan lupa di VOTE,LIKE,KOMEN dan kasih RATING bintang 5 ya Readerssku tersayang love you😇😇😇🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰
__ADS_1